Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

SELF-EFFICACY PERAWAT INTENSIVE CARE DALAM MELAKUKAN PENILAIAN NYERI PADA PASIEN PENURUNAN KESADARAN Andhini, Indah Dwi; Haryeti, Popon; Astuti, Ayu Prameswari Kusuma
Jurnal Online Keperawatan Indonesia Vol 8 No 2 (2025): Jurnal Online Keperawatan Indonesia
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/keperawatan.v8i2.6490

Abstract

Latar belakang: Penilaian nyeri pada pasien dengan penurunan kesadaran merupakan komponen penting dalam asuhan keperawatan intensif, dan self-efficacy perawat berperan dalam menentukan keyakinan serta konsistensi mereka dalam melakukan penilaian tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat self-efficacy perawat intensive care dalam melakukan penilaian nyeri pada pasien dengan penurunan kesadaran. Tujuan: Mengetahui gambaran tingkat self-efficacy perawat intensive care dalam melakukan penilaian nyeri pada pasien dengan penurunan kesadaran. Metode: Deskriptif kuantitatif dengan teknik total sampling terhadap 68 perawat yang bekerja di ruang intensive care. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner modifikasi general self-efficacy scale yang terdiri dari 16 pernyataan yang menilai tingkat keyakinan perawat dalam menghadapi tugas penilaian nyeri. Hasil: Mayoritas perawat berada pada kategori self-efficacy sedang (mean 47,53), baik pada skor total maupun seluruh dimensi. Kesimpulan: Temuan ini mengindikasikan bahwa perawat memiliki keyakinan diri yang cukup baik dalam melakukan penilaian nyeri pada pasien dengan penurunan kesadaran, namun tetap memerlukan penguatan melalui pelatihan serta pembinaan berkelanjutan agar akurasi dan konsistensi praktik penilaian nyeri dapat meningkat secara optimal.
Hubungan Social Comparison dengan Dietary Behavior pada Mahasiswa Keperawatan Universitas Pendidikan Indonesia Kampus Sumedang Bahari, Rosyidah Rizki; Setiadi, Diding Kelana; Astuti, Ayu Prameswari Kusuma
Jurnal Pustaka Keperawatan (Pusat Akses kajian Keperawatan) Vol 4 No 2 (2025): Jurnal Pustaka Keperawatan
Publisher : Pustaka Galeri Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55382/jurnalpustakakeperawatan.v4i2.1522

Abstract

Social comparison is a social phenomenon in individuals with a tendency to compare themselves to others, especially in terms of physique. Social comparison is a factor influencing individuals to internalize the thin body shapes seen on social media, leading them to engage in dietary behaviors. This study aims to determine the relationship between social comparison and dietary behavior in nursing students. As for the method of this research, it uses a descriptive quantitative approach with a correlational method. The sample was determined using the cluster random sampling method, with a sample size of 215 students. The measuring instruments used for the research were the Social Comparison Instrument, adapted from The Upward and Downward Appearance Comparison Scale (UDACS) to measure social comparison, and the Dutch Eating Behavior Questionnaire (DEBQ) to measure dietary behavior. The results obtained thru analysis and Pearson product-moment correlation test are P value = 0.003 and R value (Pearson's r) = 0.200. There is a significant positive relationship between social comparison and dietary behavior, but it is weak. The more an individual engages in social comparison, the more likely they are to engage in dietary behaviors. This research is expected to enable nursing students at the Sumedang Campus of the Indonesian Education University) to manage social comparison and dietary behavior. Students can apply self-control and self-acceptance. .