Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Journal of Innovative and Creativity

Hubungan Tingkat Pengetahuan Ibu Terhadap Swamedikasi Diare Pada Balita Di Dukuh Manggal Telo Purwodadi Kinanti Putri Amalia; Zaenal Fanani; Intan Adevia Rosnarita
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2846

Abstract

Diare merupakan penyebab kematian kedua terbanyak setelah pneumonia pada balita di Indonesia. Swamedikasi yang tidak tepat berpotensi menimbulkan risiko kesehatan yang serius, sehingga pengetahuan ibu mengenai diare dan pengobatan mandiri menjadi sangat penting. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan ibu dengan praktik swamedikasi diare pada balita di Dukuh Manggal Telo, Purwodadi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel berjumlah 30 ibu yang memiliki balita, dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang meliputi data demografis, pengetahuan tentang diare, dan praktik swamedikasi. Analisis data dilakukan menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara tingkat pendidikan ibu dengan pengetahuan tentang diare (p = 0,010) serta antara tingkat pendidikan dengan praktik swamedikasi (p = 0,000). Pengetahuan ibu tentang swamedikasi diare tergolong baik, sedangkan praktik swamedikasi tergolong cukup. Jenis obat yang paling banyak digunakan dalam swamedikasi adalah Lacto B, Zinkid, dan Oralit. Temuan ini menekankan pentingnya edukasi berkelanjutan bagi ibu dalam menangani diare balita secara mandiri namun tepat.
Hubungan Tingkat Pengetahuan Dengan Perilaku Swamedikasi Penyakit Gastritis Pada Masyarakat Di Dusun Kedungwatu Blora Siti Mumfaridatul Mukarromah; Zaenal Fanani; Intan Adevia Rosnarita
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2965

Abstract

Latar belakang: Swamedikasi adalah perilaku yang seringdigunakan masyarakat untuk mendapatkan solusi terkait masalah kesehatan, untuk alasan ini swamedikasi harus tetap diawasi oleh tenaga kesehatan. Masyarakat membutuhkan pengetahuan yangtepat untuk mendapatkan perilaku yang sesuai dalam swamedikasi. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan tingat pengetahuan dengan perilaku swamedikasi gastritis pada masyarakat Dusun Kedungwatu Blora. Metode penelitian: Penelitian ini merupakan observasional deskripif dan survei yang bersifat analitik dengan cara melakukan pengambilan data melalui kuesoiner pengetahuan dan perilaku. Studi ini dilaksanakan di Dusun Kedungwatu Blora, dengan populasi 216 jiwa. Pengambilan sampel diambil dengan Teknik Purposive Sampling. Sampel diambil sebanyak 85 responden yang akan dilakukan pada bulan juni 2025. Instrumen penelitian ini berisi dua variabel, yaitu variabel tingkat pengetahuan swamedikasi gastritis masyarakat dan perilaku swamedikasi gastritis masyarakat. Setelah data sudah didapatkan akan dilakukan pengujian menggunakan uji kolerasi, yaitu dengan teknik uji Spearman Rank. Penelitian ini diharapkan dapat menambah wawasan yang lebih baik tentang hubungan antara pengetahuan dan perilaku swamedikasi penyakit gastritis pada masyarakat. Hasil Penelitian: Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa dari 85 responden, sebagian besar memilikitingkat pengetahuan dalam kategori baik (62,4%), dan 58,8% responden memiliki perilaku swamedikasi yang baik. Hasil uji korelasi Spearman menunjukkan nilai p = 0,024 dan nilai r = 0,245, yang mengindikasikan adanya hubungan positif yang signifikan namun lemah antara tingkat pengetahuan denganperilaku swamedikasi gastritis pada masyarakat di Dusun Kedungwatu Blora. Kesimpulan: Bahwa terdapat hubunganantara tingkat pengetahuan dengan perilaku swamedikasi gastritis.