Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

EEDUKASI PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT MELALUI CUCI TANGAN PAKAI SABUN DI SDN CIMAHI MANDIRI 1 Darmawan, Dadang; Andriyani, Septian; Setiawan, Guling; Zulva, Siti
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2024): Volume 5 No. 3 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i3.29717

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk mengembangkan model pembelajaran berbasis proyek yang mampu memotivasi siswa melalui pendekatan pembelajaran aktif dan kolaboratif. Model ini dirancang untuk meningkatkan keterlibatan siswa, pemahaman konsep dan keterampilan sosial mereka. Metode pengembangan model menggunakan pendekatan penelitian tindakan yang melibatkan kolaborasi antara guru dan siswa dalam proses perancangan dan pelaksanaan pembelajaran. Kegiatan pengabdian dilakukan melalui observasi kelas, wawancara, dan analisis motivasi belajar siswa. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa model pembelajaran berbasis proyek ini merupakan solusi efektif dalam meningkatkan motivasi siswa karena terlibat aktif dalam proses pembelajaran, termotivasi dengan tugas proyek yang relevan dengan kehidupan sehari-hari. Selain itu, kolaborasi antar siswa dalam kelompok proyek juga memperkuat keterampilan sosial dan kerjasama. Pelatihan yang dilaksanakan memberikan kontribusi terhadap pengembangan strategi pembelajaran yang dapat memotivasi siswa secara efektif, sekaligus meningkatkan pemahaman konsep dan keterampilan sosial. Model pembelajaran berbasis proyek ini dapat diadopsi dan diadaptasi oleh guru di berbagai jenjang pendidikan untuk menciptakan lingkungan belajar yang stimulatif dan berdampak positif terhadap motivasi dan hasil belajar siswa.
PROTOTIPE KECERDASAN BUATAN (AI) DALAM LEARNING MANAGEMENT SYSTEM (LMS) UNTUK PERSONALISASI PEMBELAJARAN SISWA Kuntum An Nisa Imania; Purwanti, Yuniar; Bariah, Siti Husnul; Mardiani, Dian; Zulva, Siti
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 01 (2026): Volume 11 No. 01 Maret 2026 Public
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i01.40727

Abstract

ABSTRACT The background of this research is the need for an online learning system that can adjust materials, activities, and learning recommendations according to the characteristics, learning styles, and levels of individual mastery, encouraging the development of an Artificial Intelligence (AI) integration prototype in a Learning Management System (LMS) to support personalization of student learning. This research develops an Artificial Intelligence (AI) Integration Prototype in a Learning Management System (LMS) to support personalization of student learning. The goal is to design and test an adaptive AI-based LMS prototype, so as to increase the effectiveness, efficiency, and engagement of students in the learning process. The research uses the Research and Development (R&D) method with Lee & Owen, including the Assessment/Analysis, Design, Development and Implementation stages (designing flowcharts and making storyboards), and Evaluation. The trial results indicate that the prototype is feasible to be developed, for the aspects of objectives, content structure, scope, functionality, and scalability are considered very adequate. The aspects with the highest assessment are considered technical risks and tangible benefits for users, which demonstrates confidence that the Prototype can make a significant contribution to learning effectiveness. It can be concluded that the Prototype has met the design and implementation feasibility standards, but it needs improvements in the aspects of security, privacy, and technical performance to support personalized learning in a more optimal, sustainable manner, and in accordance with education and data protection regulations. Keywords: AI (Artificial Intelligent), LMS (Learning management system), personalization of learning, prototipe ABSTRAK Latar belakang penelitian ini berangkat dari kebutuhan akan sistem pembelajaran daring yang mampu menyesuaikan materi, aktivitas, dan rekomendasi belajar sesuai karakteristik, gaya belajar, serta tingkat penguasaan individu mendorong pengembangan prototipe integrasi Artificial Intelligence (AI) dalam Learning Management System (LMS) untuk mendukung personalisasi pembelajaran mahasiswa. Penelitian ini mengembangkan Prototipe Integrasi Artificial Intelligence (AI) dalam Learning Management System (LMS) untuk mendukung personalisasi pembelajaran mahasiswa. Tujuannya adalah merancang dan menguji prototipe LMS berbasis AI yang adaptif, sehingga mampu meningkatkan efektivitas, efisiensi, dan keterlibatan mahasiswa dalam proses belajar. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan Lee & Owen, meliputi tahap Asessment/Analysis, Desain, Pengembangan dan Implementasi (merancang flowchart dan membuat storyboard), Evaluasi. Hasil uji coba menunjukkan bahwa prototipe layak dikembangkan, untuk aspek tujuan, struktur konten, ruang lingkup, fungsionalitas, serta skalabilitas dinilai sangat memadai. Aspek dengan penilaian ternaik adalah risiko teknis yang dipertimbangkan dan manfaat nyata bagi pengguna, yang memperlihatkan keyakinan bahwa Prototipe dapat memberikan kontribusi signifikan bagi efektivitas pembelajaran. Dapat disimpulkan bahwa Prototipe telah memenuhi standar kelayakan desain dan implementasi, namun perlu penyempurnaan pada aspek keamanan, privasi, dan performa teknis agar dapat mendukung personalisasi pembelajaran secara lebih optimal, berkelanjutan, dan sesuai dengan regulasi pendidikan maupun perlindungan data. Kata Kunci: AI (kecerdasan buatan), LMS (Learning manajement event), personalisasi pembelajaran, prototipe
Penerapan Clapping Pada Anak Yang Mengalami Asma Siti Zulva; Dadang Darmawan; Rizqy Dimas Monica
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1948

Abstract

Asma merupakan salah satu penyakit kronis pada anak yang memengaruhi saluran pernapasan dan menyebabkan gejala seperti sesak napas, batuk, serta wheezing. Salah satu metode non-farmakologis yang dapat membantu mengurangi gejala asma adalah terapi clapping, yakni teknik tepukan dada untuk membantu mengeluarkan lendir dari saluran napas. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas penerapan clapping terhadap gejala asma pada anak. Metode yang digunakan adalah studi kuasi eksperimen dengan pendekatan pretest-posttest tanpa kelompok kontrol. Sampel terdiri dari 20 anak penderita asma ringan hingga sedang yang menjalani terapi clapping selama dua minggu. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan signifikan pada frekuensi batuk dan sesak napas setelah penerapan clapping (p<0.05). Terapi clapping terbukti efektif sebagai tindakan pendukung dalam manajemen asma pada anak.
Promosi Kesehatan Penerapan Teknik Clapping Pada Orang Tua Yang Memiliki Anak Dengan Asma Di Tk Baitu Alhikmah Gadobangkong Siti Zulva; Dadang Darmawan; Rizqy Dimas Monica; Intan Pujilestari
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1949

Abstract

Asma merupakan salah satu penyakit kronis yang sering dijumpai pada anak-anak dan dapat memengaruhi kualitas hidup serta aktivitas sehari-hari. Salah satu teknik non-farmakologis yang dapat membantu meredakan gejala asma adalah teknik clapping atau tepuk punggung yang bertujuan untuk membantu pengeluaran dahak. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan orang tua dalam menerapkan teknik clapping pada anak penderita asma di TK Baitu Alhikmah Gadobangkong. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan, demonstrasi, dan praktik langsung. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman orang tua mengenai teknik clapping dan kemampuannya dalam melakukan teknik tersebut secara mandiri. Kegiatan ini memberikan dampak positif dalam upaya penanganan awal serangan asma pada anak di lingkungan rumah.
The Effect of Feeding Rules Implementation on Children in Cimahi, Indonesia Zulva, Siti; Haifa Latifah, Fany
Gema Lingkungan Kesehatan Vol. 24 No. 1 (2026): Gema Lingkungan Kesehatan
Publisher : Poltekkes Kemenkes Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36568/gelinkes.v24i1.304

Abstract

Eating difficulties are when children do not want or refuse to eat in the type or amount according to age physiologically. Several cases of difficulty eating were found that caused malnutrition in children aged 6-24 months. According to data from the Cimahi City Health Office, Cipageran has the highest number of wasting sufferers in Cimahi city as many as 117 children from 2917 targets. In general, this study aims to identify and find out the differences in the diet of children aged 6-24 months before and after applying feeding rules. This study uses a quantitative comparative method where the researcher compares 2 treatments of a variable and is quasi experimental design with a two-group pre-post-test design with the number of respondents for the intervention group of 32 respondents and the control group of 32 respondents, so the total sample is 64 respondents. In the intervention group after the post test was carried out, the child's diet increased to be appropriate with a p value of 0.0001 <0.05, while in the control group there was no change in the pre post-test with a p value of 0.199 >0.05. There was a significant difference between pre and post-test feeding rules in the intervention group while in the control group there was no significant difference. The characteristics at the age of 11-24 months are most common in women and the age of parents is most found at the age of 26-35 years. By implementing feeding rules, it is proven that it can improve children's diets with a p-value of 0.0001 <0.05. On the other hand, not applying feeding rules proves that it cannot improve the pattern of children with a p-value of 0.199 >0.05. There was a difference in dietary changes with a p value of 0.0001 <0.05.
IMPLEMENTASI REFLEKSOLOGI SEBAGAI TERAPI KOMPLEMENTER DALAM MANAJEMEN PASCAOPERASI Zulva, Siti; Umu Kulsum, Dewi; Sriati, Aat; Suryaningsih, Chatarina; Dewi Amir, Mayasyanti; Yudistira, Andi
Jurnal Kesehatan An-Nuur Vol 3 No 1 (2026): Jurnal Kesehatan An-Nuur
Publisher : Yayasan Putra Sukamanah Sejahtera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71023/jukes.v3i1.50

Abstract

Surgical procedures can lead to various postoperative clinical problems such as pain, anxiety, nausea and vomiting, sleep disturbances, and fatigue, all of which require comprehensive management. Reflexology, as a non-pharmacological complementary therapy, has the potential to support postoperative management through stimulation of reflex points on the soles of the feet, hands, and ears. This study aims to synthesize scientific evidence regarding the effectiveness of reflexology as a complementary intervention in postoperative patient management. A systematic review was conducted following the PRISMA 2020 guidelines. Literature searches were performed in PubMed, Scopus, Web of Science, CINAHL, EBSCOhost, and the Cochrane Library for publications from January 2010 to December 2024. The inclusion criteria were determined using the PICO framework, and methodological quality was assessed using the JBI Critical Appraisal Tools. Out of 1,032 identified articles, 15 studies met the inclusion criteria (13 randomized controlled trials, 1 clinical trial, and 1 randomized study). The synthesis results indicate that reflexology significantly: (1) reduces postoperative pain intensity, (2) decreases anxiety levels, (3) stabilizes physiological/hemodynamic parameters, (4) improves sleep quality, and (5) reduces fatigue. These effects were consistently observed across various surgical procedures, including coronary artery bypass graft (CABG), abdominal surgery, hysterectomy, and cesarean section. Reflexology has the potential to serve as a safe, effective, and practical complementary intervention to support postoperative patient management. Further studies with multicenter designs, larger sample sizes, and more standardized protocols are recommended.