Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

PENDIDIKAN PLURALISME DALAM PERSPEKTIF GUS DUR DAN SYAFI’I MA’ARIF Khoiruddin, Ahmad; Khalilurrahman; Prasetiya, Benny
IMTIYAZ: Jurnal Ilmu Keislaman Vol. 8 No. 1 (2024): Maret
Publisher : LPPM STAI Muhammadiyah Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46773/imtiyaz.v8i1.1069

Abstract

Gus Dur (KH Abdurrahman Wahid) and Syafi'i Ma'arif, as Muslim intellectuals who came from Nahdlatul Ulama and Muhammadiyah, had very valuable ideas, including in the context of pluralist education. Gus Dur and Syafi'i Ma'arif's perspective on pluralism education reflects a deep understanding and values such as tolerance, diversity and respect for differences in society. Here are some important aspects in both views. In Gus Dur's perspective, the main focus lies on tolerance and diversity. He emphasized the importance of equality and understanding religion as the foundation for a harmonious life. On the other hand, Syafi'i Ma'arif focuses on multicultural education and humanist education. Although there are differences in approach between the two, there are similarities in their views. These two figures have the common goal of avoiding conflict, as well as building awareness and integration of religious values in society. Thus, Gus Dur and Syafi'i Ma'arif's approach to pluralistic education creates a strong foundation for realizing social harmony and respect for diversity Keywords:  Pluralism Education; Gus Dur's Pluralism Education; Syafi'i Ma'arif's Pluralism Education.
Pengaruh Penerapan Metode Bernyanyi Terhadap Peningkatan Hafalan Mufrodat Kitab Amtsilatut-Tashrifiyah Khalilurrahman; Mustadi, Mustadi; Ainul Halim
DAARUS TSAQOFAH Jurnal Pendidikan Pascasarjana Universitas Qomaruddin Vol. 1 No. 2 (2024): Juli 2024
Publisher : Pascasarjana Universitas Qomaruddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62740/jppuqg.v1i2.143

Abstract

Memorizing the mufrodat in the book amtsilatut-tasrifiyah is important for students of Madrasah Mu`allimin Mu`allimat Sunan Drajat East Java because it is also the basis for being able to read salaf books. Shorof learning in Class IV D Madrasah Mu`allimin Mu`allimat Sunan Drajat is quite effective, but students tend to be less enthusiastic in implementing the learning. This type of research is quantitative research. The population in this study were students of Madrasah Mu`allimin Mu`allimat Sunan Drajat and the sample used was class IV D of Madrasah Mu`allimin Mu`allimat Sunan Drajat, East Java. The instruments used are: Tests, Interviews, and Documentation. To strengthen the results of the research carried out, the researchers analyzed the data using the t-test formula.
PEMBINAAN AKHLAK SISWA MELALUI JUM’AT TAQWA DI SMP NEGERI 12 BANJARBARU Khalilurrahman; Rahimah; Munir, Misbahul; Majdi, Muhammad
Darussalam Vol. 25 No. 01 (2024): Darussalam : Jurnal Ilmiah Islam dan Sosial
Publisher : LP2M IAI Darussalam Martapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58791/drs.v25i01.75

Abstract

Abstrak SMP Negeri 12 Banjarbaru merupakan salah satu sekolah yang mementingkan pembinaan akhlak siswa. Salah satu cara yang dilakukan untuk membina akhlak siswa yaitu dengan mengadakan kegiatan jum’at taqwa yang di dalamnya di isi dengan kegiatan keagamaan, seperti membaca yasin, sholawat kamilah dan tausiah agama mengenai akhlakul karimah. Pembinaan akhlak yang dilakukan di SMP Negeri 12 Banjarbaru tersebut menumbuhkan kepribadian siswa yang sesuai dengan tujuan sekolah.Adapun permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana metode pembinaan akhlak siswa di SMP Negeri 12 Banjarbaru dan bagaimana hasil dari pembinaan akhlak siswa di SMP Negeri 12 Banjarbaru.Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kualitatif. Subjeknya yaitu guru dan siswa SMP Negeri 12 Banjarbaru. Objeknya yaitu pembinaan jum’at taqwa. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Adapun untuk teknik pengolahan data yaitu editing, klasifikasi data dan interpretasi data. Analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif kualitatif.Hasil dari penelitian ini yaitu pelaksanaan pembinaan akhlak siswa melalui jum’at taqwa di SMP Negeri 12 Banjarbaru sudah terlaksana dengan baik, karena kegiatan itu dilaksanakan rutin setiap pagi jum’at pada jam pertama. Keteladanan guru yang membimbing siswa sudah baik. Untuk keteladanan guru yang mengawasi saat kegiatan berlangsung sudah berjalan dengan baik dan dalam memberikan contoh dalam kehidupan sehari-hari sudah baik. Kepribadian yang timbul dari adanya kegiatan pembinaan ini yaitu menjadikan siswa saling menghargai satu sama lain.Kata kunci: Pembinaan, Akhlak, Jum’at Taqwa
PERBEDAAN SISWA LULUSAN PENDIDIKAN MADRASAH TSANAWIYAH DAN SEKOLAH MENENGAH PERTAMA TERHADAP MINAT BELAJAR PADA MATA PELAJARAN FIQIH DI MADRASAH ALIYAH HIDAYATULLAH MARTAPURA KABUPATEN BANJAR MUHAMMAD ADIB IQBAL; KHALILURRAHMAN; Miftah Farid; Muhammad Zulkifli
Darussalam Vol. 26 No. 01 (2025): Darussalam : Jurnal Ilmiah Islam dan Sosial
Publisher : LP2M IAI Darussalam Martapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58791/drs.v26i01.347

Abstract

Abstrak Pendidikan memiliki peran fundamental dalam pengembangan intelektual dan spiritual manusia, terutama dalam konteks pembelajaran Fiqih di Madrasah Aliyah (MA) Hidayatullah Martapura. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan minat belajar Fiqih antara siswa dengan latar belakang pendidikan Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP), serta faktor-faktor yang memengaruhinya. Metode kuantitatif digunakan dengan instrumen angket yang diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasil menunjukkan bahwa 12 dari 16 item angket valid dengan nilai Cronbach’s Alpha sebesar 0,789, menandakan instrumen reliabel. Data diperoleh dari 34 siswa kelas XI yang menunjukkan rata-rata skor minat belajar sebesar 43. Penelitian ini mengungkapkan perbedaan signifikan dalam minat belajar berdasarkan latar belakang pendidikan, yang mengimplikasikan perlunya strategi pembelajaran adaptif untuk mengatasi tantangan tersebut. Temuan ini memberikan kontribusi pada pengembangan metode pengajaran yang lebih inklusif, guna meningkatkan kualitas pendidikan agama di MA Hidayatullah Martapura.   Kata Kunci: Minat Belajar, Fiqih, Latar Belakang Pendidikan,   Abstract Education plays a fundamental role in the intellectual and spiritual development of individuals, particularly in the context of Fiqh learning at Madrasah Aliyah (MA) Hidayatullah Martapura. This study aims to analyze the differences in learning interest in Fiqh between students with educational backgrounds from Madrasah Tsanawiyah (MTs) and Junior High Schools (SMP), as well as the factors influencing these differences. A quantitative method was employed using a questionnaire, which was tested for validity and reliability. The results show that 12 out of 16 questionnaire items were valid, with a Cronbach’s Alpha value of 0.789, indicating a reliable instrument. Data were collected from 34 eleventh-grade students, revealing an average learning interest score of 43. The study highlights significant differences in learning interest based on educational background, implying the need for adaptive teaching strategies to address these challenges. These findings contribute to the development of more inclusive teaching methods to enhance the quality of religious education at MA Hidayatullah Martapura. Keywords: Learning Interest, Fiqh, Educational Background,  
KONSEP PENDIDIKAN FIKIH KELUARGA BERBASIS MAQASHID AS-SYARI’AH DALAM PERSPEKTIF KITAB AL-JAWANIB AT-TARBAWIYAH FI USHUL AL-FIQH AL-ISLAMIY KARYA MUSHTHOFA DIEB AL-BUGHO Lukmanul Hakim; M. Quzwini; Khalilurrahman
Darussalam Vol. 26 No. 02 (2025): Darussalam : Jurnal Ilmiah Islam dan Sosial
Publisher : LP2M IAI Darussalam Martapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58791/drs.v26i02.556

Abstract

Abstrak Agama Islam memiliki ajaran yang komprehensif dan terinci dalam masalah keluarga. Dewasa  ini  banyak  terjadi  masalah  dalam  pendidikan,  terutama pendidikan  keluarga seperti kurangnya  perhatian  orang  tua,  prahara dalam rumah tangga yang disebabkan kurangnya literasi dalam berumah tangga, dan belum adanya model pendidikan keluarga yang ideal yang menuntut perumusan konsep pendidikan keluarga yang komprehensif. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan konsep pendidikan fikih keluarga berbasis maqashid as-syari’ah serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhinya. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian dengan jenis kepustakaan. Data dikumpulkan melalui penelaahan kritis terhadap literatur, dengan sumber primer dari bab Maqashid As-Syari’ah dalam Kitab Al-Jawanib At-Tarbawiyah fi Ushul Al-Fiqh Al-Islamiy. Analisis data dilakukan dengan metode Content Analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep pendidikan fikih keluarga berbasis maqashid as-syari’ah mengintegrasikan hukum, etika, dan norma keluarga berdasar maqashid as-syari’ah, konsep mencakup pembentukan fondasi keimanan dan tujuan hidup, penanaman akhlak dan tanggung jawab, pengelolaan harta, pengembangan intelektual, dan metode implementasi nilai. Keberhasilan konsep dipengaruhi oleh peran pendidik, dukungan lingkungan keluarga dan masyarakat, serta faktor metode yang tepat.