Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Minimum Inhibitory Concentration of Aloe Vera And Citrus Limon (L) Burm Extract. F As Antibacterial In Streptococcus Sp, Konsentrasi Hambat Minimum Aloe Vera Dan Citrus Limon (L) Burm Extract. F Sebagai Antibakteri Pada Streptococcus Sp NIA AFDILLA
Journal of Applied Health Management and Technology Vol 4, No 2 (2022): April 2022
Publisher : Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jahmt.v4i2.7597

Abstract

ABSTRACT            Aloe Vera and Citrus Limon are herbal plants that have various properties as antibacterial and antimicrobial. The active ingredients in aloe vera are anthraquinones, saponins, tannins, flavonoids, alkaloids and phenolics from phytochemical tests that act as antimicrobials and antibacterials. The substance that has many antibacterial properties in lemons is citric acid which is the main organic acid contained in lemon juice. Streptococcus sp is a bacterium commonly found after tooth extraction.                     This study aims to determine the effectiveness of aloe vera and citrus limon extracts as antibacterials with Minimum Inhibitory Concentration (MIC) against Streptococcus sp. Using Quasy Experiment pretest-posttest with control group design. Sampling was done by identifying tooth extraction tools exposed to Streptococcus sp media Nutrient Agar (NA). Bacterial testing using spectrophotometry is a fast way to count the number of bacteria in a solution using the liquid dilution method. Subjects were the concentration intervention group, namely 50%, 45%, 35%, 20%, 15%, 10%, 5%. This research uses a pharmaceutical chemistry laboratory and a microbiology laboratory. The results showed that the 5% concentration had effective bacterial inhibition against Streptococcus sp as evidenced by a large absorption value. The conclusion shows the combination of Aloe Vera and Citrus Limon extracts had a greater inhibitory power against Streptococcus sp.  
Pemeriksaan def-t Dalam Meningkatkan Derajat Kesehatan Gigi Pada Anak Pra Sekolah di TK Pembina Kota Kendari Nuraisya Nuraisya; Aisyah Facruddin; Nur Awalia Putri Zainal; Nia Afdilla; Desih Welliam; Merry Erfiani
Jurnal Abdi dan Dedikasi kepada Masyarakat Indonesia Vol 1 No 1 (2023): NADIKAMI: Januari 2023
Publisher : POLITEKNIK BINA HUSADA KENDARI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesehatan gigi dan mulut merupakan komponen dari kesehatan umum yang berperan penting dalam fungsi pengunyahan, fungsi bicara, dan fungsi kecantikan. status kesehatan gigi dan mulut yang optimal juga dapat dicapai dengan meningkatkan upaya promotif dan preventif sedini mungkin. Mengingat hakikatnya upaya kesehatan yaitu tercapainya kemampuan hidup sehat bagi setiap penduduk agar dapat memperoleh derajat kesehatan yang optimal sebagai salah satu unsur kesejahteraan umum dan tujuan nasional, sudah selayaknya kita sebagai tenaga kesehatan bertanggung jawab penuh untuk mewujudkan program UKGS sebagai salah satu program pemerintah. Melalui program Usaha Kesehatan Gigi Sekolah (UKGS) merupakan salah satu bentuk kegiatan untuk melihat kondisi kesehatan gigi dan mulut pada anak sekolah terutama anak pra sekolah karena pada usia pra sekolah (umur 5-6 tahun) masih belum bisa menjaga kesehatan gigi dan mulut nya sendiri. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah Tercapainya derajat kesehatan gigi dan mulut siswa yang optimal. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan Tingkat keparahan status karies gigi sulung yang diperiksa siswa kelas B II dan B IV TK PEMBINA tergolong sangat tinggi. Di TK PEMBINA Kelas B II (def-t = 8,4) sedangkan kelas B IV (def-t = 6,8). sehingga Seluruh siswa yang diperiksa memerlukan rujukan untuk dilakukan perawatan berupa Konservasi gigi, pencabutan gigi dan PSA dan perlunya bimbingan orang tua di rumah bagaimna cara menjaga kebersihan gigi dan mulut yang baik.
Survey Dan Pemeriksaan Kesehatan Gigi Dalam Upaya Peningkatan Derajat Kesehatan Gigi Dan Mulut Di Kelurahan Tobimeita Nia Afdilla; Aisyah Fachruddin; Nuraisya Nuraisya; Nur Awalia Putri Zainal; Muhammad Asman Setiawan; Asmawati Asmawati
Jurnal Abdi dan Dedikasi kepada Masyarakat Indonesia Vol 1 No 2 (2023): NADIKAMI: Juli 2023
Publisher : POLITEKNIK BINA HUSADA KENDARI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesehatan gigi dan mulut merupakan bagian integral dari kesehatan tubuh secara keseluruhan yang tidak dapat dipisahkan dari kesehatan tubuh secara umum. Pelayanan asuhan kesehatan gigi dan mulut merupakan layanan kesehatan yang terkhusus kepada kesehatan gigi dan mulut pada kelompok tertentu atau individu dalam kurun waktu yang dilakukan secara terencana, terarah, dan berkesinambungan untuk mencapai taraf kesehatan gigi dan mulut yang opimal . Tujuan Pengabdian ini untuk mengetahui jumlah DMF-T, OHI-S, GI dan memberikan pemahaman dan penyuluhan tentang pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut. Metode pengabdian dengan melakukan pemeriksaan DMF-T, def-t, OHI-S, GI pada kelompok masyarakat di kelurahan Tobimeita. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan presentase DMF-T yaitu 5,8 dengan kategori tinggi, OHI-S yaitu kategori baik = 30,2 %, Sedang = 51,2%, Buruk 18,6%, GI yaitu 0,8 dengan kategori peradangan ringan.
Pendidikan Kesehatan Gigi Dan Mulut Dengan Menggunakan Aplikasi (Pokemon Smile) Pada Anak Tk Melati Mekar Di Kelurahan Punggaluku Kecamatan Laeyakabupaten Konawe Selatan AISYA, NUR; Ramadhani, Febby; Afdilla, Nia; Zainal, Nur Awalia Putri; Pradipta, Fitrah
JURNAL KESEHATAN DAN KESEHATAN GIGI Vol. 3 No. 2 (2022): Jurnal Kesehatan dan Kesehatan Gigi
Publisher : KESEHATAN GIGI POLITEKNIK BINA HUSADA KENDARI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Pendidikan kesehatan gigi dan mulut akan lebih efektif bila dimulai dari lingkungan keluarga dengan cara mengajarkan tentang pentingnya pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut. Tujuan: Dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingat pengetahuan cara menyikat gigi pada anak TK Melati Mekar sebelum dan sesudah menggunakan aplikasi pokemon smile. Metode: Jenis penelitian ini adalah quasi-experimental on group pre-test-post-test. Jumlah sampel 30 anak dengan teknik pengambilan sampel total sampling. Hasil: penelitian ini adalah menunjukkan hasil bahwa pada anak sebelum menggunakan aplikasi pokemon smile berada pada kriteria cukup yaitu 16 anak dan kriteria baik 14 anak. Sedangkan hasil sesudah menggunakan aplikasi pokemon smile menunjukkan hasil kriteria sangat baik 15 anak, kriteria baik 15 anak, dan kriteria cukup 0 anak. Kesimpulan: Hal ini membuktikan bahwa aplikasi pokemon smile dapat digunakan pada anak untuk meningkatkan pengetahuan cara menggosok gigi baik dan benar sambil belajar.
Uji Efektifitas Antibakteri Kombinasi Ekstrak Daun Kemangi (Ocimum Basilikum L) dan Daun Jeruk Nipis (Citrus Aurantifolia) Terhadap Pertumbuhan Streptococus Mutans AFDILLA, NIA AFDILLA NIA
JURNAL KESEHATAN DAN KESEHATAN GIGI Vol. 4 No. 1 (2023): Jurnal Kesehatan dan Kesehatan Gigi
Publisher : KESEHATAN GIGI POLITEKNIK BINA HUSADA KENDARI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Streptococus Mutans merupakan bakteri flora normal yang ada didalam rongga mulut, namun dalam jumlah yang besar dapat mengakibatkan plak gigi dan terbentuknya karies gigi. Kombinasi kedua tanaman ini daun Kemangi (Ocimum basilikum L) dan daun Jeruk Nipis (Citrus Aurantifolia) merupakan tanaman yang mempunyai kandungan senyawa flavonoid, saponin dan tanin yang memiliki sifat sebagai antibakteri. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui adanya efektifitas antibakteri kombinasi ekstrak daun kemangi dan daun jeruk nipis terhadap pertumbuhan Streptococus mutans. Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimental laboratorium dengan metode ektraksi menggunakan etanol 96%. Isolasi bakteri Streptococcus Mutans pada media NA (Nutrien agar) pengujian aktifitas bakteri dengan menggunakan paper disk dengan kelompok kontrol yaitu, kontrol positif (tetrasiklin) dan kontrol negatif (Aquadest) dengan konsentrasi daun kemangi 7%, 9%, 12% diingkubasi selama 24 jam pada suhu 37˚C kemudian didapatkan dengan diameter 3,41 mm, 4,53 mm, 4,74 mm. Dan daun jeruk nipis dengan konsentrasi 12,5%, 15%, 17,5% dengan diameter 4,93 mm, 3,77 mm, 6,13 mm. Maka dilakukan kombinasi kedua ekstrak yang memiliki daya hambat yang paling tinggi yaitu konsentrasi 12% dan 17,5% dari hasil pengamatan didapatkan dengan diameter 4,37 mm. Hasil dari pengamatan menunjukkan bahwa kombinasi kedua ekstrak daun kemangi (Ocimum basilikum L) dan daun jeruk nipis (Citrus aurantifolia) terhadap pertumbuhan Streptococus Mutans dengan konsentrasi 12% dan 17,5% dengan diameter zona hambat 4,37 mm kategori lemah. Sedangkan pada pengujian ekstrak tunggal daun jeruk nipis terhadap pertumbuhan bakteri Streptococcus Mutans memiliki daya hambat yang jauh lebih baik dari pada dikombinasi.
PENGARUH MENGKONSUMSI MINUMAN YOGURT TERHADAP pH SALIVA PADA MAHASISWA POLITEKNIK BINA HUSADA KENDARI AFDILLA, NIA AFDILLA NIA
JURNAL KESEHATAN DAN KESEHATAN GIGI Vol. 4 No. 2 (2023): Jurnal Kesehatan dan Kesehatan Gigi
Publisher : KESEHATAN GIGI POLITEKNIK BINA HUSADA KENDARI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Saliva adalah suatu cairan oral yang kompleksnya terdiri atas campuran sekresi dari kelenjar ludah besar dan kecil yang ada pada mukosa oral. Saliva yang terbentuk di rongga mulut, sekitar sembilan puluh persennya di hasilkan oleh kelenjar submaksiler dan kelenjar parotis, lima persen oleh kelenjar sublingual, dan lima persen lagi oleh kelenjar-kelenjar ludah yang kecil. Yogurt adalah produk fermentasi bakteri dengan menggabungkan efek Lactobacillus delbrueckiisubspesies bulgaricus dan Streptococcus salivarius subspesies thermophiles. Bakteri asam laktat ini disebut sebagai "kultur yogurt". Tujuan penelitian: untuk mengetahui Pengaruh Mengkonsumsi Minuman Yogurt Terhadap pH Saliva Pada Mahasiswa Politeknik Bina Husada Kendari Jurusan Kesehatan Gigi. Metode: penelitian adalah kuantitatif, pengambilan sampel dengan menggunakan purposive sampling. Hasil : penelitian adalah nilai pH saliva pada kelompok sebelum dan sesudah minum yogurt mengalami peningkatan. Sebelum minum yogurt 65,23 menjadi 70,35 dengan selisih 5,12. Kesimpulan: Sesudah minum yogurt dapat meningkatkan pH saliva lebih besar dibandingkan dengan yang sebelum minum yogurt. Sehingga ada pengaruh minum yogurt terhadap pH saliva mahasiswa kesehatan gigi politeknik bina husada kendari angkatan 2022 (p=0,005).
PENGARUH KONSUMSI MINUMAN RINGAN TERHADAP pH SALIVA PADA SISWA KELAS XI SMA NEGERI 4 KENDARI AFDILLA, NIA AFDILLA NIA
JURNAL KESEHATAN DAN KESEHATAN GIGI Vol. 5 No. 1 (2024): Jurnal Kesehatan dan Kesehatan Gigi
Publisher : KESEHATAN GIGI POLITEKNIK BINA HUSADA KENDARI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang Derajat keasaman (pH) saliva merupakan factor penting yang berperan dalam rongga mulut, salah satu gaya hidup masyarakat Indonesia dapat terlihat dari tingginya tingkat konsumsi minuman ringan. Minuman ringan ini tersedia secara komersil dan bila dikonsumsi menghasilkan pH berkisar antara 2,4 hingga 4,07 yang tergolong rendah. CO2 yang terlarut dalam minuman ringan dianggap dapat meningkatkan keasaman dan menurunkan pH saliva.Tujuan Penelitian Untuk mengetahui pengaruh konsumsi minuman ringan terhadap pH saliva. Jenis Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen. Metode eksperimen dapat diartikan sebagai metode penelitian yang digunakan untuk mencari pengaruh tertentu terhadap yang lain dalam kondisi yang terkendali. Desain penelitian yang digunakan adalah Pretest – Posttest. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengukuran pH saliva sebelum konsumsi minuman ringan adalah 6,9528 atau pH saliva kategori netral dan pengukuran pH saliva setelah konsumsi minuman ringan adalah 5,9566 atau pH saliva kategori asam. Kesimpulan dari hasil penelitian diatas menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan pada pengaruh konsumsi minuman ringan terhadap pH saliva.
Pengaruh Pengetahuan Kesehatan Gigi dan Mulut terhadap Keterampilan Menyikat Gigi Pada Siswa SDN 17 Kendari Afdilla, Nia; Farida Jelita, Nurul
Media Kesehatan Gigi : Politeknik Kesehatan Makassar Vol 23 No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Jurusan Keperawatan Gigi Poltekkes Kemenkes Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/mkg.v23i2.633

Abstract

Dental and oral health is part of physical health as the the main beginning to overall body health. Knowledge is the result of human curiosity activities through certain methods and tools, the impact of not brushing teeth will cause plaque and dental caries in children, and food residue can still be left between the teeth which can become a breeding ground for bacteria and become the trigger for various kinds of dental problems, one of which is caries in children, which causes tooth decay. The aim is to determine the effect of using animated videos in improving dental health knowledge and tooth brushing skills. The type of research used is quantitative research, using a pre-test and post-test group design. The sampling technique was purpositive sampling as many as 32 students. The results of the Wilcoxon test analysis in this study showed that there was a significant influence on dental and oral health knowledge (p>0.001), Paired Sample T-Test analysis test on students' toothbrushing skills (p>0.001). The conclusion is that there is a significant change in increasing knowledge and skills before and after counseling was held using the animated video method for students at SDN 17 Kendari.
PENGARUH PERILAKU SISWA TERHADAP STATUS GINGIVA PADA SISWA YANG MENGUNYAH SATU SISI DI PONDOK PESANTREN HIDAYATULLAH PUTRI KENDARI Nia Afdilla; Suhikma Sofyan; Wina Restu Tiawati; Adriatman Rasak
JURNAL KESEHATAN DAN KESEHATAN GIGI Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Kesehatan dan Kesehatan Gigi
Publisher : KESEHATAN GIGI POLITEKNIK BINA HUSADA KENDARI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perilaku adalah tindakan yang diamati maupun tidak dapat diamati olehinteraksi manusia dengan lingkungannya yang terwujud dalam bentuk pengetahuan, sikap,dan tindakan, Mengunyah satu sisi salah satu kebiasaan buruk yang dapat mempengaruhistatus kebersihan gigi dan mulut, Biasanya gigi disisi lawan yang tidak pernah dipakaimengunyah akan lebih kotor dan banyak karang gigi. sehingga gigi menjadi kasar dan tebal.Akibatnya adalah gusi mudah berdarah, gusi berwarna merah, dimana tahap tersebut akanmengarah pada gingivitis. Tujuan Penelitian untuk mengetahui pengaruh perilaku siswaterhadap status gingiva pada siswa yang mengunyah satu sisi di Pondok PesantrenHidayatullah Putri Kendari. Metode Penelitian adalah penelitian kuantitatif dengan Desaintipe one-grup pretest posttest, Intervensi yang diberikan menggunakan media leaflet. Hasilpenelitian terdapat pengaruh signifikan perilaku yang mencakup pengetahuan, sikap, dantindakan uji wilcoxon menunjukan nilai p-value 0,000, 0,020, dan 0,000 dimana (p<0,05)yang berarti terdapat peningkatan perilaku dari sebelum dan sesudah diadakan penyulahandengan menggunakan media leaflet, pada siswi SMP di pondok pesantren Hidayatullah PutriKendari.
Pentingnya Menjaga Kesehatan Gigi Dan Mulut Dengan Melakukan Penyuluhan Serta Pemeriksaan Karies Gigi Dan Ohi-S Pada Masyarakat Desa Rambu-Rambu Jaya: The Importance of Maintaining Dental and Oral Health by Counseling and Examining Dental Caries and OHI-S in the Rambu-Rambu Jaya Village Community Afdilla, Nia; Sofyan, Suhikma; Nuraisya, Nuraisya; Erfiani, Merry; Setiawan, Muh. Asman; Zainal, Nur Awalia Putri; Welliam, Desih; Rasak, Adriatman; Asmawati, Asmawati; Faizal, Prayoga Ridha
Jurnal Abdi dan Dedikasi kepada Masyarakat Indonesia Vol. 3 No. 1 (2025): NADIKAMI: Januari 2025
Publisher : POLITEKNIK BINA HUSADA KENDARI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Memiliki Kesehatan yang optimal adalah kebutuhan dasar yang harus dipenuhi oleh setiap individu atau kelompok agar memiliki kualitas hidup dan masa usia yang panjang. Untuk mewujudkan derajat kesehatan setinggi-tingginya perlu adanya upaya kesehatan, baik upaya individu maupun masyarakat. Kesehatan yang perlu diperhatikan selain kesehatan tubuh secara umum, juga kesehatan gigi dan mulut karena kesehatan gigi dan mulut mempengaruhi kesehatan tubuh secara keseluruhan. Tujuan dari kegiatan ini yakni untuk mengetahui jumlah skor OHIS, DMF-T dan def-t pada masyarakat di Desa Telaga Biru. Hasil pemeriksaan yang dilakukan pada masyarakat di Desa Desa Rambu-Rambu Jaya, Kecamatan ranomeeto, Kabupaten Konawe Selatan nilai DMF-T yang dialami masyarakat termasuk dalam kategori sedang, def-t masuk dalam kategori sedang, dan skor OHI-S masyarakat mayoritas sedang.