Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

PENGENALAN TUMBUHAN BERKHASIAT OBAT PADA SUKU BATIN SEMBILAN KABUPATEN BATANGHARI PROVINSI JAMBI Rodiani; Duryat
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 9 No. 1 (2024): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v9i1.3317

Abstract

Indonesia merupakan negara mega biodiversity dengan keanekaragaman hayati lebih dari 30.000 jenis tumbuhan dengan 12.000 diantaranya memiliki khasiat obat. Namun demikian, sampai saat ini pemanfaatan tanaman sebagai obat herbal oleh Masyarakat Batin Sembilan (MBS) masih sangat rendah. Hal ini disebabkan karena pengetahuan, pola fikir dan keterampilan masyarakat terkait jenis tanaman, khasiat serta cara penyiapannya sebagai obat masih rendah. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan MBS terkait tanaman obat yang ada di sekitar mereka; mendorong masyarakat pedalaman untuk memanfaatkan sumber daya alam lokal secara berkelanjutan untuk keperluan kesehatan; meningkatkan pemahaman MBS terkait pentingnya menjaga kesehatan dan penggunaan tanaman obat sebagai salah satu cara untuk mencapai tujuan tersebut; pemberdayakan MBS agar lebih mandiri dalam mengatasi masalah kesehatan. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan dengan metode ceramah dan diskusi serta demonstrasi praktek. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa kegiatan ini telah meningkatkan pengetahuan masyarakat terkait jenis tanaman di sekitar lingkungan hidup, khasiat tanaman sebagai obat, dan jenis tanaman, bagian tanaman dan cara pengolahannya sebagai obat. Kegiatan ini juga merubah pola fikir dan meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap keberadaan tanaman di sekitar lingkungan hidup, serta kemauan dan keinginan untuk menjaga tanaman di sekitar lingkungan hidup. Hal yang tidak kalah penting adalah peningkatan keterampilan masyarakat dalam mengolah dan mempersiapkan tanaman sebagai obat herbal secara benar untuk mendapatkan khasiat manfaat optimal dari tanaman obat. Kata kunci: Suku anak dalam, obat herbal, masyarakat Batin Sembilan, keanekaragaman hayati, hutan harapan.
Peningkatan Kualitas Dan Produk Tanaman Agroforestry Berbasis Masyarakat Winarno, Gunardi Djoko; Harianto, Sugeng Prayitno; Yuwono, Slamet Budi; Safe'i, Rahmat; Darmawan, Arief; Bakri, Samsul; Wulandari, Christine; Dewi, Bainah Sari; Kaskoyo, Hari; Febryano, Indra Gumay; Asmarahman, Ceng; Hilmanto, Rudi; Duryat; Hidayat, Wahyu; Salsabila, Sahda
Repong Damar: Jurnal Pengabdian Kehutanan dan Lingkungan Vol. 4 No. 2 (2025): November
Publisher : Magister of Forestry, Department of Forestry, Faculty of Agriculture, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/rdj.v4i2.11975

Abstract

Peningkatan kualitas dan produk tanaman agroforestry sangat penting dilakukan untuk meningkatkan harga jual dan pemanfaatan ruang yang lebih efisien. Umumnya produk agroforestry tidak disematkan nama produknya sehingga pembeli tidak mendapat kepuasan dan harapan. Kondisi ini terjadi seperti halnya buah MPTS yang tidak ada namanya dari suatu varitas MPTS, sehingga harga jualnya sangat rendah. Para petani perlu dibina dalam pemberian nama suatu produk sehingga konsumen akan percaya dan yakin kualitas dari buah MPTS. Disisi lain pemanfaatan lahan masih kurang efisien terutama pada lahan permukaan tanah. Beberapa lahan garapan tumbuh gulma yang dapat menyebabkan menurunnya produksi kebun. Pengabdian ini dilaksanakan di area kelola Sistem Hutan Kemasyarakatan (SHK) Lestari terhadap kepala keluarga yang menggarap lahan di dalam kawasan Taman Hutan Raya Wan Abdul Rachman (Tahura WAR). Petani setuju bahwa kualitas bibit dan pemberian nama atau merk sebagai jaminan kualias produk adalah penting untuk peningkatan nilai penjualan produk agroforestry. Secara teknis mereka setuju jika pembatasan jumlah pohon dan pemupukan itu penting dilakukan untuk meningkatkan produksi agroforestry. Mereka menganggap bahwa tidak semua satwa liar mengganggu tanaman. Adapun organisasi dan keamanan adalah penting dilakukan untuk memberikan jaminan keberhasilan panen dan ketenangan dalam bekerja di lahan garapan mereka hingga masa depan. Kata kunci : Kualitas, produk, tanaman agroforestry