Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN MIND MAPPING TERHADAP KETERAMPILAN MENULIS KARYA ILMIAH SISWA KELAS XI SMAN 8 MUARO JAMBI Siregar, Radika Putri; Kamarudin, Kamarudin; Wini, Lusia Oktri
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 13, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v13i1.11159

Abstract

Penelitian berjudul Penerapan Model Pembelajaran Mind Mapping terhadap Keterampilan Menulis Kaeya Tulis Ilmiah pada Siswa Kelas XI SMAN 8 Muaro Jambi bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan model pembelajaran Mind Mapping dalam pembelajaran khususnya karya ilmiah di SMAN 8 Muaro Jambi. Jenis penelitian adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Objek penelitian adalah pembelajaran karya tulis ilmiah menggunakan model pembelajaran mind mapping di kelas XI SMAN 8 Muaro Jambi. Data dalam penelitian diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis melalui triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran mind mapping dilakukan dengan tiga tahap yaitu tahap perencanaan yang memuat penyusunan rancangan pembelajaran berdasarkan tujuan dan materi pembelajaran. Tahap kedua yaitu pelaksanaan yakni guru membagi siswa menjadi beberapa kelompk untuk membuat mind mapping. Tahap evaluasi yang memuat refleksi dari penerapan yang dilakukan. Kata kunci: mind mapping, karya tulis ilmiah
DINAMIKA PENGGUNAAN KATA SAPAAN DALAM MASYARAKAT MELAYU JAMBI Akhyaruddin, Akhyaruddin; Priyanto, Priyanto; D, Yusra; Purba, Andiopenta; Ningsih, Arum Gati; Wini, Lusia Oktri; Rahmawati, Rahmawati
Aksara Vol 36, No 2 (2024): AKSARA, EDISI DESEMBER 2024
Publisher : Balai Bahasa Provinsi Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29255/aksara.v36i2.4360.319-336

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan dinamika kata-kata sapaan bahasa Melayu Jambi yang mencakup konteks dan situasi pemakaiannya, jenis dan variannya, struktur bentuk morfologisnya, pola umum pemakaiannya, kekhasan dan keunikannya. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Sumber datanya adalah masyarakat penutur bahasa Melayu Jambi di Ujung Pasir, Kerinci; Pulau Aro, Sarolangun; Tanjung Agung, Muara Bungo; Selat, Muaro Jambi; Parit Culum, Muara Sabak, dan Jambi Seberang, Kota Jambi. Dengan menggunakan pendekatan sosiolinguistik, data diperoleh dengan teknik wawancara terbuka, catat, dan rekam dan dianalisis dengan metode padan referensial dan metode introspeksi. Hasil penelitian menunjukkan ada 84 pilihan kata sapaan yang digunakan dalam konteks keluarga yang terbagi atas: 5 varian untuk generasi orang tua dari kakek/nenek [+3]; 15 untuk generasi orang tua dari ayah/ibu [+2]; 24 varian untuk generasi ayah/ibu [+1]; 29 varian untuk generasi saudara/ego [0]; 6 varian untuk generasi anak [-1]; 3 varian untuk generasi cucu [-2]; dan 1 varian untuk generasi cicit [-3]. Berdasarkan penjenisannya, ditemukan jenis dan varian kata sapaan istilah kekerabatan 37 varian; julukan 14 varian; nama diri 7 varian; pronomina persona kedua 10 varian; dan nama profesi/jabatan 9 varian. Secara morfologis ada kata sapaan yang bentuk singkat, bentuk utuh, dan bentuk gabung.  Fungsi penggunaannya ada yang baik vokatif maupun deiktis dan ada yang hanya deiktis saja. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa semua varian kata sapaan yang bersumber dari kekerabatan digunakan juga secara metafor untuk menyapa atau memanggil kawan bicara yang bukan anggota kearabat. Khusus varian pronomina persona “kayo” dan “kamu” dapat digunakan kepada semua orang dalam semua konteks dan situasi bicara sebagai wujud hormat.
Pengaruh Model Problem Based Learning dalam Pembelajaran Teks Narasi Siswa Kelas VII MTs Muhammadiyah Kota Jambi Shelviana, Zeni Fransisca; Yusra, Yusra; Wini, Lusia Oktri
Jurnal Ilmiah Dikdaya Vol 14, No 1 (2024): April
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/dikdaya.v14i1.602

Abstract

The aim of this research is to determine the influence of the problem based learning model in learning narrative texts for class VII students at MTs Muhammadiyah Jambi city. The approach in this research uses a quantitative approach with an experimental research approach with two groups of data. Data collection was carried out by means of interviews, observations, documentation in the field, and tests. The results of this research show that there is an effect after using the problem-based learning model compared to the conventional model, the results of the narrative essay writing skills test of students taught using the Problem-Based Learning model are higher than students taught using the conventional model. It can be concluded that the use of the problem based learning (PBL) method in learning narrative texts in classes VII A and VII B has quite an influence on the narrative text learning process.
Penggunaan Media Audiovisual dalam Pembelajaran Menulis Teks Berita Siswa Kelas VII A SMPN 30 Muaro Jambi Anggraini, Vica Nurista; Sulistiyo, Urip; Wini, Lusia Oktri
Jurnal Ilmiah Dikdaya Vol 14, No 1 (2024): April
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/dikdaya.v14i1.619

Abstract

The aim of this research is to describe how adiovisual media is used in learning to writee news texts for class VII A students at SMPN 30 Muaro Jambi. The approach used in this research is qualitative research with a case study type of research. The data colllection techniques used were pbservation, interviews, and documentation. The analiys techniques used are data collection, data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The conclusion resuelt show that three is an influence on success in learning to write news texts using audiovisuals. With the existence of audiovisual media in the form of learning videos, students do not feel bored while learning. Student results showed that 11 students obtained an average score of 97 in the very good category.
Asesmen Diagnostik Menggunakan Design Thinking dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia di SMP Kabupaten Muaro Jambi Rustam, Rustam; Karim, Maizar; Saputra, Ade Bayu; Ningsih, Arum Gati; Wini, Lusia Oktri
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 4, No 6 (2024): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v4i6.936

Abstract

This community service program aims to help teachers make learning designs in the form of diagnostic assessment portfolios that are in accordance with the content and learning phases, contain diagnostic assessment grids, and integrate them with learning outcomes and learner readiness needs. This community service method consists of four stages: (1) preparation, (2) implementation, (3) evaluation, and (4) reflection. In the preparation stage, preparing materials, determining the system for implementing activities, and preparing pre-test and post-test for teacher reflection in designing cognitive diagnostic assessments using Design Thinking in Indonesian language learning. The implementation stage includes counseling and small group practice (peer teaching). Evaluation is done through diagnostic assessment with initial competency test and post-test. The reflection stage produced a portfolio that recorded the entire process and results of the activity. For the Design Thinking Empathize process, 95% of junior high school Indonesian language teachers understand and interpret diagnostic assessment material. Define, 80% of Indonesian language teachers are able to construct the problems experienced by their students. Ideate, 80% of Indonesian language teachers analyze patterns/types of construction of competency ideas experienced by their learners. Prototype, 70% of Indonesian language teachers are able to find and compile a portfolio of diagnostic assessment instruments. Test, 72% of Indonesian language teachers are able to design cognitive diagnostic assessment instruments and non-cognitive diagnostic assessments.ABSTRAKProgram pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk membantu guru membuat rancangan pembelajaran dalam bentuk portofolio asesmen diagnostik yang sesuai dengan content dan fase pembelajaran, memuat kisi-kisi asesmen diagnostik, dan mengintegrasikannya dengan capaian pembelajaran dan kebutuhan kesiapan peserta didik. Metode pengabdian kepada masyarakat ini terdiri dari empat tahap: (1) persiapan, (2) pelaksanaan, (3) evaluasi, dan (4) refleksi. Pada tahap persiapan, menyusun materi, menentukan sistem pelaksanaan kegiatan, serta menyiapkan pre-test dan post-test untuk refleksi guru dalam merancang asesmen diagnostik kognitif menggunakan Design Thinking dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Tahap pelaksanaan mencakup penyuluhan dan praktik kelompok kecil (peer teaching). Evaluasi dilakukan melalui asesmen diagnostik dengan uji kompetensi awal dan post-test. Tahap refleksi menghasilkan portofolio yang mencatat seluruh proses dan hasil kegiatan. Untuk proses Design Thinking Empathize, 95%, guru bahasa Indonesia SMP memahami dan menginterpretasikan materi asesmen diagnostik. Define, 80% guru bahasa Indonesia mampu mengkonstruksi permasalahan yang dialami peserta didiknya. Ideate, 80% guru bahasa Indonesia menganalisis pola/tipe konstruksi ide-ide kompetensi yang dialami peserta didiknya. Prototype, 70% guru bahasa Indonesia mampu menemukan dan menyusun portofolio instrumen asesmen diagnostik. Test, 72% guru bahasa Indonesia mampu mendesain instrumen asesmen diagnostik kognitif dan asesmen diagnostik non kognitif.