Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Implementasi Program Pengenalan Lingkungan Persekolahan terhadap Pengembangan Keterampilan Mengajar Mahasiswa di UPT SDN 09 Kepala Bukit Valenia Dwi Putri; Afrimon
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Widyaswara Indonesia Vol. 1 No. 3 (2025): JPMWI-JULI
Publisher : LPPM Widyaswara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63879/jpmwi.v1i3.124

Abstract

Pengenalan Lingkungan Persekolahan (PLP) merupakan kegiatan dirancang untuk memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa calon guru dalam mengenal secara langsung situasi, kondisi, budaya, dan memahami dinamika sekolah. Melalui PLP, mahasiswa diharapkan dapat memahami iklim akademik, tata tertib, karakteristik peserta didik, manajemen sekolah, serta peran pendidik dan tenaga kependidikan. Kegiatan ini menjadi kegiatan dasar dan membantu bagi mahasiswa untuk membangun kompetensi pedagogik, sosial, dan profesional sebelum melaksanakan praktir mengajar secara penuh. Kegiatan ini dilaksanakan di SDN 09 Kepala Bukit, mahasiswa terlibat dalam penyusunan perangkat pembelajaran, pembuatan media, praktik mengajar, serta pengelolaan kegiatan kurikulum dan ekstrakurikuler. Pengalaman langsung ini memudahkan mahasiswa menghubungkan teori yang diperoleh di perkuliahan dengan praktik di lapangan. Dengan demikian, PLP menjadi langkah awal yang tepat dalam mempersiapkan calon pendidik yang kompeten, kreatif, dan siap menghadapi tantangan di sekolah dasar.
Mata Kuliah Pemantapan Kemampuan Mengajar Sebagai Pembentuk Guru Profesional Di UPT SDN 09 Kepala Bukit Annisah Fitriah; Afrimon
Gudang Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2025): GJPM - JANUARI
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjpm.v3i1.916

Abstract

Program Pemantapan Kemampuan Mengajar (PKM) adalah suatu program dalam pendidikan prajabatan guru, yang dirancang untuk melatih mahasiswa atau calon guru menguasai kemampuan keguruan yang utuh dan terintegrasi, sehingga setelah menyelesaikan pendidikannya mahasiswa siap secara mandiri mengemban tugas sebagai guru. Kemampuan untuk melaksanakan tugas inilah yang dibentuk melalui PKM. PKM dapat dideskripsikan sebagai suatu program yang merupakan ajang pelatihan untuk menerapkan berbagai pengetahuan, keterampilan, dan sikap dalam rangka pembentukan profesionalisme guru yang sesuai dengan tuntutan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni (IPTEKS) sesuai tuntutan Undang-Undang Pendidikan Nasional. PKM adalah suatu program yang mempersyaratkan kemampuan aplikasi dan terpadu dari seluruh pengalaman belajar sebelumnya ke dalam program pelatihan, berupa kinerja dalam semua hal yang berkaitan dengan jabatan keguruan, baik kegiatan mengajar maupun tugas-tugas keguruan lainnya. Kegiatan-kegiatan itu diselenggarakan secara bertahap dan terpadu dalam bentuk orientasi lapangan, pelatihan terbatas, pelatihan terbimbing, dan pelatihan mandiri, yang terjadwal secara sistematis yang difasilitasi oleh Dosen Pembimbing dan Guru Pamong secara kolaboratif. Dengan demikian, pemantapan kemampuan mengajar mahasiswa di sekolah dasar merupakan langkah penting dalam mempersiapkan calon guru yang berkualitas dan siap untuk menghadapi berbagai tantangan dalam dunia pendidikan.
PENERAPAN MODEL TEAMS GAMES TOURNAMENT UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PENDIDIKAN PANCASILA KELAS III UPT SDN 04 SUNGAI ARO KABUPATEN SOLOK SELATAN Reni Sesmita; Afrimon; Yosi Lara Jenita; Yelly Martaliza; Esa Yulimarta
Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia Vol. 1 No. 3 (2025): JPWI-NOVEMBER
Publisher : Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63879/jpwi.v1i3.145

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan hasil belajar Pendidikan Pancasila siswa di kelas III SDN 04 Sungai Aro. Jenis penelitian adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek penelitian siswa kelas III SDN 04 Sungai Aro pada semester 2 tahun ajaran 2024/2025. Penelitian dilakukan selama dua siklus, masing-masing siklus 2 pertemuan. Setiap pertemuan dilakukan dengan tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Hasil Penelitian Tidakan Kelas persentase aktivitas guru pada siklus I pertemuan 1 adalah 63,53% pertemuan 2 adalah 69,23% dan siklus II pertemuan 1 adalah 63,63% pertemuan 2 adalah 92,30%. Persentase akktivitas siswa pada siklus I pertemuan 1 adalah 61,11% pertemuan 2 adalah72,22% dan siklus II pertemuan 1 adalah 83,33% pertemuan 2 adalah 94,44%. Hasil belajar siswa meningkat dari pra-siklus menjadi 34,49% meningkat menjadi 41,38% pada siklus I , dengan peningkatan 10,35%. Hasil belajar siswa meningkat dari 41,38% pada siklus I menjadi 86,21% pada siklus II dengan peningkatan 44,83%. Dapat disimpulkan bahwa model Teams Games Tournament (TGT) dapat meningkatkan proses dan hasil belajar Pendidikan Pancasila di Kelas III SDN 04 Sungai Aro Kabupaten Solok Selatan.
ANALISIS STRATEGI GURU DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA KELAS IV Nadia Indah Putri; Isnaniah; Eka Puji Lestari3; Afrimon; Yulia Rahmi Fitri
Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia Vol. 1 No. 3 (2025): JPWI-NOVEMBER
Publisher : Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63879/jpwi.v1i3.148

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan strategi guru dalam meningkatkan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran Matematika kelas IV SDN 07 Mudiak Lawe Kecamatan Sungai Pagu Kabupaten Solok Selatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data penelitian menggunakan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi guru dalam meningkatkan motivasi belajar bervariasi, seperti strategi pembelajaran kontekstual (CTL), strategi pembelajaran berbasis permainan, serta pemberian penghargaan baik secara verbal berupa pujian maupun non-verbal berupa hadiah. Strategi pembelajaran yang diterapkan guru dalam pembelajaran Matematika terbukti dapat meningkatkan motivasi belajar siswa. Hal ini terlihat dari keterlibatan aktif siswa dalam pembelajaran dan antusias siswa selama mengikuti kegiatan pembelajaran, dapat disimpulkan bahwa penerapan strategi pembelajaran yang bervariasi dapat meningkatkan motivasi belajar siswa kelas IV SDN 07 Mudiak Lawe pada mata pelajaran Matematika.