Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Tingkat Pengetahuan Dan Sikap Mahasiswa Farmasi Universitas Bhamada Slawi Mengenai Bahaya Bahan kimia Pada Produk Kecantikan Tanpa Izin Edar BPOM lutfa, Dina Syabrina; Rizqiyana, Fika; Wulandari, Prihastini Setyo; Istriningsih, Endang
Jurnal Farmasi Ma Chung: Sains, Teknologi, dan Klinis Komunitas Vol. 3 No. 2 (2025): Jurnal Farmasi Ma Chung: Sains, Teknologi, dan Klinis Komunitas
Publisher : Program Studi Farmasi, Universitas Ma Chung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33479/jfmc.v3i2.61

Abstract

The increasing use of beauty products among university students, especially females, raises concerns about the potential risks of harmful chemical ingredients, particularly in products lacking distribution authorization from Indonesia’s National Agency for Drug and Food Control (BPOM). As future healthcare professionals, pharmacy students are expected to possess strong knowledge and awareness about the safety of cosmetic products. This study aims to assess the level of knowledge and attitudes of pharmacy students at Universitas Bhamada Slawi regarding the dangers of chemical substances in unlicensed beauty products, and to analyze the relationship between the two variables. This descriptive quantitative research involved 246 pharmacy students selected using purposive sampling. Data were collected through a validated online questionnaire and analyzed using univariate analysis and the chi-square test. The findings revealed that 72.4% of students had an excellent level of knowledge, 26.4% had good knowledge, 0.8% fair, and 0.4% poor. Most respondents also showed a cautious and responsible attitude in selecting beauty products. Statistical analysis indicated a significant correlation between knowledge and attitude (p < 0.001), suggesting that students with higher knowledge levels are more selective in choosing safe cosmetic products. This study concludes that higher levels of knowledge significantly influence students’ awareness and behavior toward the use of safe, BPOM-approved beauty products. The results can serve as a foundation for further education and public health promotion related to cosmetic safety and regulation.
Deteksi Dini dan Upaya Pencegahan Penyakit Hipertensi pada Masyarakat Desa Sitail Kecamatan Jatinegara Kabupaten Tegal Apriyani, Nala Firda; Listina, Osie; Istriningsih, Endang
Jurnal Farmasi Ma Chung: Sains, Teknologi, dan Klinis Komunitas Vol. 3 No. 2 (2025): Jurnal Farmasi Ma Chung: Sains, Teknologi, dan Klinis Komunitas
Publisher : Program Studi Farmasi, Universitas Ma Chung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33479/jfmc.v3i2.74

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit yang tidak menular dan prevalensinya terus bertambah serta menjadi salah satu penyebab utama penyakit kardiovaskular. Upaya pencegahan sejak dini sangat penting, terutama melalui edukasi untuk meningkatkan pengetahuan dan membentuk perilaku sehat pada masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi terhadap tingkat pengetahuan dan perilaku pencegahan hipertensi pada individu usia 15-64 tahun di Desa Sitail, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal. Penelitian ini menggunakan desain pre-eksperimental dengan metode one group pretest-posttest. Terdapat 97 orang yang dipilih secara simple random sampling. Intervensi berupa edukasi tentang hipertensi dilakukan satu kali menggunakan leaflet. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji paired sample t-test. Hasil analisis univariat menunjukkan sebelum mendapatkan edukasi mayoritas responden memiliki tingkat pengetahuan cukup dan sesudah diberikan edukasi mayoritas responden memiliki tingkat pengetahuan baik, sedangkan perilaku upaya pencegahan hipertensi sebelum diberikan edukasi mayoritas responden memiliki perilaku cukup dan sesudah diberikan edukasi seluruh responden memiliki perilaku baik. Hasil analisis bivariat menunjukkan terdapat pengaruh yang signifikan antara tingkat pengetahuan hipertensi sebelum dan sesudah diberikan edukasi dengan nilai p-value 0,001 dan terdapat pengaruh yang signifikan antara perilaku pencegahan hipertensi sebelum dan sesudah diberikan edukasi dengan nilai p-value 0,001.
Penetapan Kadar β-Karoten Tanaman Krokot(Portulaca oleracea) dan Wortel (Daucus carota L.) Secara Spektrofotometri UV-Vis Firsty, Girly Risma; Widiarti, Winda; Istriningsih, Endang; Pramiastuti, Oktariani
Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 15, No 1 (2026): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/pjif.v15i1.9261

Abstract

Senyawa β-karoten merupakan provitamin A yang mempunyai peranan penting dalam pembentukan vitamin A. Vitamin A merupakan vitamin yang sangat dibutuhkan manusia, terutama untuk pertumbuhan dan perkembangan serta penglihatan mata manusia. Telah diketahui bahwa wortel dan krokot mengandung β-karoten yang dibutuhkan tubuh untuk menekan efek dari paparan radikal bebas atau sebagai antioksidan. Tujuan dilakukannya penelitian untuk mengetahui perbandingan kadar β-karoten yang terkandung dalam wortel dan krokot menggunakan metode Spektrofotometri UV-Vis. Penelitian ini dilakukan secara kualitatif yaitu dengan uji warna antimon triklorida dan uji KLT, pengukuran kuantitatif dilakukan dengan Spektrofotometri UV-Vis. Hasil KLT diperoleh nilai Rf antara pembanding dan wortel yang mempunyai nilai sama yaitu sebesar 0,93, serta nilai Rf antara pembanding dan krokot juga sama yaitu sebesar 0,95. Hasil kadar β-karoten yang diperoleh pada ekstrak wortel sebesar 2,40 mg/gram ± 0,02% dan pada ekstrak krokot sebesar 6,91 mg/gram ± 0,25%. Hasil dari penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa kandungan β-karoten pada krokot lebih tinggi dibandingkan wortel. Hasil analisis data menggunakan uji t independen (SPSS) menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara sampel krokot dan wortel (P0,05).