Claim Missing Document
Check
Articles

Hubungan Orientasi Olahraga (Sport Orientation), Motivasi, dan Tingkat Disiplin Sepak Takraw PSTI Kendal Lailatun Nadhifah; Widiyatmoko, Fajar Ari; Pratama, Dani Slamet
JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA Vol 15 No 3 (2025): JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpo.v15i3.2912

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara orientasi olahraga (sport orientation), motivasi, dan tingkat disiplin atlet dalam konteks pembinaan atlet sepak takraw di PSTI Kendal. Permasalahan utama yang diangkat adalah rendahnya pemahaman terhadap peran psikologis dalam pembentukan perilaku disiplin atlet. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Penelitian ini melibatkan 15 atlet sepak takraw yang masih berstatus pelajar SMP dan SMA, terdiri dari 10 atlet laki-laki dan 5 perempuan. Data dikumpulkan menggunakan tiga angket: Task and Ego Orientation in Sport Questionnaire (TEOSQ), angket motivasi, dan angket disiplin. Analisis statistik meliputi uji normalitas Kolmogorov-Smirnov dan uji korelasi Pearson. Hasil menunjukkan bahwa seluruh data berdistribusi normal. Terdapat hubungan positif signifikan antara orientasi olahraga dan motivasi (r = 0,534; p < 0,05), motivasi dan disiplin (r = 0,578; p < 0,05), serta orientasi olahraga dan disiplin (r = 0,647; p < 0,01). Temuan ini mengindikasikan bahwa semakin tinggi orientasi olahraga dan motivasi atlet, maka semakin tinggi pula tingkat disiplin mereka. Kesimpulan dari penelitian ini menekankan pentingnya memperkuat aspek psikologis seperti motivasi dan orientasi kompetitif dalam proses pembinaan atlet muda. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan strategi pelatihan yang lebih menyeluruh dengan mempertimbangkan faktor-faktor psikologis untuk meningkatkan performa dan kedisiplinan atlet secara berkelanjutan.
Pemanfaatan Media Pembelajaran Berbasis Internet Oleh Guru PJOK Sekolah Dasar Di-Kecamatan Suruh Kabupaten Semarang Sugrindo As Salafi, Bilal Yanuar; Widiyatmoko, Fajar Ari; Hudah, Maftukhin
Athena: Physical Education and Sports Journal Vol. 3 No. 2 (2025): Sports are an important part of match management
Publisher : S&Co Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56773/athena.v3i2.66

Abstract

Abstrak: Perkembangan teknologi informasi di era globalisasi telah mendorong transformasi dalam dunia pendidikan, termasuk dalam pemanfaatan media pembelajaran berbasis internet. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pemanfaatan serta faktor-faktor yang memengaruhi penggunaan media pembelajaran berbasis internet oleh guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) Sekolah Dasar di-Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kuantitatif untuk mengukur intensitas penggunaan media, serta eksplanatori kuantitatif untuk menganalisis faktor-faktor pendukung dan penghambat. Berdasarkan hasil survei, ditemukan bahwa meskipun sebagian guru telah menggunakan media digital seperti video pembelajaran dan platform online, frekuensinya masih tergolong rendah. Hambatan utama yang dihadapi meliputi keterbatasan infrastruktur, beban kerja tinggi, serta kurangnya pelatihan teknologi. Di sisi lain, terdapat peluang besar berupa motivasi guru yang tinggi dan dukungan institusi sekolah. Dengan pelatihan yang memadai, penyediaan fasilitas, dan kebijakan yang mendukung, penggunaan media berbasis internet berpotensi meningkatkan efektivitas pembelajaran PJOK secara signifikan.
ANALISIS DAMPAK PERUBAHAN KURIKULUM DALAM PERSPEKTIF GURU PJOK Teguh Kurniawan; Fajar Ari Widiyatmoko
JURNAL ILMIAH PENJAS (Penelitian, Pendidikan dan Pengajaran) Vol 11 No 2 (2025): Jurnal Ilmiah Penjas
Publisher : UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jip.v11i2.4560

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis dampak perubahan kurikulum dalam perspektif guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK). Perubahan kurikulum yang diterapkan di Indonesia sejak diterbitkannya Kurikulum 2013 (K13) dan kemudian dilanjutkan dengan Kurikulum Merdeka (KMM) membawa berbagai perubahan signifikan dalam pola pembelajaran di sekolah. Guru PJOK, sebagai pengampu mata pelajaran yang berfokus pada pembentukan karakter, kesehatan, serta keterampilan fisik siswa, menjadi salah satu elemen yang terdampak kebijakan tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam kepada sejumlah guru PJOK di berbagai jenjang pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perubahan kurikulum membawa dampak positif dan negatif. Dampak positif yang teridentifikasi antara lain peningkatan kreativitas dalam merancang pembelajaran dan pendekatan yang lebih fleksibel sesuai kebutuhan siswa. Namun, tantangan yang dihadapi guru PJOK termasuk keterbatasan fasilitas olahraga, ketidaksiapan dalam mengimplementasikan kurikulum yang baru, serta kurangnya pelatihan yang relevan bagi guru PJOK. Guru PJOK juga menghadapi kesulitan dalam mengintegrasikan materi pembelajaran yang lebih berbasis pada pengembangan keterampilan hidup dan karakter siswa sesuai dengan tuntutan kurikulum yang baru. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan lebih lanjut mengenai tantangan yang dihadapi oleh guru PJOK dalam menghadapi perubahan kurikulum dan memberikan rekomendasi bagi pengembangan kurikulum serta peningkatan kompetensi guru dimasa mendatang.
Analisis Keterlaksanaan Pembelajaran Atletik di SD Kurniawan, Iqbal Bayu; Widiyatmoko, Fajar Ari; Kusuma P, Bertika
JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA Vol. 15 No. 5 (2025): JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpo.v15i5.3427

Abstract

Pendidikan atletik di sekolah dasar, khususnya di kelas lima, sangat penting untuk kemajuan motorik, pengkondisian fisik secara keseluruhan, dan budidaya sportivitas. Dalam dunia pendidikan pasti tidak asing dengan sebutan guru yang bertugas sebagai pendidik di sekolah. Guru berperan menyediakan layanan pendidikan sesuai dengan tujuan pendidikan sehingga dapat menggali kemampuan peserta didik dengan hasil yang baik. Fasilitas olahraga di SD Negeri 02 Badak menjadi sorotan utama dalam analisis ini. Terbatasnya fasilitas yang memadai dapat berdampak pada aktivitas yang dapat dilakukan dan pada kualitas pembelajaran atletik itu sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterlaksanaan pembelajaran atletik di kelas V SD Negeri 02 Badak. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi kelemahan dalam pelaksanaan pembelajaran atletik, mengevaluasi penggunaan fasilitas yang ada, serta mengumpulkan perspektif dari guru dan siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode triangulasi. Hasil dari penelitian ini adalah keterbatasan sarana dan prasarana yang tersedia di lingkungan sekolah sebagai salah satu kendala utamanya. Meskipun menghadapi berbagai kendala, siswa tetap menunjukkan keterlibatan yang cukup aktif selama proses pembelajaran berlangsung. Hasil penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa keterlaksanaan pembelajaran atletik di SD Negeri 02 Badak sudah terlaksana dengan baik, didukung dari hasil wawancara terdapat guru membawa RPP dan dapat mengelola kelas dengan baik.
Hubungan Orientasi Olahraga (Sport Orientation), Motivasi, dan Tingkat Disiplin Sepak Takraw PSTI Kendal Lailatun Nadhifah; Widiyatmoko, Fajar Ari; Pratama, Dani Slamet
JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA Vol. 15 No. 3 (2025): JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpo.v15i3.2912

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara orientasi olahraga (sport orientation), motivasi, dan tingkat disiplin atlet dalam konteks pembinaan atlet sepak takraw di PSTI Kendal. Permasalahan utama yang diangkat adalah rendahnya pemahaman terhadap peran psikologis dalam pembentukan perilaku disiplin atlet. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Penelitian ini melibatkan 15 atlet sepak takraw yang masih berstatus pelajar SMP dan SMA, terdiri dari 10 atlet laki-laki dan 5 perempuan. Data dikumpulkan menggunakan tiga angket: Task and Ego Orientation in Sport Questionnaire (TEOSQ), angket motivasi, dan angket disiplin. Analisis statistik meliputi uji normalitas Kolmogorov-Smirnov dan uji korelasi Pearson. Hasil menunjukkan bahwa seluruh data berdistribusi normal. Terdapat hubungan positif signifikan antara orientasi olahraga dan motivasi (r = 0,534; p < 0,05), motivasi dan disiplin (r = 0,578; p < 0,05), serta orientasi olahraga dan disiplin (r = 0,647; p < 0,01). Temuan ini mengindikasikan bahwa semakin tinggi orientasi olahraga dan motivasi atlet, maka semakin tinggi pula tingkat disiplin mereka. Kesimpulan dari penelitian ini menekankan pentingnya memperkuat aspek psikologis seperti motivasi dan orientasi kompetitif dalam proses pembinaan atlet muda. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan strategi pelatihan yang lebih menyeluruh dengan mempertimbangkan faktor-faktor psikologis untuk meningkatkan performa dan kedisiplinan atlet secara berkelanjutan.
PKM Pencegahan Covid-19 Varian Baru (Omicron) Desa Telukawur Prastiwi, Bertika Kusuma; Ratimiasih, Yulia; Zhannisa, Utvi Hinda; Widiyatmoko, Fajar Ari
Jurnal Pengabdian Olahraga Masyarakat Vol 3, No 1 (2022): Mei 2022
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jpom.v3i1.11920

Abstract

The second wave of the Covid-19 virus is still a problem in Indonesia. Many community activities are restricted including school, work, sports. However, many people ignore health protocols, thinking that the pandemic is over. People in Telukawur village also think that the pandemic is over. The people of Telukawur village have forgotten about the implementation of health protocols, it is proven that they rarely use masks, keep their hands clean and use hand sanitizer. From the above problems, the activities carried out were direct socialization to the Telukawur village community by distributing masks, installing appeal signs, socialization and exposure to the new variant of the COVID-19 virus to village organizations and demonstrations for making hansanitazers. From the activities carried out, it is hoped that the community will care about the health of themselves and others by preventing the spread of the COVID-19 virus, implementing health protocols and being independent in making natural hand sanitizers. As a result of the activities carried out, the Telukawur village community is more concerned about the health of themselves and others by implementing health protocols in their daily lives. The conclusion of this activity is that the pandemic is not over, people must continue to apply health protocols wherever they are.AbstrakVirus Covid 19 gelombang kedua masih menjadi permasalahan di Indonesia. Banyak kegiatan masyarakat yang dibatasi diantaranya sekolah, bekerja, berolahraga. Namun banyak masyarakat yang mengabaikan protokol kesehatan, beranggapan bahwa pendemi telah berakhir. Masyarakat di desa Telukawur juga beranggapan pendemi telah berakhir. Masyarakat desa Telukawur sudah melupakan mengenai penerapan protokol kesehatan, terbukti sudah jarang penggunaan masker, menjaga jarak mencuci tangan dan penggunaan handsanitazer. Dari permasalahan diatas maka kegiatan yang dilakukan adalah sosialisasi langsung kepada masyarakat desa Telukawur dengan cara pembagian masker, pemasangan plang himbauan, sosialisasi dan paparan mengenai virus covid 19 varian baru ke organisasi-organisasi desa serta demontrasi pembuatan hansanitazer. Dari kegiatan yang dilakukan diharapkan masyarakat peduli terhadap kesehatan diri sendiri dan orang lain dengan mencegah penyebaran virus covid 19, menerapkan protokol kesehatan dan kemandirian dalam pembuatan handsanitazer alami. Hasil dari kegiatan yang dilakukan, masyarakat desa Telukawur lebih peduli terhadap kesehatan diri sendiri dan orang lain dengan cara menerapkan protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-hari.  Kesimpulan kegiatan ini pendemi belum berakhir masyarakat harus tetap menerapkan protokol kesehatan dimanapun mereka berada.
Development of Tlogo Village Community Health Ratimiasih, Yulia; Prastiwi, Bertika Kusuma; Widiyatmoko, Fajar Ari; Pratama, Dani Slamet; Kusumawardhana, Buyung; Setiyawan, Setiyawan; Hudah, Maftukin
DIKDIMAS : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2024): DIKDIMAS : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT  VOL 3 NO 2 AUGUST 2024
Publisher : Asosiasi Profesi Multimedia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58723/dikdimas.v3i2.267

Abstract

This activity aims to provide health guidance to the Tlogo Village Community, Tuntang District, Semarang Regency by providing assistance with children's growth and development (posyandu), providing knowledge dissemination for teenagers who are still lacking in promiscuity and providing aerobic exercise training guidance to the community. This activity is carried out because many parents do not pay enough attention to their children's growth and development, so posyandu, youth care, health care and low levels of exercise have the potential to reduce the level of public health. Assistance from the PKM University of PGRI Semarang (UPGRIS) Team uses lecture and demonstration methods. The expected output is increased knowledge of parents in paying attention to children's growth and development, increased knowledge of teenagers in free association, and community skills among teenagers. There is also a lot of community participation in aerobic exercise. The result of this service is increased community knowledge and skills regarding health. This good habit needs to be improved in the future with better programs.
The influence of the TGT learning model on cooperation attitudes and student learning outcomes in volleyball materials Ashwani, Zakia Azi; Widiyatmoko, Fajar Ari; Pradipta, Galih Dwi
Jurnal Ilmu Keolahragaan Vol 8, No 1 (2025): JURNAL ILMU KEOLAHRAGAAN
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jilo.v8i1.92959

Abstract

Background. Physical education learning requires effective learning models to improve student learning outcomes and cooperative attitudes. The Teams Games Tournament (TGT) model is a potential alternative to be applied in volleyball learning. Objectives. This study aims to determine the influence of the TGT learning model on learning outcomes and cooperative attitudes of students in volleyball materials. Methods. This study used a quasi-experimental design with Randomized Pretest-Posttest Control Group Design. The research population was all grade VII students of Junior High School Institut Indonesia Semarang, with class VIID as the experimental class and class VIIB as the control class. The sampling technique used Random Sampling. Data collection techniques included observation, written tests, and cooperative attitude questionnaires. Data analysis used t-test with the help of SPSS 27 for windows application. Results. The results showed a significant difference between pretest and posttest scores in the experimental class with a significance value of 0.001 (
IMPLEMENTASI EDUCATION FOR SUSTAINABLE DEVELOPMENT GOALs (ESDG) MELALUI DESAIN INSTRUKSIONAL BERMUATAN SUSTAINABILITY MENGGUNAKAN APLIKASI WORDWALL HARYANTI, ENY; Ervina Eka Subekti; Rizky Esti Utami; Anita Chandra Dewi; Arisul Ulumuddin; Fajar Ari Widiyatmoko
Ininnawa : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2024): Volume 02 Nomor 01 (April 2024)
Publisher : Program Studi Manajemen FEB UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/ininnawa.v2i1.2090

Abstract

It is known that every nation in the world, including Indonesia and Thailand, must be able to realize the 17 goals in the Sustainable Development Goals (SDGs). Achieving the SDGs can bring prosperity to humans in the current and future generations. Education is an important strategy in achieving the SDGs. This is the importance of Education for Sustainable Development (ESD) for teachers to understand. Teachers, as the spearhead in education, must be able to realize in learning the instilling of a sustainability mindset in students with interesting learning, in accordance with the needs of students as a generation living in the 21st century, which is the digital era. This Community Service Program is implemented through the pre-implementation stage, implementation stage and program evaluation and sustainability stage. The results of PkM activities are that participants understand about ESD, and can create instructional designs for learning with sustainability content using the Wordwall application. These results provide teachers with the skills to carry out innovative learning with a nurturant effect, namely students have a sustainability mindset. Keywords: Instructional Design, Sustainability, Wordwall
Analisis Manajemen di Sekolah Sepak Bola Bina Putra Wonosobo Irman, Irman; Hadi, Husnul; Widiyatmoko, Fajar Ari
JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA Vol. 15 No. 6 (2025): JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpo.v15i6.3662

Abstract

Penelitian ini menganalisis penerapan fungsi manajemen POAC (Planing, Organizing, Actuating, Controlling) di Sekolah Sepak Bola (SSB) Bina Putra Wonosobo. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, dengan pendekatan studi kasus. Subjek penelitian terdiri dari manager, pelatih, orang tua, dan pemain yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui wawancara tidak terstruktur, observasi, dan dokumentasi. Kemudian dianalisis secara interaktif melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan fungsi manajemen di SSB Bina Putra telah berjalan efektif dan terintegrasi. Perencanaan dilakukan secara sistematis dan partisipatif, pengorganisasian dijalankan dengan struktur yang jelas dan komunikasi terbuka, pelaksanaan program latihan berlangsung disiplin dan berorientasi pada pembinaan jangka panjang, sedangkan pengawasan dilakukan secara rutin melalui evaluasi performa dan pemeliharaan sarana prasarana. Disimpulkan bahwa manajemen SSB Bina Putra Wonosobo telah menerapkan prinsip POAC secara konsisten, meskipun diperlukan inovasi dalam pendanaan dan pengembangan strategi manajerial untuk keberlanjutan.