Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Edukasi tentang Pencegahan dan Penatalaksanaan Pioderma Anisa Devi Kharisma Wibowo; Anak Agung Pradnya Paramitha Vidiani; Valentina Girsang
Gudang Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): GJPM - Januari
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjpm.v4i1.1976

Abstract

Pioderma merupakan penyakit kulit akibat infeksi bakteri yang masih sering dijumpai di masyarakat, terutama pada lingkungan dengan kepadatan penduduk dan kebersihan yang kurang optimal. Kurangnya pengetahuan masyarakat mengenai pencegahan dan penatalaksanaan awal pioderma dapat meningkatkan risiko terjadinya infeksi kulit. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pencegahan dan penatalaksanaan pioderma melalui edukasi kesehatan kulit. Sebanyak 15 responden mengikuti kegiatan ini, diukur melalui pretest dan posttest untuk peningkatan pengetahuan. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan masyarakat setelah diberikan edukasi kesehatan kulit sebesar 36%. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi upaya promotif dan preventif dalam mencegah terjadinya infeksi kulit di masyarakat.
STUDI PENGGUNAAN ANTIBIOTIK PADA PASIEN ULKUS DIABETIKUM DI INSTALASI RAWAT INAP RS X SEMARANG DENGAN PENDEKATAN ATC/DDD DAN DU 90% Anisa Devi Kharisma Wibowo; Yesi Crystiana Putri; Danik Sulistyoningsih; Fransisca Gloria; Anak Agung Pradnya Paramitha Vidiani; Anisa Nova Puspitaningrum; Muhammad Reza Mahendra
Jurnal Insan Farmasi Indonesia Vol 8 No 2 (2025): Jurnal Insan Farmasi Indonesia
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan ISFI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36387/rpvhbb80

Abstract

Ulkus diabetik merupakan infeksi berat dari komplikasi diabetes melitus yang memiliki risiko amputasi. Dalam penanganannya, antibiotik memegang peranan penting. Namun, apabila penggunaannya tidak sesuai indikasi atau dosis, hal ini dapat memicu peningkatan resistensi bakteri. Penelitian ini bertujuan memberikan gambaran mengenai pola pemakaian antibiotik pada pasien ulkus diabetik yang dirawat di Instalasi Rawat Inap RS X Semarang. Evaluasi dilakukan menggunakan pendekatan ATC/DDD serta DU 90%. Desain penelitian yang dipakai adalah studi observasional deskriptif dengan pengambilan data secara retrospektif. Data diambil dari pasien rawat inap selama periode Januari sampai Desember 2024 yang memenuhi kriteria inklusi maupun eksklusi. Hasil menunjukkan ceftriaxone merupakan antibiotik dengan tingkat penggunaan tertinggi, yakni 9,81 DDD per 100 hari rawat inap. Sementara itu, berdasarkan analisis DU 90%, antibiotik yang paling dominan digunakan berada dalam kelompok ceftriaxone, metronidazole, levofloxacin, ampicillin-sulbactam, dan meropenem.
Evaluasi Peresepan Antibiotik pada Pasien ISPA Pediatri Metode ATC/DDD Anak Agung Pradnya Paramitha Vidiani; Livania Indri Aswara; Madyo Adrianto; Anisa Devi Kharisma Wibowo
Jurnal Kesehatan Amanah Vol. 7 No. 2 (2023): Oktober: Jurnal Kesehatan Amanah
Publisher : Universitas Muhammadiyah Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57214/jka.v7i2.735

Abstract

Acute Respiratory Infections (ARI) are infectious diseases that cause the highest mortality rate in children. Antibiotics are administered to ARI patients if the infection is caused by bacteria. Excessive use of antibiotics increases the risk of resistance and irrational antibiotic use. Efforts to prevent antibiotic resistance and irrational use include evaluating antibiotic utilization based on WHO recommendations, specifically using ATC/DDD classification system and the DU90% method. This study aims to determine the antibiotic utilization profile, DDD/1000 patient-days, and DU90% among pediatric ARI from January 2022 to December 2023. This study employs a quantitative research method with retrospective data collection. The results indicate that the highest antibiotic class used was penicillin (98%), with Amoxicillin 500 mg being the most commonly prescribed antibiotic (98%). The most prevalent ARI diagnosis was Acute Pharyngitis (J.02) (66.1%). The most frequently used dosage form was syrup (54.7%), and the average duration of therapy was 3–5 days. The total antibiotic consumption was 137.4 DDD/1000 patient-days, with antibiotics included in the DU90% segment being Amoxicillin 500 mg (102.3 DDD/1000 patient-days) and Amoxicillin 250 mg (21.6 DDD/1000 patient-days). This study highlights that the most widely used antibiotic in terms of quantity was Amoxicillin 500 mg (102.3 DDD/1000 patient-days).