Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

TANGGUNGJAWAB PIDANA TENAGA MEDIS ATAU TENAGA KESEHATAN MENURUT PASAL 440 UNDANG-UNDANG NOMOR 17 TAHUN 2023 TENTANG KESEHATAN Pabidang, Siswanto; Prasetyo, Teguh; Jaeni, Ahmad; Purnomo, Budi
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 6 No. 3 (2025)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jcm.v6i3.3419

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah 1) untuk meneliti peraturan hukum, tenaga medis atau tenaga kesehatan yang melakukan kelalaian menurut hukum pidana di Indonesia; (2) Mempelajari pertanggungjawaban pidana tenaga medis atau tenaga kesehatan sesuai pasal 440 Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan. Jenis penelitian yang digunakan dalam proposal tesis ini adalah yuridis normatif (penelitian hukum), yaitu penelitian yang difokuskan untuk mengkaji penerapan kaidah atau norma dalam hukum positif. Penelitian ini menggunakan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Metode menganalisis bahan hukum adalah metode deduktif. Berdasarkan hasil pembahasan, berikut ini dapat disimpulkan. 1) Hubungan hukum antara pasien dengan rumah sakit dan tenaga kesehatan berdasarkan perspektif hukum dijelaskan dalam Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit yang menjelaskan hubungan antara tenaga kesehatan (dokter, perawat, bidan) dengan rumah sakit, dalam Pasal 46 yang menyatakan: ""Rumah sakit bertanggung jawab secara hukum atas semua kerugian yang timbul akibat kelalaian yang dilakukan oleh tenaga kesehatan di rumah sakit." 2) Peraturan mengenai Kelalaian Tenaga Kesehatan dalam Peraturan Perundang-undangan dijelaskan pengaturan malpraktik kedokteran dalam Pasal 440 UUK yang mengatur sanksi pidana atas kelalaian (layigensi) tenaga medis dan kesehatan tidak sesuai dengan paradigma UU Kesehatan. 3) Tanggung Jawab Rumah Sakit dan Tenaga Kesehatan Berdasarkan Peraturan Perundang-undangan, pertanggungjawaban pidana tenaga kesehatan berdasarkan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan diatur dalam Pasal 447 ayat (1), ayat (2), ayat (3), ayat (4) Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan.
Edukasi Kontrasepsi Implan Berbasis Komunitas untuk Meningkatkan Pengetahuan dan Mengurangi Miskonsepsi pada Wanita Usia Subur Handayani, Riska; Pabidang, Siswanto; Mahanani, Shandy Wigya
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 3 (2026): Bulan Februari
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i3.918

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan minat wanita usia subur (WUS) terhadap penggunaan kontrasepsi implan sebagai Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP). Edukasi dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas Krueng Sabee Kabupaten Aceh Jaya melalui ceramah interaktif, diskusi, dan pembagian buku saku “Yuk Kenali dan Pilih Implan!”. Sebanyak 26 WUS mengikuti kegiatan ini. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan, ditandai dengan naiknya kategori pengetahuan baik dari 34,6% menjadi 73,1% setelah edukasi. Rerata skor pengetahuan meningkat sebesar 2,85 poin, dari 10,38 menjadi 13,23. Miskonsepsi mengenai keamanan dan efek samping implan berhasil dikurangi, terutama terkait mitos kemandulan, gangguan kesuburan, dan ketidakamanan bagi ibu menyusui. Peserta juga menunjukkan peningkatan minat terhadap penggunaan implan sebagai pilihan KB yang lebih efektif, aman, dan praktis dibandingkan metode jangka pendek. Buku saku terbukti membantu meningkatkan retensi meningkatkan pengetahuan dan menjadi media pendukung bagi kader serta tenaga kesehatan. Secara keseluruhan, kegiatan ini efektif dalam memperkuat literasi kesehatan reproduksi dan mendukung peningkatan cakupan penggunaan MKJP di masyarakat. 
PENGARUH TEHNIK REBOZO DAN KOMPRES HANGAT TERHADAP PENURUNAN NYERI PINGGANG PADA IBU HAMIL DI KLINIK NUGRAHA KARTIKA TANGERANG BANTEN Setyaningsih, Yulis; Kusmiyati, Yuni; Pabidang, Siswanto
Jurnal_Kebidanan Vol. 14 No. 1 (2024): Jurnal Kebidanan Volume 14 Nomor 1 Tahun 2024
Publisher : STIKES Panca Bhakti Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33486/jurnalkebidanan.v14i1.226

Abstract

Latar Belakang: Masa kehamilan kehamilan merupakan masa dimana ibu akan mengalami perubahan fisik maupun psikis. Perubahan fisik yang terjadi bahkan kadang memberikan ketidaknyamanan bagi ibu, salah satunya adalah nyeri punggung bagian bawah. Nyeri pinggang bawah pada wanita hamil terjadi yang berkaitan dengan peningkatan berat badan akibat pembesaran rahim dan peregangan dari otot penunjang, karena hormon relaksan (hormon yang membuat otot relaksasi dan lemas) yang dihasilkan. Rebozo merupakan tekhnik untuk memberikan ruang pada bayi dalam kandungan dengan cara yang menyenangkan bagi ibu..Tujuan penelitian: Mengetahui pengaruh teknik rebozo dan kompres air hangat terhadap penurunan nyeri pinggang pada Ibu Hamil di Klinik Nugraha Kartika.Metode: Desain penelitian adalah penelitian kuantitatif dengan tehnik purposive sampling. Subjek Penelitian adalah semua ibu hamil di di Klinik Nugraha Kartika. Alat pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis data dengan analisis univariate menggunakan rumus distribusi frekuensi. Analisis Bivariat menggunakan uji statistik Paired T.TestHasil: Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terjadi penurunan intensitas nyeri pinggang ibu hamil dimana sebelum diberikan senam hamil sebanyak 20 ibu (80%) mengalami nyeri dengan intensitas berat dan setelah diberikan senam ibu hamil menjadi 2 ibu (8%) dan Intensitas ibu yang menalami nyeri sedang dari 5 ibu (20%) menjadi 22 ibu (88%).Kesimpulan: Terdapat pengaruh Teknik Rebozo Dan Kompres Hangat terhadap penurunan nyeri pinggang pada kehamilan
Efektivitas Peer Education dan Penyuluhan Kesehatan Reproduksi Terhadap Pengetahuan dan Sikap Remaja Awal Sekolah Dasar Di Kecamatan Denpasar Barat Putu Eka Suryani S, Luh; Pabidang, siswanto; Rahmad Hidayat, Anas; Sumarmi; Mediastuti, Fitriani
Jurnal Kesehatan Terpadu Vol. 10 No. 1 (2026): Jurnal Kesehatan Terpadu
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tingginya kasus kesehatan reproduksi pada remaja di Bali seperti HIV pada usia remaja, ibu hamil di usia remaja dan mengidap penyakit kelamin dan kista ovarium. Penelitian ini dilakukan untuk membandingkan metode peer education dengan metode penyuluhan  dalam upaya meningkatkan pengetahuan dan sikap remaja awal sekolah dasar. Penelitian ini merupakan penelitian Kuantitatif dengan metode Quasy Eksperimen (Pretest-Posttest Control Group Desain). Teknik pemilihan sampel dengan Multistage Sampling yaitu menggabungkan teknik Simple Random Sampling dan Purposive Sampling. Teknik Analisis data dengan uji non parametrik Wilcoxon Test dan Mann Whitney Test. Jumlah populasi dalam penelitian ini 215 remaja awal sekolah dasar dengan jumlah sampel yaitu 124 remaja awal sekolah dasar yang terbagi atas 62 remaja awal sekolah dasar di SD Negeri 19 Pemecutan dan 62 remaja di SD Negeri 27 Pemecutan. Hasil analisis uji Wilcoxon dengan nilai signifikan pada masing-masing kelompok 0,000<0,05 yaitu ada perbedaan pengetahuan dan sikap remaja awal sekolah dasar sebelum dan setelah pemberian peer education dan penyuluhan kesehatan reproduksi dan hasil uji Mann Whitney dengan nilai signifikan 0,000<0,05 yaitu ada perbedaan efektivitas peer education dan penyuluhan kesehatan reproduksi terhadap pengetahuan dan sikap remaja awal sekolah dasar di Kecamatan Denpasar Barat. Kesimpulan dalam penelitian ini yaitu Peer education secara keseluruhan lebih efektif dapat meningkatkan pengetahuan dan sikap remaja awal sekolah dasar dibandingkan penyuluhan.