Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Effectiveness of Infant Massage and Classical Music Therapy on Sleep Quality Among Children Aged 6-12 Months Zayani, Zayani; Pabidang, Siswanto; Maimunah, Siti
Open Access Health Scientific Journal Vol. 6 No. 2 (2025): August 2025
Publisher : Griya Eka Sejahtera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55700/oahsj.v6i2.98

Abstract

Background: Infant sleep quality is crucial for growth and development, yet many infants experience sleep disturbances. This study explores the effectiveness of non-pharmacological interventions, massage and classical music in improving sleep quality in infants.Methods: This study was conducted at Puskesmas Gogagoman in North Sulawesi, involving 48 infants aged 6–12 months, randomly assigned to massage, classical music, or control groups. Using a quasi-experimental pretest-posttest control group design, researchers assessed sleep quality before and after interventions. Data were collected using the Brief Pittsburgh Sleep Quality Index (B-PSQI) and analyzed using non-parametric tests, including the Wilcoxon Signed Ranks Test and Kruskal-Wallis Test.Results: The major findings of this study indicate that infant massage significantly improved sleep quality compared to both classical music therapy and the control group. After the intervention, the massage group showed the greatest reduction in sleep disturbance scores (mean score dropped from 2.88 to 1.13), followed by the music group (mean score dropped to 1.94), while the control group showed minimal change (mean score of 2.81). Statistical tests confirmed that these differences were significant, highlighting that massage therapy was the most effective intervention for enhancing infant sleep quality.Conclusion: This study concludes that infant massage is more effective than classical music in improving sleep quality in infants. Both interventions were better than no treatment.
Kelas Ayah Hebat untuk Peningkatan Capaian ASI Ekslusif Puskesmas Dirgahayu Kabupaten Kotabaru Arianti, Dewi; Pabidang, Siswanto; Ernawati, Evy
Journal of Health Innovation and Community Services Vol. 4 No. 1 (2025): Journal of Health Innovation and community Services
Publisher : PPPM Stikes Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/jhics.v4i1.594

Abstract

Abtrak: Latar Belakang. ASI Eksklusif merujuk pada pemberian ASI kepada bayi selama enam bulan pertama kehidupan tanpa tambahan makanan atau minuman lain. Keberhasilan pemberian ASI eksklusif membutuhkan dukungan dan pemantauan dari berbagai pihak, termasuk keluarga, terutama ayah, pemerintah, tenaga medis, serta kader posyandu yang ada di masyarakat. Tujuan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan merencanakan strategi bersama, berbagi pengalaman dan tantangan yang dihadapi, serta mencari solusi untuk memastikan kelancaran pemberian ASI. Metode. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang akan dilaksanakan berupa edukasi kepada PUS melalui kegiatan penyuluhan. Sasaran dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah PUS yang memiliki bayi usia 3-5 bulan. Pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat dilakukan dengan pemberian pre test berupa kuesioner terlebih dahulu selanjutnya penyuluhan kemudian baru melakukan pendampingan akan praktek dari penyuluhan tersebut dan yang terakhir dilakukan post test berupa games monopoli pada semua peserta. Hasil. Hasil pengabdian kepada masyarakat sebelum diberikan edukasi pengetahuan PUS kurang 60%, sedangkan setelah edukasi mempunyai pengetahuan baik 80%. Kesimpulan. Kegiatan pengabdian masyarakat dapat berdiskusi dan merencanakan strategi bersama, berbagi pengalaman dan tantangan yang dihadapi, serta dapat mencari solusi untuk memastikan kelancaran pemberian ASI, serta menambah pengetahuan dan wawasan kepada masyarakat khususnya PUS. Sehingga dapat meningkatkan keberhasilan dalam program ASI eksklusif
Implementation of the “Kamoe Sajan Gata” Innovation Towards the Reduction of Maternal Mortality Rate Muaddah, Muaddah; Pabidang, Siswanto; Pramana, Cipta
Indonesian Journal of Global Health Research Vol 6 No S5 (2024): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v6iS5.4383

Abstract

Various efforts have been made by the government to achieve the target of reducing maternal and infant mortality rates in Indonesia, but these efforts have not provided maximum results. MMR and IMR are still far from the expectations achieved, this is influenced and driven by various medical and non-medical factors such as lack of support from husbands and families, customs that are still strongly embedded in society and gender factors that still dominate, one of the breakthrough efforts made by the Jeumpa Health Center is the "Kamoe Sajan Gata" innovation, namely accompanying and providing care to high-risk pregnant women from pregnancy to the end of the postpartum period by actively involving cross-sectors as policy makers. Objective to determine the performance of the implementation of the "Kamoe Sajan Gata" innovation on reducing maternal mortality rates in the Jeumpa Health Center work area, Bireuen Regency. This type of research is qualitative with a phenomenology study design. The population of this study were high-risk pregnant women in the Jeumpa Health Center area and across sectors. Research informants 17 people from the elements of the Acting Health Office, Head of Health Center, cross-sector, pregnant women and village midwives, The informant selection technique is purposive sampling. Review of aspects of standards, targets and objectives of the Innovation program policy has been carried out quite well, review of aspects of human resources is not yet fully available, review of aspects of implementer characteristics, review of aspects of communication between implementers and review of aspects of implementer attitudes are very good, and review of environmental aspects, support from all parties is very good while economic support is still very lacking. The performance of the implementation of the Innovation program policy "Kamoe Sajan Gata" has a great influence on efforts to reduce MMR and IMR.
Penyuluhan tentang Dampak Perilaku Beresiko terhadap Kesehatan Reproduksi Remaja di SMP Islam Kota Ternate Propinsi Maluku Utara Ismail, Aisah Hi; Pabidang, Siswanto; Prabandari, Febry Heldayasari
Jurnal Pengabdian Sosial Vol. 1 No. 7 (2024): Mei
Publisher : PT. Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/scmn5t62

Abstract

Penyuluhan tentang Dampak Perilaku Beresiko Terhadap Kesehatan Reproduksi Remaja di SMP Islam 2 Kota Ternate Merupakan sebuah kegiatan Pengabdian Masyarakat yang bertujuan untuk memberikan Pemahaman dan pengetahuan sedini Mungkin terhadap Dampak Perilaku Beresiko yang terjadi pada Remaja terutama Dampak terhadap Kesehatan Reproduksi agar remaja dengan pemahaman dan pengetahuan tentang dampak tersebut remaja dapat menghindari diri dari perilaku beresiko yang dapat berpengaruh terhadap kesehatan reproduksinya dimasa yang akan datang atau dapat ditanggung seumur hidup bila mereka jatuh pada perilaku Beresiko. Tujuan dari penyuluhan ini adalah agar Remaja mengetahui tentang dampak perilaku beresiko terhadap kesehatan Reproduksinys agar remaja dapat berupaya untuk menjaga Kesehatan Reproduksinya sehingga mereka dapat tumbuh menjadi Generasi yang sehat dan Produktif.
Pemanfaatan Buku KIA untuk Ibu Hamil di Posyandu Nusa Indah Desa Mon Dua Kecamatan Tripa Timur Dasni, Elly Surya; Pabidang, Siswanto; Prabandari, Febry Heldayasari
Jurnal Pengabdian Sosial Vol. 1 No. 7 (2024): Mei
Publisher : PT. Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/cw4sbw27

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan berupa edukasi Pemanfaatan Buku KIA untuk Ibu Hamil di Posyandu Nusa Indah Desa Mon Dua Kecamatan Tripa Timur dengan sasaran adalah ibu hamil. Solusi yang dilakukan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa memberikan edukasi Pemanfaatan Buku KIA untuk Ibu Hamil di Posyandu Nusa Indah Desa Mon Dua Kecamatan Tripa Timur. Tujuan kegiatan pengabdian adalah untuk menambah pengetahuan ibu hamil dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap ibu hamil dalam menggunakan buku KIA, sehingga dapat meningkatkan status kesehatan ibu hamil. Kegiatan edukasi dilaksanakan di Posyandu Nuda Indah Desa Mon Dua Kecamatan Tripa Timur. Kegiatan ini berupa penyuluhan secara langsung menggunakan media leaflet yang dirancang sendiri oleh Tim Pengabdi. Pre dan Post test dilaksanakan sebelum dan setelah kegiatan edukasi untuk mengetahui efektifitas edukasi yang dilaksanakan.
Tanggungjawab Pidana Tenaga Medis atau Tenaga Kesehatan Menurut Pasal 440 Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 Tentang Kesehatan Pabidang, Siswanto; Prasetyo, Teguh; Jaeni, Ahmad; Purnomo, Budi
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 3 No. 1 (2022)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jcm.v3i1.3686

Abstract

Penelitian ini bertujaun untuk untuk meneliti peraturan hukum, tenaga medis atau tenaga kesehatan yang melakukan kelalaian menurut hukum pidana di Indonesia; (2) Mempelajari pertanggungjawaban pidana tenaga medis atau tenaga kesehatan sesuai pasal 440 Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan. Penelitian ini termasuk penelitian normative yuridis dan menggunakan analisis data deduktif dengan bahan-bahan hukum primer, sekunder dan tersier. Berdasarkan hasil pembahasan, berikut ini dapat disimpulkan. 1) Hubungan hukum antara pasien dengan rumah sakit dan tenaga kesehatan berdasarkan perspektif hukum dijelaskan dalam Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit dijelaskan bahwa kelalaian tenaga medis merupakan tanggung jawab rumah sakit. 2) Peraturan mengenai Kelalaian Tenaga Kesehatan dalam Peraturan Perundang-undangan dijelaskan pengaturan malpraktik kedokteran dalam Pasal 440 UUK yang mengatur sanksi pidana atas kelalaian (layigensi) tenaga medis dan kesehatan tidak sesuai dengan paradigma UU Kesehatan. 3) Rumah sakit dan tenaga Kesehatan bertanggung jawab atas kekalalaian sesuai dengan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan diatur dalam Pasal 447 ayat (1), ayat (2), ayat (3), ayat (4) Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan.
Tanggung Jawab Rumah Sakit Terhadap Karyawannya Pabidang, Siswanto
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 3 No. 1 (2022)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jcm.v3i1.3888

Abstract

Artikel ini melakukan analisis yuridis terhadap pengaturan kewenangan pengawasan terhadap produk farmasi dan alat kesehatan dalam perspektif UU No. 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan. Tujuan utama dari studi ini adalah untuk mengevaluasi bagaimana kerangka hukum baru ini mendefinisikan dan mempengaruhi peran serta tanggung jawab badan regulasi dalam mengawasi industri farmasi dan alat kesehatan. Analisis ini menggali ketentuan-ketentuan dalam UU No. 17 Tahun 2023, dengan fokus pada pemisahan kekuasaan pengawasan dan mekanisme yang ditetapkan untuk memastikan kepatuhan dan melindungi kesehatan masyarakat. Selain itu, artikel ini juga memeriksa hubungan antara regulasi nasional dan standar internasional, serta menyoroti implikasi bagi pemangku kepentingan industri. Melalui tinjauan menyeluruh terhadap teks legislatif dan yurisprudensi yang relevan, artikel ini bertujuan untuk memberikan wawasan mengenai efektivitas dan tantangan potensial dari kerangka regulasi baru tersebut. Analisis ini penting untuk memahami lanskap regulasi kesehatan yang berkembang dan dampaknya terhadap kualitas dan keamanan produk farmasi serta alat kesehatan di Indonesia.
EDUKASI KESEHATAN TENTANG PENCEGAHAN ANEMIA PADA REMAJA PUTRI DI SMP BINTANG LANGKAT Pabidang, Siswanto; Ernawati, Evy; Mudrika, Mudrika
Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat (Ji-SOMBA) Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat (Ji-SOMBA)
Publisher : Universitas Imelda Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52943/jisomba.v4i2.1941

Abstract

Program kesehatan pada remaja sesuai dengan Permenkes RI No. 88 tahun 2014 tentang standar Tablet Tambah Darah (TTD) bagi wanita usia subur dan ibu hamil melalui upaya mencegah anemia pada remaja putri yaitu program pembagian Tablet Tambah Darah (TTD) yang diinisiasi oleh Kementrian Kesehatan sejak tahun 2014. Penyaluran TTD kepada remaja putri melalui perantara pihak sekolah. Kemudian, sekolah diberikan tanggung jawab untuk melaksanakan kegiatan konsumsi TTD bersama satu minggu satu kali. Hal ini merupakan upaya pencegahan anemia pada remaja putri dikarenakan remaja puteri adalah calon ibu. Tujuan kegiatan pengabdian adalah untuk mencegah terjadinya anemia pada remaja putri dalam bentuk pemberian edukasi melalui buku saku remaja PATEN di SMP Bintang Langkat Kabupaten Langkat berjumlah sebanyak 40 remaja putri. Hasil kegiatan dilakukan dengan memberikan edukasi tentang pencegahan anemia pada remaja putri dengan menggunakan buku saku remaja PATEN yang dilakukan dengan metode ceramah dan tanya jawab guna memberdayakan remaja putri. Kegiatan dilakukan selama dua minggu yaitu tanggal 21 dan 28 Februari 2025 di SMP Bintang Langkat. Diharapkan kegiatan ini dapat dilaksanakan secara rutin dan mendapat dukungan dari semua pihak sekolah ataupun pihak kesehatan.
Determinants of tetanus toxoid immunization uptake among brides-to-be: a mixed-method analysis Murniati, Murniati; Pramana, Cipta; Pabidang, Siswanto
Journal of Midwifery Vol. 9 No. 1 (2024): Published on June 2024
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jom.9.1.9-19.2024

Abstract

This study investigates the factors affecting Tetanus Toxoid (TT) immunization among brides-to-be in Aceh, using a mixed-method approach. Tetanus, a potentially fatal bacterial infection, poses a significant risk, particularly to maternal and neonatal health. Despite government mandates for TT immunization, uptake remains inconsistent. Quantitative data from structured questionnaires assessed respondents' knowledge, attitudes, and healthcare provider support. The qualitative component used in-depth interviews with brides-to-be, healthcare providers, and community leaders to explore contextual factors impacting TT immunization. Results showed that 92.9% of respondents were aged 20-35, indicating the importance of targeting this demographic. While 57.1% held college degrees or higher, a high unemployment rate (35.7%) suggested potential barriers to healthcare access. Misinformation, societal resistance, and religious concerns emerged as key challenges, with misconceptions about vaccine safety contributing to vaccine hesitancy. Recommendations for improving TT immunization uptake include targeted education campaigns, addressing religious and cultural concerns, and simplifying the immunization process. By implementing these strategies, public health authorities can increase TT immunization rates, leading to better maternal and neonatal health outcomes in Aceh
Edukasi Pencegahan Kekerasan Seksual Melalui Video Interaktif Di Sdn 60 Palembang Sumarni, Eti; Pabidang, Siswanto; Nurul Hanifah, Fatya
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Rafflesia Vol. 8 No. 2 (2025): AGUSTUS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bumi Raflesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kekerasan seksual terhadap anak-anak merupakan persoalan serius yang kian marak terjadi dan menjadi perhatian nasional maupun global. Anak usia remaja awal berada dalam tahap perkembangan emosi dan psikososial yang cukup rentan, sehingga mereka menjadi salah satu kelompok yang sangat mudah menjadi korban kekerasan seksual jika tidak dibekali dengan pengetahuan dan keterampilan perlindungan diri. Sayangnya, pendidikan seksual secara komprehensif masih minim diberikan di lingkungan sekolah dasar. Oleh karena itu, perlu dilakukan upaya edukatif yang tepat, menarik, dan sesuai dengan perkembangan usia anak. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan remaja awal mengenai pencegahan kekerasan seksual dengan menggunakan media video interaktif. Kegiatan dilaksanakan di SDN 60 Palembang dengan sasaran siswa kelas 5 dan 6. Metode yang digunakan adalah edukasi dengan memutar video interaktif edukatif dari Kemendikbud RI, disertai penjelasan langsung, diskusi interaktif, serta evaluasi melalui pre dan post-test. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan siswa setelah dilakukan intervensi edukatif. Rata-rata skor post-test lebih tinggi dibandingkan dengan pre-test, yang menunjukkan bahwa video interaktif dapat menjadi media yang efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa mengenai kekerasan seksual dan pentingnya perlindungan diri. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi sekolah dan tenaga pendidik dalam menyampaikan pendidikan seksual secara tepat dan ramah anak.