Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Analisis Waktu Tunggu Pelayanan Laboratorium Pada Pemeriksaan Kimia Klinik di UPTD Laboratorium Kesehatan Daerah Kota Samarinda Kamil, Kamil; Marsudi, La Ode; Mawardani, Maya Tamara; Kalinda, Welin
Jurnal Teknologi Laboratorium Medik Borneo Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Teknologi Laboratorium Medik Borneo
Publisher : Institut Teknologi Kesehatan dan Sains Wiyata Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35728/jutelmo.v5i1.1865

Abstract

Penelitian mengenai waktu tunggu laboratorium kesehatan sangat penting untuk beberapa alasan krusial yaitu identifikasi kinerja yg terhambat, perencanaan kapasitas laboratorium dan peningkatan kualitas layanan dan kepuasan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui rata-rata waktu tunggu pemeriksaan kimia klinik dan kepuasan pelanggan terhadap pelayanan laboratorium. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif analitik yang bersifat kuantitatif menggunakan pendekatan cross-sectional. Dari hasil observasi terhadap 80 responden pengguna jasa laboratorium diperoleh waktu tunggu pada tahap pra analitik 4.76 menit, tahap analitik 41.29 menit, dan tahap pasca analitik 6.49 menit. Didapatkan rata-rata total waktu tunggu pelayanan untuk pemeriksaan kimia klinik adalah 52.54 menit. Hasil skoring kuisioner kepuasan pasien terhadap waktu tunggu berdasarkan kriteria penilaian didapatkan nilai BAIK sejumlah 77 orang (96.25%), nilai CUKUP sejumlah 3 orang (3.75%), dan nilai KURANG 0.0%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa total waktu tunggu laoratorium masih memenuhi standar waktu tunggu yang ditetapkan oleh UPTD Laboratorium Kesehatan Daerah Kota Samarinda yakni sebesar 120 menit dan Surat Keputusan Menteri Kesehatan Republik IndonesiaNomor 129/MENKES/SK/II/2008 yakni ≤ 140 menit. Kepuasan pasien terhadap waktu tunggu pelayanan laboratorium adalah sebagian besar pasien merasa puas dan memberikan penilaian baik.
Peningkatan Kesadaran Higiene Sanitasi Untuk Pencegahan Infeksi Parasit Usus di Lingkungan Kelurahan Dadi Mulya, Samarinda Ulu Mawardani, Maya Tamara; Salsabila, Zulfa Zahra; Wahid, Rifky Saldi A.
Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknologi Laboratorium Medik Borneo Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknologi Laboratorium Medik Borneo
Publisher : Program Studi Teknologi Laboratorium Medis, ITKES Wiyata Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35728/abdmlt.v5i1.1944

Abstract

Infeksi parasit usus masih menjadi masalah kesehatan masyarakat, terutama di wilayah dengan kondisi sanitasi yang buruk dan rendahnya kesadaran akan perilaku hidup bersih dan sehat. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran warga mengenai pentingnya higiene dan sanitasi sebagai upaya pencegahan penularan parasit usus. Kegiatan pengabdian masyarakat ini tentang Peningkatan Kesadaran Higiene Sanitasi Untuk Pencegahan Infeksi Parasit Usus Di Lingkungan Kelurahan Dadi Mulya, Samarinda Ulu pada tanggal 5 Oktober 2023. Kegiatan ini diikuti oleh 18 peserta yang terdiri dari anak-anak dan pengurus panti asuhan Qolbun Salim. Metode penyuluhan yang disertai demonstrasi praktik langsung terbukti lebih efektif dibandingkan penyampaian satu arah, karena peserta dapat secara langsung memahami dan menirukan perilaku yang benar. Kegiatan ini membuktikan bahwa edukasi berbasis masyarakat dengan pendekatan praktis dan partisipatif efektif dalam meningkatkan kesadaran dan pemahaman mengenai pentingnya higiene sanitasi sebagai langkah preventif terhadap infeksi parasit usus. Kegiatan ini juga mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG) nomor 3 dan 6, yaitu kesehatan yang baik dan sanitasi layak
Remaja Sehat, Masa Depan Hebat: Edukasi Penyakit Menular Seksual Dan Pemeriksaan Hepatitis C Di Mts Al-Mizan Loa Kulu Utami, Rinda Aulia; Aminuddin, Muhammad Fahmi; Mawardani, Maya Tamara; Harianja, Edison; Izah, Nurul
Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknologi Laboratorium Medik Borneo Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknologi Laboratorium Medik Borneo
Publisher : Program Studi Teknologi Laboratorium Medis, ITKES Wiyata Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35728/abdmlt.v5i1.1956

Abstract

Latar Belakang: Perkembangan zaman dan kemajuan teknologi memberikan dampak signifikan terhadap perilaku remaja, salah satunya adalah meningkatnya kasus pergaulan bebas yang berisiko terhadap kesehatan reproduksi. Salah satu dampak serius dari perilaku seks bebas adalah penularan infeksi menular seksual (IMS), termasuk Hepatitis C, yang dapat menimbulkan komplikasi jangka panjang. Minimnya pengetahuan dan edukasi yang memadai di kalangan remaja menjadikan upaya preventif melalui edukasi dan skrining kesehatan sangat penting. Tujuan: Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan remaja mengenai bahaya seks bebas dan risiko penularan IMS serta melakukan pemeriksaan dini Hepatitis C sebagai bentuk pencegahan penyakit menular di lingkungan sekolah. Metode: Kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan pada bulan Juli 2024 di MTs Al-Mizan Loa Kulu, diikuti oleh 49 siswa dari kelas VII hingga IX. Metode pelaksanaan mencakup penyampaian materi edukatif oleh dosen dan mahasiswa melalui ceramah interaktif serta sesi tanya jawab. Selanjutnya dilakukan pemeriksaan Hepatitis C menggunakan metode Rapid Test terhadap seluruh peserta. Hasil: Hasil edukasi menunjukkan keterlibatan aktif siswa dalam diskusi dan meningkatnya pemahaman mengenai bahaya seks bebas dan IMS. Pemeriksaan Hepatitis C menunjukkan seluruh peserta (100%) memperoleh hasil non-reaktif. Kesimpulan: Hasil ini menunjukkan bahwa kegiatan edukasi dan skrining sangat bermanfaat sebagai upaya promotif dan preventif dalam menjaga kesehatan remaja. Kegiatan serupa direkomendasikan untuk dilaksanakan secara berkala guna meningkatkan kesadaran dan deteksi dini terhadap penyakit menular di kalangan remaja.
Gambaran Kadar Ureum Terhadap Konsumsi Haloperidol dan/atau Chlorpromazine Dengan Obat Antipsikotik Atipikal Pada Pasien Skizofrenia Mawardani, Maya Tamara; Wahid, Rifky Saldi A.
JSN : Jurnal Sains Natural Vol. 1 No. 3 (2023): Agustus
Publisher : Puslitbang Sekawan Institute Nusa Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35746/jsn.v1i3.389

Abstract

Skizofrenia adalah salah satu gangguan jiwa dengan output kesembuhan yang kurang begitu baik. Salah satu penanganan skizofrenia yaitu dengan menggunakan pengobatan antipsikotik karena antipsikotik merupakan terapi obat-obatan pertama yang efektif mengobati skizofrenia. Namun, setiap obat mempunyai kemungkinan untuk menyebabkan efek samping. Efek samping yang dimaksudkan salah satunya adalah gangguan fungsi ginjal akibat perubahan absorbsi dan ekskresi obat. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui gambaran kadar ureum terhadap konsumsi Haloperidol dan/atau Chlorpromazine yang dikombinasi dengan obat antipsikotik atipikal (Clozapin dan/atau Resperidon) pada pasien Skizofrenia di Rumah Sakit Khusus Daerah Atma Husada Mahakam Samarinda. Jenis penelitian ini bersifat Deskriptif. Penelitian ini dilakukan pada pasien Skizofrenia di Rumah Sakit Khusus Daerah Atma Husada Mahakam Samarinda pada bulan Juli 2018, sampel yang digunakan sebanyak 27 sampel dengan menggunakan teknik total sampling. Tempat pemeriksaan Laboratorium Biomedik A STIKES Wiyata Husada Samarinda. Dari penelitian ini didapatkan hasil sebanyak 16 responden menunjukkan kadar ureum masih dalam batas normal, sedangkan 4 responden menunjukkan hasil meningkat dengan persentase 15%, dan 7 responden menunjukkan hasil menurun dengan persentase 26%.
The Effect of K3EDTA Blood Volume Variation on Complete Blood Count Results La Ode Marsudi; Wahid, Rifky Saldi A.; Mawardani, Maya Tamara; Rinda Aulia Utami
Formosa Journal of Science and Technology Vol. 3 No. 8 (2024): August 2024
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/fjst.v3i8.10103

Abstract

This study aims to determine the effect of varying K3EDTA blood volumes on complete blood count (CBC) results. Venous blood collection was performed using a closed system method. Blood was collected into K3EDTA vacutainer tubes with varying volumes of 1 mL, 2 mL, and 3 mL for each respondent, with a total of 10 respondents. The CBC parameters examined were WBC, RBC, Hb, Hct, MCV, MCH, MCHC, and PLT, using a quality-controlled hematology analyzer. Normally distributed data were analyzed using ANOVA, while non-normally distributed data were analyzed using the Friedman test. The results showed p-values > 0.05 for WBC, RBC, Hb, Hct, MCV, MCH, and MCHC, whereas the PLT test results showed a p-value < 0.05. The conclusion of this study is that there is an effect of varying K3EDTA blood volumes on PLT test results, but no effect on WBC, RBC, Hb, Hct, MCV, MCH, and MCHC test results.
Gambaran Jumlah dan Jenis Leukosit pada pasien Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Wahab Sjahranie Samarinda Aminuddin, Muhammad Fahmi; Soda, Amelia; Mawardani, Maya Tamara
Jurnal Teknologi Laboratorium Medik Borneo Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Teknologi Laboratorium Medik Borneo
Publisher : Institut Teknologi Kesehatan dan Sains Wiyata Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35728/jutelmo.v5i1.1866

Abstract

Leukocyte examination is divided into two types, namely the examination of the number and type of leukocytes in the blood. The leucocyte count measures the absolute number of leucocytes in a unit volume of blood. Meanwhile, the leucocyte type count records the proportion (%) of each leucocyte type such as neutrophils, eosinophils, basophils, monocytes and lymphocytes from the total leucocytes. Information from this examination is very useful for detecting and describing the development of disease in the body, especially in cases of infection. This study aims to determine the results of leukocyte examination, internal quality assurance, Good Laboratory Practice (GLP) Implementation and Occupational Health and Safety (K3) Implementation at Abdul Wahab Sjahranie Samarinda Regional General Hospital (RSUD AWS Samarinda). This research was conducted from 15 January to 23 February 2024. The results of this study obtained 970 samples, most of which were in the normal range, although there were also low (113 samples) and high (134 samples). Absolute neutrophil results with normal levels of 79.1%, high 17.8%, and low (3.1%). The absolute lymphocyte result was 79.1% normal, 3.9% high, and 17.0% low. Absolute monocyte results with normal levels: 93.3%, high: 5.2%, and low 1.5% and absolute eosinophil results with normal levels: 95.1% and high: 4,9%. Absolute basophil results were 99.1% normal and 0.9% high. The conclusion of this observation was that 134 patients (13.8%) had leucocytosis and 112 patients (11.5%) had leucopenia. In the observation of strengthening the internal quality of leucocyte examination with the Mindray CAL 8000 tool has been carried out according to procedures. GLP and K3 have been carried out in accordance with the Standard Operational Procedure (SOP) in the Hematology Laboratory of AWS Samarinda Hospital.
Edukasi Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat Pada Anak SDN 004 Filial Samarinda Utara Mawardani, Maya Tamara; Zaenal Adi Susanto; Kamil; Edison Harianja; Andreas Teguuh
Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknologi Laboratorium Medik Borneo Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknologi Laboratorium Medik Borneo
Publisher : Program Studi Teknologi Laboratorium Medis, ITKES Wiyata Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) merupakan salah satu aspek penting dalam menjaga kesehatan masyarakat. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan PHBS melalui pendekatan edukasi dan partisipasi aktif. Pendekatan edukasi dilakukan melalui penyuluhan rutin tentang pentingnya PHBS pada siswa SDN 004 Filial Samarinda Utara. Metode yang digunakan melibatkan survei pendahuluan untuk menilai tingkat pengetahuan dan praktik PHBS masyarakat, diikuti dengan implementasi program edukasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan dan praktik PHBS pada siswa SDN 004 Filial Samarinda Utara yang terlibat dalam program ini. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pendekatan edukasi dan partisipasi aktif masyarakat dapat efektif dalam meningkatkan kesadaran dan praktik PHBS. Dengan melibatkan masyarakat secara aktif, program ini memiliki potensi untuk memberikan dampak positif yang berkelanjutan dalam upaya menjaga kesehatan masyarakat.
Deteksi Dini Faktor Risiko Penyakit Tidak Menular Melalui Pemeriksaan Gula Darah Dan Tekanan Darah Di Masyarakat Kelurahan Teluk Pemedas Aminuddin, Muhammad Fahmi; Rampo, Herniaty; Mawardani, Maya Tamara
Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknologi Laboratorium Medik Borneo Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknologi Laboratorium Medik Borneo
Publisher : Program Studi Teknologi Laboratorium Medis, ITKES Wiyata Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35728/abdmlt.v4i2.1701

Abstract

Penyakit tidak menular (PTM) dapat dikendalikan melalui deteksi dini faktor risiko,diantaranya melalui pemeriksaan glukosa darah dan tekanan darah. Pemeriksaan glukosa darah dilakukan untuk menilai tingkat gula darah, khususnya penting dalam diagnosis diabetes melitus. Metode pemeriksaan termasuk pengukuran kadar glukosa darah menggunakan alat yang memerlukan tetesan darah kecil. Di sisi lain, pemeriksaan tekanan darah tinggi mengukur tekanan darah arteri, faktor risiko utama penyakit kardiovaskular. Alat yang digunakan adalah tensimeter digital untuk mengukur tekanan sistolik dan diastolik. Kedua pemeriksaan ini memberikan informasi kesehatan yang esensial, memungkinkan deteksi dini dan manajemen penyakit dengan tujuan pencegahan dan pemeliharaan kesehatan di Masyarakat Kecamatan Samboja Kelurahan Teluk Pemedas. Metode yang dilakukan yaitu penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif berdasarkan pemeriksaan tekanan darah dan gula darah pada 40 subjek. Hasil pengabdian ini menunjukkan bahwa perempuan 10 orang (25%) dan laki-laki sebanyak 1orang (2,5%) memiliki tekanan darah yang tinggi, perempuan 2 orang (5%) dan laki-laki 1 orang (2,5%) memiliki tekanan darah yang rendah, dan perempuan 19 orang (47,5%) dan laki-laki 7 orang (17,5%) memiliki tekanan darah normal. Lalu perempuan sebanyak 21 orang (52,5%) dan laki-laki 4 orang (10%) memiliki kadar gula darah yang tinggi, perempuan 10 orang (25%) dan laki-laki 5 orang (12,5%) memiliki kadar gula darah yang normal, dan tidak ada masyarkat yang memiliki kadar gula darah yang rendah. Berdasarkan penelitian ini dapat disimpulkan bahwa terdapat warga Kecamatan Samboja Kelurahan Teluk Pemedas yang memilki faktor risiko PTM. Data yang diperoleh diharapkan dapat bermanfaat untuk rencana program kesehatan prefentif ke depan, terutama di Kecamatan Samboja Kelurahan Teluk Pemedas.
Analisa Kadar Karboksihemoglobin (COHb) pada Darah Pedagang Kaki Lima di Pasar Tradisional Kota Samarinda: Analysis Of Carboxyhemoglobin (COHb) Levels In The Blood Of Street Vendors In The Traditional Market Of Samarinda City Wahid, Rifky Saldi A.; Rahman, Marisa Pajariah Septiani; Raudah, Siti; Utami, Rinda Aulia; Mawardani, Maya Tamara; Marsudi, La Ode
Borneo Journal of Medical Laboratory Technology Vol. 7 No. 1 (2024): Borneo Journal of Medical Laboratory Technology
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/bjmlt.v7i1.7885

Abstract

Karbon monoksida (CO) adalah gas beracun tidak berwarna yang terbentuk dari pembakaran bahan bakar karbon atau bahan organik yang mengandung sedikit oksigen. Pedagang kaki lima merupakan pedagang yang menjual barang dagangnya di pinggir jalan atau di tempat umum sehingga berpotensi terpaparnya CO yang berikatan dengan hemoglobin (Hb) yang akhirnya menjadi COHb. Mengetahui kadar COHb dalam darah pedagang kaki lima. Penelitian ini merupakan penelitian cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 26 responden dengan metode pengambilan sampel yaitu quota sampling. Pengukuran kadar COHb menggunakan alat spektrofotometer UV-Vis dengan metode Hinsberg-Lang dan analisis menggunakan Uji Kolerasi Pearson . Pada 26 pedagang kaki lima, di peroleh 25 responden dengan hasil kadar COHb meningkat dengan rentang kadar COHb mulai dari 4,25% hingga 11,34%, melebihi nilai batas toleransi yaitu < 3,5% dan hanya 1 responden yang memiliki hasil kadar COHb normal dengan nilai 2,52%. Hasil uji kolerasi kadar COHb dengan masa kerja diperoleh hasil sig.(2-tailed) = 0,229, waktu kerja diperoleh hasil sig.(2-tailed) = 0,038 dan kualitas tidur diperoleh hasil sig.(2-tailed) = 0,007. Kesimpulan kadar COHb dalam darah pedagang kaki lima rata-rata diatas ambang batas dan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kadar COHb dalam darah dengan masa kerja (p > 0,05), sedangkan terdapat hubungan yang signifikan antara kadar COHb dalam darah dengan waktu kerja (p < 0,05) dan kualitas tidur (p < 0,05).