Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

PENERAPAN BANK SAMPAH DI LINGKUNGAN KELUARGA DALAM MENUMBUHKAN ECOLITARACY ANAK USIA DINI Cepi Ramdani; Badru Zaman
PELANGI: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol 4 No 1 (2022): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini - IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/pelangi.v4i1.766

Abstract

Kerusakan lingkungan yang dilakukan oleh ulah manusia kini semakin kompleks. Peran ecoliteracy sangat penting dalam menjadikan manusia yang melek ekologis. Bank sampah merupakan sebuah upaya yang dapat dilakukan untuk meminimalisir kerusakan ingkungan tersebut. Penelitian ini menggunakan desain penelitian studi kasus dengan sampel penelitian sebanyak 3 orang partisipan. Adapun hasil penelitian ini anak usia dini sangat antusias dalam mengumpulkan sampah plastik untuk dikumpulkan lalu di jual. Masalah sampah plastik dilingkungan keluarga tersebut dapat diminimalisir dan anak memiliki kepedulian terhadap merawat lingkungan sekitarnya.
PERAN AYAH DALAM KEGIATAN BERMAIN ANAK USIA DINI DI LINGKUNGAN RUMAH : FATHER'S ROLE IN EARLY CHILDHOOD PLAY ACTIVITIES IN THE HOME ENVIRONMENT Yuli Kurniawati Sugiyo Pranoto; Aisyah Durrotun Nafisah; Euis Kurniatieuis; Badru Zaman; Anisa Utamiyanti Tri Rumpoko; Hanifa Rachman
Jurnal Riset Golden Age PAUD UHO Vol. 7 No. 3 (2024): November 2024
Publisher : Jurnal Riset Golden Age PAUD UHO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kehadiran seorang ayah dalam kegiatan bermain anak sangat penting untuk menjadi pelindung dan bisa menumbuhkan rasa percaya diri anak, serta untuk menstimulus perkembangan anak. Tujuan penelitian ini adalah: 1) menganalisis upaya ayah dalam menggalakkan aktivitas bermain di rumah; 2) menganalisis  keterlibatan ayah dalam kegiatan bermain di rumah. Subyek  penelitian ini adalah ayah dari anak usia 5-6 tahun yang bersekolah di TK Kalongan II Ungaran Timur Provinsi Semarang yang berjumlah 23 orang. Penelitian ini dirancang dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan wawancara, observasi, studi dokumen, studi literatur, dan triangulasi. Temuan tersebut memberikan data mengenai upaya ayah dalam kegiatan bermain anak usia dini di lingkungan rumah cenderung mengarah pada fasilitasi. Sementara itu, bentuk keterlibatan ayah dalam kegiatan bermain anak di lingkungan rumah berupa provider, protector, decision maker, child specialiser and educator, dan nurture mother.  
Studi Komparatif Persepsi Pendidik terhadap Mutu Layanan PAUDQu Jawa Barat Apsari, Nurcita; Zaman, Badru; Kurniati, Euis; Alam, Aam Saepul; Panjaitan, M. Azhari; Arini G, Alfianti; Lisania, Tiara; Fitri S, Aida; Khoerunnisa, Salsabila; Ibrahim H, Ainun; Indira H, Fakhita
AWLADY : Jurnal Pendidikan Anak Vol 11, No 2 (2025)
Publisher : Jurusan PIAUD UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/awlady.v11i2.21189

Abstract

Standarisasi mutu layanan menjadi kebutuhan mendesak dalam pengelolaan PAUD berbasis Al-Qur’an (PAUDQu), terutama dalam menjawab keragaman praktik dan tuntutan kualitas layanan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi pelaksana pendidikan terhadap kebutuhan standarisasi mutu serta melihat perbedaan persepsi berdasarkan status jabatan, usia, dan lama mengajar. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dan komparatif dengan jumlah responden sebanyak 89 orang, yang terdiri dari kepala lembaga, guru, dan tenaga kependidikan di empat wilayah Jawa Barat. Instrumen pengumpulan data berupa kuesioner tertutup dengan skala Likert empat poin, dan analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif serta uji Kruskal-Wallis. Hasil menunjukkan bahwa persepsi pelaksana pendidikan terhadap pentingnya standarisasi mutu layanan PAUDQu berada dalam kategori tinggi. Skor tertinggi terdapat pada item yang berkaitan dengan kebutuhan pedoman pembelajaran dan jaminan mutu. Uji reliabilitas menghasilkan nilai Cronbach’s Alpha sebesar 0,883, menandakan instrumen sangat reliabel. Uji Kruskal-Wallis menunjukkan terdapat perbedaan signifikan dalam persepsi berdasarkan status jabatan dan usia, sedangkan lama mengajar tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan. Kesimpulannya, pelaksana pendidikan PAUDQu memiliki kesadaran tinggi terhadap pentingnya standarisasi mutu. Temuan ini menekankan perlunya penyusunan kebijakan mutu yang mempertimbangkan latar belakang pelaksana pendidikan agar dapat diterapkan secara efektif dan berkelanjutan.
Conceptual Reconstruction of Fatherhood in Early Childhood Care: The Perspective of the Qur’an and Hadith as the Foundation of Contemporary Islamic Parenting Models Wicy Elvi Septiani; Rita Mariyana; Badru Zaman; Mubiar Agustin
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 10 No. 03 (2026): July 2026, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/g-couns.v10i03.9011

Abstract

The phenomenon of fatherlessness and the limited literature reconstructing the role of fathers in early childhood caregiving thematically represent a serious challenge in early childhood education studies. To date, the role of fathers is often confined to the financial function within the family, namely, as breadwinners. Meanwhile, the role of fatherly caregiving in Islam has received relatively little attention in the academic world. Therefore, this study aims to conceptually reconstruct the role of fathers in early childhood caregiving based on the perspective of the Qur’an and Hadith. The research uses a qualitative approach, drawing on a literature review of Qur’anic verses and Hadiths as primary sources. This study also cites articles from indexed journals, including Scopus and Google Scholar, published during the 2020–2025 period as secondary sources. The study identified three main roles of fathers in early childhood parenting: as a protector both physically and psychologically; as a provider of material needs, emotional support/affection, leisure time for bonding, and assistance when the child needs it; and as an educator in all aspects of the child's life, such as being a role model, a spiritual guide, or an academic instructor at home. The novelty of this research lies in a comprehensive, thematic reconstruction of the role of fatherhood that differs from previous literature, which remains partial. Implicatively, this study offers a comprehensive model of Islamic fatherhood as an alternative to social assumptions about fathers' roles, while also providing a conceptual and practical foundation for early childhood parenting today. This model emphasizes that fathers' involvement is a crucial foundation in shaping a child's identity from an early age. Keywords: conceptual reconstruction, early childhood care, fatherhood, Quran and Hadith