Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Studi Komparatif Persepsi Pendidik terhadap Mutu Layanan PAUDQu Jawa Barat Apsari, Nurcita; Zaman, Badru; Kurniati, Euis; Alam, Aam Saepul; Panjaitan, M. Azhari; Arini G, Alfianti; Lisania, Tiara; Fitri S, Aida; Khoerunnisa, Salsabila; Ibrahim H, Ainun; Indira H, Fakhita
AWLADY : Jurnal Pendidikan Anak Vol 11, No 2 (2025)
Publisher : Jurusan PIAUD UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/awlady.v11i2.21189

Abstract

Standarisasi mutu layanan menjadi kebutuhan mendesak dalam pengelolaan PAUD berbasis Al-Qur’an (PAUDQu), terutama dalam menjawab keragaman praktik dan tuntutan kualitas layanan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi pelaksana pendidikan terhadap kebutuhan standarisasi mutu serta melihat perbedaan persepsi berdasarkan status jabatan, usia, dan lama mengajar. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dan komparatif dengan jumlah responden sebanyak 89 orang, yang terdiri dari kepala lembaga, guru, dan tenaga kependidikan di empat wilayah Jawa Barat. Instrumen pengumpulan data berupa kuesioner tertutup dengan skala Likert empat poin, dan analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif serta uji Kruskal-Wallis. Hasil menunjukkan bahwa persepsi pelaksana pendidikan terhadap pentingnya standarisasi mutu layanan PAUDQu berada dalam kategori tinggi. Skor tertinggi terdapat pada item yang berkaitan dengan kebutuhan pedoman pembelajaran dan jaminan mutu. Uji reliabilitas menghasilkan nilai Cronbach’s Alpha sebesar 0,883, menandakan instrumen sangat reliabel. Uji Kruskal-Wallis menunjukkan terdapat perbedaan signifikan dalam persepsi berdasarkan status jabatan dan usia, sedangkan lama mengajar tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan. Kesimpulannya, pelaksana pendidikan PAUDQu memiliki kesadaran tinggi terhadap pentingnya standarisasi mutu. Temuan ini menekankan perlunya penyusunan kebijakan mutu yang mempertimbangkan latar belakang pelaksana pendidikan agar dapat diterapkan secara efektif dan berkelanjutan.
Conceptual Reconstruction of Fatherhood in Early Childhood Care: The Perspective of the Qur’an and Hadith as the Foundation of Contemporary Islamic Parenting Models Wicy Elvi Septiani; Rita Mariyana; Badru Zaman; Mubiar Agustin
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 10 No. 03 (2026): July 2026, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/g-couns.v10i03.9011

Abstract

The phenomenon of fatherlessness and the limited literature reconstructing the role of fathers in early childhood caregiving thematically represent a serious challenge in early childhood education studies. To date, the role of fathers is often confined to the financial function within the family, namely, as breadwinners. Meanwhile, the role of fatherly caregiving in Islam has received relatively little attention in the academic world. Therefore, this study aims to conceptually reconstruct the role of fathers in early childhood caregiving based on the perspective of the Qur’an and Hadith. The research uses a qualitative approach, drawing on a literature review of Qur’anic verses and Hadiths as primary sources. This study also cites articles from indexed journals, including Scopus and Google Scholar, published during the 2020–2025 period as secondary sources. The study identified three main roles of fathers in early childhood parenting: as a protector both physically and psychologically; as a provider of material needs, emotional support/affection, leisure time for bonding, and assistance when the child needs it; and as an educator in all aspects of the child's life, such as being a role model, a spiritual guide, or an academic instructor at home. The novelty of this research lies in a comprehensive, thematic reconstruction of the role of fatherhood that differs from previous literature, which remains partial. Implicatively, this study offers a comprehensive model of Islamic fatherhood as an alternative to social assumptions about fathers' roles, while also providing a conceptual and practical foundation for early childhood parenting today. This model emphasizes that fathers' involvement is a crucial foundation in shaping a child's identity from an early age. Keywords: conceptual reconstruction, early childhood care, fatherhood, Quran and Hadith
Analisis Implementasi Kurikulum Nabawiyah Dalam Pembentukan Karakter Anak Usia Dini Dianne Brilliantie Rosalind; Badru Zaman
Aulad: Journal on Early Childhood Vol. 8 No. 3 (2025): September-December 2025
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/aulad.v8i3.965

Abstract

Pendidikan anak usia dini memegang peranan penting dalam pembentukan karakter. Saat ini anak muslim sudah tidak banyak yang mengenal Rasulullah sebagai teladan mereka. Banyak diantara generasi muslim yang mengidolakan artis-artis ataupun tokoh lain yang perilakunya tidak baik untuk ditiru. Penelitian ini bertujuan mengkaji pola kurikulum yang diterapkan Rasulullah saw untuk anak usia dini yang diimplementasikan oleh Kuttab Bandung Barat. Metode yang digunakan adalah studi kasus kualitatif dengan instrumen wawancara, observasi kelas, dan dokumentasi. Data diperoleh dari wawancara dengan kepala Kuttab dan tiga guru yang membimbing anak usia 5-6 tahun serta observasi selama tiga bulan pelaksanaan kurikulum. Hasil penelitian menunjukkan implementasi kurikulum Nabawiyah di Kuttab Bandung Barat memberikan hasil positif. Terlihat dari munculnya keimanan anak yang tercermin dalam ucapan dan perbuatan, perkembangan adab baik terhadap teman dan orangtua, serta semangat dalam menuntut ilmu sebagaimana diajarkan dalam kurikulum tersebut. Dapat disimpulkan bahwa urutan kurikulum Nabawiyah untuk anak usia dini yang diterapkan di Kuttab ini tepat, efektif, dan layak diaplikasikan oleh umat muslim dalam membimbing anak-anak mereka
Analysis of the development model for the microteaching laboratory to effectively train qualified teachers Toto Fathoni; Rudi Susilana; Nandang Budiman; Badru Zaman; Effy Mulyasari; Budi Setiawan; Della Amelia; Ikmal Redzuan
DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik Vol 8, No 2 (2024): September 2024
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jdc.v8i2.91475

Abstract

This study aims to develop an effective microteaching laboratory model in preparing superior prospective teachers. This study was conducted through a series of stages, including needs analysis, model design, implementation, evaluation, and refinement. Needs analysis was conducted to understand the needs and expectations of microteaching course lecturers and prospective teachers regarding the microteaching practice experience. The design of the microteaching laboratory model involved the development of infrastructure, curriculum, guidelines, and supporting implementation procedures. The implementation of the model was carried out by involving course lecturers and prospective teachers in a structured microteaching practice implementation session. Evaluation was conducted to evaluate the effectiveness of the model based on predetermined criteria. Refinement was carried out to improve and enhance the model based on evaluation findings and to prepare prospective teachers well through structured simulation, reflection, and feedback experiences. The implication of this study is the importance of developing a learning model that is in accordance with the needs of prospective teachers to produce superior graduates in the education profession. The results of the study indicate that the development of a microteaching laboratory can improve the teaching skills of prospective teachers through simulation, reflection, and feedback provided in an environment that supports learning. The implication of this study is the importance of developing learning facilities and infrastructure that are in accordance with the needs of prospective teachers in developing their teaching skills.
Media Digital dalam Pembelajaran Literasi Finansial Anak Usia Dini Rina Mustika; Rita Mariyana; Badru Zaman
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 6 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v9i6.7711

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pemanfaatan media digital dalam pembelajaran literasi finansial anak usia dini, khususnya pada jenjang taman kanak-kanak, melalui pendekatan literature review deskriptif-analitis. Kajian ini menelaah artikel-artikel ilmiah yang dipublikasikan pada periode 2020-2025 dengan melakukan pencarian pada beberapa basis data seperti Google Scholar, DOAJ, ERIC, dan Garuda. Dari 62 artikel yang teridentifikasi pada tahap awal, sebanyak 22 artikel memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis lebih lanjut menggunakan teknik content analysis. Hasil sintesis menunjukkan bahwa media digital seperti permainan edukatif, aplikasi interaktif, video animasi, dan augmented reality efektif dalam meningkatkan pemahaman anak terhadap konsep dasar keuangan, termasuk pengenalan uang, kebiasaan menabung, serta pembedaan kebutuhan dan keinginan. Media digital juga terbukti meningkatkan motivasi belajar dan memperkaya pengalaman belajar apabila dirancang interaktif, kontekstual, dan sesuai tahap perkembangan anak. Namun, beberapa kendala teridentifikasi, antara lain keterbatasan literasi digital pendidik, akses perangkat teknologi, serta risiko distraksi pada penggunaan digital. Temuan ini menegaskan perlunya strategi pendampingan guru dan orang tua, serta pengembangan kebijakan pembelajaran PAUD yang mendukung integrasi media digital secara efektif. Kajian ini memberikan dasar teoretis dan praktis bagi penelitian selanjutnya, terutama terkait pengembangan model pembelajaran literasi finansial berbasis teknologi di pendidikan anak usia dini.
PERSPEKTIF ORANG TUA TERHADAP PROFIL LULUSAN DAN KINERJA GURU SEBAGAI BENTUK KEPUASAN PADA TAMAN KANAK-KANAK TERAKREDITASI DI KOTA BANDUNG Asti Nur Hadianti; Rudyanto Rudyanto; Badruzaman Badruzaman
al-Urwatul Wutsqo : Jurnal Ilmu Keislaman dan Pendidikan Vol 1 No 1 (2020): al-Urwatul Wutsqo : Jurnal Ilmu Keislaman dan Pendidikan
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al Hidayah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62285/alurwatulwutsqo.v1i1.7

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kepuasan orang tua murid TK di Kota Bandung Provinsi Jawa Barat yang terakreditasi A, B, dan C tahun pelajaran 2019/2020 ditinjau dari profil lulusan dan kinerja guru. Oleh karena itu, penelitian ini digolongkan ke dalam penelitian yang menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif analitik. Adapun dari hasil penelitian secara keseluruhan menunjukkan bahwa (1) profil lulusan TK Kota Bandung tahun ajaran 2019/2020 yaitu 80,10% berada pada kategori tinggi, 19,90% berada pada kategori sedang dan 0% berada pada kategori rendah, (2) kinerja guru TK Kota Bandung 99,74% berada pada kategori tinggi, 0,26% berada pada kategori sedang, dan 0% berada pada kategori rendah.
The Effect of Maze Media on teh Ability to Recognize Numbers 1-20 in 5-6 Year-Old Children. Ainnun Ibrahim Hamid; Yeni Rachmawati; Badru Zaman
Aulad: Journal on Early Childhood Vol. 9 No. 2 (2026): Maret-Agustus 2026
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/aulad.v9i2.850

Abstract

Early childhood numeracy is a fundamental ability that supports later mathematical learning, yet many children still experience difficulties in recognizing numbers. This study aims to examine the effect of labyrinth (maze) learning media on the number recognition ability of children aged 5–6 years. The research employed a quantitative pre-experimental method involving 12 children in group B selected through purposive sampling. Data were collected using observation sheets measuring children’s ability to recognize numbers 1–20. Data analysis was conducted using the non-parametric Wilcoxon Signed Rank Test. The results showed an Asymp. Sig. (2-tailed) value of 0.002 (p < 0.05), indicating a significant effect of labyrinth media on children’s number recognition ability. These findings imply that labyrinth media can be an effective and engaging learning tool to enhance early childhood numeracy skills in early education settings
The Effect of Nature Based Learning Model On The Computational Thinking of Early Childhood Fakhita Indira Haris; Rita Mariyana; Badru Zaman
Aulad: Journal on Early Childhood Vol. 9 No. 2 (2026): Maret-Agustus 2026
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/aulad.v9i2.1693

Abstract

Computational thinking has become an essential competency in 21st-century education, yet its integration into early childhood learning remains limited. This study aimed to examine the effect of the nature based learning model on the computational thinking abilities of children aged 5–6 years. A quantitative approach with a quasi-experimental, non-equivalent control group design was employed involving 32 children selected through purposive sampling. Data were collected using performance-based assessments, observation, and documentation, and analyzed using descriptive statistics and the Wilcoxon Signed-Rank Test. The results revealed a significant improvement in children's computational thinking following the intervention (Z = −3.563, p = .007). These findings indicate that the nature based learning model effectively promotes computational thinking through authentic learning experiences and may serve as an alternative instructional approach for strengthening 21st-century skills in early childhood education
Increasing children's naturalist intelligence through the application of the project method in the Al Khoiriyah Play Group Badru Zaman; Iis Halimatusadiyah; Ade Siti Saharah
Inovasi Kurikulum Vol. 21 No. 3 (2024): Inovasi Kurikulum, August 2024
Publisher : Himpunan Pengembang Kurikulum Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jik.v21i3.72524

Abstract

This research was motivated by the underdevelopment of children's naturalistic intelligence, especially regarding their sense of belonging and affection and liking to care for animals and plants in the Al Khoiriyah Play Group, West Bandung Regency. One of the reasons for this is that the application of learning methods is not appropriate. This research aims to increase children's naturalist intelligence by applying the project method. The research method used is Classroom Action Research (CAR) using the Kemmis and McTaggart model, which consists of the planning (plan), implementation (act), observation (observe), and reflection (reflect) stages. The research was carried out over 2 cycles, with the research subjects being group B children in the Al Khoiriyah Playgroup, West Bandung Regency, totaling 12 children, 7 girls and 5 boys. Data collection techniques use interviews, observation, and documentary studies, while data analysis techniques use descriptive quantitative and qualitative. The research results show that the teacher has implemented the project method well from the preparation, implementation, and assessment stages. As for the development of children's naturalist intelligence, applying the project method can optimally improve children's naturalist intelligence.   Abstrak Penelitian ini dilatarbelakangi belum berkembangnya kecerdasan naturalis anak khususnya terkait rasa memiliki dan kasih sayang serta suka memelihara binatang dan tumbuhan di Kelompok Bermain Al Khoiriyah Kabupaten Bandung Barat. Hal tersebut salah satunya disebabkan penerapan metode pembelajaran yang belum tepat. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kecerdasan naturalis anak melalui penerapan metode proyek. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis dan McTaggart yang terdiri dari tahap perencanaan (plan), pelaksanaan tindakan (act), observasi (observe) dan refleksi (reflect). Penelitian dilaksanakan selama 2 siklus dengan subjek penelitian anak kelompok B di Kelompok Bermain Al Khoiriyah Kabupaten Bandung Barat yang berjumlah 12 anak yakni 7 anak perempuan dan 5 anak laki-laki. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan studi dokumenter, sedangkan teknik analisis data menggunakan deskriptif kuantitatif dan kualitatif.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru telah menerapkan metode proyek dengan baik dari mulai tahap persiapan, tahap pelaksanaan, sampai pada tahap penilaian. Adapun dalam hal perkembangan kecerdasan naturalis anak, penerapan metode proyek dapat meningkatkan kecerdasan naturalis anak secara optimal. Kata Kunci: anak usia dini; kecerdasan naturalis; metode proyek