Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

PENGEMBANGAN E-MODUL PERUBAHAN LINGKUNGAN BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING SEBAGAI BAHAN AJAR SISWA KELAS X SMA Rohmah, Mangzilatur; Sholihah, Mar'atus; Malahayati, Eva Nurul
BIOEDUKASI (Jurnal Pendidikan Biologi) Vol 16, No 1 (2025): BIOEDUKASI, MEI 2025
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/bioedukasi.v16i1.11703

Abstract

This research aims to develop an environmental change e-module based on problem based learning that is feasible and practical. This research uses a research and development (R&D) model with Sugiyono's development design which is limited to stage 7. The product trial subjects were 21 class XI G students at SMAN 4 Blitar City and 1 Biology teacher at SMAN 4 Blitar City. The data collection instruments used included expert validation questionnaires, and student and teacher readability questionnaires. The results of the development research show that problembased learning based e-modules are feasible and practical as shown by 1) product feasibility consisting of material validation of 87.85%, language validation of 85%, and learning validation of 93.75% with the very feasible category 2) product practicality with a student readability test of 93.69% and a teacher readability test of 96% in the very practical category.
Development of E-Module Based on Experiential Learning to Empower Student’s Environmental Literacy Abilities in Biology Lessons Kusuma, Latifatul Nararia; Sholihah, Mar'atus; Malahayati, Eva Nurul
Indonesian Journal of Biology Education Vol. 8 No. 2 (2025): INDONESIAN JOURNAL OF BIOLOGY EDUCATION
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/ijobe.v8i2.2916

Abstract

The growth of the human population increases production and consumption, leading to higher waste volumes. Environmental literacy is essential to broaden knowledge, foster responsibility, and enhance students’ ability to solve environmental problems. This study aims to assess the feasibility and practicality of an experiential learning-based e-module to strengthen environmental literacy skills in grade X high school biology. Using the Thiagarajan 4D R&D model (define, design, develop, disseminate), the module was tested on 33 grade XI-2 students of SMAN 1 Kademangan. Data were collected through validation and teacher and student response questionnaires. The results showed that the e-module met the criteria of validity, reliability, completeness of material, accuracy of facts and data, and effectively encouraged environmental literacy improvement. The module was found to be efficient and accurate in measuring students’ skills. Trial results and questionnaire responses indicated significant improvements in environmental literacy test scores and positive feedback from both teachers and students. Therefore, the experiential learning-based e-module is considered suitable and practical for use in teaching biology, particularly in fostering environmental literacy among grade X high school students.
Formulasi Sediaan Sabun Padat dari Limbah Whey Tahu dengan Penambahan Olive oil Sulistiana, Devita; Anggraini, Dian Puspita; Malahayati, Eva Nurul
Jurnal Promotif Preventif Vol 6 No 6 (2023): Desember 2023: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v6i6.1034

Abstract

Limbah whey dari produksi pembuatan tahu dapat menimbulkan pencemaran lingkungan jika dibuang begitu saja, sehingga membutuhkan penanganan melalui pengolahan menjadi produk yang bernilai ekonomis seperti sabun padat. Tujuan penelitian ini adalah memformulasi sabun padat berbahan baku limbah whey serta melakukan uji organoleptik, pH, dan tinggi busa. Formulasi (%) antara limbah whey tahu dan olive oil adalah F1 (20 dan 0,5), F2 (20 dan 1) dan F3 (20 dan 2). Diawali dengan pembuatan sabun padat menggunakan metode eksperimental, menguji tinggi busa melalui uji deskriptif dengan metode observasional analitik, dan uji organoleptik dan pH melalui uji deskriptif. Hasil penelitian ini adalah semua formula sabun padat memiliki efektivitas yang baik, ketinggian busa telah memenuhi SNI 06-4085-1996, tetapi memiliki pH yang lebih besar dari pH SNI 06-4085-1966. Sediaan sabun padat yang terbaik adalah formula 1 (F1), karena memiliki nilai pH yang mendekati nilai pH SNI tersebut.
Penerapan Pembelajaran Berdiferensiasi sebagai Upaya Meningkatkan Hasil Belajar IPAS Siswa SD Jauharoh, Sahiba Azzahra; Malahayati, Eva Nurul; Anggraini, Dian Puspita
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 6, No 6 (2025)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v6i6.708

Abstract

Rendahnya capaian hasil belajar siswa pada materi Wujud Zat dan Perubahannya disebabkan oleh penggunaan pembelajaran konvensional yang kurang sesuai dengan karakteristik belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan pembelajaran berdiferensiasi dalam meningkatkan hasil belajar IPAS siswa kelas IV sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu (quasi experiment) melalui desain Pretest-Posttest Nonequivalent Control Group. Subjek penelitian terdiri dari 54 siswa kelas IV SDN Srengat 1 yang terbagi ke dalam dua kelompok, yaitu kelas eksperimen yang memperoleh pembelajaran berdiferensiasi dan kelas kontrol yang menggunakan pembelajaran konvensional. Instrumen penelitian berupa tes hasil belajar kognitif dan lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kelas eksperimen, dengan rata-rata nilai pretest 57,41 meningkat menjadi 82,22 pada posttest. Pada kelas kontrol, nilai naik dari 58,52 menjadi 73,70. Uji ANOVA menghasilkan nilai Sig. 0,008 (0,05) yang menandakan adanya perbedaan signifikan antara kedua kelompok. Temuan ini membuktikan bahwa pembelajaran berdiferensiasi lebih efektif dibandingkan pembelajaran konvensional dalam meningkatkan hasil belajar IPAS. Penelitian ini merekomendasikan agar guru mengintegrasikan strategi diferensiasi dalam pembelajaran untuk menyesuaikan kebutuhan, minat, dan gaya belajar siswa sehingga tercipta pengalaman belajar yang lebih bermakna.
Analisis Kelayakan Modul Virus dalam Kehidupan sebagai Bahan Ajar Biologi Kelas X SMA/MA Fu'aida, Nuris; Malahayati, Eva Nurul; Sulistiana, Devita
Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi Vol 5 No 1 (2024): Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FKIP, Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55241/spibio.v5i1.306

Abstract

Pada proses pembelajaran ada beberapa komponen pembelajaran salah satunya adalah bahan ajar. Bahan ajar memiliki peran penting untuk membantu siswa memahami materi pembelajaran. Analisis masalah di lapangan menunjukkan 37% dari 90 sampel siswa SMA/MA kesulitan memahami dan membedakan struktur virus maupun bentuk virus yang ada di buku paket. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan Modul Virus dalam Kehidupan sebagai bahan ajar biologi kelas X SMA/MA. Metode penelitian menggunakan model penelitian ADDIE yang dibatasi hingga tahap Development (pengembangan). Pengambilan data kelayakan Modul Virus menggunakan angket lembar validasi ahli materi, ahli media, dan ahli bahasa yang dianalisis secara deskriptif.  Hasil validasi ahli media rata-rata sebesar 78%, rata-rata hasil validasi ahli materi sebesar 84%, dan rata-rata hasil validasi ahli bahasa sebesar 79%, dapat disimpulkan bahwa Modul Pembelajaran Virus Dalam Kehidupan termasuk dalam kriteria layak dan dapat dilanjutkan ke tahap Implementation atau uji coba produk. Dengan adanya modul pembelajaran virus ini, diharapkan pembelajaran lebih menarik dan siswa lebih antusias belajar sehingga dapat meningkatkan hasil belajar siswa.
Kelayakan Bahan Ajar Biomodif Materi Animalia untuk Siswa Kelas X SMA Isniawati, Mei Dwi; Malahayati, Eva Nurul; Anggraini, Dian Puspita
Jurnal Likhitaprajna Vol 24 No 1 (2022): April 2022
Publisher : FKIP Universitas Wisnuwardhana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37303/likhitaprajna.v24i1.216

Abstract

This research aim to knowing feasibility of BIOMODIF (Biologi Modul Interaktif) for class X. Research model applied is R&D (Research and Development) with survey method. The instruments utilized in this research were questionnaire. The sample of this research were 3 linguist, 3 material expert, 3 media expert and IT expert. The data analysis technique is by calculating the feasibility score with percentage range were adaptation from Sugiyono. The results of this research obtained a feasibility value of 91%, 90%, 78,8% and 92,5%, which are included within the suitable category of teaching materials. Conclusion from this study indicate that BIOMODIF is acceptable to be used for biology teaching materials of Animalia theory at class X.
Penguatan Literasi Digital Guru SMA Muhammadiyah 01 Kota Blitar melalui Pelatihan Penyusunan LKPD Digital dan Media Interaktif Malahayati, Eva Nurul; Sulistiana, Devita; Fauzi, Adin
Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara Vol 10 No 1 (2026): Volume 10 Nomor 1 Tahun 2026
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/ja.v10i1.27095

Abstract

Sebesar 79,55% guru masih menggunakan produk digital dari internet tanpa adaptasi konteks pembelajaran sehingga menunjukkan literasi digital guru belum berkembang pada aspek produktivitas dan inovasi. Pelatihan penyusunan LKPD digital dan pengembangan media interaktif merupakan solusi untuk meningkatkan literasi digital guru serta mendorong penerapan pembelajaran inovatif dan relevan dengan tuntutan abad 21. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan memperkuat literasi digital guru dan meningkatkan kualitas pembelajaran di SMA Muhammadiyah 01 Kota Blitar. Metode yang digunakan adalah Partisipatory Rural Appraisal (PRA) mencakup tahap sosialisasi, pelatihan, implementasi, dan evaluasi. Sosialisasi dilakukan dengan koordinasi bersama kepala sekolah dan guru. Kegiatan pelatihan terdiri dari penyampaian materi dan praktik penyusunan LKPD digital dengan aplikasi Wizer.me dan Flipbook, serta media interaktif dengan aplikasi Assemblr EDU dan Prezi. Selanjutnya hasil diimplementasikan dalam proses pembelajaran di kelas. Evaluasi dilakukan terhadap produk digital guru menggunakan angket respon siswa dan rubrik penilaian LKPD digital dan media interaktif. Hasil respon siswa terhadap implementasi produk digital yaitu 91.14%, dalam kategori positif. Untuk hasil penilaian produk digital sebagai tolak ukur kemampuan literasi digital guru meningkat sebesar 13.48% dibandingkan dengan sebelumnya. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat berhasil memberikan kontribusi nyata terhadap penguatan literasi digital guru sekaligus memberikan pengalaman belajar yang lebih menarik dan interaktif bagi siswa
ANALISIS PELUANG PENGEMBANGAN USAHA NATA BELIMBING (Nata de Averrhoa carambola) DI KOTA BLITAR JAWA TIMUR Sholihah, Mar’atus; Malahayati, Eva Nurul
JAS (Jurnal Agri Sains) Vol 9, No 2: Desember 2025
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/jas.v9i2.1914

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peluang dan strategi pengembangan usaha Nata de Averrhoa carambola (Nata Belimbing) sebagai produk diversifikasi olahan pangan fungsional di Kota Blitar, Jawa Timur, guna mengatasi masalah surplus panen buah belimbing. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data utama melalui wawancara mendalam kepada 15 subjek, meliputi petani belimbing, pelaku UMKM olahan buah, dan masyarakat/konsumen, serta menggunakan survei preferensi. Analisis SWOT digunakan untuk mengidentifikasi faktor internal (kekuatan dan kelemahan) serta faktor eksternal (peluang dan ancaman). Hasil penelitian menunjukkan bahwa usaha Nata Belimbing berada pada kuadran agresif (S-O), didukung oleh biaya bahan baku yang sangat rendah dan tren pasar pangan sehat yang sedang meningkat. Namun, UMKM menghadapi kelemahan signifikan pada keterbatasan kapasitas produksi dan branding. Oleh karena itu, strategi pengembangan yang direkomendasikan adalah Strategi Pembalikan (W-O), yaitu dengan memanfaatkan dukungan Pemerintah Daerah untuk fasilitasi teknologi dan pelatihan digital branding, serta menerapkan Standar Operasional Prosedur (SOP) mutu untuk mengatasi kompetisi dari Nata de Coco. Temuan penelitian ini mengindikasikan bahwa pengembangan usaha Nata de Averrhoa carambola sangat layak dan memiliki peluang pengembangan yang tinggi di Kota Blitar, asalkan kelemahan internal terkait manajemen dan kapasitas produksi segera diatasi melalui dukungan pihak eksternal (pemerintah atau fasilitator lainnya).
Analisis Kelayakan LKPD Keanekaragaman Makhluk Hidup Berbasis Mind Mapping Dengan Pemanfaatan Taman Kebon Rojo Kota Blitar Shoolikhah, Luthfiya 'Aqidatu; Sulistiana, Devita; Malahayati, Eva Nurul
Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi Vol 4 No 3 (2023): Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FKIP, Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55241/spibio.v4i3.305

Abstract

Pelaksanaan kurikulum merdeka bertujuan untuk mengejar adanya ketertinggalan pembelajaran dan kesenjangan pembelajaran pasca pandemi Covid-19. Berdasarkan analisis kebutuhan peneliti menemukan permasalahan yaitu kurangnya bahan ajar serta adanya potensi untuk penelitian yaitu Taman Kebon Rojo Kota Blitar. Bentuk upaya yang dilakukan adalah dengan mengembangkan bahan ajar LKPD dengan memberikan muatan berupa mind mapping serta memasukkan potensi flora dan fauna Taman Kebon Rojo. Penelitian ini merupakan jenis penelitian pengembangan (R&D) dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Desain penelitian ini mengacu pada ADDIE yang terdiri dari 5 tahapan yaitu Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Pada tahapan implementasi dibatasi hingga uji keterbacaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui analisis kelayakan produk yang didasarkan hasil uji validitas dan keterbacaan guru serta siswa. Instrumen penelitian yang digunakan berupa angket sedangkan teknik analisis data menggunakan deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil uji kelayakan dari 3 validator ahli diperoleh persentase sebesar 90% untuk validasi materi, 93% untuk validasi bahasa, dan 88,05% untuk validasi media dengan kriteria ketiganya sangat layak. Pada uji coba skala kecil (uji keterbacaan) kepada 4 guru dan 5 siswa diperoleh persentase sebesar 91,5% dan 97% dengan kriteria sangat baik. Berdasarkan hasil uji kelayakan produk LKPD yang dikembangkan sangat layak digunakan dalam pembelajaran biologi materi keanekaragaman makhluk hidup.
KELAYAKAN MEDIA PAPAN KONVERSI SATUAN BAKU UNTUK SISWA KELAS III SEKOLAH DASAR Ilham Wahyu, Halindra; Rarasati, Ida Putri; Malahayati, Eva Nurul
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 01 (2026): Volume 11 No. 01 Maret 2026 Publish
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i01.42944

Abstract

The results of observations, interviews, and a student needs questionnaire conducted at the Ngadipuro 03 Elementary School and Ngeni 04 Elementary School units served as the basis for the researchers' identification of issues related to the lack of available learning media on the basic concepts of standard units. Learning media related to the basic concepts of standard units still utilizes the unit ladder outlined in textbooks. Determining the feasibility of the media was the objective of this study. The media was a standard unit conversion board developed for third-grade elementary school students. Research and Development (R&D), limited to the product trial and revision stages, served as the research method. Data collection tools included questionnaires for validation by material, media, and language experts, as well as questionnaires for teacher and student readability. The validation questionnaire results showed a feasibility score from the material expert of 88%, media expert 82%, and language expert 83%. The results validated by these three experts were categorized as very feasible. The student readability questionnaire achieved a 95% score, and the teacher readability questionnaire achieved a 96% score. Both questionnaire results were in the very appropriate category. Therefore, the standard unit conversion board is suitable for teaching mathematics in elementary schools.