Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : JURNAL KESEHATAN MERCUSUAR

Pengaruh Pemberian Buah Belimbing Manis (Averhoa Carambola) Terhadap Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi Primer N. Rachmadanur; Meria Kontesa; Masni Hayati
JURNAL KESEHATAN MERCUSUAR Vol. 6 No. 1 (2023): JURNAL KESEHATAN MERCUSUAR
Publisher : STIKes MERCUBAKTIJAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36984/jkm.v6i1.378

Abstract

Hipertensi merupakan peningkatan tekanan darah diatas normal, hipertensi sering terjadi pada lansia karena kekakuan pada arteri sehingga tekanan darahnya meningkat. Hipertensi sering disebut the silent killer karena terkadang tidak disadari, tetapi bisa merusak organ tubuh dan memicu penyakit lainya seperti stroke, gagal ginjal, gagal jantung dan penyakit jantung coroner. Penanganan penyakit hipertensi dilakuakn dengan pemberian obat hipertensi. Namun demikian, pemberian obat ini sering menimbulkan efek samping bagi penderita hipertensi. Ditambah dengan adanya ketergantungan seumur hidup terhadap obat tersebut yang menyebabkan biaya terapi realtif mahal. Oleh karena itu, perlu dicari obat antihipertensi yang aman dan praktis, murah dan dapat menurunkan tekanan darah salah satunya adalah pengobatana non farmakologi. Pengobatan non farmakologis untuk mengatasi hipertensi adalah dengan mengkonsumsi buah belimbing manis, yang mengandung kalium yang tinggi dan natrium yang rendah. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh pemberian buah belimbing manis terhadap tekanan darah pada penderia hipertensi primer di RW XXI Kelurahan Surau Gadang Wilayah Kerja Puskesmas Nanggalo Padang. Desain penelitian ini pre-eksperiment dengan pre test and post test design. Sampel pada penelitian ini berjumlah 11 orang dengan teknik pengambilan sampel consecutive sampling. Dari hasil penelitian disimpulkan adanya pengaruh buah belimbing manis terhadap tekanan darah pada penderita hipertensi primer.
EFEKTIFITAS TERAPI KREASI MENGGAMBAR TERHADAP TINGKAT DEPRESI LANSIA Ausrianti, Rizka; Meria Kontesa
JURNAL KESEHATAN MERCUSUAR Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal Kesehatan Mercusuar
Publisher : Universitas Mercubaktijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36984/jkm.v8i1.601

Abstract

Lanjut usia adalah tahapan akhir perkembangan hidup manusia. Persentase lansia Indonesia mengalami peningkatan setidaknya 4 persen selama lebih dari satu dekade (2010-2022) sehingga menjadi 11,75 persen. Indonesia saat ini sudah menuju kepada kondisi populasi menua dengan persentase lansia sebesar 9,7%. Prevelensi lansia Di Sumatera Barat berdasarkan kelompok umur yaitu 62,11% lansia muda, 27,57% lansia madya, 10,32 % lansia tua. Lansia rentan mengalami permasalah karena proses degenerative salah satu permasalahan psikologis yaitu depresi. Adapun salah satu cara mengatasi depresi pada lansia yaitu art therapi menggambar. Penelitian bertujuan untuk melihat pengaruh kreasi menggambar terhadap tingkat lansia. Penelitian ini menggunakan metode Quasi-Eksperiment one Group pre-post desaign. Populasi dalam penelitian adalah lansia. Jumlah Sampel yaitu 25 lansia yang mengalami depresi. Teknik purposive sampling akan dilakukan untuk penentuan sampel. Instrument yang akan digunakan adalah kuesioner DASS 42. Hasil penelitian akan diolah dengan uji statistik T-Test. Hasil penelitian menunjukan bahwa rerata tingkat depresi lansia sebelum diberikan terapi menggambar 24,08, sedangkan sesudah diberikan terapi menggambar yaitu 18,08 serta pengaruh terapi menggambar terhadap tingkat depresi lansia dengan p value 0,001. Terdapat pengaruh terapi menggambar terhadap tingkat depresi lansia. Diharapkan penelitian ini dapat dijadikan salah satu program di posyandu lansia wilayah kerja Puskesmas Kuranji Padang