Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : DINTEK

Studi Geologi Gunung Colo Menggunakan Digital Elevation Model (DEM) Pulau Una-Una Sulawesi Tengah Muslimin U Botjing; Herry Djainal; Sukardan U Tawil; Harly Hamad Asrafil; Bayu U Firmanto
DINTEK Vol 14 No 1 (2021): Vol. XIV No. 1 Maret 2021
Publisher : Fakultas Teknik UMMU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kajian memperoleh gambaran umum kondisi Gunung Colo dengan mengunakan pengindraan jauh, diantaranya dengan menggunakan analisis citra DEM yang menunjukkan kenampakan lokasi penelitian secara 3 dimensi disertai dengan elevasinya, selain itu pula, dengan cara menarik kemungkinan pola kelurusan yang ada sebanyak mungkin, untuk mengetahui arah gaya pembentukan kelurusan akan mempermudah interpretasi struktur geologi Lokasi Pulau Una-Una di tengah Lengan Sulawesi, Teluk Tomini dan keterdapatan dari Gunung Colo yang merupakan gunungapi soliter karena posisi Gunung Colo di luar dari rangkaian Jalur Gunungapi Indonesia. Kenampakan panas bumi merupakan rembesan solfatara/fumarola terdapat di puncak Gunung Colo. Bentuk morfologi, kawahnya terbuka ke arah timurlaut, letaknya hampir di tengah pulau, dengan lingkaran utara-selatan sepanjang 1.350 m dan timur - barat sepanjang 1.750 m. Informasi dari kegiatan ini terkait gunung colo yang relevan dengan kondisi geologi daerah gunungapi colo bagi berbagai pihak yang ingin mengkaji daerah tersebut. Dari penelitian ini juga diharapkan dapat diperoleh bahan referensi yang aktual melaui studi kasus bagi pembelajaran matakuliah geologi terkait geomorfologi, vulkanologi dan geotermal serta bencana geologi.
Karakteristik Batuan Marmer pada Daerah Kelei Kabupaten Poso Sulawesi Tengah Muslimin U. Botjing; Nurhikmah Supardi; Harly Hamad; Irfaldi Ikhsan; Herry Djainal M.Si
DINTEK Vol 15 No 1 (2022): V0l. 15 No. 01 Maret 2022
Publisher : Fakultas Teknik UMMU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keterdapatan marmer di Desa Kelei Kecamatan Pamona Utara sangat berpotensi. Namunhingga kini belum ada penelitian yang mengkhususkan pada karateristik dari keberadaan marmer di daerah tersebut. Marmer daerah penelitian berwarna abu abu berwarna abu-abu, struktur nonfoliasi, tekstur crystalline, komposisi mineral yaitu mineral kalsit, kuarsa, muskovit dan mineral opak. Berdasarkan analisis petrografi pada tujuh sayatan tipis marmer menunjukkan tekstur kristaloblastik (berdasarkan ketahanan proses metamorfisme), tekstur granoblastik (berdasarkan bentuk mineral), dan tekstur khusus batuan metamorf yaitu saccharoidal.Sifat keteknikan marmer memberikan nilai yang bervariasi dengan kuat tekan dari suatu batuan marmer serta ketahanan terhadap keausan dari suatu batuan marmer. Terlihat bahwa nilai kuat tekan rata – rata yang dimiliki oleh marmer pada daerah penelitian adalah sebesar 60.64 kg/cm2, dengan nilai keausan agregat 24.13%. Berdasarkan sifat fisik dan karakteristik dari batuan marmer dapat digunakan sebagai bahan bangunan yang dapat dimanfaatkan dalam industri bahan galian
KELAS AKTIVITAS TEKTONIK SUB DAS PAIMA, SUB DAS PEWANA DAN SUB DAS SALURI BERDASARKAN ANALISIS MORFOTEKTONIK Sukardan Tawil; Moh Samsul Baldan; Muslimin U Botjing; Herry Djainal
DINTEK Vol 16 No 1 (2023): Volume 16 No.1 Maret 2023
Publisher : Fakultas Teknik UMMU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kabupaten Sigi merupakan salah satu kabupaten yang terletak di Provinsi Sulawesi Tengah. Kabupaten ini termasuk ke dalam Daerah Aliran Sungai (DAS) Palu dan memiliki beberapa Sub DAS. Pengelolaan DAS dilakukan melalui pendekatan studi morfotektonik. Penelitian lebih detail mengenai daerah Sub DAS Paima, Sub DAS Pewana dan Sub DAS Saluri bertujuan untuk mengetahui zonasi tingkat aktivitas tektonik dengan analisis morfologi dan morfotektonik. Hasil penelitian analisis morfologi daerah penelitian menggambarkan dataran, perbukitan dan perbukitan tinggi, lembah berbentuk U dan V, dan kenampakan morfologi tersebut telah mengalami proses aktivitas tektonik. Hasil analisis morfotektonik di daerah penelitian dengan menggunakan 6 parameter yaitu 1) (Hc) menunjukkan bentuk lahan stadium menengah, sedangkan nilai (HI) daerah penelitian adalah 0,486 – 0,490 mengindikasikan tingkat tektonik kelas 2; 2) nilai BS berkisar 1,33 – 3,18 mengindikasikan tingkat tektonik kelas 2 dan kelas 3; 3) Nilai Smf berkisar antara 1,53 – 2,10 mengindikasikan tingkat tektonik kelas 3; 4) Nilai Vf Ratio berkisar 0,28 – 0,79 mengindikasikan tingkat tektonik kelas 1 dan kelas 2; 5) Nilai AF berkisar 47,66 – 76,34 mengindikasikan tingkat tektonik kelas 1, 2 dan 3; 6) Nilai SL berkisar 222 – 807,16 mengindikasikan tingkat tektonik kelas 1, kelas 2 dan kelas 3. Hasil perhitungan dari Indeks Aktivitas Tektonik (IAT) dihasilkan dibagian utara dan tengah lokasi penelitian kelas aktivitas tektonik tinggi dan bagian selatan merupakan aktivitas tektonik sedang.