Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Design and control of an automatic cable-cutting machine with the implementation of a stepper control program using PLC Haris Prayogo; Ratna Hartayu
Gema Wiralodra Vol. 14 No. 3 (2023): Gema Wiralodra
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/gw.v14i3.498

Abstract

Proper control design will reduce energy losses and production costs for the industry. Control system design also reduces the role of humans in production. An automatic cable-cutting control system can reduce cable manufacturing time so that a company's human resources do not need to carry out the cable-cutting process manually. This cable cutter uses a PLC for its central control, which will convert the length value into the number of pulses and calculate the number of cables to be cut. The HMI inputs the length of the cable to be cut and the number of cables to be missed. The stepper motor is used to run the cable-pulling mechanic, which will pull according to the size stated on the HMI. This system can cut AWG20 and AWG16 cables in various lengths from 50 mm to 3000 mm with the number or number of wires that can be set from 1 cut to 10 cuts for each size.
Penerapan Teknologi IoT untuk Optimalisasi Produktivitas Budidaya Jamur Tiram di Kecamatan Buduran Ahmad Ridhoi; Gio Dimas Pranata; Santoso Santoso; Ratna Hartayu; Kukuh Setyadjit
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 5 No. 1 (2026): September
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i4.1640

Abstract

Budidaya jamur tiram di Kecamatan Buduran, Kabupaten Sidoarjo, menghadapi tantangan dalam menjaga stabilitas suhu dan kelembaban udara di dalam kumbung (rumah jamur). Perubahan iklim mikro yang tidak menentu sering kali menurunkan kualitas dan kuantitas hasil panen. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menerapkan teknologi berbasis Internet of Things (IoT) dengan menggunakan mikrokontroler ESP32 guna mengotomatisasi pemantauan dan pengendalian suhu serta kelembaban secara real-time. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi tiga tahap utama: (1) observasi dan analisis kebutuhan mitra, (2) perancangan dan penyerahan alat kontrol otomatis, serta (3) pelatihan penggunaan dan perawatan sistem bagi para pembudidaya. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa penerapan alat berbasis ESP32 berhasil menjaga kondisi kumbung tetap ideal secara konstan. Selain itu, kegiatan pendampingan ini meningkatkan pemahaman teknis mitra dalam memanfaatkan teknologi digital untuk budidaya tiram. Implementasi teknologi IoT ini terbukti efektif mengoptimalkan produktivitas mitra melalui efisiensi kerja dan minimalisasi risiko gagal panen akibat faktor cuaca ekstrem.
Penerangan Jalan yang Lebih Cerdas: Manfaat Pemasangan Lampu Otomatis Berbasis Teknologi Terkini di Desa Kendalpecabean, Kecamatan Candi, Kabupaten Sidoarjo Santoso Santoso; Ratna Hartayu; Balok Hariadi; Kukuh Stiadjit; Aris Heri Andriawan; Ahmad Ridho’i
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan aplikasi Teknologi Vol. 3, No. 2: October 2024
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.adipati.2024.v3i2.6082

Abstract

Pengabdian ini bertujuan menerapkan teknologi terkini dalam pemasangan lampu otomatis untuk meningkatkan penerangan jalan yang lebih cerdas. Diharapkan dapat diperoleh pemahaman mengenai manfaat dan dampak positif dari penerapan lampu otomatis dalam meningkatkan keamanan, efisiensi energi, dan kenyamanan masyarakat. Metode pelaksanaan mencakup survei kebutuhan masyarakat, perencanaan instalasi, pemasangan, serta pemantauan dan evaluasi hasil. Sebelum pemasangan menunjukkan konsumsi energi 72 kWh dan biaya Rp108.000 per bulan, sementara setelah pemasangan, konsumsi energi menurun menjadi 60 kWh dengan biaya Rp90.000. Penerapan lampu otomatis menghasilkan penghematan energi 12 kWh dan biaya Rp18.000 per bulan, mendukung keberlanjutan lingkungan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.Kata kunci: lampu, otomatis, penerangan, efisiensi, masyarakat.
Analisis Konvergensi Ukuran Sampel Baseline untuk Penetapan Statistically-Derived Threshold pada Sistem Monitoring Kondisi Motor Induksi Tiga Fasa Berbiaya Rendah Ratna Hartayu; Santoso Santoso; Lutfi Agung Swarga; Aditiya Veri Nashrudin
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 8 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v5i8.6166

Abstract

Metode statistically-derived threshold (SDT) berbasis ? ± k? banyak digunakan pada sistem monitoring kondisi motor induksi berbiaya rendah, namun jumlah sampel baseline N umumnya ditentukan secara ad-hoc tanpa kriteria konvergensi eksplisit. Makalah ini menganalisis konvergensi parameter statistik (?, ?) dan threshold (?+2?, ?+3?) terhadap N pada tiga parameter kondisi motor induksi tiga fasa—suhu (DS18B20), arus (SCT013+ADS1115), dan magnitude getaran (MPU6050)—menggunakan dataset baseline 600 sampel dari sistem monitoring real-time berbasis Arduino/Modbus TCP/SCADA. Analisis menggunakan running statistics pada N = 30–600, kriteria konvergensi ganda yang diusulkan (perubahan relatif lokal < 1% dan deviasi global terhadap nilai akhir < 2% selama lima evaluasi berturut-turut), serta selang kepercayaan bootstrap 95% (B = 2000). Hasil menunjukkan perilaku konvergensi yang sangat berbeda: threshold arus konvergen pada N ? 40 dan getaran pada N ? 150, sedangkan threshold suhu tidak konvergen sejati dalam 600 sampel akibat transien warm-up termal yang membuat data non-stasioner (pergeseran threshold ?13%). Kriteria lokal saja terbukti menghasilkan konvergensi semu pada data yang drift perlahan. Dua rekomendasi praktis dihasilkan: panjang baseline harus ditetapkan per parameter, dan baseline termal hanya boleh diakuisisi setelah kondisi tunak termal tercapai. Kerangka analisis yang diusulkan dapat direplikasi untuk sistem monitoring kondisi berbiaya rendah lainnya.
SF35 Deret Multi-Sensor IoT Berbasis AI untuk Termal Mesin Sepeda Motor Lutfi Agung Swarga; Ratna Hartayu; Kukuh Setyadjit; Izzah Aula Wardah
SinarFe7 Vol. 8 No. 1 (2026): Sinarfe7-8 2026
Publisher : FORTEI Regional VII Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Engine overheating is a primary cause of performance loss and premature component failure in motorcycles, yet factory temperature indicators are reactive and only warn once an unsafe condition has occurred. This study extends a prior IoT thermal-monitoring system by adding an artificial-intelligence (AI) layer and framing the platform as a teaching model for sustainable engineering education. A three-sensor array—PT100 (via MAX31865), Thermocouple Type-K (via MAX31855), and a non-contact GY-906 (MLX90614)—is read by an ESP32, displayed on a 20x4 LCD, and streamed to a Blynk dashboard with a buzzer, push, and email Early Warning System. Using 81 field samples collected from a Honda PCX 150 across daytime, evening, and night sessions with and without coolant, a lightweight edge-AI model (logistic regression) performs sensor fusion to (a) predict overheating two minutes ahead and (b) detect coolant loss before overheating occurs. Under leave-one-session-out cross-validation the predictor reached 93.8% accuracy and an AUC of 0.984, issuing warnings on average 2.0 minutes earlier than a fixed 100 C threshold, while cooling-fault detection identified coolant loss about 5 minutes before overheat onset. The IoT link stayed stable (latency < 2 s, zero packet loss). Beyond the technical result, the system is presented as a project-based learning module that integrates IoT, machine learning, and green technology to build sustainability-oriented graduate competencies.
SF22 Optimasi Fungsi Keanggotaan Fuzzy dengan Hybrid Genetic Algorithm–Particle Swarm Optimization Pada Robot Self-Balancing Santoso Santoso; Puji Slamet; Aris Heri Andriawan; Ratna Hartayu; Niken Adriaty Basyarach; Kurnia Paranita Kartika Riyanti
SinarFe7 Vol. 8 No. 1 (2026): Sinarfe7-8 2026
Publisher : FORTEI Regional VII Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Robot self-balancing roda dua memerlukan pengendali yang mampu mengoreksi deviasi sudut badan secara cepat meskipun terdapat ketidakpastian pada pengukuran, aktuator, dan parameter mekanik. Penelitian ini menyajikan metode hybrid genetic algorithm–particle swarm optimization (GA–PSO) secara offline untuk mengoptimasi fungsi keanggotaan segitiga pada fuzzy logic controller Mamdani. Sudut badan dan kecepatan sudut digunakan sebagai masukan, sedangkan keluarannya adalah perintah pulse-width modulation bertanda. Genetic algorithm digunakan untuk mengeksplorasi konfigurasi fungsi keanggotaan yang layak, kemudian particle swarm optimization digunakan untuk penyempurnaan lokal di sekitar kandidat terbaik. Formulasi yang direvisi menjamin urutan parameter setiap fungsi keanggotaan segitiga serta menggunakan fungsi objektif ternormalisasi yang mencakup waktu tunak, deviasi puncak, galat keadaan tunak, integral absolute error, integral squared error, dan indeks usaha kendali PWM. Nilai perbandingan dari naskah awal menunjukkan bahwa pengendali hybrid memiliki respons terbaik dengan waktu tunak 0,89 s, deviasi puncak 2,3%, galat keadaan tunak 0,08°, IAE 0,041, dan ISE 0,021. Klaim energi sebelumnya diganti menjadi indeks usaha PWM karena pengukuran tegangan dan arus tersinkron belum tersedia. Hasil tersebut harus dikonfirmasi melalui pengujian perangkat keras berulang dan log bertanda waktu sebelum naskah dikirimkan.
Penerapan Filter Digital untuk Menghilangkan Gangguan pada Sinyal Elektrokardiogram Santoso Santoso; Ratna Hartayu; Ahmad Ridho’i; Balok Hariadi; Kukuh Setydjit; Lutfi Agung Swarga; M Ary Heryanto
Journal Renewable Energy, Electronics and Control Vol 4, No 2 (2024): JURNAL JREEC
Publisher : Department of Electrical Engineering, Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.jreec.2024.v4i2.6711

Abstract

This research examines the application of Finite Impulse Response (FIR) filters in processing ECG signals to eliminate noise and enhance signal quality. Using ECG recordings from the MIT-BIH database, the original signal contaminated by noise was processed with FIR filters, and the results were compared with signals filtered using the Infinite Impulse Response (IIR) method. The analysis results indicate that FIR filters are effective in reducing noise and improving the accuracy of morphological analysis, with a post-filtering Signal-to-Noise Ratio (SNR) of 1.24 dB. Although the SNR improvement is still relatively low, this study highlights the importance of applying appropriate filtering techniques to support more accurate medical diagnoses. Future research is recommended to explore the performance comparison of FIR filters with other signal processing techniques, as well as efforts to further enhance signal quality and SNR.Keyword: ECG Signal, FIR Filter, Signal Processing, Signal-to-Noise Ratio (SNR), Morphological Analysis