Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Perancangan Blueprint Timesheet Management Dengan Pendekatan Design Thinking Pada Pt Xyz Chanita , Olivia Akma; Suwarsono, Litasari Widyastuti; Aisha, Atya Nur
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Untuk menyelamatkan bisnis PT XYZ, dirancanglah blueprint timesheet management berbasis mobile atau seluler yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan menggunakan pendekatan Design Thinking. Hasil dari rancangan blueprint timesheet management ini digunakan untuk mempermudah perusahaan untuk dapat memantau, mengontrol, dan memomitor aktivitas tugas masing-masing individu. Setelah dilakukan perancangan blueprint menggunakan pendekatan design thinking, dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan pendekatan ini perusahaan bisa memperbaiki threshold kualitas proses bisnis monitoring dan kontroling agar bisa meningkatkan akurasi pemantauan performansi pada perusahaan, dengan model sistem pengisian timesheet yang terdiri dari fitur-fitur tampilan user interface (UI) seperti menu daily submission, menu cuti / leave, menu draft timesheet, menu submitted tasks, menu report, dan menu approval. Melihat hasil perancangan dan analisis data, dimensi yang dipakai dari pendekatan design thinking yaitu Empathize, Define, Ideate, dan Prototype. Hasil yang didapatkan pada proses pengolahan dan analisis data mendapatkan hasil yang mencerminkan pengalaman pengguna. Indikator analisis hasil yang menjadi sasaran tepat yaitu pada Heatmap. Dengan usulan yang dibuat diharapkan dapat dapat mengurangi permasalahan mengenai keterlambatan penyelesaian program pada PT XYZ sehingga karyawan dapat berkontribusi terhadap pencapaian target secara keseluruhan. Kata kunci: Blueprint, Design Thinking, Timesheet Management, Perancang Aplikasi, UI/UX
Perancangan Key Performance Indicators Pasca Restrukturisasi Bisnis Pada Divisi Niaga PT PLN Nusantara Power (PLN NP) Surabaya Menggunakan Framework Balanced Scorecard Indarti , Oktavicha Salsabila; Yogaswara, Budhi; Widyastuti, Litasari
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transformasi organisasi dan berubahnya sasaran strategis akibat adanya holding subholding atas perusahaan induk serta upaya ekspansi bisnis baru bernama Beyond kWh mengakibatkan terjadinya restukturisasi pada PT PLN NP. Restrukturisasi ini memberikan konsekuensi perubahan pada Divisi Niaga khususnya pada struktur, fungsi, tugas, dan proses bisnis yang membuat indikator kinerja yang dilakukan saat ini butuh penyelarasan. Selain perlunya mengkaji pada sasaran strategis yang paling tepat pasca perubahan, belum adanya strategy mapping, dan ditemukan adanya ketidaktepatan dalam mengkategorikan indikator eksisting atas perspektif yang dituju menjadi latar belakang pelaksaaan penelitian ini. Perancangan key performance indicator dilakukan melalui cascading balanced scorecard dan analytical hierarchy process untuk memperoleh bobot prioritas. Dan didapatkan hasil rancangan berupa 17 sasaran strategis yang diukur kedalam 21 rancangan kamus KPI. Hasilnya untuk perspektif financial diperoleh 3 KPI dengan total bobot sebesar 26%, perspektif customer diperoleh 8 KPI dengan bobot 30%, perspektif internal business process diperoleh 5 KPI dengan bobot 35%, dan perspektif learning and growth sebanyak 5 KPI dengan bobot 9%. Melalui perbaikan dengan perancangan ulang KPI diharapkan akan membantu evaluasi kerja untuk meningkatkan kinerja karyawan dengan maksimal guna mendukung pencapaian target perusahaan. Kata kunci — Restrukturisasi, Balanced Scorecard, Key Performance Indicators, Analytical Hierarchy Process.
Perbaikan Proses Rekrutmen Tenaga Outsourcing Bagi Rekanan PT.Kaltim Nusa Etika Jakarta Dengan Metode Business Process Improvement Mulyadin, Revin; Suwarsono, Litasari Widyastuti; Yogaswara, Budhi
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penurunan Kinerja PT KNE Jakarta sebagai perusahaan penyalur tenaga kerja dapat diidentifikasi dengan meningkatnya permintaan tenaga kerja dari perusahaan rekanan. Penurunan permintaan tenaga kerja yang terjadi pada PT KNE Jakarta ditengah tingginya pangsa pasar mengindikasikan bahwa terjadi masalah kinerja, disamping itu beberapa respon dan unpan balik negatif yang dinyatakan perusahaan rekanan terhadap karyawan yang disalurkan membuat perusahaan perlu melakukan evaluasi pada sistem perekrutan tenaga kerja.Sistem rekrutmen yang efektif dapat menghasilkan kandidat tenaga kerja yang berkinerja tinggi dan kecocokan kompetensi, yang mana hal tersebut sangat penting bagi perusahaan KNE Jakarta, karena kinerja tinggi pada karyawan yang disalurkan dapat merepresentasikan kinerja KNE Jakarta atas proses rekrutmen yang dilakukan. Maka dari itu penting bagi perusahaan untuk mengidentifikasi dan mengevaluasi sistem rekrutmen yang dilakukan saat ini. Konseptual business process improvement digunakan sebagai acuan untuk mengidentifikasi kebutuhan perbaikan dari proses bisnis berkenaan dengan kegiatan recruitment process outsourcing, sehingga dapat ditemukan model strategi perekrutan tenaga kerja yang dianggap lebih efektif. Pengumpulan data internal perusahaan KNE Jakarta dilakukan untuk mengevaluasi kelemahan dan keterbatasan sistem perekrutan yang dilakukan saat ini, maka berdasarkan hasil tersebut akan dilakukan evaluasi dan perbandingan pada sistem perekrutan sehingga dapat di identifikasi dan ditemukan solusi perbaikan untuk rancangan kegiatan rekrutmen selanjutnya pada proses rekrui PT KNE Jakarta. Kata kunci: Kinerja, Umpan Balik, Evaluasi Kegiatan Rekrutmen, Perbaikan Model Rekrutmen.
Pengelompokkan Profil Work Readiness Mahasiswa Teknik Industri Universitas Telkom Menggunakan Data Mining Berbasis Algoritma K-Means Clustering Agilhandani, Astri Dewi; Kurniawati, Amelia; Widyastuti, Litasari
Metris: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 19 No. 02 (2018): Desember
Publisher : Prodi Teknik Industri, Fakultas Teknik - Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to formulate a group of student work readiness profiles. Based on this profile, students' readiness to work will be identified. Grouping is done using data mining based on the k-means clustering algorithm. The work readiness profile group consists of student skills or abilities based on Critical Thinking/Problem Solving, Oral Communications, Written Communications, Teamwork/Collaboration, Diversity, Information Technology Application, Leadership, Lifelong Learning/Self Direction, and Professionalism / Work Ethics. The case study of grouping the profile of work readiness of students is carried out in the Industrial Engineering Study Program of Telkom University with the number of respondents 191 students in the class of 2014 who are currently taking level IV lectures. Based on the results of grouping by dividing into 9 clusters, it was identified that students who met the criteria as students were ready to succeed in work in cluster 7. The number of students in cluster 7 was 50 students with good academic skills, but less active in student activities in the field of reasoning and culture, while the work readiness tends to be very good. The highest work readiness score for cluster 7 is in Lifelong Learning/Self Direction and Teamwork/Collaboration capabilities. Oral Communications, and Leadership which are the benchmarks of student readiness in a career. Further research can be done by identifying groups of work readiness profiles for students at various levels so that they can be used as a reference for designing programs to improve work readiness that varies for each level.
Pelatihan Canva Untuk Guru PG & TK Arcamanik Sebagai Media Pembelajaran Digital Nugraha, Fida Nirmala; Suwarsono, Litasari Widyastuti; Aisha, Atya Nur
ABDIMASKU : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 6, No 2 (2023): Mei 2023
Publisher : LPPM UNIVERSITAS DIAN NUSWANTORO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33633/ja.v6i2.1159

Abstract

Siswa didik yang dihadapi guru-guru PGTK khususnya guru-guru PGTK di Kecamatan Arcamanik saat ini termasuk ke dalam generasi Alpha yang memiliki karakteristik khas antara lain digital native. Mereka lahir di era digital dan sudah terbiasa berinteraksi dengan gadget sejak dini. Hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi para guru yang berasal dari generasi yang berbeda. Salah satu tantangan yang dihadapi guru adalah membiasakan diri dengan teknologi yang ada dan memanfaatkannya sebagai bagian dari media pembelajaran yang digunakan dalam mentransfer ilmu pada siswa didiknya. Di sisi lain, para guru belum sepenuhnya terampil dapat menggunakan teknologi sebagai salah satu alat bantu media ajar. Berdasarkan hal tersebut maka program pengabdian masyarakat kali ini akan memfokuskan pada pendampingan pada guru-guru PGTK Kecamatan Arcamanik khususnya terkait penggunaan teknologi Canva dalam membuat proyek bahan ajar. Hasil pengukuran kemampuan menggunakan Canva sebelum dan sesudah workshoop menunjukkan bertambahnya jumlah guru yang mengetahui Canva (meningkat 21,43%) dan menggunakan Canva sebagai salah satu alat bantu ajar (meningkat 45,24%). Hal ini menjadi bekal bagi para guru untuk menerapkannya dalam praktik mengajar sehari-hari yang sejalan dengan digital native siswa didiknya.
Proposed Policy Preventive Maintenance Machine Moriseiki NH 4000 DCG Method of Reliability Center Maintenance (RCM) And Risk Based Maintenance (RBM) Case Study PT Pudak Scientific Bewana, Zanuar Galang; Triwibisono, Christanto; Widyastuti, Litasari; Husaini, Fachri; Alhilman, Judi; Athari, Nurdinintya
International Journal of Innovation in Enterprise System Vol. 2 No. 2 (2018): International Journal of Innovation in Enterprise System
Publisher : School of Industrial and System Engineering, Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT Pudak Scientific is a company engaged in the manufacture of aircraft parts industry. Meeting the precise and timely demand of aerospace parts from customers becomes a major corporate responsibility. However, Loss Revenue often occurs due to engine breakdown. So that cause because the production target is not achieved, the product reject, and the delay of delivery. One of the machines that often experience breakdown is Mori seiki NH4000 DCG. Mori seiki NH4000 DCG is the finishing machine for Blank fork End product. The demand for this part is quite large, making it a tough task for the Mori Seiki NH4000 DCG machine. But because the breakdown of the machine is high enough to cause production targets every month are often not met. In addition, Maintenance activities that have not noticed the characteristics of engine damage, as well as the distribution of historical data of the machine causing less effective and efficient actions resulted in substantial Maintenance costs. Based on the results of risk analysis of Mori Seiki NH4000 DCG engine damage, in terms of performance loss system caused by a large enough that is 3.773% of machine production capacity per year. This figure exceeds the risk acceptance criteria by the company that is 2%. Therefore it is necessary to find the appropriate Maintenance policy for the Mori Seiki NH4000 DCG machine. The approach is to use Reliability Centeres Maintenance and Risk Based Maintenance. Based on the above two approaches obtained the appropriate interval time so that the Maintenance activities more effective and can improve the efficiency of treatment by reducing the cost of care previously Rp167.506.286, - per year, to Rp 96.147.061, - per year. With the policy is expected to reduce engine breakdown and performance loss caused. So the number of risks that arise for the future are within the criteria of acceptance set by the company. Keywords: Preventive Maintenance, Reliability centered Maintenance, risk based Maintenance, Performance loss
Flexible Working Arrangement and Well-Being amongst Private University Employees: A Pilot Study Nugraha, Fida Nirmala; Aisha, Atya Nur; Suwarsono, Litasari Widyastuti
International Journal of Innovation in Enterprise System Vol. 9 No. 1 (2025): International Journal of Innovation in Enterprise System
Publisher : School of Industrial and System Engineering, Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/ijies.v9i01.645

Abstract

The COVID-19 epidemic led to several adjustments in the workplace. Working from home or having flexible arrangements (FWA) has become standard practice in many workplaces. A Bandung-based private institution implemented a similar setup. FWA practices, tenure, and gender, as well as the combination of the three, had a substantial impact on the relationship dimension of subjective well-being. The association between the influence of FWA on the relational dimension of subjective well-being is strengthened by the effects of tenure and gender. This indicates that in this case where respondent used FWA, had a longer tenure, and is the same gender as his or her co-workers, they positively interact with other individuals (in a work setting, according to the context of this research). With the addition of other criteria (tenure and gender), the favorable perspective on the relationship of subjective well-being was amplified. FWA practices generated a positive perception of subjective well-being.
Usulan Sistem Penilaian Key Perfomance Indicator dengan Menggunakan Metode AHP, Object Matrix dan Traffic Light System (Studi kasus: PT. Combiphar) Afifah, Farah; Yogaswara, Budhi; Suwarsono, Litasari Widyastuti
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract-Pharmaceutical companies are the manufacturers of medications and supplements needed by many people. The competition between all the pharmaceutical companies are getting harder and it’s push the needs to managing their internal business process to produce their products up to the regulations and fulfilling the costumers’ expectations. PT. Combiphar is one of the company in the pharmaceutical field. Currently they’re using KPI with the model of balanced scorecard. KPI is a set of measured performance measurement and need a set of monitoring system to make sure it’s remained on the optimum conditions to be a performance measurement tool that is in accordance with company needs. The company currently use a method to set the weight of their KPI based on the top management’s decision in order to set it on each periods. This research’s goals are to discussing the KPI’s weighting method the company currently use, AHP and scoring methods with OMAX and TLS. From this research, there are indications that 42 monthly achievement of KPI are in the red category, 36 monthly achievement of KPI are in the yellow category and 17 monthly achievement of KPI are in the green category. Keywords-performance measurement, KPI, BSC, AHP, OMAX, traffic light system.
Perancangan Perbaikan Sistem Penilaian Kinerja Divisi Operasional Menggunakan Metode Rating Scale dan Weighted Product (WP) di BPR XYZ Lestari, Ni Made Ayu Aghata Widya; Aisha , Atya Nur; Suwarsono, Litasari Widyastuti
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

BPR XYZ merupakan perusahaan jasa keuangandi Denpasar Selatan, Bali, berdiri sejak 1988 yang menyadaripentingnya manajemen sumber daya manusia dalam mencapaivisi dan misi perusahaan. Namun, performa karyawanmengalamni penurunan karena ada yang menunda pekerjaan,tidak menyelesaikan tugas, dan membebani rekan kerja.Kurangnya ketelitian karyawan juga menyebabkan kesalahandalam pengolahan transaksi sehingga merugikan pencapaiantarget perusahaan. Karyawan divisi operasional merasa tidakpuas dengan sistem penilaian kinerja yang tidak sesuai denganpekerjaan mereka. Hal ini mengancam pencapaian targetkarena kurangnya perhatian kepada kesalahan dan kelalaiankaryawan. Motivasi meningkatkan kualitas kerja punberkurang karena penilaian kurang objektif dan tidakmencerminkan kinerja sebenarnya. Untuk mengatasi masalahini, dilakukan perancangan sistem penilaian kinerjamenggunakan metode rating sacle dan weighted product danmenghasilkan 7 kriteria baru yang lebih sesuai denganpekerjaan karyawan divisi operasional. Dengan adanyapenilaian kinerja usulan diharapkan karyawan akan merasalebih dihargai serta meningkatkan motivasi dan kualitas kerjamereka serta membantu mencapai target perusahaan denganlebih efisien. Kata kunci— Penilaian Kinerja, Rating Scale, WeightedProduct