Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Islamic Education and Value Analysis of Religious Moderation in Jalaluddin Rumi's Sufi Order Muizzuddin, M.; Zaenuri, Ahmad; Anam, Saeful
Indonesian Journal of Islamic Education Studies (IJIES) Vol. 7 No. 1 (2024): Indonesian Journal of Islamic Education Studies (IJIES)
Publisher : Faculty of Tarbiyah Universitas Islam Tribakti Lirboyo Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33367/ijies.v7i1.5288

Abstract

This study aimed to investigate and analyze Jalaluddin Rumi's teachings on religious moderation and Islamic education within his Sufi tradition. A qualitative method was utilized in this study, including library study, field observations, and interviews with individuals involved in Islamic education at Pesantren. The findings revealed that Jalaluddin Rumi did not explicitly discuss the concept of religious moderation. Instead, he devoted his life to propagating Sufi values and attitudes closely aligned with Islamic beliefs, mystical knowledge (marifat), and sharia as elements of religious moderation. The values of religious moderation conveyed in Rumi's works include compassion (rahmat), humility (tawadhu), excellence (ihsan), forgiveness, mutual respect, tolerance, and peace. This study, conducted at Pesantren Raudhatul Mutta'alamin in Lamongan, illustrated the significant relevance of Jalaluddin Rumi's Sufi teachings to advancing Islamic education and promoting religious moderation in Indonesia.
KONSEP SYURA DAN DEMOKRASI DALAM AL-QUR’AN PANDANGAN AKTIVIS KAMMI UIN SUNAN KALIJAGA Zaenuri, Ahmad; Pakaya, Nurul Aini
Madani: Jurnal Pengabdian Ilmiah Vol. 1 No. 1 (2018): MADANI Jurnal Pengabdian Ilmiah
Publisher : LP2M IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (617.916 KB) | DOI: 10.30603/md.v1i1.714

Abstract

Terdapat perbedaan pandangan dalam menerima konsep demokrasi pada gerakan kemahasiswaan. Sebagian menerima konsep tersebut dan sebagian lagi menolaknya. Penerimaan dan penolakan terjadi, umumnya dikarenakan perbedaan dalam memaknai konsep “syura” dalam al-Qur’an. Penelitian ini membahas pandangan Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia dalam memaknai konsep syura dalam al-Qur’an dengan menggunakan teori kritik nalar Arab Muhammad Abid al-Jabiri. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia memaknai syura identik dengan demokrasi saat ini. Dengan demikian, metode penelaahan yang digunakan Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia lebih mendekati pendekatan burhani yang disebut al-Jabiri.