Claim Missing Document
Check
Articles

KETERAMPILAN MENULIS CERITA FANTASI BERDASARKAN KOMIK “DORAEMON” PESERTA DIDIK KELAS VII-I MTSN 2 KOTA BANJARMASIN Khairunnisa, Rizka; Cahaya, Noor; Taqwiem, Ahsani
LOCANA Vol 3 No 1 (2020): LOCANA: JURNAL TUGAS AKHIR MAHASISWA
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jtam.v3i1.38

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keterampilan menulis cerita fantasi berdasarkan komik “Doraemon” peserta didik kelas VII-I MTsN 2 Kota Banjarmasin berdasarkan unsur pembangun dan ciri kebahasaan cerita fantasi. Unsur pembangun cerita fantasi tersebut yaitu tema, tokoh, latar, alur, sudut pandang, dan amanat. Pada penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Berdasarkan seluruh aspek yang telah diteliti, seluruh peserta didik tergolong terampil pada aspek tokoh, alur, dan sudut pandang. Peserta didik kelas VII-I MTsN 2 Kota Banjarmasin yang tergolong terampil berjumlah 10,71%. Peserta didik yang tergolong mampu berjumlah 64,29%. Peserta didik yang tergolong cukup terampil berjumlah 21,43%. Peserta didik yang tergolong kurang terampil berjumlah 3,57%.
KESANTUNAN BERBAHASA PENDIDIK DAN PESERTA DIDIK DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA KELAS X TKJ-C SMK NEGERI 1 BANJARMASIN Habibah; Noor Cahaya; Ahsani Taqwiem
LOCANA Vol 4 No 1 (2021): LOCANA: JURNAL PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jtam.v4i1.54

Abstract

Penelitian ini bermaksud mendeskripsikan kesantunan berbahasa pada pendidik dan peserta didik. Data pada penelitian deskriptif kualitatif ini diperoeh dari tuturan pendidik dan peserta didik kelas X TKJ-C SMK Negeri 1 Banjarmasin. Berdasarkan aspek-aspek yang diteliti, lebih banyak ditemukan pada tuturan pendidik daripada tuturan peserta didik. Hal ini karena pendidik lebih mendominasi dalam bertutur dan peserta didik kurang antusias dalam pembelajaran, dilihat dari sebagian peserta didik yang tidak fokus karena ada yang berbicara, memalingkan muka ke belakang, dan bergurau dengan temannya. Dengan demikian, pendidik berupaya untuk mengelola kelas sehingga peserta didik dapat memahami materi yang dipelajari.
Membangkitkan Semangat Belajar Agama Sejak Dini dan Melakukan Kegiatan Keagamaan Taman Pendidikian Al-Qur’an (TPQ) Ahsani Taqwiem; Kundrianingsih Kundrianingsih
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Vol 2, No 4 (2021): Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jp2m.v2i4.13656

Abstract

Belajar mengenai ilmu agama memang perlu ditanamkan sejak dini. Pendidikan akan dasar keagamaan harus diberikan kepada anak sedini mungkin, oleh karena itu anak sangat membutuhkan pendidikan, binaan, arahan serta bimbingan dari berbagai pihak   yaitu salah satunya antisipasi orang tua dalam memberikan pendidikan keagamaan kepada anak-anaknya dengan cara mengikutsertakan dalam kegiatan Taman Pendidikan Al-qur’an (TPQ) dan juga peran masyarakat dan juga lembaga pendidikan. Tujuan dari membangkitkan semangat belajar agama dari bimbingan dan pembinaan tersebut adalah agar kepribadian dan fitrah keberagamaan yang ada pada diri seorang anak bisa terarah dengan baik dan sesuai dengan tuntunan ajaran agama. Oleh karena itu pendidikan akan dasar keagaaman harus diberikan kepada anak sedini mungkin. Karena pendidikan yang dilakukan sejak dini akan lebih mengena dan meresap dalam jiwa anak untuk semangat dalam belajar agama.
Kearifan Lokal Pentas Tradisi Topeng Banjar Rusma Noortyani; Ahsani Taqwiem
Pelataran Seni Vol 5, No 1
Publisher : Program Studi Pendidikan Seni Pertunjukan FKIP ULM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jps.v4i1.7172

Abstract

IntisariPenelitian ini berupaya menemukan kearifan lokal topeng Banjar di Desa Banyiur Luar, Kelurahan Basirih, Kecamatan Banjarmasin Barat. Untuk mencapai tujuan tersebut, peneliti menggunakan metode kuali-tatif yakni (1) menggunakan latar alami sebagai sumber data langsung dan peneliti sebagai instrumen utama, (2) bersifat deskriptif, (3) lebih memperhatikan proses daripada hasil, (4) cenderung menganalisis data secara induktif, dan (5) makna merupakan perhatian utama. Hasil penelitian diperoleh norma atau nilai yang bersifat lokalitas secara simbolis ditampilkan melalui peragaan dalam bentuk tradisi manu-ping Kearifan lokal yang tercermin dari tradisi pertunjukan manuping antara lain terdapat dalam aspek membersihkan topeng. Keturunan tradisi manuping membersihkan topeng dengan tapung tawar. Hal tersebut dapat dimaknai adanya nilai-nilai yang mengatur kearifan lokal setempat, terkandung nilai persahabatan dengan alam. Hasil penelitian ini dapat menjadi media untuk melindungi, mempertahan-kan, mengembangkan, dan melestarikan keberadaan tradisi menuping sebagai kekayaan budaya etnik Banjar.Kata kunci: topeng banjar, kearifan lokal, pertunjukan tradisi  AbstractThis research seeks to find the local wisdom of Banjar masks in Banyiur Luar Village, Basirih Village, West Banjarmasin District. To achieve these objectives, researchers used qualitative methods, namely (1) using natural settings as direct data sources and researchers as the main instrument, (2) descriptive, (3) paying more attention to process than results, (4) tending to analyze data inductive, and (5) meaning is the main concern. The results showed that the norms or values that are locality symbolically displayed through demonstrations in the form of the traditional manu-ping. Local wisdom is reflected in the tradition of performing manuping, among others, in the aspect of cleaning masks. Descendants of the manuping tradition of cleaning masks with plain tapung. This can be interpreted as the existence of values that govern local local wisdom, which contains the value of friendship with nature. The results of this research can serve as a medium for protecting, maintaining, developing, and preserving the existence of the Menuping tradition as a cultural wealth of the Banjar ethnic group.Keywords: banjar mask, local wisdom, traditional performance
Environmental Criticism in Kulah's Short Story Gus Tf Sakai's Work: An Overview of Ecocritics Ahsani Taqwiem
Indonesian Journal of Cultural and Community Development Vol 5 (2020): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (51.481 KB) | DOI: 10.21070/ijccd2020148

Abstract

Literary work is not born from an empty thing. It was born from the results of human hands on the other hand interacting and absorbing many things from the complexity of the environment in which it lives. This explains how a literary work has an intimate relationship with nature. Literary ecology exists as a bridge to understand how nature is placed in a work. The object of this research is Kulah's short story written by Gus Tf Sakai. Kulah's short story contains a lot of environmental criticism that is very strongly illustrated. Through interpretation efforts and descriptions when approaching the data in the form of quotations of words or sentences taken in my short story. Ecological theory tries to explain how humans and nature influence each other as an ecosystem. Some of the environmental criticisms contained in kulah short story are criticisms of the deteriorating condition of the watershed which has resulted in many disasters such as floods, massive forest loss, and the dangers of waste which must be a concern for all parties. Efforts to prevent damage to nature must be taken in various ways including through the literary path. Environmental damage is the beginning for other disasters, therefore the effort to understand literature through natural perspectives becomes very important and crucial. Ecological’s point of view when reading literature are expected to be one of the educational solutions for readers in order to take part in protecting nature.
Semiotika Puisi Tidak Ada New York Hari Ini Karya M Aan Mansyur Ahsani Taqwiem
Tarbiyah : Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 7, No 1 (2018): Juni
Publisher : Universitas Islam Negeri Antasari Banjarmasin, South Kalimantan, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/tarbiyah.v7i1.2105

Abstract

This study aimed to discover the meaning of Tidak Ada New York Hari Ini’s poetry by M. Aan Mansyur. The approach used in this research is semiotic Michael riffaterre. This research was conducted with several stages, namely; understand the non-existence of expression; conducting heuristic and hermeneutic readings; search for its matrix, model, and variant; as well as finding the hypogram of the text. The results of the discussion can reveal the meaning that contained in the poetry. The discussion also shows poetry Tidak Ada New York Hari Ini is a response from the preceding hypogram.
Perempuan Dalam Novel Bumi Manusia Karya Pramoedya Ananta Toer Ahsani Taqwiem
Tarbiyah : Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 7, No 2 (2018): Desember
Publisher : Universitas Islam Negeri Antasari Banjarmasin, South Kalimantan, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/tarbiyah.v7i2.2217

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan gambaran ideologi feminis di dalam novel Bumi Manusia. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan metode deskriptif yang menggunakan kata-kata sebagai sumber data. Sumber data penelitian ini berasal dari teks novel Bumi Manusia karya Penulis Ananta Toer. Instrument penelitian adalah peneliti sendiri  karena peneliti sebagai alat pengumpul data sekaligus menjadi penganalisis data. Berdasarkan hasil analisis Bumi Manusia merupakan sebuah novel yang mengandung ideologi feminisme poskolonial dengan tujuan merekonstuksi posisi perempuan di dalam masyarakat.
PEMBELAJARAN MENYIMAK TEKS ANEKDOT KELAS X KECANTIKAN SMKN 4 BANJARMASIN Nur Hafifah; Moh. Fatah Yasin; Ahsani Taqwiem
JURNAL LOCANA Vol. 1 No. 2 (2018): JURNAL LOCANA
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jtam.v1i2.13

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan perencanaan pelaksanaan pembelajaran, proses pelaksanaan pembelajaran, dan evaluasi pembelajaran menyimak teks anekdot pada kelas X Kecantikan SMKN 4 Banjarmasin. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Metode penelitian ini yaitu dengan mengumpulkan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini mendsikripsikan pelaksanaan pembelajaran menyimak teks anekdot di sekolah. Dalam pembelajaran pelaksanaan ada tiga tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Kegiatan perencanaan RPP sesuai dengan kurikulum 2013, guru sudah membuat RPP yang terdiri dari indikator, materi, kegiatan pembelajaran, penilaian, media, bahan dan sumber belajar beberapa komponen yang tidak dimasukkan oleh guru yaitu alokasi waktu dan metode yang digunakan. Guru juga tidak memasukkan tujuan pembelajaran. Pelaksanaan terdiri dari tiga kegiatan yaitu pendahuluan, kegiatan inti (pendekatan saintifik), dan kegiatan penutup. Tahap evaluasi guru berdasarkan presentasi di depan kelas dan keaktifan dalam pembelajaran dan untuk penilaian dilihat dari hasil unjuk kerja kelompok.
KEMAMPUAN MEMBACA KRITIS PESERTA DIDIK KELAS VIII SMP NEGERI 15 BANJARMASIN Sapiah; Jumadi; Ahsani Taqwiem
JURNAL LOCANA Vol. 1 No. 2 (2018): JURNAL LOCANA
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jtam.v1i2.16

Abstract

Tujuan penelitian, mendeskripsikan kemampuan, (a) mengingat dan mengenali fakta tersurat isi bacaan, (b) menginterpretasikan makna tersirat isi bacaan, (c) mengaplikasikan konsep isi bacaan, (d) menganalisis isi bacaan, (e) menyintesis isi bacaan, (f) menilai isi bacaan, dan (g) membaca kritis secara komprehensif peserta didik kelas VIII SMP Negeri 15 Banjarmasin. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode deskriptif. Pengambilan sampel menggunakan teknik sampling sederhana. Pangambilan sampel 25% dari pupolasi, yakni sebanyak 52 orang. Teknik pengumpulan data melalui tes.Teknik analisis data dilakukan dengan beberapa tahapan. Berdasarkan analisis hasil penelitian, yaitu kemampuan (a) mengingat dan mengenali fakta tersurat kategori baik, dengan nilai rata-rata 66,15. (b) menginterpretasikan makna tersirat kategori cukup, dengan nilai rata-rata 65. (c) mengaplikasikan konsep dikategorikan baik, dengan nilai rata-rata 66,53. (d) menganalisis dikategorikan baik, dengan nilai rata-rata 72,5. (e) menyintesis dikategorikan baik, dengan nilai rata-rata 75,19. (f) menilai isi bacaan, dikategorikan cukup, dengan nilai rata-rata 62,5. Untuk kemampuan membaca kritis secara komprehensif dikategorian baik, dengan nilai rata-rata 70,10.
KEMAMPUAN MEMBACA SISWA KELAS IX SMP NEGERI 1 DAN SMP NEGERI 3 MARABAHAN Yosi Khairunnisa; Jumadi; Ahsani Taqwiem
JURNAL LOCANA Vol. 1 No. 2 (2018): JURNAL LOCANA
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jtam.v1i2.17

Abstract

Penelitian yang mengkaji kemampuan membaca peserta didik di Marabahan bertujuan untuk mendeskripsikan, (a) kemampuan membaca pemahaman peserta didik, (b) kemampuan membaca kritis peserta didik, (c) perbedaan kemampuan membaca kritis antara peserta didik SMP Negeri 1 dan SMP Negeri 3 Marabahan, dan (d) hubungan membaca pemahaman dengan membaca kritis peserta didik. Jenis penelitian kuantitatif dengan metode dekriptif. Populasi penelitian peserta didik kelas IX SMP Negeri 1 dan SMP Negeri 3 Marabahan. Sampel penelitian peserta didik SMP Negeri 1 Marabahan dengan responden 91 peserta didik. Sampel penelitian peserta didik SMP Negeri 3 Marabahan dengan responden 77 peserta didik. Teknik pengumpulan data yang digunakan 25 tes objektif dan 4 tes subjektif. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kemampuan membaca peserta didik kelas IX SMP Negeri 1 dan SMP Negeri 3 Marabahan dalam kategori rendah dengan rata-rata 57,50.