Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Edukasi Konsumsi Hijau dalam Peningkatan Perilaku Konsumen yang Ramah Lingkungan Sri Ayu Andayani; Suhaeni Suhaeni; Tintin Febrianti; Siti Syarah Maesyaroh; Hanni Hidayati Nafi’ah; Sri Umyati
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i3.5420

Abstract

Isu global warming saat ini nampaknya kian marak di masyarakat khususnya Masyarakat Garut dan banyak cara yang dapat dilakukan untuk mencegah efek dari pemanasan global dan perubahan iklim. Salah satu yang dapat dilakukan yaitu memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan lebih memilih produk yang ramah lingkungan walaupun kondisi ini masih jauh dari harapan karena masyarakat pada umumnya banyak yang belum mengenal dan memahami pentingnya konsumsi hijau. Edukasi terkait pentingnya konsumsi hijau untuk meningkatkan perilaku konsumen hijau yang ramah lingkungan merupakan tema kegiatan pengabdian pada masyarakat. Kegiatan ini dilaksanakan terhadap civitas akademika Fakultas Pertanian Universitas Garut, mengingat akademisi sebagai penghubung masyarakat Garut khususnya yang selama ini dianggap tinggi pencemaran akibat limbah industry kulit. Kegiatan pengabdian ini bertujuan dalam meningkatkan pengetahuan dan wawasan terkait konsumsi hijau pada produk-produk hijau yang ramah lingkungan sehingga dapat membentuk perilaku ke arah konsumen hijau. Metode edukasi dan sosialisasi bahkan penyuluhan merupakan metode dalam kegiatan ini. Kegiatan pengabdian menghasilkan peningkatan pengetahuan dan wawasan pentingnya konsumsi hijau dalam peningkatan kondisi ramah lingkungan sebagai pendukung situasi saat ini. Para peserta berperan secara aktif dan komunikatif walaupun di wilayah Garut belum begitu marak beredar produk-produk organic atau hijau sebagai pendukung membangun lingkungan hijau.
Peningkatan Kualitas Kopi melalui Kegiatan Sortasi Biji Kopi Bernas di Desa Lemahputih Kecamatan Lemahsugih Sri Ayu Andayani; Yayan Sumekar; Sri Umyati; Umar Dani; Dadan Ramdani Nugraha; Kosasih Sumantri
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i3.6165

Abstract

Kegiatan pascapanen dari tanaman kopi mempunyai rangkaian yang panjang sampai menjadi kopi yang siap seduh, salah satunya adalah kegiatan sortasi biji kopi bernas. Pentingnya melaksanakan kegiatan sortasi dalam menjaga kualitas kopi merupakan tema dari kegiatan pengabdian ini. Kegiatan pengabdian dilaksanakan di kelompok tani lingkung gunung Desa Lemahputih Kecamatan Lemahsugih Kabupaten Majalengka oleh dosen Universitas Majalengka dan Universitas Padjadjaran dengan keterlibatan mahasiswa. Tujuan dari pengabdian ini meningkatkan pengetahuan dan skill petani dalam melakukan kegiatan sortasi biji kopi bernas sebagai bentuk peningkatan kualitas seduhan kopi. Metode yang dilakukan yaitu dengan edukasi, ceramah, penyuluhan dan praktek langsung. Hasil dari kegiatan pengabdian ini dengan melihat indikator keberhasilan dianggap baik dengan para peserta aktif dan termotivasi untuk terus melaksanakan kegiatan sortasi dengan harapan dapat terus menjaga dan meningkatkann kualitas seduhan kopi.
Pelatihan Pengolahan Mangga Gedong Gincu dalam Meningkatkan Ekonomi Keluarga Petani Sri Umyati; Sri Ayu Andayani; Miftah Dieni Sukmasari; Yosa Aisyah Fauziah; Febrian Saputra; Hilmi Ahmad
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i4.6812

Abstract

Mangga gedong gincu merupakan salah satu komoditas hortikultura unggulan yang memiliki nilai ekonomis tinggi. Pengolahan mangga gedong gincu saat ini hanya terbatas pada pengolahan dodol dan sari buah saja. Sementara mangga gedong gincu masih bisa dikembangkan menjadi lebih banyak lagi produk olahan dan turunan lainnya, bahkan biji, daun dan pentil buahnya pun masih bisa dimanfaatkan. Maka sebagai upaya peningkatan ekonomi keluarga petani dilakukan kegiatan pengabdian ini sebagai upaya untuk mengoptimalkan pengolahan mangga gedong gincu melalui program pengabdian masyarakat, dengan fokus pada inovasi teknologi, peningkatan nilai tambah produk, dan keterlibatan masyarakat dalam upaya pengembangan agroindustri mangga yang berkelanjutan. Metode yang digunakan untuk kegiatan pengabdian ini adalah dengan metodepenyuluhan dan pelatihan partisipatif yang dilakukan pada ibu-ibu kelompok wanita tani yang ada di lingkungan study. Dari hasil pelatihan yang diberikan, kelompok wanita tani dalam melakukan pengembangan produk olahan manga gedong gincu yang memiliki nilai ekonomis yang tinggi. Pengolahan manga gedong gincu yang awalnya terbatas pada pengolahan daging mangga saja kini berkembang. Kelompok wanita tani, setelah mendapatkan pelatihan bertambah pengetahuannya untuk bisa mengolah daun manga menjadi teh celup, biji manga menjadi kerupuk biji mangga, memanfaatkan kulit mangga menjadi campuran dalam pembuatan stik mangga dan memanfaatkan pentil mangga menjadi sambal mangga.
PERBANDINGAN KEHILANGAN HASIL PASCAPANEN KOPI ARABIKA PROSES FULL WASH DAN NATURAL SERTA PENGARUHNYA TERHADAP PENDAPATAN PETANI Sifa Fatda Jaljala; Sri Umyati; Sukesi Edah Wiranti
Journal of Innovation and Research in Agriculture Vol. 1 No. 2 (2022)
Publisher : Papanda Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56916/jira.v1i2.244

Abstract

Petani kopi Majalengka membudidayakan dua jenis kopi yakni kopi arabika dan robusta. Kecamatan Lemahsugih merupakan salah satu sentra kopi di Kab. Majalengka, dengan luas areal 209.2 Ha, mengalami kendala pada penanganan pascapanen sehingga menyebabkan penyusutan. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Metode analisis yang digunakan adalah: analisis eksperimen dan regresi linier berganda. Hasil analisis menunjukan: Dari 1000 kg cherry kopi setelah melalui proses full wash menjadi 200 kg green bean, dan melalui proses natural menjadi 200 kg green bean, sehingga dapat di simpulkan bahwa setiap proses pasca panen kopi arabika baik dengan proses full wash atau proses natural memiliki keunggulan nya masing – masing.
Pemberdayaan Masyarakat dan Penguatan Kelembagaan: Suatu Kajian Melalui Analisis Regresi Sederhana Eka Risnawati; Ida Marina; Sri Umyati; Istiqomatur Ramdhaniah
Journal of Sustainable Agribusiness Vol. 2 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jsa.v2i2.4161

Abstract

Kelembagaan lumbung pangan sendiri memiliki dua kata kunci penting yaitu ketersediaan pangan yang cukup dan merata serta akses penduduk terhadap pangan, baik secara fisik maupun ekonomi. Pemberdayaan masyarakat tani melalui penguatan kelembagaan lumbung pangan dapat dilaksanakan dengan baik berdasarkan potensi dan kemampuan petani. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi pengaruh pemberdayaan masyarakat tani terhadap kelembagaan Lumbung Pangan Masyarakat (LPM) Sukahaji Mandiri Desa Sukahaji Kecamatan Sukahaji Kabupaten Majalengka, Jawa Barat. Metode yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif kuantitatif. Responden penelitian ini sebanyak 30 orang. Analisis data menggunakan analisis regresi linier sederhana. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa pengaruh pemberdayaan masyarakat terhadap penguatan kelembagaan LPM  dan besarnya pengaruh pengaruh pemberdayaan masyarakat terhadap penguatan kelembagaan LPM adalah 62,6%.
Analisis Efisiensi Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Usahatani Ubi Jalar ( Ipomoea batatas L. ) Di Kelompok Tani Tunas Rahayu Desa Sukaperna Kecamatan Talaga Kabupaten Majalengka: Factors Affecting Sweet Potato ( Ipomoea batatas L. ) Farming In Sukaperna Village Talaga District Majalengka Regency Karina Agisni Widyastuti; Memey Imelda; Dinar Dinar; Sri Umyati
Journal of Sustainable Agribusiness Vol. 2 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jsa.v2i1.5170

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi produksi usahatani ubi jalar dan tingkat efisiensi produksi usahatani ubi jalar dan untuk menganalisis tingkat efisiensi penggunaan factor-faktor produksi usahatani ubi jalar di Kelompok Tani Tunas Rahayu. luas lahan berpengaruh signifikan dan berhubungan positif terhadap peningkatan produksi pada usahatani ubi jalar. Dengan penambahan luas lahan maka akan berpengaruh terhadap tingkat produksi dalam kegiatan produksi. Model fungsi produksi yang digunakan dalam penelitian ini adalah fungsi produksi Cobb-Douglas yang telah ditransformasikan ke dalam bentuk logaritmik, sedangkan metode penduga yang digunakan adalah metode kuadrat terkecil atau Ordinary Least Sguare (OLS). Tingkat pencapaian efisiensi teknis (TE) usahatani ubi jalar tergolong tinggi. Hal ini menunjukkan bahwa usahatani ubi jalar di lokasi penelitian sudah efisien dengan efisiensi teknis rata-rata 0.280. Hasil efisiensi alokatif penggunaan faktor-faktor produksi usahatani ubi jalar belum dikatakan layak secara efisiensi Hasil penelitian regresi linear berganda menunjukkan bahwa variabel luas lahan dan bibit berpengaruh positif dan signifikan terhadap produksi usahatani ubi jalar di Desa Sukaperna sedangkan variabel pupuk dan tenaga kerja tidak berpengaruh terhadap usahatani ubi jalar. Sedangkan Hasil penelitian menggunakan analisis efisiensi alokatif (harga) menunjukkan bahwa variabel luas lahan dan bibit menunjukkan belum efisien di kelompok Tani Tunas Rahayu. Dengan demikian hasil penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat untuk meningkatkan produksi ubi jalar di Desa Sukaperna.
EFISIENSI ALOKATIF PENGGUNAAN FAKTOR PRODUKSI DALAM USAHATANI BAWANG MERAH (allium ascalonicum L.) DI KECAMATAN ARGAPURA Nadjwa Aulia Fajrin; Akhmad Gimnastiar; Sri Ayu andayani; Sri Umyati
Journal of Sustainable Agribusiness Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jsa.v3i1.9235

Abstract

Bawang merah (Allium ascalonicum L.) adalah salah satu tanaman hortikultura yang paling umum di Indonesia. Kunci utama dalam persaingan adalah peningkatan produktivitas, yang diharapkan akan menghasilkan proses produksi yang lebih efisien dan harga yang lebih kompetitif. Untuk mencapai hasil maksimal, petani perlu memilih dan menggabungkan faktor produksi dengan tepat dan efisien. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis faktor produksi benih, tenaga kerja, pestisida dan pupuk yang berpengaruh pada produksi usahatani bawang merah di Desa Sukasari Kidul Kecamatan Argapura Kabupaten Majalengka , juga untuk menganalisis efisiensi alokatif penggunaan faktor produksi benih, tenaga kerja, pestisida dan pupuk pada usahatani bawang merah di Desa Sukasari Kidul Kecamatan Argapura Kabupaten Majalengka. Metode kuantitatif digunakan untuk mengumpulkan data pada tiga puluh petani bawang merah melalui observasi, wawancara, dan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa uji F menunjukkan bahwa benih, pestisida, tenaga kerja, dan pupuk berpengaruh pada jumlah produksi bawang merah secara keseluruhan. Hasil uji T menunjukkan bahwa tenaga kerja, pestisida, dan benih secara signifikan memengaruhi produksi bawang merah, sedangkan faktor pupuk tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan. Sedangkan, Penggunaan input benih dan pestisida masih belum efisien berdasarkan produk marginal petani; input tenaga kerja juga dimasukkan ke dalam kategori tidak efisien.
Edukasi Konsumsi Hijau dalam Peningkatan Perilaku Konsumen yang Ramah Lingkungan Sri Ayu Andayani; Suhaeni Suhaeni; Tintin Febrianti; Siti Syarah Maesyaroh; Hanni Hidayati Nafi’ah; Sri Umyati
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i3.5420

Abstract

Isu global warming saat ini nampaknya kian marak di masyarakat khususnya Masyarakat Garut dan banyak cara yang dapat dilakukan untuk mencegah efek dari pemanasan global dan perubahan iklim. Salah satu yang dapat dilakukan yaitu memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan lebih memilih produk yang ramah lingkungan walaupun kondisi ini masih jauh dari harapan karena masyarakat pada umumnya banyak yang belum mengenal dan memahami pentingnya konsumsi hijau. Edukasi terkait pentingnya konsumsi hijau untuk meningkatkan perilaku konsumen hijau yang ramah lingkungan merupakan tema kegiatan pengabdian pada masyarakat. Kegiatan ini dilaksanakan terhadap civitas akademika Fakultas Pertanian Universitas Garut, mengingat akademisi sebagai penghubung masyarakat Garut khususnya yang selama ini dianggap tinggi pencemaran akibat limbah industry kulit. Kegiatan pengabdian ini bertujuan dalam meningkatkan pengetahuan dan wawasan terkait konsumsi hijau pada produk-produk hijau yang ramah lingkungan sehingga dapat membentuk perilaku ke arah konsumen hijau. Metode edukasi dan sosialisasi bahkan penyuluhan merupakan metode dalam kegiatan ini. Kegiatan pengabdian menghasilkan peningkatan pengetahuan dan wawasan pentingnya konsumsi hijau dalam peningkatan kondisi ramah lingkungan sebagai pendukung situasi saat ini. Para peserta berperan secara aktif dan komunikatif walaupun di wilayah Garut belum begitu marak beredar produk-produk organic atau hijau sebagai pendukung membangun lingkungan hijau.
Peningkatan Kualitas Kopi melalui Kegiatan Sortasi Biji Kopi Bernas di Desa Lemahputih Kecamatan Lemahsugih Sri Ayu Andayani; Yayan Sumekar; Sri Umyati; Umar Dani; Dadan Ramdani Nugraha; Kosasih Sumantri
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i3.6165

Abstract

Kegiatan pascapanen dari tanaman kopi mempunyai rangkaian yang panjang sampai menjadi kopi yang siap seduh, salah satunya adalah kegiatan sortasi biji kopi bernas. Pentingnya melaksanakan kegiatan sortasi dalam menjaga kualitas kopi merupakan tema dari kegiatan pengabdian ini. Kegiatan pengabdian dilaksanakan di kelompok tani lingkung gunung Desa Lemahputih Kecamatan Lemahsugih Kabupaten Majalengka oleh dosen Universitas Majalengka dan Universitas Padjadjaran dengan keterlibatan mahasiswa. Tujuan dari pengabdian ini meningkatkan pengetahuan dan skill petani dalam melakukan kegiatan sortasi biji kopi bernas sebagai bentuk peningkatan kualitas seduhan kopi. Metode yang dilakukan yaitu dengan edukasi, ceramah, penyuluhan dan praktek langsung. Hasil dari kegiatan pengabdian ini dengan melihat indikator keberhasilan dianggap baik dengan para peserta aktif dan termotivasi untuk terus melaksanakan kegiatan sortasi dengan harapan dapat terus menjaga dan meningkatkann kualitas seduhan kopi.
Pelatihan Pengolahan Mangga Gedong Gincu dalam Meningkatkan Ekonomi Keluarga Petani Sri Umyati; Sri Ayu Andayani; Miftah Dieni Sukmasari; Yosa Aisyah Fauziah; Febrian Saputra; Hilmi Ahmad
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i4.6812

Abstract

Mangga gedong gincu merupakan salah satu komoditas hortikultura unggulan yang memiliki nilai ekonomis tinggi. Pengolahan mangga gedong gincu saat ini hanya terbatas pada pengolahan dodol dan sari buah saja. Sementara mangga gedong gincu masih bisa dikembangkan menjadi lebih banyak lagi produk olahan dan turunan lainnya, bahkan biji, daun dan pentil buahnya pun masih bisa dimanfaatkan. Maka sebagai upaya peningkatan ekonomi keluarga petani dilakukan kegiatan pengabdian ini sebagai upaya untuk mengoptimalkan pengolahan mangga gedong gincu melalui program pengabdian masyarakat, dengan fokus pada inovasi teknologi, peningkatan nilai tambah produk, dan keterlibatan masyarakat dalam upaya pengembangan agroindustri mangga yang berkelanjutan. Metode yang digunakan untuk kegiatan pengabdian ini adalah dengan metodepenyuluhan dan pelatihan partisipatif yang dilakukan pada ibu-ibu kelompok wanita tani yang ada di lingkungan study. Dari hasil pelatihan yang diberikan, kelompok wanita tani dalam melakukan pengembangan produk olahan manga gedong gincu yang memiliki nilai ekonomis yang tinggi. Pengolahan manga gedong gincu yang awalnya terbatas pada pengolahan daging mangga saja kini berkembang. Kelompok wanita tani, setelah mendapatkan pelatihan bertambah pengetahuannya untuk bisa mengolah daun manga menjadi teh celup, biji manga menjadi kerupuk biji mangga, memanfaatkan kulit mangga menjadi campuran dalam pembuatan stik mangga dan memanfaatkan pentil mangga menjadi sambal mangga.