Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Kampanye public relation dan celebrity endorser: Membangun sikap remaja mengenai kanker serviks Shela, Anggita Rahma; Hasna, Safira; Arianti, Gusmia; Gunawan, Imsar
Comdent: Communication Student Journal Vol 2, No 2 (2024): November 2024 - April 2025
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/comdent.v2i2.61586

Abstract

Latar Belakang: Kanker serviks merupakan salah satu penyebab kematian tertinggi kedua pada perempuan di Indonesia. Hampir 99,7% kasus kanker serviks disebabkan oleh Human Papilloma Virus (HPV). Rendahnya pemahaman masyarakat, terutama remaja putri, terkait pencegahan kanker serviks melalui vaksinasi HPV menjadi tantangan utama. Untuk mengatasi permasalahan ini, PT. Merck Sharp & Dohme (MSD) meluncurkan kampanye #NgobrolinHPV dengan menggandeng Maudy Ayunda sebagai celebrity endorser guna menyampaikan pesan edukatif melalui media sosial Instagram. Tujuan: Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pesan kampanye dan celebrity endorser terhadap sikap remaja putri mengenai vaksinasi HPV. Metode: Konsep utama yang digunakan meliputi pesan kampanye, celebrity endorser, dan sikap. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan paradigma positivisme. Data dikumpulkan melalui Google Form kepada 356 remaja putri yang menjadi followers Instagram @ngobrolinhpv yang dipilih menggunakan metode purposive sampling. Metode analisis pada penelitian ini menggunakan statistik inferensial khususnya statistik parametris. Hasil: Analisis data menunjukkan bahwa pesan kampanye berpengaruh positif signifikan terhadap sikap remaja putri mengenai vaksinasi HPV. Celebrity endorser juga memberikan pengaruh positif signifikan terhadap sikap mereka. Secara simultan, pesan kampanye dan celebrity endorser memberikan kontribusi yang signifikan dalam membentuk sikap remaja putri yang lebih positif terhadap vaksinasi HPV. Pesan kampanye dinilai efektif dalam menyampaikan informasi yang diterima dengan baik oleh mayoritas audiens.
Citra Crazy Rich Indonesia Di Instagram Melalui Prespektif Structuralism Pierre Bourdieu Wibowo, Ganjar; Sunuantari, Manik; Annisarizki, Annisarizki; Soraya, Iin; Gunawan, Imsar
Jurnal Cyber PR Vol 5, No 1 (2025)
Publisher : University of Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32509/cyberpr.v5i1.5333

Abstract

Media sosial telah menjadi ruang penting bagi individu untuk berkomunikasi, berbagi aktivitas, dan membentuk citra diri, baik melalui tulisan maupun visual. Instagram, sebagai salah satu platform jejaring sosial yang paling populer, menjadi etalase digital bagi berbagai ekspresi kehidupan, termasuk gaya hidup mewah. Dalam konteks ini, istilah “crazy rich” muncul sebagai label simbolik yang melekat pada individu-individu yang menampilkan kekayaan dan kemewahan secara mencolok. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji praktik sosial yang dibangun oleh empat figur publik Indonesia yang dikenal sebagai crazy rich melalui akun Instagram mereka: @juragan_99, @raffinagita1717, @_rudysalim, dan @ahmadsaroni88. Kajian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teori praktik sosial Pierre Bourdieu sebagai landasan analisis, khususnya konsep habitus, ranah, dan kekerasan simbolik. Penelitian ini menyoroti bagaimana keempat akun membangun personal branding melalui visualisasi aset, aktivitas dan jejaring sosial, yang kemudian memunculkan dominasi simbolik di ruang digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan berbagai bentuk modal secara strategis berkontribusi pada terbentuknya citra sebagai individu sukses dan kaya. Citra tersebut mendapatkan pengakuan sosial dari publik, tercermin melalui interaksi digital serta pelabelan simbolik sebagai crazy rich.
PENINGKATAN PROFESIONALISME BISNIS UMKM MELALUI PELATIHAN KEWIRAUSAHAAN BAGI IBU SANTRI YATIM Kussusanti, Kussusanti; Atmadi, Gayatri; Gunawan, Imsar; Sepang, Nurul Robbi
MINDA BAHARU Vol 9, No 1 (2025): Minda Baharu
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/jmb.v9i1.7026

Abstract

Sustainability Development Goals (SDGs) yang dirancangkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa, program pengabdian kepada masyarakat menjadi tanggung jawab bersama seluruh masyarakat. Salah satu pihak yang memerlukan bantuan adalah ibu santri yatim. Ibu tunggal yang merawat anak yatim piatu bukan hal mudah untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari karena terbatasnya pendidikan dan keterampilan. Sebagai solusi, membuka usaha kecil menjadi pilihan. Namun, usaha kecil yang dikelola tidak berkembang dengan baik dan kurang profesional. Menyikapi hal ini, tim Program Pengabdian Kepada Masyarakat dari Universitas Al Azhar Indonesia menyele nggarakan pelatihan dengan tema peningkatan keterampilan usaha kecil, agar para ibu santri yatim dapat menjalankan UMKM dengan lebih profesional. Peserta pelatihan ini adalah 20 orang ibu santri yatim yang bernaung di Yayasan Yatim Piatu Pejaten (YYPP), yang berlokasi di Jakarta Selatan. Metode yang digunakan adalah pelatihan secara offline tatap muka di YYPP dengan tema Peningkatan Keterampilan Usaha Kecil, meliputi achievement motivation, business creativity, time management, product and service quality serta communication skills. Target atau indikator capaian keberhasilan kegiatan ini adalah terjadi perubahan pengetahuan dari para peserta. Pre test dan post test menunjukkan perubahan pengetahuan mengenai lima materi yang disampaikan, berkisar dari 20% sampai 50%. Sedangkan untuk tingkat kepuasan, terukur sebesar 87% peserta menyatakan sangat puas terhadap pelatihan ini.
Monitoring Komunikasi Program MBKM pada Mahasiswa Universitas Al Azhar Indonesia Gunawan, Imsar; Sunuantari, Manik; Santi, Kussusanti; Soraya, Soraya; Hasna, Safira; Sepang, Nurul Robbi
Jurnal Al Azhar Indonesia Seri Ilmu Sosial Vol 3, No 1 (2022): Februari 2022
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/jaiss.v3i1.994

Abstract

Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) program aims to prepare students to achieve careers in the future according to their aspirations. With MBKM, students have the opportunity to be independent in building their competencies by learning directly from practical experience in the industry in synergy with the campus academic system. This study aims to measure the quality of communication in the MBKM program, using the concepts of comprehension, conviction, and satisfaction. The research method used is descriptive quantitative, with 65 respondents participating in the MBKM Universitas Al Azhar Indonesia in 2021. The results show that students understand well the information about MBKM delivered by the supervisor and the organizing committee. They believe that the information is appropriate, clear, and correct, and have satisfaction with the MBKM information they receive.Keyword: MBKM; Monitoring; Communication quality; Communication satisfaction
MENUMBUHKAN JIWA ENTREPRENEUR GENERASI MUDA MENUJU INDONESIA EMAS Wibowo, Ganjar; Manik Sunuantari; Imsar Gunawan; Untung Subroto
JP2N : Jurnal Pengembangan Dan Pengabdian Nusantara Vol. 2 No. 1 (2024): JP2N :September - Desember 2024
Publisher : Yayasan Pengembangan Dan Pemberdayaan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62180/qpn8f954

Abstract

Menumbuhkan jiwa entrepreneur pada generasi muda merupakan investasi jangka panjang dalam menciptakan Generasi Indonesia Emas. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah membentuk calon pemimpin. Berbagai upaya dilakukan dalam rangka mencetak pemimpin masa depan, pemimpin yang inovatif dan cakap membaca peluang. Generasi muda harus disiapkan sebagai entrepreneur berdasarkan skala prioritas sesuai dengan pengalaman dan kesiapan masing-masing. Aktivitas yang dapat dilakukan adalah melalui ekstra kurikuler atau proyek sukarela. Sekolah Menengah Pertama dan Sekolah Menengah Atas Pondok Pesantren Yatim Piatu Dan Dhuafa Al-Aziz, Kel. Jatimekar, Kec. Jatiasih, Kota Bekasi, Jawa Barat, merupakan lembaga yang memberikan ilmu Tahfiz Alquran secara gratis kepada santri/santriwati. Sekolah tersebut juga memberikan beasiswa pendidikan umum mulai SMP, SMA/sederajat hingga bangku kuliah. Jiwa entrepreneur harus diolah dan dikembangkan secara bertahap, sehingga generasi muda benar-benar siap sebagai pemimpin masa depan. Program pengabdian masayrakat yang dilaksanakan dirancang untuk memberikan pemahaman kepada generasi muda akan pentingnya komunikasi  inovatif dalam mencetak jiwa kepemimpinan. Kecakapan dalam hal pengenalan diri, kemampuan berkomunikasi dan arti kepemimpinan menjadi hal dasar yang dibentuk sebagai  seorang entrepreneur. Pengenalan diri bertujuan untuk mengenali diri sendiri agar memahami diri tentang kelemahan dan kelebihan diri sendiri. Pentingnya menanamkan empati juda dapat memberikan dampak psikologis untuk memahami orang lain. Sejak dini anak-anak muda harus mampu mengenali dirinya sendiri, bahkan mampu meraih cita cita yang diinginkan dengan memanfaatkan peluang yang ada. Generasi muda juga harus diajarkan menentukan pengambilan keputusan yang tepat sesuai situasi dan kondisi. Kata Kunci: Komunikasi Inovatif, Generasi Muda, Jiwa Entrepreneur, Indonesia Emas  
Analisis Foto Instagram Publik Figur Politik Indonesia Melalui Pendekatan Structuralism Pierre Bourdieu Wibowo, Ganjar; Sunuantari , Manik; Soraya, Iin; Gunawan, Imsar
Jurnal Media Penyiaran Vol. 4 No. 2 (2024): Desember (2024)
Publisher : LPPM UBSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/jmp.v4i2.8076

Abstract

Media sosial adalah wadah untuk berkomunikasi dan berbagi aktivitas sehari-hari atau penting melalui tulisan atau foto. Instagram adalah salah satu platform jejaring sosial yang paling umum digunakan. Public figur tampaknya menjadi simbol bagi mereka. Apa yang mereka lakukan dapat dilihat di Instagram. Di Instagram, mereka memiliki banyak penggemar (mengikuti). Citra yang mereka bangun menggunakan Instagram didasarkan pada konsep diri yang mereka kembangkan melalui personal branding. Artikel ini mengulas dua akun Instagram public figure politik, yaitu Ganjar Pranowo (ganjar_pranowo), Ridwan Kamil (ridwankamil), berdasarkan karakter akun masing-masing dan bagaimana mereka menggambarkan diri mereka sebagai public figure politik melalui Instagram melalui berbagai aktivitas dan pola yang ditunjukkan melalui unggahan fotografi atau tulisan. Pembahasan ini menggunakan teori struktural konstruktif atau teori praktik sosial berdasarkan habitus, ranah, modal, dan kekerasan simbolik yang dikembangkan oleh Pierre Bourdieu. Dari artikel ini dapat disimpulkan bahwa ketika public figure politik muncul di media sosial, mereka membayangkan diri mereka sebagai public figur politik dan berusaha menampilkan diri mereka sebaik mungkin dengan menggunakan modal ekonomi, budaya, sosial, dan simbolik untuk tampil mendominasi. Selanjutnya, dampak pada akun public figure politik dapat digambarkan sebagai pelabelan masyarakat atas dominasi simbolik.