Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Analisis Korelasi Minat dan Pemahaman Siswa SMA Kelas X terhadap Puisi Kontemporer: Studi Kasus pada SMA Free Methodist 1 Medan Amalia, Nadra; Amalia, Nila Dwi; Fitri, Novita Eka; Chelsea, Selly; Azura, Siti
Indonesian Journal of Education and Development Research Vol 3, No 1 (2025): Januari 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/ijedr.v3i1.4656

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis korelasi antara minat dan pemahaman siswa SMA kelas X terhadap puisi kontemporer. Subjek penelitian terdiri dari 23 siswa kelas X SMA Free Methodist 1 Medan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan instrumen berupa kuesioner skala Likert yang mengukur minat dan pemahaman siswa terhadap puisi kontemporer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat korelasi positif antara minat siswa dan kemampuan mereka dalam memahami puisi kontemporer. Sebanyak 73,9% siswa menunjukkan minat tinggi dalam mempelajari puisi kontemporer, sementara 43,5% siswa menyatakan bahwa mereka dapat memahami makna tersirat dalam puisi. Selain itu, penggunaan media kreatif, termasuk media visual, terbukti berperan penting dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap puisi. Namun, beberapa siswa masih menunjukkan sikap netral dalam hal keterlibatan dan pemahaman mendalam terhadap puisi, yang mengindikasikan bahwa ada faktor lain yang mungkin memengaruhi proses pembelajaran. Penelitian ini memberikan implikasi penting bagi strategi pengajaran sastra di sekolah menengah, terutama dalam hal penggunaan media kreatif dan pendekatan yang lebih personal untuk meningkatkan minat siswa. Meskipun demikian, penelitian ini memiliki beberapa keterbatasan, seperti ukuran sampel yang terbatas dan metode pengumpulan data yang hanya menggunakan kuesioner. Untuk penelitian selanjutnya, disarankan agar menggunakan metode yang lebih beragam serta mempertimbangkan faktor-faktor eksternal yang dapat memengaruhi minat dan pemahaman siswa. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan model pembelajaran sastra di tingkat sekolah menengah atas dan meningkatkan keterlibatan siswa dalam apresiasi puisi kontemporer.
Tradisi Mangupa Dalam Masyarakat Angkola: Pelestarian dan Transformasi di Era Modern Rambe, Nailah Faizah S; Maharani, Tia; Sirait, Puja Astrid; Chelsea, Selly; Arief, Syamsul; Siallagan, Lasenna
Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary Vol 2, No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jerumi.v2i2.4169

Abstract

Dalam masyarakat Batak Angkola, Mangupa Boru adalah tradisi sakral yang merupakan bagian penting dari pernikahan. Tradisi ini tidak hanya penuh dengan simbolisme dan doa, tetapi juga menunjukkan nilai-nilai penghormatan terhadap leluhur, kasih sayang antara pasangan, dan ikatan sosial. Filosofi, sosial, dan makna religius upacara Mangupa Boru dievaluasi dalam penelitian ini dengan menggunakan metodologi kualitatif dan studi literatur. Upacara ini sangat penting untuk mempertahankan nilai-nilai etika dan moral masyarakat Batak Angkola dan menghadapi tantangan pelestarian saat ini. Kemampuan budaya Mangupa untuk beradaptasi tanpa kehilangan esensinya ditunjukkan oleh transformasi tradisi mereka, terutama selama era globalisasi. Perjuangan untuk melestarikan tradisi Mangupa semakin relevan bagi generasi muda berkat penggunaan pendidikan dan teknologi. Ini memastikan nilai-nilai luhur budaya Batak Angkola tetap hidup.
Semiotika Kosmologis dalam Penamaan Serial Bumi Tere Liye: Analisis Makna Simbolik Judul-judul Astronomis sebagai Representasi Struktur Naratif Fiksi Fantasi Indonesia Panggabean, Ester Enjelysa; Amalia, Nila Dwi; Fitri, Novita Eka; Chelsea, Selly; Purba, Sherly Anjelia; Azura, Siti; Wasilah, Atika
Indonesian Journal of Education and Development Research Vol 3, No 2 (2025): Juli 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/ijedr.v3i2.6268

Abstract

Penelitian ini menganalisis makna simbolik judul-judul astronomis dalam serial Bumi karya Tere Liye melalui pendekatan semiotika-kosmologis. Dengan mengintegrasikan model triadik Peirce (icon, index, symbol) dan konsep mitos Barthes, studi ini mengungkap bagaimana istilah langit seperti Bumi, Bulan, dan Komet berfungsi sebagai hiperobjek naratif yang menghubungkan denotasi benda langit, konotasi budaya Nusantara, dan struktur narasi fiksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa judul-judul tersebut tidak sekadar merepresentasikan objek kosmologis, tetapi menjadi kerangka hierarkis yang merefleksikan dialektika perlindungan ekologis, krisis identitas, dan kritik sosial. Simbolisme "Bumi" sebagai mother goddess dan "Komet" sebagai agen perubahan radikal menegaskan integrasi mitos langit Jawa (seperti Sang Hyang Wenang) dengan kosmologi universal. Temuan ini memperkaya diskusi tentang world-building dalam sastra fantasi Indonesia, sekaligus menawarkan perspektif baru tentang strategi penulis dalam mengonversi kearifan ekologis lokal menjadi metafora naratif yang relevan dengan isu global.
Semiotika Kosmologis dalam Penamaan Serial Bumi Tere Liye: Analisis Makna Simbolik Judul-judul Astronomis sebagai Representasi Struktur Naratif Fiksi Fantasi Indonesia Panggabean, Ester Enjelysa; Amalia, Nila Dwi; Fitri, Novita Eka; Chelsea, Selly; Purba, Sherly Anjelia; Azura, Siti; Wasilah, Atika
Indonesian Journal of Education and Development Research Vol 3, No 2 (2025): Juli 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/ijedr.v3i2.6268

Abstract

Penelitian ini menganalisis makna simbolik judul-judul astronomis dalam serial Bumi karya Tere Liye melalui pendekatan semiotika-kosmologis. Dengan mengintegrasikan model triadik Peirce (icon, index, symbol) dan konsep mitos Barthes, studi ini mengungkap bagaimana istilah langit seperti Bumi, Bulan, dan Komet berfungsi sebagai hiperobjek naratif yang menghubungkan denotasi benda langit, konotasi budaya Nusantara, dan struktur narasi fiksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa judul-judul tersebut tidak sekadar merepresentasikan objek kosmologis, tetapi menjadi kerangka hierarkis yang merefleksikan dialektika perlindungan ekologis, krisis identitas, dan kritik sosial. Simbolisme "Bumi" sebagai mother goddess dan "Komet" sebagai agen perubahan radikal menegaskan integrasi mitos langit Jawa (seperti Sang Hyang Wenang) dengan kosmologi universal. Temuan ini memperkaya diskusi tentang world-building dalam sastra fantasi Indonesia, sekaligus menawarkan perspektif baru tentang strategi penulis dalam mengonversi kearifan ekologis lokal menjadi metafora naratif yang relevan dengan isu global.
Peran Emosi dalam Pemerolehan Bahasa: Studi Keterhubungan antara Intonasi, dan Pembentukan Makna pada Anak Usia 4 Tahun Panggabean, Ester Enjelysa; Gultom, Miranda Maria Magdalena; Napitupulu, Prety Vania Akwila; Sirait, Puja Astrid; Purba, Sherly Anjelia; Fitri, Novita Eka; Chelsea, Selly; Harahap, Rosmawaty; Herman, Hidayat
Journal of Education Transportation and Business Vol 2, No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetbus.v2i2.7200

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peran emosi dan intonasi dalam pemerolehan bahasa anak usia dini, khususnya pada usia 4 tahun ketika anak mulai aktif memahami makna ujaran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana peran emosi melalui variasi intonasi (gembira, sedih, marah, dan netral) memengaruhi pemahaman makna Bahasa pada seorang anak usia 4 Tahun. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan desain studi kasus, karena subjek penelitian hanya satu anak. Sumber data penelitian adalah respon verbal dan nonverbal anak ketika diberikan stimulus berupa cerita sederhana dengan intonasi berbeda. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung yaitu pada saat pemberian stimulus cerita lalu dilanjut dengan pertanyaan pemahaman mengenai cerita tersebut, rekaman suara untuk dapat dianalisis ulang, dan catatan lapangan mengenai respon anak tersebut. Teknik analisis data menggunakan analisis tematik untuk mengelompokkan respon anak dalam memahami makna berdasarkan jenis intonasi yang digunakan, dari sini peneliti dapat mengetahui kecenderungan respon anak yang muncul apakah di intonasi gembira, sedih, marah atau netral. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, pertama, intonasi gembira mempermudah anak dalam memahami isi cerita dan menjawab pertanyaan dengan lebih lengkap. Kedua, intonasi sedih membuat anak cenderung menjawab singkat dan kurang antusias. Ketiga, intonasi marah membuat anak tertekan sehingga responnya menurun. Keempat, intonasi netral kurang menarik perhatian anak sehingga fokus dan pemahaman menurun. Intonasi emosional, khususnya yang bernuansa positif seperti intonasi gembira, berperan penting dalam membantu pembentukan makna dan memperkuat pemerolehan bahasa anak usia dini.
Efektivitas Sistem Reward Poin Digital dalam Meningkatkan Motivasi dan Disiplin Siswa di SMA Free Methodist 1 Medan Panggabean, Ester Enjelysa; Sirait, Puja Astrid; Azura, Siti Azura; Chelsea, Selly; Zafira, Putri Alicya; Wuriyani, Elly Prihasti; Amalia, Nadra
Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary Vol 3, No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jerumi.v3i2.7589

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan sekolah untuk menerapkan sistem manajemen kelas yang lebih modern, transparan, dan efektif dalam memantau perilaku serta keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan sistem reward poin digital berbasis Google Sheet dapat berpengaruh terhadap motivasi belajar dan kedisiplinan siswa di SMA Free Methodist 1 Medan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan sistem reward poin digital membantu meningkatkan motivasi dan kedisiplinan siswa melalui mekanisme penghargaan yang lebih terstruktur, real-time, dan mudah dipantau. Selain itu, siswa menunjukkan respons positif karena merasa lebih dihargai dan dapat memantau perkembangan poin secara mandiri. Meskipun masih ditemukan beberapa kendala teknis seperti jaringan internet dan kesiapan penggunaan teknologi, sistem ini dinilai cukup efektif dan memiliki potensi untuk dikembangkan lebih lanjut dalam mendukung manajemen kelas berbasis digital.