Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Pemberdayaan Generasi Muda melalui Pelatihan Bahasa Jerman Dasar sebagai Bekal Kompetensi Global bagi Siswa SMA di Makassar Alamsyah, Alamsyah; Dalle, Ambo; Burhamzah, Rahmat; Burhamzah, Muftihaturrahmah; Fatimah, Syarifah
Abdimas Langkanae Vol. 5 No. 2 (2025): September-Desember 2025
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jpm.v5i2.537

Abstract

Pelatihan ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas pelatihan Bahasa Jerman dasar dalam memberdayakan siswa SMA X Makassar sebagai bekal mengembangkan kompetensi global. Metode yang digunakan adalah observasi partisipan, wawancara mendalam, dan analisis dokumen selama pelaksanaan pelatihan. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa keberhasilan pelatihan tidak hanya ditentukan oleh penguasaan tata bahasa, tetapi melalui transformasi holistik yang meliputi: (1) perubahan paradigma pembelajaran dari fokus linguistik menjadi pembelajaran berbasis konteks budaya dan peluang global, (2) peningkatan motivasi intrinsik yang mendorong minat belajar dan tujuan jangka panjang siswa, (3) eksplisitasi kompetensi melalui perencanaan karir dan aksi nyata, serta (4) identifikasi faktor pendukung dan tantangan sistematis dalam implementasi pelatihan. Pelatihan ini berhasil memperluas wawasan dan meningkatkan kesiapan siswa menghadapi era global dengan bekal soft skills dan mindset global yang kuat. Pelatihan ini merekomendasikan penerapan model pembelajaran bahasa asing yang holistik dan kontekstual sebagai strategi pemberdayaan generasi muda di masa depan.
“Deutsch für Anfänger”: Pelatihan Percakapan Bahasa Jerman Sehari-hari sebagai Upaya Meningkatkan Kepercayaan Diri Mahasiswa Pendidikan Bahasa Jerman Universitas Negeri Makassar Fatimah, Syarifah; Burhamzah, Muftihaturrahmah; Sarmita Samad, Ita; Burhamzah, Rahmat; Alamsyah, Alamsyah
Abdimas Langkanae Vol. 5 No. 2 (2025): September-Desember 2025
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jpm.v5i2.538

Abstract

Rendahnya kepercayaan diri mahasiswa pemula dalam berbicara bahasa Jerman merupakan masalah klasik yang berdampak signifikan terhadap proses pembelajaran dan kesiapan profesional mereka sebagai calon guru. Faktor utama yang menyebabkan fenomena ini adalah Foreign Language Anxiety (FLA), perfeksionisme gramatikal, dan kurangnya ruang praktik yang aman. Pelatihan ini bertujuan untuk: (1) mengidentifikasi faktor penyebab rendahnya kepercayaan diri mahasiswa, (2) mengimplementasikan pelatihan “Deutsch für Anfänger” sebagai intervensi pedagogis, dan (3) mengevaluasi dampak pelatihan terhadap peningkatan kepercayaan diri serta penurunan FLA. Pelatihan ini mengadopsi prinsip Communicative Language Teaching (CLT) dengan fokus pada kelancaran berbahasa sebelum akurasi dan menciptakan safe space bagi mahasiswa untuk belajar tanpa takut melakukan kesalahan. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus. Subjek terdiri atas 15 mahasiswa pemula yang dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan melalui angket pra- dan pascapelatihan (mengadaptasi Foreign Language Classroom Anxiety Scale), wawancara mendalam, observasi partisipan, dan jurnal reflektif, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis tematik. Hasil menunjukkan bahwa pelatihan efektif mengurangi FLA, meningkatkan kepercayaan diri mahasiswa dalam berbicara bahasa Jerman, dan mengubah persepsi mereka terhadap kesalahan sebagai bagian dari proses belajar. Mahasiswa menjadi lebih berani berpartisipasi aktif, menunjukkan motivasi tinggi, dan mampu mempraktikkan bahasa secara lebih percaya diri. Pelatihan “Deutsch für Anfänger” merupakan model intervensi transformatif yang menegaskan pentingnya penanganan hambatan afektif-psikologis sejajar dengan penguatan kompetensi linguistik dalam membentuk calon guru bahasa yang kompeten dan percaya diri.
Core Tax Administration System and Transformation of Risk-Based Taxpayer Compliance Supervision in Indonesia Burhamzah, Rahmat; Rauf, Deddy Ibrahim; Rahmat, Muhammad Rijal Alim
Economics and Business Journal (ECBIS) Vol. 4 No. 4 (2026): May
Publisher : PT. Maju Malaqbi Makkarana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47353/ecbis.v4i4.358

Abstract

Digital transformation is an important agenda in tax administration reform in Indonesia. One of the strategic steps taken by the Directorate General of Taxes (DGT) is the implementation of the Core Tax Administration System (CTAS) as a core system that integrates all tax administration processes. This study aims to examine the role of CTAS in strengthening taxpayer compliance supervision in Indonesia. The research uses a qualitative descriptive approach by utilizing secondary data in the form of DGT performance reports, official publications, and literature related to tax modernization. The analysis was carried out by examining changes in administrative processes, data management, and supervision patterns after the implementation of CTAS. The results of the study show that CTAS plays a role in improving the quality and integration of tax data, strengthening risk-based supervision, and supporting more systematic compliance monitoring. However, the effectiveness of the implementation of CTAS still faces challenges, especially related to the readiness of human resources and the equitable distribution of technological infrastructure.
Challenges And Strategies For Improving Individual Taxpayer Compliance In The Digitalization Era Burhamzah, Rahmat; Dg Macenning, A. Reski Almaida
Journal of Economics and Management Technologies Vol. 2 No. 1 (2026): Journal of Economics and Management Technologies
Publisher : Candela Edutech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63288/jemtech.v2i1.18

Abstract

This study aims to identify the main challenges hindering individual taxpayer compliance in the digital era and formulate strategies to overcome them. The rapid development of the digital economy has created complex new transaction models and income sources, creating difficulties for both tax authorities and taxpayers. The research method used is a literature study with a qualitative approach to analyze secondary data from scientific journals, government reports, and related publications. The analysis results indicate that the main challenges include the complexity of digital income tracking, the digital tax literacy gap among the public, data security and privacy issues, and suboptimal regulatory adaptation. As solutions, this study proposes several strategies. These strategies include simplifying digital-based tax services, utilizing big data analysis for oversight, improving tax education through digital platforms, and strengthening collaboration with third parties such as digital economy platforms. In conclusion, improving taxpayer compliance in the digital era requires an integrated approach that combines technological innovation with policies oriented towards taxpayer convenience and trust.
Resilience of Indonesian Stock Market to Fed Policy: Bibliometric Review Rahmat, Muhammad Rijal Alim; Burhamzah, Rahmat
Economics and Business Journal (ECBIS) Vol. 4 No. 4 (2026): May
Publisher : PT. Maju Malaqbi Makkarana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47353/ecbis.v4i4.322

Abstract

This study conducts a bibliometric analysis of literature (2015-2025) on Indonesian stock market resilience to Federal Reserve monetary policy shocks. Data were collected from Google Scholar using Publish or Perish 8 with relevant keywords. A total of 82 publications with 476 citations (h-index = 9) were identified. VOSviewer was used for bibliometric analysis to map keyword co-occurrence in titles and abstracts. Network visualization revealed three dominant clusters: (1) Federal Reserve monetary policy and capital flow spillovers, (2) market volatility and investor behavior, and (3) financial resilience and domestic policy responses. The overlay timeline indicated a shift from spillover and volatility issues in mid-decade to resilience topics in recent years. The literature suggests that while the Indonesian stock market remains sensitive to Fed rate changes, it has shown growing resilience due to proactive domestic policy interventions