Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Formulasi dan Uji Aktifitas Anti Jerawat Masker Gel Peel Off Ekstrak Daun Teh (Camelia sinensis L.) Dengan Variasi Polivinil Alkohol (PVA) Mahyuni, Siti; Sulistiyono, Fitria Dewi; Almashuri, Almashuri; Fandi Dealfif, Dio
Majalah Farmasetika Vol 10, No 6 (2025)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/mfarmasetika.v10i6.66942

Abstract

Jerawat terjadi karena penyumbatan sebum pada folikel rambut disertai peradangan  akibat infeksi bakteri Propionibacterium acne pada lapisan pilosebaceous. Daun teh (Camelia sinensis L) diketahui mengandung senyawa katekin dan epigallokatekin yang memiliki sifat antibakteri. Ekstrak daun teh dapat dimanfaatkan sebagai sediaan anti jerawat dalam bentuk masker gel peel off. Masker gel harus memiliki formula optimal agar aplikasinya efektif. Tujuan penelitian ini adalah menentukan konsentrasi polivinil alkohol (PVA) terbaik untuk membuat formula masker gel peel off ekstrak daun teh dan menentukan aktivitas antibakteri Propionibacterium acne dari formula tersebut. Ekstraksi daun teh dilakukan dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 70%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi PVA terbaik dalam formulasi sediaan masker gel peel off ekstrak daun teh adalah 6.5%. Formulasi ini memiliki diameter zona hambat 17,41± 0.096 mm, terkategori sedang. Nilai ini mendekati nilai diameter zona hambat kontrol klindamisin 1% sebesar 17.63 ± 0.093 mm. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan formula sediaan masker gel peel off ekstrak daun teh berpotensi dikembangkan lebih lanjut sebagai sediaan kosmetik antijerawat.  
EDUKASI SUMBER KARBO RENDAH GLIKEMIK PENGGANTI NASI DAN PENGOLAHANNYA UNTUK PENDERITA DIABETES Siti Mahyuni; Trirakhma Sofihidayati; Fitria Dewi Sulistiyono
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026): Inpress Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i3.57436

Abstract

Prevalensi penderita diabetes di Indonesia cendrung meningkat setiap tahun. Peningkatan prevalensi diabetes melitus berkaitan dengan asupan karbohidrat. Umumnya masyarakat awam terhadap indeks glikemik pada karbohidrat. Sebagai upaya pencegahan dan pengendalian diabetes melitus, dilakukan edukasi mengenai indeks glikemik pangan. Metode edukasi dilakukan melalui ceramah, diskusi dan pembagian brosur terkait penyakit diabetes dan pola asupan pangan. Efektifitas kegiatan edukasi dievaluasi melalui pretest dan post test terkait materi edukasi. Dari kegiatan edukasi diketahui bahwa pengetahuan masyarakat mengenai penyakit diabetes cukup baik yaitu 74 % reponden menjawab benar terkait gejala diabetes. Namun pengetahuan masyarakat mengenai indeks glikemik pangan sangat rendah yaitu 16 % responden memberikan jawaban keliru terkait indeks glikemik, dan 23 % tidak tepat dalam memilih pangan rendah glikemik. Setelah kegiatan edukasi, tingkat pengetahuan masyarakat meningkat dimana 96 % responden memberikan jawaban benar mengenai gejala diabetes, 88 % reponden memberikan jawaban benar mengenai indeks glikemik pangan, dan 91% tepat dalam memilih pangan rendah glikemik. Responden juga memberikan penilaian positif terhadap pemberian brosur karena brosur membantu dalam memahami dan mengingat materi yang disampaikan, serta menjadi rujukan dalam menentukan indeks glikemik pangan. Dapat disimpulkan kegiatan edukasi dan pembagian brosur meningkatkan pengetahuan masyarakat terhadap diabetes dan indeks glikemik pangan dan diharapkan memberikan manfaat langsung dalam upaya mengendalikan penyakit diabetes melitus melalui pemilihan pangan rendah glikemik