Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Program Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) di Universitas Fatoni, Thailand Ku-Ares Tawandorloh; Islahuddin Islahuddin; Devita Cahyani Nugraheny
Indonesian Language Education and Literature Vol. 7 No. 1 (2021)
Publisher : Jurusan Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/ileal.v7i1.8603

Abstract

This study aims to provide an overview of Indonesian for Foreign Speakers (BIPA) learning in the Indonesian Language Concentration, Malay Language Department, Fatoni University. This study uses a qualitative descriptive method. Data were obtained from BIPA lecturers, managers of the Indonesian Language Concentration at Fatoni University, documents, and various events in this program. Data analysis uses include data collection, data reduction, data presentation, and concluding. The study results show that BIPA learning has been growing in Thailand, and there have been BIPA lessons at the university level, one of which is Fatoni University. BIPA learning at Fatoni University has been managed with good education management, including institutions, curriculum, teachers, teaching materials, learning methods, and students.Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran pembelajaran Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) di Konsentrasi Bahasa Indonesia, Jurusan Bahasa Melayu, Universitas Fatoni. Data penelitian deskriptif kualitatif inidiperoleh dari pengajar BIPA, pengelola Konsentrasi Bahasa Indonesia di Universitas Fatoni, dokumen, dan berbagai peristiwa di program ini. Analisis data meliputi: pengumpulan, reduksi, dan penyajian data, serta penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran BIPA sudah semakin berkembang di Thailand dan sudah ada pembelajaran BIPA di tingkat perguruan tinggi, salah satunya di Universitas Fatoni. Pembelajaran BIPA di Universitas Fatoni sudah dikelola dengan manajemen pendidikan yang baik, meliputi kelembagaan, kurikulum, pengajar, materi ajar, metode pembelajaran, dan mahasiswa.
Implementation of Teaching Materials Containing Majalengka Local Wisdom to Improve Ecoliteracy in Elementary Schools Devi Afriyuni Yonanda; Dudu Suhandi Saputra; Irma Sofiasyari; Islahuddin Islahuddin; Devita Cahyani Nugraheny
Al Ibtida: Jurnal Pendidikan Guru MI Vol. 11 No. 2 (2024): October 2024
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/al.ibtida.snj.v11i2.17086

Abstract

AbstractThe environment is a precious resource that requires maintenance and preservation. Nonetheless, awareness regarding the significance of environmental conservation requires enhancement, particularly among elementary school students. This quasi-experimental research aimed to enhance the eco-literacy of elementary school students. This study's subjects were purposively selected elementary school students from Majalengka Regency. The research data consisted of both test and non-test instruments. Subsequent to data collection, it was analyzed utilizing a qualitative method with inductive techniques and a quantitative method employing statistical tests. The findings indicated a substantial enhancement in eco-literacy among the experimental group relative to the control group. The results demonstrate that utilizing teaching materials grounded in local wisdom can effectively enhance elementary students' comprehension and awareness of environmental issues. This study significantly contributes to the advancement of environmental education in Indonesia by highlighting the necessity of incorporating and integrating local values into eco-literacy instruction in elementary schools.Keywords: teaching materials, local wisdom, ecoliteracy.AbstrakLingkungan merupakan sumber daya yang sangat berharga yang perlu dipelihara dan dilestarikan. Meskipun demikian, kesadaran akan pentingnya pelestarian lingkungan perlu ditingkatkan, khususnya di kalangan siswa sekolah dasar. Penelitian kuasi-eksperimental ini bertujuan untuk meningkatkan literasi ekologi siswa sekolah dasar. Subjek penelitian ini adalah siswa sekolah dasar yang dipilih secara purposif di Kabupaten Majalengka. Data penelitian terdiri dari instrumen tes dan non-tes. Setelah data terkumpul, data dianalisis menggunakan metode kualitatif dengan teknik induktif dan metode kuantitatif dengan menggunakan uji statistik. Temuan penelitian menunjukkan peningkatan yang substansial dalam literasi ekologi di antara kelompok eksperimen dibandingkan dengan kelompok kontrol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan bahan ajar yang didasarkan pada kearifan lokal dapat secara efektif meningkatkan pemahaman dan kesadaran siswa sekolah dasar tentang isu-isu lingkungan. Penelitian ini memberikan kontribusi yang signifikan terhadap kemajuan pendidikan lingkungan di Indonesia dengan menyoroti perlunya menggabungkan dan mengintegrasikan nilai-nilai lokal ke dalam pengajaran literasi ekologi di sekolah dasar.Kata kunci: bahan ajar, kearifan lokal, literasi ekologi.