Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Karakteristik Ibu Hamil dengan Kekurangan Energi Kronis (KEK) Sebagai Dasar Penguatan Intervensi Gizi Maternal di Desa Sukamulya Heriyanti, Silvia Widyani; Suminar, Ratna; Rohmah, Siti; Hindiarti, Yudita Ingga
Jurnal Keperawatan Galuh Vol 8, No 1 (2026): Januari
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jkg.v8i1.23071

Abstract

Chronic Energy Deficiency (CED) among pregnant women is a public health problem that increases the risk of low birth weight, prematurity, and maternal and neonatal morbidity and mortality. In Ciamis Regency, the prevalence of CED among pregnant women has shown an increasing trend. Sukamulya Village was selected as the study setting due to the continued occurrence of CED cases despite the availability of basic maternal health services, indicating the need for a community-based assessment. This study aimed to describe the characteristics of pregnant women with CED in Sukamulya Village, Ciamis Regency. This study employed a descriptive survey design. The study population consisted of all pregnant women with CED in Sukamulya Village, totaling 25 respondents, using total sampling. Data were collected through a structured questionnaire and analyzed descriptively using frequency and percentage distributions. Most respondents had primary school education (36%), were aged 20–35 years (44%), were primigravida (64%), and were unemployed (56%). Pregnant women with CED in Sukamulya Village were generally within the healthy reproductive age range but were predominantly characterized by low educational level, primigravida status, and unemployment. These findings provide practical implications for health workers, particularly midwives, to strengthen nutritional education, improve early antenatal care services, and optimize targeted and sustainable supplementary feeding programs.
Pendampingan Kader dalam Pengolahan Pemberian Makanan Tambahan bagi Ibu Hamil dengan Kekurangan Energi Kronis Menggunakan Sumber Pangan Lokal Heriyanti, Silvia Widyani; Suminar, Ratna; Rohmah, Siti; Heryani, Sri; Hindiarti, Yudita Ingga
Kolaborasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 6 No 2 (2026): Kolaborasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Inspirasi El Burhani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56359/kolaborasi.v6i2.813

Abstract

Introduction: Chronic Energy Deficiency (CED) in pregnant women remains a contributing factor to adverse maternal and fetal outcomes. The limited utilization of locally available nutrient-dense foods and the low capacity of community cadres to develop alternative high-protein supplementary foods (PMT) exacerbate this issue. Strengthening cadre competency in processing affordable and culturally appropriate local food sources is essential to support maternal nutritional improvement programs. Objective: The purpose of this service was to enhance the skills and knowledge of community health cadres in processing locally sourced supplementary foods (PMT) for pregnant women with CED, thereby increasing community-based nutritional resilience. Method: This public service was conducted by implementing a participatory training model involving demonstration, mentoring, and hands-on practice. Cadres were trained to process high-protein local food ingredients—especially fish and plant-based sources—into practical PMT products appropriate for pregnant women with CED. Pre–post assessments were used to measure cadre skill improvement, complemented by direct observation and documentation. Result: The service showed significant improvement in cadre competence related to selecting high-quality local food ingredients, applying hygienic food processing techniques, and producing high-protein PMT suitable for pregnant women with CED. Cadres successfully formulated several PMT variants such as shredded fish (abon lele), and fish nuggets. Post-intervention evaluation indicated increased cadre confidence, improved product safety, and greater readiness to support maternal nutrition programs at Posyandu. Additionally, cadres demonstrated improved understanding of balanced nutrition principles for pregnancy and the importance of local food optimization, with an average increase in knowledge of 32.3%. Conclusion: The mentoring program effectively strengthened cadre capacity in processing supplementary foods for pregnant women with CED using local food sources. This intervention contributes to improved community preparedness in addressing maternal nutrition problems and supports sustainable implementation of food-based solutions at the community level.
Penurunan Balita Stunting Melalui Pemanfaatan Kakulating dan PMT Sprinila Omegrow Sebagai Metode Intervensi Spesifik Kesehatan Berdampak Di Kampung Nila Kawali Suminar, Ratna; Lestari, Ririn; Mauladi, Mochamad Arief Rizki; Akbar, Dendy Syaiful; Rozak, Dede Abdul; Heriyanti, Silvia Widyani; Kartikasari, Kartikasari; Salsabila, Syifa
Abdimas Galuh Vol 8, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v8i1.23516

Abstract

Stunting masih menjadi permasalahan kesehatan yang berdampak pada kualitas sumber daya manusia. Salah satu penyebab utama stunting adalah kurangnya pemantauan tumbuh kembang balita serta keterbatasan akses terhadap intervensi gizi yang tepat. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas mitra dalam pemantauan tumbuh kembang anak, serta mengoptimalkan pemanfaatan potensi lokal melalui inovasi Sprinila Omegrow dan aplikasi Kalkulator Deteksi Stunting. Metode yang digunakan meliputi pelatihan kader Posyandu dalam penggunaan aplikasi Kalkulating, dan penguatan kapasitas Kampung Nila Kawali dalam pemanfaatan potensi local ikan nila, beras, daun kelor, dan sacha inchi oil. Kegiatan dilaksanakan melalui tahapan persiapan, sosialisasi, pelaksanaan, pendampingan, dan evaluasi awal. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan anggota Poklahsar Kampung Nila Kawali dari 30% berpengetahuan cukup, dan 70% berpengetahuan kurang, menjadi  90% berpengetahuan baik dan 10% berpengetahuan cukup, peningkatan pengetahuan kader semula 58,33% berpengetahuan cukup dan 41,67% responden berada pada kategori kurang, menjadi 83,33% telah mencapai kategori pengetahuan baik, dan 16,67% berada pada kategori cukup, peningkatan usability kader menjadi 100%. Indikator berat badan balita mengalami peningkatan sebesar 3,06%, dari rata-rata 11,55 kg menjadi 11,91 kg, rata-rata tinggi badan meningkat 4,05% dari 83,34 cm menjadi 86,72 cm, status gizi balita mengalami peningkatan sebesar 50% balita dengan status gizi normal tercatat 66,67%.  Skor Kuesioner Pra Skrining Perkembangan mengalami peningkatan 13,42% dari rata-rata 7,70 menjadi 8,73. Sprinila Omegrow berpotensi menjadi produk pangan fungsional berbasis potensi lokal yang mendukung upaya pencegahan stunting. Integrasi inovasi digital dan Sprinila Omegrow efektif mendukung pencegahan stunting. Disarankan agar program ini dilanjutkan dengan cakupan sasaran yang lebih luas serta dukungan lintas sektor.