Claim Missing Document
Check
Articles

PENERAPAN PEMBELAJARAN BIOENTREPRENEURSHIP PADA SUB KONSEP PISCES UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS X DI SMA NEGERI 1 PLUMBON Khusnul Khotimah; Endang Endang; Novianti Muspiroh
Scientiae Educatia: Jurnal Pendidikan Sains Vol 5, No 1 (2016)
Publisher : Tadris Biologi Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN SYEKH NURJATI CIREBON

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (179.706 KB) | DOI: 10.24235/sc.educatia.v5i1.978

Abstract

Penerapan pembelajaran Bioentrepreneurship pada sub konsep pisces merupakan pembelajaran biologi berbasis kewirausahaan yang bersifat kontekstual, artinya siswa dapat mengaitkan antara materi biologi seperti sub konsep pisces dengan penerapannya dalam kehidupan. Pembelajaran biologi berbasis entrepreneurship dapat meningkatkan keterampilan, kreativitas, dan inovasi siswa dalam berwirausaha. Tujuan dilakukan penelitian dengan menerapkan pembelajaran Bioentrepreneurship sebagai berikut: (1) aktivitas belajar siswa, (2) peningkatan hasil belajar siswa, dan (3) respon siswa terhadap pembelajaran Bioentrepreneurship. Penelitian dilakukan di SMA Negeri 1 Plumbon, tepatnya di kelas X MIPA 1 (kelas eksperimen) dan kelas X MIPA 2 (kelas kontrol), masing-masing berjumlah 40 siswa setiap kelas. Penelitian menggunakan desain Pretest Postest Control Group Design. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah lembar observasi, tes, dan angket respon. Data dianalisis dengan menggunakan software SPSS V 21. Hasil penelitian menunjukan 1) aktivitas belajar siswa kelas eksperimen terdapat peningkatan dari pertemuan pertama sampai ke dua; 2) Hasil belajar siswa kelas eksperimen dan kontrol meningkat, rata-rata N-Gain kelas eksperimen sebesar 0,60 dan rata-rata N-Gain kelas kontrol sebesar 0,32. Hasil uji statistik menghasilkan sig. 0,001 < 0,05, artinya Ho ditolak dan Ha diterima; 3) respon siswa terhadap pembelajaran bioentrepreneurship termasuk dalam kriteria kuat. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu 1) aktivitas siswa mengalami peningkatan 2) terdapat perbedaan peningkatan hasil belajar siswa yang signifikan antara kelas eksperimen dan kontrol,3) siswa memberi respon positif terhadap pembelajaran bioentrepreneurship.  Kata kunci : Pembelajaran Bioentrepreneurship dan Hasil Belajar
ANALISIS POLA WACANA PEDAGOGIS GURU BIOLOGI DI SMA NEGERI 7 CIREBON Edy Chandra; Novianti Muspiroh; Dede Cahyanti Syahrir
Scientiae Educatia: Jurnal Pendidikan Sains Vol 2, No 1 (2013)
Publisher : Tadris Biologi Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN SYEKH NURJATI CIREBON

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (416.476 KB) | DOI: 10.24235/sc.educatia.v2i1.528

Abstract

Permasalahan yang berkembang di kalangan pengajar muda yang belum memiliki pengalaman dalam dunia pengajaran adalah membutuhkan profil seorang guru ideal  yang disenangi oleh siswa.Analisis wacana pedagogis guru tidak hanya dapat mengungkap kualitas pengajaran seorang guru di kelas, tetapi merupakan salah satu pendekatan yang dapat digunakan untuk mengungkap proses belajar mengajar secara totalitas.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil seorang guru Biologi yang terbaik di salah satu SMA Negeri di Cirebon berdasarkan kemampuannya dalam menyampaikan materi dan memberikan pemahaman kepada siswa. Masalah yang diangkat dalam penelitian ini adalah dengan mengamati tingkat relevansi penguasaan materi guru biologi pada indikator RPP, tingkat analisis wacana pedagogis guru menggunakan model representasi, tingkat analisis wacana pedagogis guru berdasarkan penyajian motif dan tingkat analisis wacana pedagogis guru berdasarkan level penyajian konsep.Metode penelitian yang digunakan oleh penulis adalah metode Kualitatif Deskriptif. Prosedur pengumpulan data dilakukan oleh peneliti sendiri dengan melakukan observasi, wawancara, penyebaran angket dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah seorang guru biologi yang dianggap guru biologi terbaik di SMA Negeri 7 Cirebon.Data utama yang diperoleh berupa rekaman audio visual, diubah kedalam bentuk teks atau transkripsi untuk dapat dianalisis lebih lanjut.Hasil penelitian ini menunjukan tingkat relevansi penguasaan materi guru terhadap RPP yang dibuatnya dikatakan baik karena sebagian besar sudah teraktualisasi. Hal ini dapat dilihat dari hasil persentase tingkat relevansi indikator 90% materi terakomodasi, dan 10% tidak terakomodasi. Sementara itu, hasil analisis wacana pedagogis guru pada representasi teks mencapai struktur 5 level. Artinya semakin banyak konsep yang disampaikan guru dan semakin tinggi kompleksitas penguasaan materi guru. Analisis wacana pedagogis berdasarkan penyajian motif menunjukan bahwa motif yang dominan adalah motif eliciting yaitu sebesar 56%. Hal tersebut mengungkapkan bahwa dalam pengajarannya guru lebih banyak menggali pengetahuan siswa.Kemudian analisis wacana pedagogis berdasarkan level pencapaian konsep, menunjukan bahwa guru dalam pengajarannya masih sekitar 32% mengoptimalisasi kemampuan berfikir tingkat tinggi yaitu dengan pencapaian level classificatory dan level formal.Kata kunci: Profil Guru, Analisis Wacana Pedagogis, Pedagogi Materi Subyek
IDENTIFIKASI KESULITAN GURU BIOLOGI DALAM MELAKSANAKAN PEMBELAJARAN KURIKULUM 2013 DI SMA NEGERI 1 SUSUKAN Usfatul Aeni; Edy Chandra; novianti muspiroh
Scientiae Educatia: Jurnal Pendidikan Sains Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Tadris Biologi Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN SYEKH NURJATI CIREBON

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (147.237 KB) | DOI: 10.24235/sc.educatia.v5i2.975

Abstract

Identifikasi bertujuan untuk memperoleh informasi yang dapat digunakan sebagai landasan dalam menyusun program intervensi yang diharapkan dapat mencegah masalah di sekolah. Proses pembelajaran dalam kurikulum 2013 dilaksanakan dengan menggunakan pendekatan ilmiah. Pembelajaran biologi berdasarkan kurikulum 2013 harus mencapai 5 ranah pembelajaran diantaranya mengamati, menanya, mengumpulkan, mengasosiasikan, dan mengkomunikasikan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji (1) kesulitan guru biologi dalam tahapan perencanaan, (2) kesulitan guru biologi dalam tahapan pelaksanaan proses pembelajaran, (3) respon siswa terhadap proses pembelajaran biologi yang diterapkan oleh guru biologi di SMA Negeri 1 Susukan.Pendekatan penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Penelitian ini bertempat di SMA Negeri 1 Susukan dengan objek penelitian Guru Biologi dikelas X. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan dokumentasi, observasi, wawancara dan angket, adapun teknik analisis data diantaranya transkripsi, organisasi data, tahapan interprestasi, temuan, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan yang telah dilakukan, ada beberapa beberapa kesulitan diantaranya: 1) kesulitan pada tahap perencanaan yaitu guru biologi, kesulitan yang terdapat pada penyusunan RPP yaitu apek Perangkat awal, alokasi waktu, metode, sumber belajar, dan penilaian (Rubrik), 2) Kesulitan pada tahap proses pembelajaran, pada aspek kegiatan pendahuluan Guru sulit membuat peserta didik untuk berkonsentrasi dalam proses pembelajaran, Guru sulit untuk menyampaikan tujuan pembelajaran. Aspek kegiatan inti diantaranya guru sulit untuk menerapan pendekatan scientific, Guru masih mengalami kesulitan dalam pendekatan berbasis sainstifik (5M), Guru masih kesulitan menggunakan metode pembelajaran, Guru kurang aktif dalam proses pembelajaran. Aspek kegiatan penutup meliputi Guru sulit untuk membimbing siswa untuk menyimpulkan pembelajaran, Guru jarang memberikan umpan balik terhadap proses pembelajaran dan hasil pembelajaran, Guru sulit untuk menilai proses pembelajaran. 3) Respon siswa terhadap proses pembelajaran, hasil yang menjawab sering merupakan hasil yang paling tinggi dengan persentase 85%.Keywords: Identifikasi, Kesulitan Guru, Pelaksanaan Pembelajaran Biologi Kurikulum 2013
PENGEMBANGAN MODUL PEMBELAJARAN BERBASIS SAINS, LINGKUNGAN, TEKNOLOGI, MASYARAKAT DAN ISLAM (SALINGTEMASIS) DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA KONSEP EKOSISTEM KELAS X DI SMA NU (NADHATUL ULAMA) LEMAHABANG KABUPATEN CIREBON Muhammad Taufik Aditia; Novianti Muspiroh
Scientiae Educatia: Jurnal Pendidikan Sains Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Tadris Biologi Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN SYEKH NURJATI CIREBON

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (299.628 KB) | DOI: 10.24235/sc.educatia.v2i2.478

Abstract

AbstrakPengembangan modul pembelajaran berbasis sains, lingkungan, teknologi, masyarakat dan Islam (Salingtemasis) merupakan bagian dari pembelajaran yang mengaitkan lingkungan sekitar dengan nilai – nilai Islam menjadi tak terpisahkan sebagai aplikasi integrasi dengan pembelajaran biologi tentang ekosistem. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul  pembelajaran berbasis sains, lingkungan, teknologi, masyarakat dan Islam (Salingtemasis) pada konsep Ekosistem kelas X, mengetahui peningkatkan hasil belajar siswa beserta perbedaannya antara yang diterapkan modul dan yang tidak dietrapkan, dan mengkaji respon siswa terhadap pengembangan modul berbasis sains, lingkungan, teknologi, masyarakat dan Islam (Salingtemasis) di  kelas X di SMA NU (Nadhatul Ulama) Lemahabang Kabupaten Cirebon. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode eksperimen.Teknik pengumpulan data pada penelitian ini melalui angket, uji modul berbasis sains, lingkungan, teknologi, masyarakat dan Islam (Salingtemasis), dan tes hasil belajar. Untuk uji analisis digunakan uji normalitas, uji homogenitas dan Uji t Paired Sample Test.Berdasarkan hasil penelitian tentang pengembangan bahan ajar melalui beberapa tahapan yaitu analisis kebutuhan, desain modul, pengemebangan bahan ajar, validasi modul oleh para ahli, dan uji coba modul. Peningkatan hasil belajar siswa dengan modul sebesar 0,28 dengan kriteria cukup baik. Terdapat perbedaan peningkatan hasil belajar siswa yang signifikan  antara kelas eksperimen dan control. Respon dari siswa sebesar 82.07% yang berarti sangat kuat terhadap penggunaan modul. Kata kunci : Modul Biologi Berbasis (Salingtemasis), Hasil Belajar
PENERAPAN PEMBELAJARAN BIOENTREPRENEURSHIP UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA SUB POKOK BAHASAN GYMNOSPERMAE KELAS X DI SMA NEGERI 1 CIWARINGIN Dwi Ayu Ratnasari; Endang Endang; Novianti Muspiroh
Scientiae Educatia: Jurnal Pendidikan Sains Vol 5, No 1 (2016)
Publisher : Tadris Biologi Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN SYEKH NURJATI CIREBON

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (205.665 KB) | DOI: 10.24235/sc.educatia.v5i1.980

Abstract

Pembelajaran Bioentrepreneurship merupakan proses pembelajaran yang menekankan pembelajaran secara nyata dengan memanfaatkan lingkungan sekitar dan membekali siswa untuk membuat produk yang bernilai jual serta melakukan analisis ekonomi sehingga pembelajaran lebih bermakna dan menyenangkan. Penelitian dilaksanakan pada semester genap tahun ajaran 2016 – 2017. Kelas eksperimen: X – 1, 34 siswa dan kelas kontrol: X – 2, 34 siswa. Desain penelitian: pretest – postest control group design. Teknik pengumpulan data penelitian: tes, lembar observasi, dan angket respon. Teknik analisis data : uji normalitas, uji homogenitas dan iji hipotesis. Hasil penelitian: (1) Aktivitas belajar siswa pada saat penerapan pembelajaran Bioentrepreneurship mengalami peningkatan pada setiap pertemuan (2) Terdapat perbedaan peningkatan hasil belajar siswa yang signifikan antara siswa yang diterapkan pembelajaran Bioentrepreneurship dengan yang tidak diterapkan pembelajaran Bioentrepreneurship (3) Respon belajar siswa terhadap penerapan pembelajaran Bioentrepreneurship menunjukan rata – rata angket respon siswa secara keseluruhan termasuk kriteria baik. Hal tersebut membuktikan bahwa penerapan pembelajaran Bioentrepreneurship mendapat respon positif.Kata kunci: Pembelajaran Bioentrepreneurship, Aktivitas Belajar Siswa, Hasil Belajar, dan Respon Siswa
ANALISIS KEMAMPUAN GENERIK SAINS MAHASISWA CALON GURU BIOLOGI PADA PRAKTIKUM ANATOMI TUMBUHAN Novianti Muspiroh
Scientiae Educatia: Jurnal Pendidikan Sains Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : Tadris Biologi Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN SYEKH NURJATI CIREBON

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (921.18 KB) | DOI: 10.24235/sc.educatia.v1i1.503

Abstract

Keterampilan generik sains merupakan kemampuan dasar yang harus dimiliki oleh mahasiswa calon guru biologi. Dalam satu proses praktikum (eksperimen) mata kuliah Anatomi Tumbuhan mahasiswa calon guru biologi dituntut untuk dapat terampil tidak saja pada aspek psikomotorik tetapi juga menganalisis dan memecahkan masalah. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap keterampilan generik sains mahasiswa calon guru biologi pada praktikum anatomi tumbuhan dari ragam pengamatan, pemodelan dan inferensi. Kemampuan generik sains di perguruan tinggi salah satunya adalah melakukan pengamatan langsung, melakukan pemodelan maupun menggunakan inferensi logis. Penelitian ini bersifat deskriptif menggunakan metode analisis kuantitatif dari data kualitatif deskriptif terhadap laporan akhir eksperimen mahasiswa dalam kegiatan praktikum. Objek penelitian adalah mahasiswa semester 2 berjumlah 38 orang di IAIN SN Cirebon. Berdasarkan hasil analisis data pada ragam pengamatan diperoleh KGS  sedang. Pada ragam pemodelan dan inferensi diperoleh KGS tinggi. Dengan demikian masih diperlukan bimbingan secara intensif guna meningkatkan KGS bagi mahasiswa calon guru biologi. Generic science skills are basic skills that must be held by prospective teachers of biology students. In the process of practicum (experimental) Plant Anatomy subject, prospective teachers of biology students are required to be skilled not only in the psychomotor aspect but also in analyzing and solving problems. This research aims to reveal the generic skills of prospective teachers of biology student at the anatomy of plants from various observations, modeling and inference. Ability of generic science in college one of them is a direct observation, perform modeling and logical inference. This research was descriptive using methods of quantitative analysis of qualitative data descriptive of the final report of a student experiment in lab activities. Object of research is the second semester students, amounting to 38 people at the IAIN SN Cirebon. Based on the analysis of data on a variety of observations were obtained KGS. On a variety of modeling and inference obtained high KGS. Thus, intensive guidance is still needed to improve the KGS for prospective teachers of biology students.
Penerapan Pembelajaran Biologi Berbasis Iman dan Taqwa (IMTAQ) pada Konsep Sistem Reproduksi Manusia untuk Meningkatkan Keterampilan Berfikir Kritis Siswa Kelas XI SMA Negeri 1 Ciwaringin Nayla Husna Afila; Nurul Azmi; novianti muspiroh
Scientiae Educatia: Jurnal Pendidikan Sains Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Tadris Biologi Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN SYEKH NURJATI CIREBON

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (118.661 KB) | DOI: 10.24235/sc.educatia.v5i2.960

Abstract

Kemajuan iptek memiliki dampak negatif dan positif, dimana dampak negatif juga banyak berimbas kepada para siswa. Informasi yang negatife dan sajian yang vulgar dapat diakses kapan saja dan hal tersebut memberikan peluang bagi siswa untuk meniru perbuatan-perbuatan yang negatife terutama dalam masalah seksualitas, free sex, aborsi, narkoba, dan HIV/AIDS. Hal ini disebabkan antara lain karena para siswa yang kurang memiliki pengetahuan reproduksi yang diintegrasikan dengan dengan nilai-nilai agama. Adanya proses pembelajaran biologi berbasis nilai IMTAQ diharapkan siswa akan memiliki keterampilan berfikir kritis yang dapat diukur berdasarkan parameter sikap dan hasil belajar. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui aktifitas siswa, perbedaan peningkatan hasil belajar serta respon siswa. Penelitian ini dilaksanakan di SMAN 1 Ciwaringin pada kelas XI IPA 1 (Kelas eksperimen) dan kelas XI IPA 3 (kelas kontrol) dengan menggunakan Pretest-Posttest Control Group Design. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes, observasi dan angket. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan uji statistik meliputi uji normalitas, uji homogenitas dan uji beda hipotesis dengan software SPSS V.16.0. Hasil penelitian menunjukan bahwa aktivitas belajar siswa melalui penerapan pembelajaran biologi berbasis IMTAQ mengalami peningkatan pada setiap pertemuannya. Terdapat perbedaan peningkatan keterampilan berpikir kritis siswa yang signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol, hasil rata-rata N-Gain sebesar 0,66 (kriteria sedang) pada kelas eksperimen dan 0,52 (kriteria sedang) pada kelas kontrol. Respon siswa secara keseluruhan sebesar 59 % dengan kriteria sangat kuat, artinya siswa memberikan respon positif terhadap pembelajaran biologi berbasis IMTAQ.Kata Kunci : Penerapan Pembelajaran Biologi Berbasis Imtaq, Keterampilan Berfikir Kritis
PERAN KEPALA SEKOLAH DALAM MENCIPTAKAN BUDAYA RELIGIUS SISWA STUDI KASUS DI SEKOLAH DASAR NEGERI GRENJENG KOTA CIREBON Novianti Muspiroh
JIEM (Journal of Islamic Education Management) Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/jiem.v2i2.3617

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan secara mendalam peran kepala sekolah dalam menciptakan budaya religius siswa: studi kasus di Sekolah Dasar Negeri Grenjeng Kota Cirebon.  Penelitian ini ialah penelitian kualitatif deskriptif. Sumber data berasalah dari kepala sekolah, guru-guru, para siswa, orang tua siswa dan masyarakat umum. Alat pengumpulan data meliputi wawacara mendalam, observasi mendalam, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui pengumpulan data, reduksi data, display data dan konklusi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Wujud budaya agama di Sekolah Dasar Negeri Grenjeng meliputi: (a) pembelajaran baca tulis al-Qur’an (BTQ), (b) Pembiasaan sikap senyum dan salam, (c) Pelaksanaan shalat berjamaah, (d) pemakaian jilbab (berbusana muslim), (e) peringatan hari-hari besar Islam (PHBI). (2) strategi kepala sekolah dalam mengembangkan budaya agama meliputi: (a). Perencanaan progam, (b) Memberi teladan kepada warga sekolah. (2) Penciptaan budaya religius di sekolah berdampak kepada sikap religius siswa di rumah dalam kehidupan sehari-hari. Peran kepala sekolah dalam menjalankan program sekolah berbasis Islam di SDN Grenjeng diwujudkan dalam peran sebagai pemimpin, manajer, pendidik, inovator, administrator, dan supervisor.  
MANAJEMEN KELAS PEMBELAJARAN SAINS DI SEKOLAH DASAR ISLAM TERPADU SABILUL HUDA KOTA CIREBON Novianti Muspiroh
JIEM (Journal of Islamic Education Management) Vol 3, No 2 (2019)
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/jiem.v3i2.5993

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk mengungkap lebih jauh manajemen kelas pembelajaran sains di Sekolah Dasar islam Terpadu Sabilul Huda Kota Cirebon. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif studi kasus yang bersifat lapangan dan deskriptif. Instrumen penelitian berupa observasi mendalam, wawancara mendalam, dokumentasi. Untuk menjaga keabsahan data kualitatif, maka digunakan teknik triangulasi. Teknik analisis data yang dilakukan melalui reduksi data, display data, dan penyusunan kesimpulan. Prosedur penelitian dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu pra lapangan, pekerjaan lapangan, analisis data, dan pelaporan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan manajemen kelas dalam pembelajaran Sains di SDIT Sabilul Huda telah terlaksana dengan baik, walaupun masih harus ada sejumlah hal yang belum maksimal, yakni dalam pengaturan sarana prasarana yang meliputi pengaturan ruang kelas, pengaturan tempat duduk, pengaturan cahaya, pengaturan ventilasi udara, dan pengaturan penyimpanan barang-barang siswa. Kata Kunci: Penguasaan, kondusif, efektifitas
PERBEDAAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK BERDASARKAN GENDER PADA MATA PELAJARAN BIOLOGI Novianti Muspiroh
Equalita: Jurnal Studi Gender dan Anak Vol 2, No 1 (2020)
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/equalita.v2i1.7055

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap sejauhmana perbedaan hasil belajar biologi siswa berdasarkan gender di MTsN 1 Kota Cirebon. Penelitian ini ialah penelitian kuantitatif ex post facto. Data hasil belajar siswa laki-laki dan perempuan dari dokumentasi guru. Populasi pada penelitian ini ialah seluruh siswa kelas 7 a MTsN 1 Kota Cirebon yang berjumlah 32 siswa. Berpijak pada hasil analisis data yang dilaksanakan dengan analisis variansi satu jalan dengan sel tidak sama didapatkan nilai Fhitung = 2.270 lebih besar dari Ftabel = 1.97, sehingga bisa disimpulkan ada perbedaan yang signifikan antara hasil belajar siswa berdasarkan gender di MTsN 1 Kota Cirebon. Selanjutnya dilaksanakan uji simple effect antar hasil belajar siswa laki-laki dan siswa perempuan untuk mengetahui manakah yang lebih baik antara hasil belajar siswa laki-laki ataukah siswa perempuan. Dari uji tersebut didapatkan nilai Fhitung memperlihatkan perbedaan yang signifikan, yakni Fhitung = 2.597 lebih besar dari Ftabel =1.97. Oleh karena itu, bisa disimpulkan bahwa hasil belajar siswa perempuan lebih baik dari pada siswa laki-laki di MTsN 1 Kota Cirebon.