Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

An Analysis of Improving English Skills of Nursing Students Facing Mbkm (Merdeka Belajar Kampus Merdeka) Iin Noviana; Shanti Rosmaharani; Pepin Nahariani
International Journal of Educational and Life Sciences Vol. 1 No. 2 (2023): October 2023
Publisher : MultiTech Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59890/ijels.v1i2.570

Abstract

Communication is the process of sending thoughts, messages and information. Learning English in Indonesia tends to be taught and studied as a foreign language. The program of Merdeka Belajar (Independent Learning) will provide students to compete in the world of college, and have the opportunity to explore knowledge. This research was conducted on 83 students of STIKES Pemkab Jombang Nursing Bachelor Program, semester 4. The research results are in the form of data which is then analyzed in qualitative descriptive form. The results of the research discuss the implementation of MBKM which includes 2 things, they are student interest in the MBKM program and the benefits felt by students participating in the MBKM program. The conclusion of the study is MBKM activity which is provided meaningful learning for students to understand activities that can be done outside of college, students not only do learning in class but can do activities that can develop their abilities both in class and outside classroom.
EFEKTIVITAS PSIKOEDUKASI KELUARGA TERHADAP PERUBAHAN MEKANISME KOPING KELUARGA DENGAN ANAK RETARDASI MENTAL DI SLB KURNIA ASIH NGORO JOMBANG: The Effectiveness of Family Psychoeducation on Changing the Coping Mechanisms of Families with Mentally Retarded Children at SLB Kurnia Asih Ngoro Jombang Rosmaharani, Shanti; Rodiyah; Noviana, I'in
Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing) Vol. 9 No. 3 (2023): JIKep | Oktober 2023
Publisher : UPPM STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33023/jikep.v9i5.1793

Abstract

P Pendahuluan:Keluarga dengan anak retardasi mental tentunya menghadapi banyak permasalahan kompleks yang terjadi dari masyarakat, disorientasi harapan dan stigma negatif. Masalah yang dihadapi memerlukan mekanisme koping yang baik agar berdampak posiif bagi seluruh anggota keluarga terutama bagi anak dengan retardasi mental. Psikoedukasi keluarga merupakan salah satu terapi yang dapat dipergunakan untuk memperkuat kemampuan koping keluarga. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh psikoedukasi keluarga terhadap perubahan mekanisme koping keluarga dengan anak retardasi mental. Metode: Desain penelitian ini menggunakan desain pra-eksperimental one-group pra-post test design. Populasi keluarga yang merawat anak dengan retardasi mental sebanyak 40 orang. Besar sampel sejumlah 40 responden dengan menggunakan total sampling. Analisa data menggunakan uji Wilcoxon Signed Ranks Test. Variabel independen adalah psikoedukasi keluarga. Sedangkan variabel dependen adalah mekanisme koping keluarga. Pengumpulan data dengan menggunakan kuisioner mekanisme koping The Brief Cope. Hasil: Dari hasil uji analisis Wilcoxon Signed Ranks Test didapatkan data menunjukkan hasil ada pengaruh psikoedukasi keluarga terhadap mekanisme koping keluarga  Simpulan: Psikoedukasi keluarga efektif untuk meningkatkan mekanisme koping keluarga sehingga akan tercipta lingkungan yang kondusif dan harmonis untuk keluarga tersebut. Psikoedukasi keluarg ini dapat dilakukan secara berkelanjutan oleh pihak sekolah dan dapat dilakukan secara mandiri oleh kelaurag di rumah.
Effect of Family Support on Psychological Disorders in Pregnant Women in Pulo Lor Village, Pulo Lor District, Jombang Regency Pitriawati, Dewi; Srirahandayani, Dwi; Grah Prihartanti, Niken; Rosmaharani, Shanti
International Journal of Multidisciplinary Approach Research and Science Том 2 № 01 (2024): International Journal of Multidisciplinary Approach Research and Science
Publisher : PT. Riset Press International

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59653/ijmars.v2i01.413

Abstract

Psychological health disorders during pregnancy can cause poor pregnancy outcomes in the form of complications including the risk of preterm labor, delays in the delivery process, low birth weight, hypertension and impaired fetal neurodevelopment and development. The risk of these complications can be reduced by improving the factors that affect the psychological health of pregnant women including interpersonal relationships, family roles and social support. The purpose of this study was to determine the effect of family support on the psychological health status of pregnant women using the unpaired categorical analytic research method of more than two groups with univariate, bivariate and multivariate data analysis. The research process carried out on pregnant women in Jombang Regency has found that influential family support can reduce the risk of psychological disorders in the form of anxiety during pregnancy.
Pelatihan Pembuatan PMT dari Susu Sapi dan Biskuit Alami Bagi Anak dengan Stunting di Desa Murukan, Kabupaten Jombang, Jawa Timur Alifiah, Mazidatul; Pramita, Nurfiana Dwi; Anggra, Sheila Aprilia; Azal, Edvin Zuhri Akhirul; Fatimatuzzahroh, Dini; Rosmaharani, Shanti
DEDIKASI SAINTEK Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : Al-Hijrah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58545/djpm.v2i2.131

Abstract

Kasus stunting di indonesia masih menjadi perhatian utama pemerintah. Salah satu faktor yang berpengaruh pada balita stunting adalah kurangnya asupan zat gizi terutama energi, protein, iron, zinc, dan kalsium. Dalam upaya perbaikan status gizi, termasuk stunting dapat dilakukan pemenuhan gizi seperti pemberian Makanan Pendamping Air Susu Ibu (MPASI). Oleh karena itu, untuk melengkapi asupan zat gizi anak, dapat dilakukan dengan menggunakan bahan makanan yang beragam. Tujuan pembinaan dan pemberdayaan masyarakat ini untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang issue stunting dan menangani kasus stunting dengan pelaksanaan pemberdayaan masyarakat. Metode yang digunakan adalah pelatihan pada ibu dan juga kader kesehatan Desa Murukan dengan pembuatan PMT secara mandiri dan juga membuat alternatif PMT berupa susu dan biskuit GPS yang berbahan baku susu sapi murni dan bahan alami yang dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari hari. Hasil dari adanya program in dapat dilihat dari nilai pemahaman serta pengetahuan ibu dan juga kader Kesehatan terkait stunting. Keberhasilan program juga dapat dilihat dari meningkatnya kemampuan ibu dan kader Kesehatan dalam memproduksi susu GPS dan juga memproduksi biskuit GPS.
Stimulasi Tumbuh Kembang dan Emosional Pada Anak dengan Retardasi Mental di Sekolah Luar Biasa Tunas Harapan II Peterongan Rosmaharani, Shanti; Ismaila, Novi; Wati, Nur Niken Setyo; Iswanto
DEDIKASI SAINTEK Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : Al-Hijrah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58545/djpm.v2i2.184

Abstract

Retardasi mental adalah anak yang mengalami keterbatasan secara fisik, emosional, gangguan adaptasi sosial, penurunan intelektual, keterbatasan aktifitas dan partisipasi. Anak retardasi mental seringkali mengalami keterlambatan dalam perkembangan seperti keterlambatan berbicara, bersosialisasi dan gangguan berbahasa. Gangguan tidur pada anak retardasi mental mempunyai dampak negatif berupa perubahan suasana hati dan sulit mengendalikan emosional dan stress. Oleh karena itu pentingnya peran orang tua serta lingkungan dalam proses tumbuh kembang pada anak retardasi mental. Upaya yang dapat dilakukan adalah dengan memberikan edukasi kepada orang tua anak retardasi mental mengenai stimulasi tumbuh kembang dan emosional. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menambah pengetahuan dan wawasan dalam memberikan stimulasi tumbuh kembang dan emosional khususnya pada anak retardasi mental. Pengabdian masyarakat ini dilakukan di Sekolah Luar Biasa (SLB) Tunas Harapan II Peterongan. Metode pelaksanaan yang dilakukan adalah memberikan edukasi mengenai stimulasi tumbuh kembang dan emosional pada anak dengan retardasi mental kepada orang tua wali murid. Hasil kegiatan didapatkan orang tua wali murid dapat mengikuti kegiatan dengan antusias dan terjadi diskusi serta tanya jawab. Setelah mengikuti kegiatan ini diharapkan orang tua wali murid mampu menerapkan pola asuh dengan memberi stimulasi tumbuh kembang dan emosional pada anak dengan retardasi mental.  
Pelatihan Pembuatan PMT dari Susu Sapi dan Biskuit Alami Bagi Anak dengan Stunting di Desa Murukan, Kabupaten Jombang, Jawa Timur Alifiah, Mazidatul; Pramita, Nurfiana Dwi; Anggra, Sheila Aprilia; Azal, Edvin Zuhri Akhirul; Fatimatuzzahroh, Dini; Rosmaharani, Shanti
DEDIKASI SAINTEK Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : Al-Hijrah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58545/djpm.v2i2.131

Abstract

Kasus stunting di indonesia masih menjadi perhatian utama pemerintah. Salah satu faktor yang berpengaruh pada balita stunting adalah kurangnya asupan zat gizi terutama energi, protein, iron, zinc, dan kalsium. Dalam upaya perbaikan status gizi, termasuk stunting dapat dilakukan pemenuhan gizi seperti pemberian Makanan Pendamping Air Susu Ibu (MPASI). Oleh karena itu, untuk melengkapi asupan zat gizi anak, dapat dilakukan dengan menggunakan bahan makanan yang beragam. Tujuan pembinaan dan pemberdayaan masyarakat ini untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang issue stunting dan menangani kasus stunting dengan pelaksanaan pemberdayaan masyarakat. Metode yang digunakan adalah pelatihan pada ibu dan juga kader kesehatan Desa Murukan dengan pembuatan PMT secara mandiri dan juga membuat alternatif PMT berupa susu dan biskuit GPS yang berbahan baku susu sapi murni dan bahan alami yang dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari hari. Hasil dari adanya program in dapat dilihat dari nilai pemahaman serta pengetahuan ibu dan juga kader Kesehatan terkait stunting. Keberhasilan program juga dapat dilihat dari meningkatnya kemampuan ibu dan kader Kesehatan dalam memproduksi susu GPS dan juga memproduksi biskuit GPS.
Stimulasi Tumbuh Kembang dan Emosional Pada Anak dengan Retardasi Mental di Sekolah Luar Biasa Tunas Harapan II Peterongan Rosmaharani, Shanti; Ismaila, Novi; Wati, Nur Niken Setyo; Iswanto
DEDIKASI SAINTEK Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : Al-Hijrah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58545/djpm.v2i2.184

Abstract

Retardasi mental adalah anak yang mengalami keterbatasan secara fisik, emosional, gangguan adaptasi sosial, penurunan intelektual, keterbatasan aktifitas dan partisipasi. Anak retardasi mental seringkali mengalami keterlambatan dalam perkembangan seperti keterlambatan berbicara, bersosialisasi dan gangguan berbahasa. Gangguan tidur pada anak retardasi mental mempunyai dampak negatif berupa perubahan suasana hati dan sulit mengendalikan emosional dan stress. Oleh karena itu pentingnya peran orang tua serta lingkungan dalam proses tumbuh kembang pada anak retardasi mental. Upaya yang dapat dilakukan adalah dengan memberikan edukasi kepada orang tua anak retardasi mental mengenai stimulasi tumbuh kembang dan emosional. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menambah pengetahuan dan wawasan dalam memberikan stimulasi tumbuh kembang dan emosional khususnya pada anak retardasi mental. Pengabdian masyarakat ini dilakukan di Sekolah Luar Biasa (SLB) Tunas Harapan II Peterongan. Metode pelaksanaan yang dilakukan adalah memberikan edukasi mengenai stimulasi tumbuh kembang dan emosional pada anak dengan retardasi mental kepada orang tua wali murid. Hasil kegiatan didapatkan orang tua wali murid dapat mengikuti kegiatan dengan antusias dan terjadi diskusi serta tanya jawab. Setelah mengikuti kegiatan ini diharapkan orang tua wali murid mampu menerapkan pola asuh dengan memberi stimulasi tumbuh kembang dan emosional pada anak dengan retardasi mental.  
ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TINGKAT DEPRESI KELUARGA DALAM PERAWATAN ANAK DENGAN RETARDASI MENTAL DI SDLBN JOMBATAN VII JOMBANG Shanti Rosmaharani
Jurnal Keperawatan Vol 14 No 1 (2017): Jurnal Keperawatan
Publisher : STIKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan: Keterbatasan anak retardasi mental dalam keterampilan, komunikasi, perawatan diri, dan kegiatan sehari- hari membuat anak retardasi mental bergantung kepada keluarga yang dapat mengakibatkan keluarga akan lebih rentan terkena stress psikologis. Stress psikologis dapat dipengaruhi beberapa faktor salah satunya adalah usia keluarga, penghasilan, usia anak, jenis kelamin, pendidikan dan tingkat retardasi mental. Tujuan penelitian ini adalah menganalisa faktor-fakktor yang berhubungan dengan tingkat depresi keluarga dalam merawat anak retardasi mental di SDLB Negeri Jombatan VII Jombang. Metode Penelitian : Desain penelitian ini adalah analitik korelasi dengan pendekatan cross sectional. Populasi sejumlah 28 responden mencakup seluruh orang tua di SDLB Negeri Jombatan VII Jombang. Sampel sejumlah 28 responden diambil menggunakan Total Sampling. Variabel independen usia keluarga,, penghasilan, usia anak, jenis kelamin, pendidikan dan tingkat retardasi mental, variabel dependen tingkat depresi, cara pengambilan data dengan koesioner, uji statistik yang dipakai independent t test dan chi square. Hasil Penelitian : Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, didapatkan hasil uji bivariat usia keluarga 0,620, penghasilan 0,575, usia anak 0,462, jenis kelamin 0,253, tingkat pendidikan 0,948, tingkat retardasi mental anak 0,670 sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak ada hubungan antara faktor-faktor tersebut dengan tingkat depresi keluarga ditunjukkan dari hasil uji analisis bivariat semua faktor >0,25 sehingga tidak dapat dilanjutkan ke regresi logistik namun ada faktor yang paling dominan dengan nilai paling mendekati yaitu jenis kelamin ditunjukkan dengan nilai 0,253. Pembahasan: perhatian untuk keluarga penting diperhatikan dalam perawatan anak dengan retardasi mental agar tidak menimbulkan masalah psikososial salah satunya adalah depresi, dengan memperhatikan faktor-faktor yang dapat mempengaruhi kejiwaan keluarga dengan terapi yang tepat .Kata kunci : Faktor-faktor, Tingkat Depresi, Retardasi Mental
Optimizing the Development of children with mental retardation by the Gardening Challenge Program Rosmaharani, Shanti; Noviana , I’in; Rodiyah, Rodiyah; Fitri, Luthfi Nazillatul; Magfiroh, Gita; Amirta, Adinda Zakia Putri; Aditya, Arya Rakha; Prasetyo, Achmad Yogi; Andrian, Bela Kurnia
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 5 No. 4 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN) Edisi September - Desembe
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v5i4.4465

Abstract

Mental retardation is a state of stopped or incomplete mental development which is characterized by disturbances during development, thus affecting the overall level of intelligence. Gardening therapy of the Gardening Challenge Program can be a solution to improve student’s health and can be a learning tool for school development. This Community Service aims to improve student health and increase creative activities in education. This activity is included in the Community Partnership Program scheme which is funded by the Ministry of Education and Culture. The methods used in this program are health education, family psychoeducation and gardening training which are packaged in the Gardening Challenge Program. The first activity is health education about sexual violence. This education explains the importance of awareness of preventing sexual violence, especially for students with special needs. The second activity is family psychoeducation. The Family psychoeducation is a method that provides education to families about caring for children with mental retardation. This family psychoeducation was carried out in 2 sessions. The next activity is the Gardening Challenge Program, namely training in plant breeding and cultivation and making demonstration plots. This activity went smoothly and was attended by 40 students. The results of this activity are increased development of children's growth and development, increased family capabilities in caring for mentally retarded children and increased school activities by forming demonstration plots which can be used as an educational tool. Students, families and the school responded well and enthusiastically to the benefits provided by this community service
Self-Efficacy with Bullying and Cyberbullying Prevention Efforts in Supporting Implementation SDGs: Literature Review Fitri, Luthfi Nazillatul; Elfina, Iva; Santoso, Syaputra Dwi; Rosmaharani, Shanti
Jurnal Kesehatan Komunitas Indonesia Vol 3 No 3: December 2023
Publisher : Al-Hijrah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58545/jkki.v3i3.221

Abstract

Bullying is any violent behaviour that is perpetrated repeatedly and intentionally against a person or group of weaker groups. Today, it has become a global problem that is often encountered and faced by many people, not only in the real world but also in the virtual world of cyberbullying. This is the cause of the increase in the number graph of people with mental health disorders, thus creating challenges for everyone to control self-awareness. Therefore, self-efficacy is one of the best treatments for each individual to prevent and recover victims because it can give confidence in their self-esteem and build confidence in each individual. This literature review examines the relationship between self-efficacy and efforts to prevent bullying and cyberbullying in support of implementing SDGs in Indonesia. The study used the literature review design by retrieving articles through an electronic database, namely Google Scholar and eResources. All journals were published around 2013–2023, with keywords used to search for articles: self-efficacy, prevention, bullying, cyberbullying, and SDGs. This method is done by analyzing narratives in journals that are found through several stages, which is to collect 659 articles or research results from international standard journals until 7 articles related to the topic are covered. The results of this study show that there is a link between self-efficacy and bullying prevention efforts and cyberbullying that are proven to improve mental health awareness. The implementation of self-efficacy should be done regularly through a sustainable and ongoing system promoted by collaborating with various parties, leading to improvements in mental health quality to lower the rate of mental health disorders.