Aqzhariady Khartha
Department Of English Education Universitas Sembilanbelas November Kolaka, Jl. Pemuda No. 339, Tahoa, Kec. Kolaka, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara 93561

Published : 13 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Menumbuhkan Minat Baca, Keterampilan Literasi, dan Kreativitas Siswa melalui Implementasi Pohon Literasi: Developing the Reading Interest, Literacy Skills, and Creativity among Students through Literacy Tree Working Wall Pratiwi, Alifiah; Suryadi, Ray; Khartha, Aqzhariady; Reskiawan, Bimas; Sultan, Sultan; Nurcahaya, Nurcahaya; Amriani, Rina
DARMADIKSANI Vol 5 No 4 (2025): Edisi Desember
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/darmadiksani.v5i4.8309

Abstract

Pohon Literasi adalah inovasi pendidikan yang dirancang untuk meningkatkan minat baca, keterampilan literasi, dan kreativitas siswa melalui visualisasi bacaan dalam bentuk pohon yang interaktif. Konsep ini menggabungkan elemen visual dan interaktif untuk memotivasi siswa dalam kegiatan membaca dan menulis. Kegiatan ini dilakukan di SD Negeri 1 Puuroda selama empat bulan untuk mengevaluasi dampak implementasi Pohon Literasi terhadap keterampilan membaca dan menulis siswa. Metode kegiatan melibatkan pengenalan Pohon Literasi sebagai alat bantu visual yang memungkinkan siswa untuk menambahkan daun atau buah pada pohon sebagai representasi kemajuan bacaan mereka. Data dikumpulkan melalui observasi dan umpan balik guru untuk menilai keterlibatan siswa serta dampak terhadap motivasi dan keterampilan literasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa Pohon Literasi efektif dalam meningkatkan minat baca dan keterampilan literasi siswa dengan menciptakan rasa pencapaian dan motivasi tambahan melalui visualisasi progres bacaan. Selain itu, aktivitas kreatif yang terkait dengan menghias pohon memperkaya pengalaman belajar siswa dan mendorong ekspresi kreatif. Meskipun ada tantangan seperti keterbatasan sumber daya dan waktu, solusi praktis seperti pemanfaatan bahan yang tersedia dan teknologi digital dapat membantu mengatasi hambatan tersebut. Dengan perencanaan yang matang dan dukungan komunitas pendidikan, Pohon Literasi dapat menjadi alat yang berharga dalam meningkatkan literasi dan kreativitas siswa secara menyeluruh.
Enhancing Women's Entrepreneurial Competencies through Intensive English Training Integrated with the DreamBuilder LMS Khartha, Aqzhariady; Alfian, Heri; Bohang, Muthmainnah Bahri A.; Suryadi, Ray; Pratiwi, Alifiah; Dakka, Litha Nesidekawati; Marhamah, Marhamah
Indonesian Journal of Community Services Vol 7, No 2 (2025): November 2025
Publisher : LPPM Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/ijocs.7.2.247-254

Abstract

Program ini memperkenalkan pelatihan Bahasa Inggris intensif yang diintegrasikan dengan DreamBuilder Learning Management System (LMS) untuk meningkatkan keterampilan komunikasi bisnis dan kompetensi kewirausahaan bagi pengusaha perempuan. Pelatihan ini menggabungkan pembelajaran bahasa yang terarah dengan konten kewirausahaan melalui workshop interaktif, latihan peran, dan pembelajaran mandiri. Hasil evaluasi melalui pre-test, post-test, dan survei peserta menunjukkan peningkatan rata-rata sebesar 35,4% dalam kemahiran berbahasa Inggris, khususnya pada kosa kata bisnis, komunikasi tertulis, dan presentasi lisan. Peserta juga melaporkan peningkatan kepercayaan diri dalam memahami materi DreamBuilder serta dalam menggunakan Bahasa Inggris pada interaksi bisnis. Program ini menegaskan pentingnya integrasi antara pendidikan bahasa dan platform pembelajaran digital untuk mengatasi hambatan bahasa serta memberdayakan perempuan agar mampu bersaing secara efektif dalam lingkungan bisnis global.This program introduced an intensive English training initiative integrated with the DreamBuilder Learning Management System (LMS) to enhance the business communication skills and entrepreneurial competencies of women entrepreneurs. The training combined targeted language instruction with entrepreneurship-focused content through interactive workshops, role-playing, and self-directed learning. Evaluation through pre- and post-tests and participant surveys showed an average improvement of 35.4% in English proficiency, particularly in business vocabulary, written communication, and oral presentation. Participants also reported increased confidence in understanding DreamBuilder materials and using English in business interactions. The program underscores the importance of integrating language education with digital learning platforms to overcome language barriers and empower women to compete effectively in the global business environment.
Gamified Vocabulary Learning through Quizizz: An Experimental Study on EFL Students’ Lexical Development in Indonesia Hidayat Nasir, Syarif; Susanto, Ashabul Kahfi; Helvira, Vivin; Khartha, Aqzhariady
IDEAS: Journal on English Language Teaching and Learning, Linguistics and Literature Vol. 13 No. 2 (2025): IDEAS: Journal on English Language Teaching and Learning, Linguistics and Lite
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/ideas.v13i2.8119

Abstract

This experimental study investigates how gamified vocabulary learning through Quizizz supports English as a Foreign Language (EFL) students’ lexical development in Indonesia. Grounded in the principles of Self-Determination Theory, the research examines how game-based features, such as instant feedback, competition, and reward systems, enhance learners’ motivation and engagement during vocabulary acquisition. Twenty-eight eleventh-grade students from a public school in South Sulawesi participated in pre- and post-tests to measure learning gains after the Quizizz intervention. The results indicate notable improvements in students’ vocabulary mastery accompanied by increased autonomy and active participation during lessons. The findings suggest that integrating gamification elements can strengthen learners’ intrinsic motivation, contributing to more effective vocabulary learning in EFL classrooms. However, the study’s limited context, focusing on a single school and lacking comparison with other digital platforms, constrains the generalizability of the results. The study recommends broader implementation and future research across varied educational settings to further validate the potential of Quizizz and similar tools in enhancing EFL students’ lexical resources.