Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

PENGEMBANGAN MODUL BERBASIS MATEMATIKA REALISTIK BERCIRIKAN BUDAYA INDONESIA Agung Deddiliawan Ismail; Anis Farida Jamil
KALAMATIKA Jurnal Pendidikan Matematika Vol 4 No 2 (2019): KALAMATIKA November 2019
Publisher : FKIP Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (494.225 KB) | DOI: 10.22236/KALAMATIKA.vol4no2.2019pp177-192

Abstract

One of the negative effects of globalization is the reduced love for culture in the younger generation. Increasing the love of culture in the younger generation can be done in mathematics learning. Realistic mathematics connects mathematics learning with daily life activities. Realistic mathematics characterized by Indonesian culture is contained in modules with the aim of learning mathematics and also can increase students' knowledge about Indonesian culture. This study aims to develop modul based on realistic mathematical characterized by Indonesian culture that is valid and practical. The instruments used in this study were validation sheets and student response questionnaire sheets. Validation sheet to obtain module validity data while student response questionnaire sheets are used to obtain module practicality data. The method used in this study is through three stages, namely the stage of defining, designing, and developing. This research and development produces modul based on realistic mathematical characterized by Indonesian culture that is valid and practical. Valid is obtained from the data analysis sheet validation filled by expert validators. The practicality of the module was obtained from the results of the student response questionnaire which showed a positive response.
PENGEMBANGAN HANDOUT MATEMATIKA BERCIRIKAN KEARIFAN LOKAL UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN LITERASI MATEMATIS Anis Farida Jamil; Hendarto Cahyono; Mila Sekar Ayu
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 10, No 1 (2021)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (667.145 KB) | DOI: 10.24127/ajpm.v10i1.3260

Abstract

Literasi matematis merupakan kemampuan individu dalam menggunakan dan menginterpretasikan matematika ke dalam berbagai situasi pada kehidupan sehari-hari. Dalam rangka meningkatkan kemampuan literasi matematis dilakukan dengan mengembangkan handout yang bercirikan kearifan lokal Malang Raya. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan handout matematika bercirikan kearifan lokal untuk meningkatkan kemampuan literasi matematis yang valid, praktis, dan efektif. Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian Research and Development (R&D) dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation and Evaluation). Subjek penelitian adalah siswa kelas X yang berjumlah 33 siswa. Instrumen penelitian yang digunakan pada penelitian ini antara lain lembar validasi untuk memperoleh penilaian kevalidan handout, lembar soal pre-test dan post-test untuk mengetahui keefektifan handout, dan lembar angket respon siswa untuk mengetahui kepraktisan handout.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan handout matematika bercirikan kearifan lokal bersifat valid, efektif dan praktis dengan perolehan skor kevalidan media sebesar 4,34375 dari 5, skor kevalidan materi sebesar 4,60526 dari 5, skor keefektifan dengan kenaikan nilai sebesar 25,625, dan skor kepraktisan sebesar 4,3125 dari 5.Kata kunci: Handout matematika; kearifan lokal; literasi matematis. AbstractMathematical literacy is an individual's capacity to formulate, use and interpret mathematics in various situations in everyday life. In order to improve students' mathematical literacy skills, this was done by developing handouts that were characterized by local wisdom of Malang Raya. The aim of this research is to develop mathematics handouts characterized by local wisdom to improve mathematical literacy skills that are valid, practical, and effective.  The type of research used in this research is Research and Development (R&D) with the ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation and Evaluation) model. The research subjects were students in X grade which amounted to 33 students. The research instruments used in this study included validation sheets to obtain an assessment of the validity of the handouts, pre-test and post-test question sheets to determine the effectiveness of the handouts, and student response questionnaires to determine the practicality of the handouts. The results showed that the development of mathematical handouts characterized by local wisdom was valid, effective and practical with the acquisition of a media validity score of 4.34375 out of 5, the material validity score of 4.60526 out of 5, the effectiveness score with an increase in value of 25.625, and a score of practicality of 4,3125 out of 5.Keywords: Local wisdom; mathematics’ handout; mathematical literacy
PENGEMBANGAN INSTRUMEN PENILAIAN AUTENTIK KURIKULUM 2013 PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA Baiduri Baiduri; Dwi Priyo Utomo; Alfiani Athma Putri Rosyadi; Anis Farida Jamil
JINoP (Jurnal Inovasi Pembelajaran) Vol. 5 No. 1 (2019): Mei 2019
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jinop.v5i1.4973

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan instrumen penilaian autentik kurikulum 2013 pada mata pelajaran matematika. Penelitian ini berjenis penelitian Research and Development. Intrumen yang digunakan pada penelitian ini adalah lembar validasi dan lembar angket respon siswa. Prosedur yang dilakukan pada penelitian ini antara lain: 1) menganalisis kurikulum, 2) membuat instrumen, 3) melakukan validasi terhadap instrumen, 4) merevisi instrumen, dan 5) menerapkan instrumen pada pembelajaran. Hasil yang diperoleh pada penelitian pengembangan ini adalah 1) berdasarkan hasil validasi, instrumen berkategori valid dan dapat diterapkan pada pembelajaran, 2) instrumen penilaian autentik mendapatkan respon positif oleh guru mata pelajaran matematika 
PENGEMBANGAN MODUL TRIGONOMETRI BERCIRIKAN OPEN-ENDED PROBLEM Agung Deddiliawan Ismail; Anis Farida Jamil; Octavina Rizky Utami Putri
AdMathEdu : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika, Ilmu Matematika dan Matematika Terapan Vol 7, No 1: Juni 2017
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (611.529 KB) | DOI: 10.12928/admathedu.v7i1.7396

Abstract

Tujuan penelitian dan pengembangan ini adalah mengembangkan modul Trigonometri bercirikan open-ended problem yang dapat mendukung mahasiswa berpikir tingkat tinggi dengan kriteria kualitas valid, praktis, dan efektif. Penelitian dan pengembangan ini mengadaptasi model 4D oleh Thiagarajan, dkk yang terdiri dari tiga tahap, yaitu pendefinisian (define), perancangan (design), dan pengembangan (develop). Subjek uji coba dalam penelitian dan pengembangan ini adalah mahasiswa semester gasal 2016/2017. Modul, instrumen (lembar observasi aktivitas mahasiswa dan lembar angket respon mahasiswa), dan RPP yang dikembangkan telah memenuhi kriteria valid. Modul ini juga memenuhi kriteria praktis yang ditunjukkan oleh: (1) hasil pengamatan aktivitas mahasiswa yang memenuhi kategori sangat baik, dan (2) mahasiswa memberikan respon positif terhadap pembelajaran dengan menggunakan modul Trigonometri bercirikan open-ended problem. Modul ini memenuhi kriteria efektif yang ditunjukkan oleh peningkatan hasil tes observasi awal dan tes setelah uji coba modul. Kata Kunci: pengembangan, modul trigonometri, open-ended problem
PEMBELAJARAN MATEMATIKA MENGGUNAKAN KERANGKA KERJA RECCE UNTUK MENDUKUNG KOMPETENSI KOGNITIF Alifia Gunita Ningsih; Arif Hidayatul Khusna; Anis Farida Jamil
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (327.769 KB) | DOI: 10.24127/ajpm.v9i2.2599

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan penerapan pembelajaran matematika dengan menggunakan kerangka kerja RECCE untuk mendukung kompetensi kognitif mahasiswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif untuk menggambarkan proses pembelajaran yang terjadi. Produk penelitian ini adalah RPP. Instrumen penelitian menggunakan lembar validasi untuk menilai kelayakan RPP sebelum diterapkan dan lembar keterlaksanaan pembelajaran yang digunakan untuk mendeskripsikan aktivitas mahasiswa selama pembelajaran. Teknik pengumpulan data melalui observasi sedangkan teknik analisis data terdiri dari tiga tahap yaitu reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini adalah kerangka kerja RECCE berhasil mendukung kompetensi kognitif mahasiswa. Mahasiswa aktif dalam mengungkapkan pendapat, berdiskusi, dapat memberikan contoh nyata pada translasi, dapat menjelaskan definisi translasi menggunakan bahasa sendiri, dapat membuktikan teorema pada translasi, dapat menyelesaikan masalah translasi yang disajikan, dan dapat mengerjakan LKM sesuai dengan pemahaman yang didapat. Berdasarkan keaktifan mahasiswa selama pembelajaran berlangsung maka penggunaan kerangka kerja RECCE pada translasi sudah tepat digunakan dalam mendukung kompetensi kognitif mahasiswa.
PENERAPAN PENILAIAN AUTENTIK KURIKULUM 2013 PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA DI MA MUHAMMADIYAH 1 MALANG Baiduri Baiduri; Dwi Priyo Utomo; Alfiani Athma Putri Rosyadi; Anis Farida Jamil
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 1, No 1: Desember 2017
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1096.505 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v1i1.16

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan penilaian autentik kurikulum 2013 pada mata pelajaran matematika. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian kualitatif dengan sifat penelitian adalah penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data adalah observasi, dokumentasi, dan wawancara. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan air flow model yang terdiri dari mereduksi data, menyajikan data, dan menyimpulkan data. Hasil kegiatan berlangsung diawali dengan kegiatan observasi. Selanjutnya terdapar 4 kegiatan yang dilaksanakan yaitu: 1) mengkaji konsep kurikulum 2013 terutama konsep penilaian auntentik kurikulum 2013, 2) diskusi dengan guru matematika tentang rencana implementasi penilaian autentik kurikulum 2013, 3) implementasi penilaian autentik kurikulum 2013, dan 4) refleksi implementasi penilaian autentik kurikulum 2013. Rekomendasi untuk kegiatan yang selanjutnya adalah dikembangkan implementasi untuk pengembangan perangkat pembelajaran berdasarkan kurikulum 2013.
PELATIHAN ASESMEN KOMPETENSI MINIMUM DALAM PEMBUATAN E-MODUL MATEMATIKA PADA POLYSYNCHRONOUS LEARNING Anis Farida Jamil; Arif Hidayatul Khusna; Ali Sofyan Kholimi
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 1 (2022): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (648.625 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v6i1.6432

Abstract

Abstrak: Usaha pemerintah dalam peningkatan pencapaian kompetensi kognitif dapat dilihat dari adanya perubahan kebijakan terkait penilaian kompetensi peserta didik. Dimana semula dari pelaksanaan Ujian Nasional (UN) menjadi Asesmen Kompetensi Minimum (AKM). AKM yang mulai diterapkan pada tahan 2019 ini diterapkan pada semua jenjang pendidikan. Beberapa keluhan dari mitra yaitu SMP Muhammadiyah 6 Dau dan SMA Negeri 1 Lawang terkait kebijakan AKM ini diantaranya adalah implementasi AKM pada proses pembelajaran. AKM yang merupakan kebijakan baru berdampak pada minimnya practical skill yang dimiliki oleh pendidik. Permintaan pelatihan pembuatan modul berbasis AKM ini juga muncul langsung dari sekolah mitra. Pelaksanaan pembelajaran pada masa pandemi mempengaruhi praktek pembelajaran sehingga penerapan AKM yang akan dilakukan di sekolah menggunakan pendekatan polysynchronous. Sehingga tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah memberikan pelatihan AKM dalam pembuatan e-modul pada pembelajaran polysynchronous difokuskan pada guru matematika sekolah. Metode pelaksanaan pengabdian adalah Pelatihan AKM dalam pembuatan e-modul, Pendampingan Pengembangan e-Modul Berbasis AKM, Implementasi e-Modul Berbasis AKM Pada Pembelajaran Polysynchronous, Refleksi dan Evaluasi.Abstract: The government's efforts to increase the achievement of cognitive competence can be seen from the changes in policies related to the assessment of student competence. Where originally from the implementation of the National Examination to the Minimum Competency Assessment (MCA). MCA, which began to be implemented in 2019, is applied to all levels of education. Several complaints from partners, namely SMP Muhammadiyah 6 Dau and SMA Negeri 1 Lawang related to this MCA policy, including the implementation of MCA in the learning process. MCA which is a new policy has an impact on the lack of practical skills possessed by educators. Requests for training on making MCA-based modules also arise directly from partner schools.The implementation of learning during the pandemic affects learning practices so that the implementation of AKM that will be carried out in schools uses a polysynchronous approach. So the purpose of this service activity is to provide MCA training in making e-modules in polysynchronous learning focused on school mathematics teachers. The method of implementing the service is MCA Training in the manufacture of e-modules, Assistance in the Development of MCA-Based e-Modules, Implementation of MCA-Based e-Modules in Polysynchronous Learning, Reflection and Evaluation.
MANAJEMEN HUMAS SMK MUHAMMADIYAH 9 WAGIR UNTUK MENINGKATKAN KREDIBILITAS SEKOLAH Agung Deddiliawan Ismail; Anis Farida Jamil; Adityo Adityo
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 2, No 1 (2018): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (161.07 KB) | DOI: 10.31764/jpmb.v2i1.557

Abstract

Salah satu cara meningkatkan kredibilitas sekolah adalah dengan memperkenalkan sekolah kepada masyarakat luas. Dalam hal ini, publikasi sekolah menjadi sangat penting. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah memberikan pendampingan kepada humas SMK Muhammadiyah 9 Wagir untuk meningkatkan kredibilitas sekolah dengan cara membuat website sekolah agar sekolah dapat dikenal masyarakat luas. Metode yang digunakan untuk melaksanakan kegiatan pendampingan ini antara lain 1) mengadakan workshop manajemen humas, 2) mengadakan workshop pengenalan website, 3) melakukan pendampingan pembuatan website, dan 4) melakukan evaluasi. Hasil yang diharapkan pada kegiatan ini adalah website SMK Muhammadiyah 9 Wagir yang siap diakses oleh masyarakat luas dan artikel ilmiah yang akan dipublikasikan di jurnal nasional atau internasional.
Peningkatan Level Berpikir Aljabar Siswa Berdasarkan Taksonomi SOLO Pada Materi Persamaan Linier Melalui Pemberian Scaffolding Anis Farida Jamil
Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Vol 3, No 1 (2017): Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (558.091 KB) | DOI: 10.36312/jime.v3i1.34

Abstract

The aim of this research is to describe students’ level of algebraic thinking based on SOLO model in linier equation material and improving students’ level of algebraic thinking by giving scaffolding to students. This research was done to the eighth grade students of Muhammadiyah 1 Malang Junior High School who have already learnt about linier equation. Six students were taken as the subjects of the research with the specification that two students had unistructural level of algebraic thinking, other two students had multistructural level of algebraic thinking, and the last two students had relational level of algebraic thinking. Based on the result of the research, the researcher finds that students’ levels of algebraic thinking were increased by giving scaffolding in written test 1.  One of two students with unistructural level of algebraic thinking could increase the level into multistructural and the other could increase the level into relational. Other two students who were in multistructural level of algebraic thinking, both of them, could increase the level into extended abstract level. In addition, the last two students with relational level of algebraic thinking, both of them, could increase their level into extended abstract level.
PENDAMPINGAN PENYUSUNAN STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR MANAJEMEN KETENAGAAN DI SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN Agung Deddiliawan Ismail; Adi Slamet Kusumawardana; Anis Farida Jamil; Octavina Rizky Utami Putri
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (208.808 KB) | DOI: 10.36312/jupe.v2i2.225

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan pelaksanaan pendampingan penyusunan SOP manajemen ketenagaan di Sekolah Menengah Kejuruan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan langkah-langkah: (1) studi pendahuluan, (2) perencanaan, dan (3) pelaksanaan. Subjek penelitian ini adalah pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Kejuruan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi. Hasil observasi dianalisis dengan cara mereduksi data, menyajikan data, dan menarik kesimpulan. Hasil studi pendahuluan menunjukkan bahwa SMK belum memiliki Standar Operasional Prosedur (SOP) untuk manajemen ketenagaan. Perencanaan pelaksanaan pendampingan penyusunan SOP dilakukan dengan membuat catatan lapangan kegiatan pendampingan dan penyusunan format SOP. Sedangkan pelaksanaan pendampingan penyusunan SOP dilakukan dengan enam tahap yaitu tahap persiapan, pembentukan tim pelaksana, perencanaan, penyusunan, uji coba draf SOP, dan implementasi SOP. SOP yang dibutuhkan untuk mengatur penjaminan mutu pendidik dan tenaga kependidikan