Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

PEMANFAATAN NITRAT (NO3-) SEBAGAI SUPLEMEN PAKAN TERNAK RUMINANSIA: STUDI META ANALISIS IN VITRO: Utilization of Nitrat (NO3-) as a Feed Supplement in Ruminant Nutrition: A Meta-Analysis Study Siti Hadnita Rizkilia Asti; Ujang Hidayat Tanuwiria; Yulianri Rizki Yanza
Wahana Peternakan Vol. 9 No. 2 (2025): Wahana Peternakan
Publisher : Faculty of Animal Science, University of Tulang Bawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/jwputb.v9i2.2106

Abstract

Kebutuhan akan pakan sumber protein bagi ternak ruminansia semakin meningkat seiring dengan meningkatnya produktivitas ternak. Kondisi tersebut menjadi suatu tantangan bagi peternak ruminansia mengingat terbatasnya ketersediaan pakan sumber protein dengan harga yang terjangkau. Salah satu solusi yang dapat dilakukan adalah dengan menyediakan pakan sumber protein alternatif yang didapatkan dari Nitrogen Non-Protein (NPN). Nitrat (NO3-) merupakan salah satu NPN yang berpotensi untuk menyediakan sumber amonia yang penting bagi sintesis protein mikroba di dalam rumen. Akan tetapi, pengaruh konsentrasi nitrat terhadap fermentasi rumen masih belum dapat disimpulkan secara pasti. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh nitrat terhadap karakteristik fermentasi rumen dan kecernaan nutrien in vitro dengan pendekatan meta analisis. Sebanyak 38 publikasi yang mencakup 99 studi in vitro dimasukkan dalam penelitian ini menjadi suatu database dan dianalisis secara statistik dengan menggunakan model campuran, di mana percobaan yang berbeda dianggap sebagai efek acak dan faktor terkait nitrat dianggap sebagai efek tetap. Hasil menunjukkan bahwa suplementasi nitrat secara signifikan (P <0,05) meningkatkan NH3-N, menurunkan kecernaan protein kasar (KcPK) dan TVFA/gram BK, serta cenderung berpengaruh signifikan (P = 0,09) menurunkan kecernaan bahan kering (KcBK). Kesimpulan dari penelitian ini adalah penambahan nitrat dalam pakan ternak ruminansia dapat memodulasi karakteristik fermentasi rumen dan kecernaan nutrien. Kata kunci: Karakteristik fermentasi rumen, kecernaan nutrien, nitrat, produksi gas metan, produksi gas total.
STUDI META ANALISIS PENGARUH SUPLEMENTASI CINNAMALDEHYDE TERHADAP KONSUMSI PAKAN, KECERNAAN NUTRIEN, DAN PERFORMA TERNAK: The Effect of Cinnamaldehyde Supplementation on Feed Intake, Nutrient Digestibility, and Growth Performance: A Meta-Analysis Siti Syawaliyah; Ujang Hidayat Tanuwiria; Yulianri Rizki Yanza
Wahana Peternakan Vol. 9 No. 2 (2025): Wahana Peternakan
Publisher : Faculty of Animal Science, University of Tulang Bawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/jwputb.v9i2.2129

Abstract

Ternak ruminansia merupakan salah satu jenis ternak yang dapat memberikan manfaat menghasilkan protein hewani untuk memenuhi kebutuhan gizi masyarakat. Dalam upaya untuk memenuhi kebutuhan tersebut, dibutuhkan penggunaan feed additive seperti antibiotik dalam pakan untuk memacu performa ternak yang optimal. Tetapi, antibiotik yang digunakan secara terus-menerus dapat memunculkan residu yang berbahaya bila dikonsumsi oleh manusia, sehingga diperlukan alternatif penggunaan atibiotik tersebut, salah satunya penggunaan minyak esensial yaitu cinnamaldehyde. Tujuan studi meta analisis ini adalah untuk mengevaluasi pengaruh suplementasi cinnamaldehyde terhadap konsumsi pakan, kecernaan nurtrien, dan performa ternak ruminansia. Sebanyak 23 publikasi yang terdiri dari 40 studi in vivo dimasukkan dalam database penelitian ini. Database tersebut kemudian dianalisis secara statistik dengan metodologi model campuran, di mana percobaan yang berbeda dianggap sebagai efek acak dan faktor terkait cinnamaldehyde dianggap sebagai efek tetap. Hasil menunjukkan bahwa penambahan cinnamaldehyde pada pakan ternak ruminansia cenderung menurunkan konsumsi protein kasar (PK) (P = 0,07) dan tidak memberikan pengaruh terhadap konsumsi bahan kering (BK), bahan organik (BO), Neutral Detergent Fiber (NDF), kecernaan nutrien, dan performa ternak ruminansia (P > 0,10). Dapat disimpulkan bahwa meskipun suplementasi cinnamaldehyde dalam pakan tidak memberikan pengaruh signifikan terhadap performa ternak, tetapi pemberian ini juga tidak menunjukkan dampak negatif pada ternak yang diberi perlakuan tersebut. Kata kunci: Cinnamaldehyde, konsumsi pakan, kecernaan nutrien, performa ternak
Analisis Bibliometrik Perkembangan Penelitian Kudzu Berbasis VOSviewer Krisna, Krisna; Fidriyanto, Rusli; Susilawati, Iin; Rizki Yanza, Yulianri
Journal of Comprehensive Science Vol. 4 No. 8 (2025): Journal of Comprehensive Science
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jcs.v4i8.3519

Abstract

Kudzu (Pueraria montana) merupakan tanaman yang memiliki nilai penting di bidang pertanian, kesehatan, dan lingkungan, namun juga dikenal sebagai spesies invasif di beberapa wilayah. Meskipun potensinya besar, perkembangan riset mengenai kudzu masih perlu dipetakan secara komprehensif untuk mengidentifikasi tren dan kolaborasi penelitian terkini. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai aplikasi kudzu dalam berbagai bidang, baik untuk pengobatan tradisional, farmasi, maupun sebagai sumber energi terbarukan. Penelitian ini menggunakan pendekatan bibliometrik dengan menganalisis data publikasi terkait kudzu dari database Scopus periode 2020–2024. Analisis dilakukan melalui pemetaan coauthorship penulis dan negara, co-occurrence author keywords, citation mapping, serta bibliographic coupling pada tingkat dokumen dan penulis. Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan signifikan jumlah publikasi tentang kudzu dalam periode tersebut. China dan Amerika Serikat tercatat sebagai negara paling produktif dan kolaboratif dalam riset kudzu. Penulis seperti Zhu Weifeng dan Guan Yongmei menempati posisi sentral dalam jaringan kolaborasi global. Tema penelitian yang dominan meliputi fitokimia, manfaat kesehatan, aplikasi bioteknologi, serta isu ekologi terkait invasi kudzu. Visualisasi co-occurrence author keywords mengindikasikan integrasi multidisipliner antara bidang biokimia, ekologi, dan teknologi pangan. Analisis citation mapping dan bibliographic coupling berhasil mengidentifikasi dokumen serta penulis kunci yang menjadi fondasi perkembangan pengetahuan kudzu. Studi ini menyoroti pentingnya kolaborasi internasional dan lintas disiplin dalam mempercepat inovasi serta mengarahkan penelitian kudzu ke arah yang lebih strategis dan berkelanjutan. Temuan ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi peneliti dan pembuat kebijakan dalam mengidentifikasi tren, peluang kolaborasi, serta arah pengembangan riset kudzu di masa depan.  
TEA SAPONIN MODULATES IN VITRO RUMEN FERMENTATION PROFILE AND REDUCES METHANE PRODUCTION: A META-ANALYSIS Yanza, Yulianri Rizki; Mahmudah, Nurhayatun; Hidayat, Cecep; Jayanegara, Anuraga; Fitri, Ainissya; Ramadhani, Fitri; Syarifah, Hindun; Basri Jumin, Hasan; Andrian, Dedek; Melissa, Melissa; Fauziah, Nurul; Adhar Effendi, Leo
BIOTROPIA Vol. 30 No. 1 (2023): BIOTROPIA Vol. 30 No. 1 April 2023
Publisher : SEAMEO BIOTROP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11598/btb.2023.30.1.1805

Abstract

Saponins are secondary plant metabolites binding hydrophobic non-sugar components that can reduce ruminant methane (CH4) production. Previous studies revealed that tea saponin is one of the common sources of saponins used to reduce enteric CH4 production. However, the effect of different levels of dietary tea saponin on rumen fermentation remains inconclusive. This study aimed to investigate the effect of tea saponin on in vitro rumen fermentation and methane production through a meta-analysis approach. A total of 6 articles were selected and included in the meta-analysis database, continued by the statistical analysis using SAS software through mixed model formula. The results showed that tea saponin levels lowered in vitro organic matter degradability (IVOMD) and in vitro dried matter degradability (IVDMD; P=0.01) by a linear response. Furthermore, increased tea saponin levels in the diet reduced enteric CH4 emission expressed as CH4/DM substrate and CH4/IVOMD by a quadratic (P=0.01) and a linear response (P=0.04), respectively. Increased tea saponin levels also tended to decrease gas production linearly (P=0.08). Tea saponins inclusion also decreased pH levels linearly (P=0.04) but increased NH3 quadratically (P=0.01). Moreover, total VFA concentration in the rumen also raised quadratically, followed by the increased acetate (C2) and propionate (C3) proportion by a linear response (P<0.05). As a result, the C2/C3 ratio was decreased in a linear response (P=0.01) by the increased tea saponin levels, where the protozoa population was also diminished by a quadratic response (P=0.01). In conclusion, tea saponin levels directly reduced enteric CH4 production by diminishing microbial populations.