Claim Missing Document
Check
Articles

PROSPEK PENGEMBANGAN USAHA BUDIDAYA IKAN MAS KOI (CYPRINUS RUBROFUSCUS) DI DESA SEKIP KECAMATAN LUBUK PAKAM Putra Ramadhan; Sri Wahyuni
JURNAL AGRO NUSANTARA Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Agronusantara
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/jan.v3i2.2518

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui besar pendapatan yang diterima para pembudidaya ikan mas koi di Desa sekip Kecamatan Luubuk Pakam, mengetahui kelayakan usaha budidaya ikan mas koi di Desa sekip Kecamatan Lubuk Pakam dan Menganalisis prospek pengembangan ikan mas koi Di Desa Sekip Kecamatan Lubuk Pakam. Metode yang digunakan adalah metode survei Penentuan responden dilakukan dengan metode cluster random sampling. Responden yang diambil adalah dari 20 Populasi tersebut adalah sebanyak 20 pembudidaya ikan hias. Hasil penelitian menujukan rata-rata yang dikeluarkan oleh pembudidaya ikan mas koi di daerah penelitian yaitu Rp. 29.285733, sedangkan total penerimaan rata-rata yang diperoleh dari pembudidaya ikan mas koi di daerah penelitian yaitu Rp. 63.975.000, dan total pendapatan rata-rata yang diperoleh pembudidaya ikan mas koi di daerah penelitian yaitu sebeesar Rp. 34.689.267Berdasarkan hasil diatas dapat disimpulkan bahwa pembudidaya yang ada di DesaSekipKecamatanLubuk menguntungkan dan layak dilanjutkan. Rata-rata R/C 2.2 berarti tingkat kelayakanlebih besar dari 1 artinya usaha ikan hias maskoi di Desa Sekip Kecamatan Lubuk Pakam layak diusahakan.
Pelatihan dan Pendampingan Bercocok Tanam Sayuran Organik Di TK RA Ulfa Khairuna Nomi Noviani S; Sri Wahyuni; Dian Habibie; Bambang Hermanto; Junita Putri Rajana Harahap
Jurnal Pengabdian West Science Vol 2 No 07 (2023): Jurnal Pengabdian West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpws.v2i07.471

Abstract

Yayasan Pendidikan Islam TK Raudhatul Atfhal Ulfa Khairuna, berdasarkan observasi di lapangan aspek permasalahan adalah kegiatan pembelajaran kurang efektif dan kreatif, apalagi metode pembelajaran harusnya lebih menarik sehingga dapat merangsang siswa untuk lebih giat belajar dalam hal tanaman untuk beralih ke tanaman sehat. Sehingga perlu diterapkan kepada para guru di sekolah TK Ulfa Khairuna. pentingnya budidaya tanaman secara organik dan dapat di terapkan kepada siswa TK Ulfa Khairuna. sejak dini di tanamkan pola kegiatan dan hidup sehat dan berkelanjutan bukan hanya untuk diri sendiri juga untuk lingkungan sekitar. Beberapa kegiatan pengabdian masyarakat yang akan dilaksanakan adalah (1). sosialisasi atau penyuluhan hal ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada mitra sasaran akan kesadaran kelestarian lingkungan. (2). Pelatihan yaitu memberikan pengetahuan terhadap mitra sasaran dalam budidaya sayuran organik yang baik. yaitu Pertanian organik dapat dicapai dengan berbagai cara, maka dapat dimulai dari penggunaan pupuk organik yang ada di sekitar lingkungan yang mudah ditemukan.
Pelatihan dan Pendampingan Bercocok Tanam Sayuran Organik Di TK RA Ulfa Khairuna Nomi Noviani S; Sri Wahyuni; Dian Habibie; Bambang Hermanto; Junita Putri Rajana Harahap
Jurnal Pengabdian West Science Vol 2 No 07 (2023): Jurnal Pengabdian West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpws.v2i07.471

Abstract

Yayasan Pendidikan Islam TK Raudhatul Atfhal Ulfa Khairuna, berdasarkan observasi di lapangan aspek permasalahan adalah kegiatan pembelajaran kurang efektif dan kreatif, apalagi metode pembelajaran harusnya lebih menarik sehingga dapat merangsang siswa untuk lebih giat belajar dalam hal tanaman untuk beralih ke tanaman sehat. Sehingga perlu diterapkan kepada para guru di sekolah TK Ulfa Khairuna. pentingnya budidaya tanaman secara organik dan dapat di terapkan kepada siswa TK Ulfa Khairuna. sejak dini di tanamkan pola kegiatan dan hidup sehat dan berkelanjutan bukan hanya untuk diri sendiri juga untuk lingkungan sekitar. Beberapa kegiatan pengabdian masyarakat yang akan dilaksanakan adalah (1). sosialisasi atau penyuluhan hal ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada mitra sasaran akan kesadaran kelestarian lingkungan. (2). Pelatihan yaitu memberikan pengetahuan terhadap mitra sasaran dalam budidaya sayuran organik yang baik. yaitu Pertanian organik dapat dicapai dengan berbagai cara, maka dapat dimulai dari penggunaan pupuk organik yang ada di sekitar lingkungan yang mudah ditemukan.
EDUKASI PENGEMBANGAN WISATA PANTAI DI DESA DENAI KUALA, KECAMATAN PANTAI LABU, KABUPATEN DELI SERDANG Dian Habibie; Leni Handayani; Sugiar; Sri Wahyuni; Nomi Noviani
Jurnal Pengabdian West Science Vol 2 No 07 (2023): Jurnal Pengabdian West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpws.v2i07.525

Abstract

Selama ini, masyarakat belum mengelola daerah pesisir pantai terutama Pantai Muara Indah dikarenakan kurangnya informasi dan komunikasi. Padahal seiring dengan meningkatnya jumlah penduduk dan wisatawan yang datang berkunjung ke Pantai Muara Indah, terjadi peningkatan permintaan wisata sebagai kebutuhan sekunder. Masyarakat mampu mengelola kawasan wisata pantai yang menarik serta menjaga lingkungan sekitar. Masyarakat mampu melakukan promosi sehingga banyak wisatawan yang datang ke kawasan wisata pantai, sehingga tercipta pasar yang dapat menambah pendapatan masyarakat sekitar.
EDUKASI PENGEMBANGAN WISATA PANTAI DI DESA DENAI KUALA, KECAMATAN PANTAI LABU, KABUPATEN DELI SERDANG Dian Habibie; Leni Handayani; Sugiar; Sri Wahyuni; Nomi Noviani
Jurnal Pengabdian West Science Vol 2 No 07 (2023): Jurnal Pengabdian West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpws.v2i07.525

Abstract

Selama ini, masyarakat belum mengelola daerah pesisir pantai terutama Pantai Muara Indah dikarenakan kurangnya informasi dan komunikasi. Padahal seiring dengan meningkatnya jumlah penduduk dan wisatawan yang datang berkunjung ke Pantai Muara Indah, terjadi peningkatan permintaan wisata sebagai kebutuhan sekunder. Masyarakat mampu mengelola kawasan wisata pantai yang menarik serta menjaga lingkungan sekitar. Masyarakat mampu melakukan promosi sehingga banyak wisatawan yang datang ke kawasan wisata pantai, sehingga tercipta pasar yang dapat menambah pendapatan masyarakat sekitar.
Menyiapkan Wirausaha Muda Perduli Pertanian di Lingkungan SMK Swasta Al-Washliyah 3 Medan Leni Handayani; Ova Novi Irama; Sri Wahyuni; Nomi Noviani; Dian Habibie
Jurnal Pengabdian West Science Vol 3 No 01 (2024): Jurnal Pengabdian West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpws.v3i01.913

Abstract

(1) Adanya perubahan pola pikir sehingga meningkatnya kepedulian siswa SMK Swasta Al-Washliyah 3 Medan  pada bidang pertanian (2) Adanya pemahaman siswa SMK Swasta Al-Washliyah 3 Medan terhadap teknologi budidaya pertanian modern yang hemat energi namun sederhana yaitu teknologi pertanian Vertikultur dan Hidroponik (3) Terkelolanya halaman gedung SMK Swasta Al-Washliyah 3 Medan dan sekitar bangunan serta lahan pekarangan melalui budidaya tanaman sayuran hidroponik dan tanaman obat-obatan, (4) Menyiapkan jiwa kewirausahaan siswa SMK Swasta Al-Washliyah 3 Medan sebagai generasi penerus  (5) Meningkatnya kebersihan lingkungan sekolah karena terkelolanya sampah dedaunan dan limbah organik sebagai pupuk organik. Pengabdian masyarakat dilakukan dengan menggunakan metode pelatihan dan pendampingan. Agar proses pelatihan dapat terlaksana dengan baik dan mudah dipahami oleh mitra, maka dilakukan dengan beberapa tahapan, yaitu ceramah, diskusi/tanya jawab, dan praktik langsung serta pendampingan. Pengabdian masyarakat dilaksanakan bersama dengan kelompok mitra yaitu SMK Swasta Al-Washliyah 3 Medan. Dari kegiatan PKM yang dilakukan oleh tim pelaksana kegiatan PKM UMN Al-Washliyah dapat disimpulkan beberapa hal sebagai berikut : Siswa SMK Swasta Al Washliyah 3 Medan yang menjadi Mitra Pengabdian memiliki perubahan pada mind set siswa SMK yaitu sikap peduli pada bidang pertanian khususnya budidaya hidroponik dan siswa dapat membudidayakan berbagai jenis tanaman sayuran pada sistem vertikultur, hidroponik  dan berlatih kewirausahaan sehingga dari kegiatan diharapkan dapat bermanfaat dalam mendukung usaha peningkatan income generating bagi pihak sekolah. Muatan Kewirausahaan dalam lingkup pengajaran di sekolah merupakan hal baru bagi mitra, yaitu SMK Swasta Al Washliyah 3 Medan sehingga memerlukan pendampingan khusus dan lebih intens; Kemauan untuk terus belajar ke jenjang Pendidikan yang lebih tinggi membuat Siswa SMK memilih untuk melanjutkan kuliah setelah lulus studi dan ada juga yang bekerja serta ingin mencoba membuka usaha sendiri.
EDUKASI PEMBUATAN KIT HIDROPONIK DI FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS MUSLIM NUSANTARA Al- WASHLIYAH Habibie, Dian; Noviani, Nomi; Wahyuni, Sri; Handayani, Leni
ABDI WINA JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 2 No. 2 (2022): Abdi Wina Edisi Desember 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Kristen Wira Wacana Sumba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1052.687 KB) | DOI: 10.58300/abdiwina.v2i2.326

Abstract

Lahan sempit adalah salah satu permasalahan yang sampai sekarang ini menjadi permasalahan. Hidroponik adalah suatu cara mengatasi permasalahan lahan sempit, bercocok tanam tanpa menggunakan media tanah sebagai tempat menanam tanaman.Peran mahasiswa dalam tanaman hidroponik ini masih sangat kurang. Permasalahan yang sering dijumpai dalam masyarakat yaitu kurang begitu peduli untuk hadir dalam suatu penyuluhan untuk mengetahui tanaman hidroponik. Sehingga masih banyak masyarakat yang belum mengetahui tanaman hidroponik. Oleh karena itu penting untuk mahasiswa mengetahui hidroponik dan cara penerapannya dalam kehidupan sehari-hari, sehingga dapat membantu dalam mensosialisasikan teknik hidroponik kepada orang tua serta keluarga.
ANALISIS PENDAPATAN USAHATANI SEMANGKA MERAH NON BIJI (CITRULLUS VULGARIS) DI DESA LESTARI DADI KECAMATAN PEGAJAHAN KABUPATEN SERDANG BEDAGAI Akbar, Muhammad; Noviani, Nomi; Habibie, Dian; Wahyuni, Sri
JURNAL AGRO NUSANTARA Vol. 4 No. 2 (2024): JURNAL AGRO NUSANTARA
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/jan.v4i2.3430

Abstract

ABSTRAK Masalah dalam usahatani semangka merah non biji masih ada para petani yang kurang paham tentang analisis biaya produksi dan analisis pendapatan sehingga masih perlunya bimbingan dan arahan untuk mempelajari biaya tetap dan biaya tidak tetap. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berapa besar pendapatan petani dalam usahatani semangka merah non biji di Desa Lestari Dadi Kecamatan Pegajahan. Penelitian ini dilaksanakan selama dua bulan yaitu bulan Mei –Agustus 2024 yang berlokasi di Lestari Dadi Kecamatan Pengajahan.Pengambilan populasi dalam penelitian ini dilakukan dengan secara acak sederhana atau simple rondom sampling yaitu petani semangka merah non biji . Sedangkan untuk penentuan sampel yakni dengan mengambil 34 orang yang terlibat dalam usahatani semangka merah non biji. Analisisis data yang di gunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan Analisis faktor produksi biaya tetap sewa lahan nilai rata-rata sebesar Rp. 486.471,- dan biaya tetap tenaga kerja biaya rata-rata hari orang kerja (HOK) sebanyak 24 orang dengan nilai total rata-rata upah kerja petani semangka merah non biji sebesar Rp 2.384.941, Total biaya bibit semangka merah non biji rata-rata sebesar Rp.1.167.794,- Sehingga total biaya keseluruhan pupuk untuk tanaman semangka merah non biji rata-rata sebesar Rp. 599.074,-, Total biaya keseluruhan pestisida untuk tanaman semangka merah non biji rata-rata sebesar Rp. 319.706,-, Total biaya variabel rata-rata sebesar Rp.6.788.828 dengan total penerimaan sebesar Rp. 31.951.557,- dari hasil usahatani semangka merah non biji.Pendapatan rata-rata yang di peroleh pada usahatani semangka di Desa Lestari Dadi Kecamatan Pegajahan sebesar Rp 25.162.729,-/ha,- dengan jumlah responden 34 dengan rata-rata luas lahan 0,32 ha
PENGARUH PENGGUNAAN SARANA PRODUKSI TERHADAP PENDAPATAN USAHA TANI PADI SAWAH DI DESA MELATI II KECAMATAN PERBAUNGAN Nomi Noviani; Wahyuni, Sri
JURNAL AGRO NUSANTARA Vol. 1 No. 2 (2021): JURNAL AGRO NUSANTARA
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/jan.v1i2.3514

Abstract

Penggunaan sarana produksi adalah salah satu faktor penting yang mempengaruhi kesuksesan usaha tani padi sawah. Sarana produksi meliputi fasilitas dan sarana yang digunakan dalam proses produksi, seperti peralatan, teknologi, dan bahan baku seperti pupuk, obat-obatan dan lainnya. Ketersediaan sarana produksi yang memadai dapat meningkatkan efektifitas produktivitas petani dan hasil produksi. Sebaliknya, kurangnya sarana produksi dapat menghambat kemampuan petani untuk meningkatkan produksi dan menghasilkan pendapatan yang lebih baik. Pemerintah ikut berperan serta pada pengadaan Sarana produksi. Salah satunya melalui kebijakan pemberian pupuk dan benih kepada kelompok tani. Kebijakan dalam pengadaan sarana produksi ini sudah lama diterapkan oleh pemerintah. Yang tujuannya tidak lain adalah untuk meningkatkan pendapatan petani melalui produksi komoditas yang dihasilkan.Tujuan Penelitian, Untuk mengetahui pengaruh Penggunaan Sarana Produksi Terhadap Usaha Tani Padi Sawah Di Desa Melati II. Metode Penelitian menggunakan metode kualitatif dan kuantitatif. Penelitian Kuantitatif dapat diartikan sebagai metode penelitian yang berlandaskan pada filsafat positivisme, digunakan untuk meneliti pada populasi atau sampel tertentu, pengumpulan data menggunakan instrumen penelitian, analisis data bersifat kuantitatif/statistik, dengan tujuann untuk menguji hipotesis yang telah ditetapkan. Teknik Analisis Data Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini dilakukan secara kuantitatif, meliputi tahap pengolahan data dan interpretasi data secara deskriptif. Analisis yang digunakan terdiri dari analisis biaya, penerimaan, pendapatan. Analisis ini dilakukan untuk mengetahui dan melakukan perhitungan dan membandingkan pendapatan petani sesuai dengan tujuan penelitian.hasil penelitian yang di peroleh adalah Sarana yang digunakan di Desa Melti II, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai adalah Benih, Pupuk dan Pestisida, Rata-rata total biaya produksi yang dikeluarkan petani padi dalam satu kali musim tanam dengan luas lahan 1 Ha adalah sebesar Rp. 6.614.000, penerimaan sebesar Rp. 26.100.000 dan Pendapatan sebesar Rp. 19.671.000.
Potensi Mikroba Sebagai Pelapis Benih Dalam Mempertahankan Kualitas Selama Penyimpanan Wahyuni, Sri; Handayani, Leni; Habibie, Dian; Noviani, Nomi
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 6, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v6i2.7225

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi mikroba sebagai pelapis benih dengan menggunakan tiga isolate yaitu Bacillus sp, Pseudomonas sp dan Rhizobium sp terhadap kualitas selama masa penyimpanan. penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap faktorial Faktor pertama adalah C0= Tanpa Coating, C1= Coating Bacillus, C2= Coating Pseudomonas, C3=Coating Rhizobium. Faktor kedua adalah penyimpanan P1= Penyimpanan 1 bulan, P2= Penyimpanan 2 bulan, P3=Penyimpanan 3 bulan. Semua perlakuan ini di ulang sebanyak 4 kali. Hasil penelitian menunjukkan terjadi interaksi pada semua parameter pengamatan dengan kombinasi perlakuan tanaman yang dilapisi bakteri (coating). Pelapisan benih dengan menggunakan Bakteri Pseudomonas sp dapat mempertahankan daya kecambah hingga97,93% dengan indeks vigor 88,90% sampai periode penyimpanan selama 3 bulan. Pelapisan benih dengan menggunakan bakteri Bacillus, sp mampu mempertahankan daya kecambah dengan persentase 93,45% dengan vigor 86,30%. Pada Rhizobium persentase daya kecambah sebesar 89,00% dengan indeks vigor 90,25%.  Selanjutnya, untuk persentase kejadian penyakit terlihat persentase terendah pada bakteri Pseudomonas dengan persentase 20%, diikuti Rhizobium sebesar 22 % dan Bacillus sebesar 26 % dibandingkan dengan kontrol sebesar 40%. Berdasarkan perlakuan Bakteri yang digunakan ketiga bakteri yang digunakan memiliki potensial untuk dikembangkan sebagai treatment dengan masa periode simpan 3 bulan.