Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Penggunaan Model Pembelajaran SAVI Untuk Meningkatkan Prestasi Belajar IPS Pada Siswa Kelas V SD Al Husna Kota Madiun Yanto, Eka Nofri Ari
Ibriez : Jurnal Kependidikan Dasar Islam Berbasis Sains Vol 2 No 2 (2017)
Publisher : IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (653.749 KB) | DOI: 10.21154/ibriez.v2i2.33

Abstract

Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan peneliti di SD Al Husna (IFDS), diketahui bahwa proses pembelajaran di kelas V masih bersifat konvensional sehingga kurang mengembangkan pola pikir dan kreatifitas siswa. Terdapat beberapa guru khususnya pada mata pelajaran IPS kelas V hanya berceramah dan siswa hanya mendengarkan, mencatat dan menghafalkan materi. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan prestasi belajar siswa khususnya pada mata pelajaran IPS kelas VA dengan menggunakan model pembelajaran SAVI. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK), prosedur penelitian yang digunakan berupa siklus yang terdiri dari empat tahap yaitu tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi dan  refleksi.Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes kognitif dan alat pengumpulan data yang digunakan adalah instrumen soal dan lembar observasi. Hasil analisis data yang diperoleh menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pada hasil belajar yang berdampak pada prestasi belajar siswa.Hal ini dapat dilihat dari hasil presentase rata-rata pada siklus I yaitu 75% yang artinya ada 15 dari 20 siswa yang tuntas. Terjadi peningkatan pada siklus yang ke II yaitu 80% yang artinya ada 16 dari 20 siswa yang tuntas dalam pembelajaran. Pada siklus terakhir juga mengalami peningkatan yang signifikan dari siklus sebelumnya yaitu 90% yang artinya ada 18 dari 20 siswa yang tuntas pada siklus terkhir ini. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa implementasi model pembelajaran SAVI dapat meningkatkan prestasi belajar siswa pada mata pelajaran IPS kelas V SD Al Husna (IFDS).
PENGEMBANGAN MEDIA AUDIOVISUAL BERBASIS KOMIK ANIMASI UNTUK MENINGKATKAN BUDAYA LITERASI YANG TERWUJUD DENGAN TRADISI BERFIKIR KRITIS DALAM PELAJARAN IPS KELAS V DI SEKOLAH DASAR Gemilang Harsanti, Arni; Nur Antika Eky Hastuti, Dian; Nofri Ari Yanto, Eka
Ed-Humanistics Vol 3 No 2 (2018)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Hasyim Asy'ari (Unhasy) Tebuireng Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN ARIAS UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN PRESTASI BELAJAR IPS Eka Nofri Ari Yanto
Premiere Educandum : Jurnal Pendidikan Dasar dan Pembelajaran Vol 6, No 02 (2016)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (578.89 KB) | DOI: 10.25273/pe.v6i02.814

Abstract

Implementation of learning model arias in learning activities to build a sense of confidence or thurst in students. Learning activities are relevant to student that trying to attract and maintain students interest. Then, the evaluation and develop a sense of pride in students by providing reinforcement. Arias general learning model can improve students motivation. The problems  encountered during the study was some students confused with the implementation of learning. There were students who are not active and not all student motivated by bringing in speakers. The strengthen was the learning become fun, students become active, spirit, motivation and learning achievement increased.Keywords: Aries Learning Models, learning Motivation, Learning Achievement.
UPAYA MENINGKATKAN KREATIVITAS HIMPAUDI MELALUI PELATIHAN MENGANYAM Nur Samsiyah; Tiara Intan C; Vivi Rulviana; Eka Nofri Ari Yanto
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 1 (2023): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i1.12586

Abstract

Abstrak: Program pembelajaran yang sesuai dengan kreativitas anak usia paud yang dapat meningkatkan motorik anak salah satunya melalui menganyam. Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan sosialisasi dan pelatihan keterampilan menganyam pada guru PAUD di kecamatan Geger. Pentingnya pelatihan anyaman bagi guru dapat digunakan untuk melatih keterampilan motorik siswa salah satunya dengan membuat berbagai anyaman dari berbagai bahan, sehingga keterampilan menganyam guru meningkat. Anyaman disediakan seperti kertas dan pita oleh kelompok HIMPAUDI. Metode pengabdian dilakukan dengan sosialisasi dan dilanjutkan dengan pelatihan. Pelatihan ini penting bagi guru paud untuk mengajarkan matorik kasar anak paud. Tahap sosialisasi dilakukan dengan memberikan materi berupa pentinnya peningkatan motorik siswa dan materi anyaman. Tahap pelaksanaan dilakukan dengan praktik menganyam. Pengabdian diikuti oleh sejumlah kelompok HIMPAUDI di kecamatan Geger Madiun. Hasil pelaksanaan pengabdian pada guru-guru HIMPAUDI terdapat peningkatan kreativitas menganyam secara tradisional dengan 2 sumbu pada pertemuan pertama dan kedua menganyam berbagai benda pada pertemuan ketiga. Guru-guru pada kelompok HIMPAUDI sangat antusias dalam mengikuti kegiatan menganyam. Hasil menganyam dapat ditunjukkan oleh guru berupa produk anyaman dan tingkat ketercapaian dalam pelatihan mencapai 98%. Abstract: Learning programs that are in accordance with the creativity of early childhood children which can improve children's motor skills, one of which is through weaving. This service aims to provide socialization and training in weaving skills to PAUD teachers in the Geger sub-district. The importance of webbing training for teachers can be used to train students' motor skills, one of which is by making various webbing from various materials, so that the teacher's weaving skills increase. Matting is provided such as paper and ribbon by the HIMPAUDI group. The service method is carried out by socialization and followed by training. This training is important for early childhood teachers to teach early childhood gross math. The socialization stage was carried out by providing material in the form of the importance of improving students' motor skills and woven material. The implementation stage is carried out by weaving practices. The service was attended by a number of HIMPAUDI groups in the Geger Madiun sub-district. The results of the implementation of community service for HIMPAUDI teachers showed an increase in creativity in traditional weaving with 2 axes at the first meeting and in the second meeting, weaving various objects at the third meeting. The teachers in the HIMPAUDI group were very enthusiastic about participating in the weaving activity. The results of weaving can be shown by the teacher in the form of woven products and the level of achievement in training reaches 98%. 
Pencegahan Stunting Dengan Daun Kelor (Sosialisasi Pada Dharma Wanita Pilangkenceng) Nur Samsiyah; Tiara Intan Cahyaningtyas; Eka Nofri Ari Yanto; Nesa Dwi Aprilia
ADM : Jurnal Abdi Dosen dan Mahasiswa Vol. 2 No. 2 (2024): ADM : Jurnal Abdi Dosen dan Mahasiswa
Publisher : Penerbit dan Percetakan CV.Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/jurnaladm.v2i2.736

Abstract

Stunting merupakan kondisi kekurangan gizi yang dapat menghambat pertumbuhan anak. Diperkirakan 165 juta anak di bawah usia 5 tahun mengalami stunting, sehingga stunting menjadi prioritas utama penanganan kesehatan masyarakat global khususnya di Indonesia. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengenalkan stunting dan upaya pencegahannya dengan daun kelor sebagai alternatif pangan bergizi bagi anak kepada ibu dharma wanita. Sasaran pengabdian ini adalah ibu-ibu dharma wanita Pilangkenceng yang memiliki balita atau wanita kategori usia subur yang masih memiliki peluang memiliki buah hati. Kegiatan dilakukan dengan menggunakan metode pendekatan PRA dimana pada saat penyuluhan akan melibatkan peran aktif peserta untuk melalukan saring dan bertanya jawab tentang materi stunting. Selain itu juga akan ada posttest berupa kuisioner pilihan ganda dengan soal yang sama pada saat pretest untuk mengevaluasi tingkat keberhasilan program. Hasil evaluasi menyatakan bahwa telah terjadi peningkatan pengetahuan ibu-ibu peserta penyuluhan sebesar 28% dengan nilai rerata pengetahuan menjadi 88 % dari sebelumnya (nilai pretest) hanya 50 %. Kegiatan semacam ini diharapkan dapat terus dilakukan sehingga ibu-ibu dharma wanita tidak hanya sekedar arisan namun juga mendapatkan tambahan ilmu pengetahuan yang dapat bermanfaat dalam kehidupannya. Penyuluhan tentang stunting dan pengolahan kelor ini diharapkan dapat dilanjutkan dengan membuat kreasi makanan berbahan kelor sebagai upaya mencegah terjadinya stunting.
Pengaruh Media Animasi Audio Visual terhadap Keterampilan Menulis Dongeng Fabel pada Pembelajaran Bahasa Indonesia Velyn Febianti; Heny Kusuma; Eka Nofri Ari Yanto
SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA (SENASSDRA) Vol 2, No 2 (2023): Implementasi kurikulum merdeka menuju transformasi pendidikan dalam mempersiapka
Publisher : SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA (SENASSDRA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Riset ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengaplikasian media animasi audio visual terhadap keterampilan menulis cerita fabel pada siswa yang tergabung dalam kelompok pembelajaran III di SD Negeri 1 Klegen. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Quasi Experimental Design melalui pembentukan kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Pendekatan riset yang diterapkan adalah Nonequivalent Control Group Design, di mana kedua kelompok tidak dipilih secara acak. Kelompok eksperimen menerima treatment berupa pengajaran menggunakan media animasi, sedangkan kelompok kontrol tidak mendapatkan treatment atau pengajaran tanpa menggunakan media animasi. Tujuan dari penerapan pendekatan pengajaran yang berbeda ini adalah untuk mengkaji dampak media animasi dan sejauh mana dampak tersebut, dengan memberikan treatment khusus pada kelompok eksperimen dan kontrol, sehingga dapat membandingkan peningkatan minat belajar siswa. Sampel dalam riset ini terdiri dari 56 siswa kelompok pembelajaran III di SD Negeri 1 Klegen, yang dibagi menjadi dua kelompok belajar, yaitu kelompok IIIA dan kelompok IIIB. Pengambilan sampel dilakukan melalui metode purposive sampling, sehingga terdiri dari 28 siswa dari kelompok IIIA dan 28 siswa dari kelompok IIIB.
Pengaruh Penggunaan Media Pembelajaran Gimkit sebagai Gamefikasi Terhadap Pembelajaran Bahasa Indonesia di Kelas 5 Sekolah Dasar Ian Brillian; Sri Budyartati; Eka Nofri Ari Yanto
SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA (SENASSDRA) Vol 3, No 3 (2024): Tantangan dan Peluang dalam Menghadapi Revolusi Digital Dunia Pendidikan: Perspe
Publisher : SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA (SENASSDRA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan di SDN Sogaten Kota Madiun. Sekolah ini beralamat di Jalan Puspowarno No. 15, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun di identifikasikan masalah sebagai berikut : 1. Kurangnya antusias siswa dalam pembelajaran, 2. Minimnya pemanfaatan media pembelajaran, 3. Masih menggunakan kebiasaan lama dalam pembelajaran dengan ceramah dan mencatat , 4. Masih kurang maksimal pembelajaran siswa terutama dalam penggunaan media pembelajaran. Penelitian ini sendiri bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh media pembelajaran berbasis multimedia Gimkit terhadap hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas V SDN Sogaten.Penelitian ini menggunakan teknik penelitian Kuantitatif  menggunakan jenis Quasi Experimental dengan desain Nonequivalent Control Group Design. Dalam jenis desain ini dibedakan menjadi 2 kelompok, yaitu kelompok kontrol dan kelompok eksperimen. Kelompok eksperimen diberikan sebuah perlakuan tertentu (X) dengan menggunakan media Gimkit dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Sedangkan kelompok kontrol tidak diberikan perlakuan tertentu menggunakan media Gimkit dalam pembelajaran Bahasa Indonesia (Y). Berdasarkan rata-rata hasil nilai, pembelajaran dengan media Gimkit menunjukkan hasil yang lebih baik. Penggunaan Gimkit membuat siswa lebih gembira dan lebih fokus, serta memungkinkan mereka memahami materi pembelajaran. Gimkit bisa digunakan untuk media pembelajaran yang kreatif, inovatif, dan menyenangkan. Ini menunjukkan bahwa dengan mengintegrasikan Gimkit ke dalam proses pembelajaran, keaktifan siswa dapat ditingkatkan, sehingga mereka menjadi lebih fokus dan antusias dalam belajar, yang pada akhirnya berkontribusi pada peningkatan hasil siswa. Secara teknis, Gimkit memfasilitasi evaluasi yang berkelanjutan dengan memberikan umpan balik langsung kepada siswa sehingga memungkinkan mereka untuk melacak kemajuan belajar mereka dengan lebih baik.Penerapan Gimkit dalam pembelajaran telah terbukti meningkatkan hasil belajar siswa serta menghasilkan pengalaman belajar yang menarik bagi siswa.
PENGEMBANGAN MEDIA INTERAKTIF ARTICULATE STORYLINE PADA PEMBELAJARAN TEMATIK UNTUK KELAS 5 SEKOLAH DASAR Elen Dwi Rahayu; Heny Kusuma Widyaningrum; Eka Nofri Ari Yanto
SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA (SENASSDRA) Vol 2, No 2 (2023): Implementasi kurikulum merdeka menuju transformasi pendidikan dalam mempersiapka
Publisher : SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA (SENASSDRA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengembangan media interaktif articulate storyline pada pembelajaran tematik untuk kelas 5 Sekolah Dasar dimulai dengan tahap analisis. Berdasarkan hasil analisis dinyatakan bahwa terdapat permasalahan berupa kurangnya pemahaman siswa pada materi Tema 4 Subtema 1 sehingga proses pembelajaran memerlukan inovasi khususnya pada media pembelajaran. Maka, diperlukan suatu pengembangan media pembelajaran berupa pengembangan media interaktif yang dapat membantu siswa memahami materi khususnya. Media interaktif  bertujuan agar siswa lebih aktif, mudah memahami materi, dan semangat belajar dengan memanfaatkan teknologi berupa penggunaan smartphone dan laptop dalam proses pembelajaran. Penelitian dan pengembangan ini bertujuan untuk menghasilkan produk  berupa media interaktif berbasis articultae storyline pada pembelajaran tematik di kelas 5 Sekolah Dasar yang teruji kelayakannya dari para ahli dan serta dari respon guru dan peserta didik terhadap media interaktif. Model yang digunakan dalam penelitian dan pengembangan ini adalah  model pengembangan ADDIE(analyze, design, development, implementation, evaluation). Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, angket dan dokumentasi.  Hasil validasi pengembangan media interaktif berbasis articulate storyline dari ahli media dan ahli materi diperoleh skor keseluruhan sebesar 94% dengan kriteria “sangat valid”. Sedangkan hasil uji coba media interaktif terhadap guru mendapat skor 100% dengan kriteria “sangat menarik” dan hasil uji coba terhadap peserta didik mendapat skor 98% dengan kriteria “sangat menarik”. Jadi media interaktif articulate storyline pada pembelajaran tematik dinyatakan layak dan praktis untuk digunakan dalam pembelajaran.
Pembiasaan Literasi Sebagai Tindak Lanjut Gerakan Literasi Untuk Meningkatkan Kemampuan Pemahaman Siswa SD Ratih Putri Amborowati; Suyanti Suyanti; Eka Nofri Ari Yanto
Prosiding Konferensi Ilmiah Dasar Vol 5 (2024): Transformasi Pembelajaran Pada Pendidikkan Dasar Integrasi Computational Thinking
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk menjelaskan mengenai pembiasaan literasi sebagai tindak lanjut Gerakan literasi untuk meningkatkan kemampuan pemahaman siswa kelas VI SDN 02 Nambangan Kidul. Metode pada penelitian metode kualitatif dengan menggunakan pendekatan studi kasus. Studi kasus yaitu pendekatan yang digunakan untuk mempelajarai suatu permasalahan atau keadaan, serta interaksi lingkungan yang bersifat aktual. Hasil penelitian menunjukan bahwa pembiasaan literasi berdampak pada peningkatan kemampuan membaca pemahaman siswa kelas VI Sekolah Dasar. Pentingnya kemampuan membaca  pemahaman merupakan salah satu hal yang harus dimiliki oleh peserta didik untuk menunjang keberhasilan proses pembelajaran. Serta solusi guna mengatasi kendala yang dihadapi oleh guru pada saat pembiasaan literasi di sekolah.
Efektivitas Pembelajaran IPAS dengan Model Pembelajaran Course Review Horay Ditinjau dari Minat Belajar Siswa SD Diyah Retno Pangastuti; Sardulo Gembong; Eka Nofri Ari Yanto
Prosiding Konferensi Ilmiah Dasar Vol 4 (2023): Peran Pendidikan Dasar Dalam Implementasi Kurikulum Merdeka Pada Era 5.0
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini dalam rangka mengetahui: 1) hasil belajar IPAS yang lebih baik di tengah siswa minat belajar tinggi, sedang, serta rendah; 2) hasil belajar yang lebih baik antara siswa minat belajar tinggi, sedang, dan rendah yang diajar memanfaatkan model pembelajaran Course Review Horay dan siswa minat belajar tinggi, sedang, dan rendah yang diajar tanpa model pembelajaran Course Review Horay. Penelitian ini memanfaatkan metode kuantitatif disertai desain quasy experimental. Populasi sebanyak 81 siswa, dengan teknik pengambilan sampel random sampling diperoleh sampel 53 siswa. Metode tes dan angket merupakan teknik pengumpulan data penelitian ini. Teknik analisis data mencakup perhitungan mean, varians, standar deviasi; serta uji normalitas memanfaatkan uji lilliefors dan uji homogenitas memanfaatkan uji F. Uji hipotesis memanfaatkan uji anova dua jalan dengan sel tak sama diikuti metode scheffe. Hasil penelitian menunjukkan bahwasanya: 1) hasil belajar IPAS siswa minat belajar tinggi lebih baik daripada siswa minat belajar sedang dan rendah, dan siswa minat belajar sedang lebih baik daripada siswa minat belajar rendah; 2) hasil belajar siswa minat belajar tinggi, sedang, dan rendah yang diajar memanfaatkan model pembelajaran Course Review Horay lebih baik daripada siswa minat belajar tinggi, sedang, dan rendah yang diajar tanpa model pembelajaran Course Review Horay.