Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Analisis Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa SD dalam Menyelesaikan Soal Cerita Ditinjau dari Tipe Kepribadian Nadea Rossalya; Eka Nofri Ari Yanto; Suyanti Suyanti
Prosiding Konferensi Ilmiah Dasar Vol 5 (2024): Transformasi Pembelajaran Pada Pendidikkan Dasar Integrasi Computational Thinking
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir kreatif siswa SD dalam menyelesaikan soal cerita matematika jika ditinjau dari tipe kepribadian keirsey. Dalam penelitian ini, dipilih 4 siswa kelas VI SDN 02 Josenan Kota Madiun dengan masing-masing mewakili tipe kepribadian idealist, guardian, artisan, rational yang akan digunakan sebagai subjek penelitian. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu angket, tes tertulis, dan wawancara. Angket penggolongan tipe kepribadian dan wawancara digunakan untuk mengetahui tipe kepribadian masing-masing siswa dan pemilihan subjek. Tes tertulis kemampuan berpikir kreatif dan wawancara digunakan untuk menganalisis kemampuan berpikir kreatif berdasarkan aspek fluency, flexibility, originality, dan elaboration dari masing-masing tipe kepribadian. Berdasarkan hal tersebut, perbedaan kemampuan berpikir kreatif yang dimiliki oleh keempat tipe kepribadian keirsey yaitu tipe kepribadian idealist hanya memenuhi aspek keaslian (originality), tipe kepribadian artisan memenuhi pada aspek memerinci (elaboration), dan tipe kepribadian guardian dan rational memenuhi pada aspek yang sama yaitu kelancaran (fluency) dan memerinci (elaboration), sedangkan pada aspek keluwesan (flexibility) belum mampu dipenuhi oleh keempat tipe kepribadian.
Realistic And Child Friendly Learning Models Pada Pembelajaran Tematik Kelas 3 SDN Manguharjo Kota Madiun Suci Eva Berliana; Eka Nofri Ari Yanto; Suyanti Suyanti
Prosiding Konferensi Ilmiah Dasar Vol 5 (2024): Transformasi Pembelajaran Pada Pendidikkan Dasar Integrasi Computational Thinking
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sebuah inovasi untuk memperbaiki sebuah metode dalam proses pembelajaran sehingga mampu meningkatkan kemauan serta keinginan siswa terhadap sebuah pembelajaran tersebut. Dengan metode Realistic And Child Friendly Learning Models (RCLFM) diharapkan mampu menyempurnakan metode-metode sebelumnya sehingga mampu menjadikan sebuah terobosan untuk mempermudah dalam meningkatkan hasil belajar seorang anak dalam proses belajar mengajar. tujuan dalam penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana  hasil belajar siswa saat diterapkannya metode Realistic And Child Friendly Learning Models pada pembelajaran tematik materi penyajian data diagram gambar. Metode penelitian ini adalah kuantitatif dengan mengunakan angket untu pengambilan data. Populasi dan sampel dalam penelitian ini berjumlah 39. Hasil penelitian, diperoleh nilai t hitung sebesar 2.631 > yang lebih besar dari t tabel 1,686 dan didukung dengan nilai sig sebesar 0,012 yang lebih kecil dari alpha 0,05. Maka dari itu, terdapat pengaruh signifikan pada Realistic And Child Friendly Learning Models (RCLFM) terhadap Hasil Belajar.
Pengaruh Model Pembelajaran Active Learning Berbantuan Media Mind Mapping Terhadap Hasil Belajar IPAS Siswa Kelas 5 Sekolah Dasar Roseu Aliefah Kusuma; Eka Nofri Ari Yanto; Suyanti Suyanti
Prosiding Konferensi Ilmiah Dasar Vol 5 (2024): Transformasi Pembelajaran Pada Pendidikkan Dasar Integrasi Computational Thinking
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Model pembelajaran aktif (active learning) dengan media mind mapping dapat meningkatkan kemampuan guru dalam melaksanakan pembelajaran bervariasi. dengan bantuan media gambar dapat meningkatkan keaktifan siswa karena siswa dituntut untuk memunculkan ide-ide untuk membuat peta pikiran sendiri. Mind mapping mampu mengasah kemampuan kerja otak siswa karena mind map sarat akan unsur kreativitas. Melalui penerapan model pembelajaran mind mapping, siswa dapat mencatat dengan lebih kreatif sehingga materi yang ditulisnya otomatis terekam dalam ingatan siswa. Tujuan penelitian ini untuk  mengetahui  pengaruh  model  pembelajaran active bantuan media mind mapping terhadap hasil belajar IPAS siswa kelas 5 Sekolah Dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif berdasarkan informasi statistik.  Hasil analisis menunjukkan bahwa variabel model pembelajaran active learning memengaruhi variabel dependen (Y) yakni Hasil Belajar. Pengaruh active learnig terhadap Hasil Belajar yaitu 0,435 atau 43,5% yang berarti bahwa variabel independen (X) yakni active learnig memengaruhi variabel dependen (Y) yakni Hasil Belajar sebesar 43,5%. Sisanya sebesar 56,5% dijelaskan oleh variabel lain
Perjuangan Sri Sultan Hamengku Buwono IX dalam Mempertahankan Kedaulatan NKRI: Analisis Peran dan Strategi pada Masa Agresi Militer Belanda II Tahun 1948-1949 Ari Yanto, Eka Nofri; Suyanti, Suyanti; Safi, Jamin; Sudarto, Sudarto
Jurnal Artefak Vol 11, No 2 (2024): September
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ja.v11i2.16671

Abstract

Perjuangan Sri Sultan Hamengku Buwono IX dalam mempertahankan kedaulatan Republik Indonesia (RI) selama Agresi Militer Belanda II (1948-1949) merupakan sebuah babak penting dalam sejarah kemerdekaan Indonesia. Penelitian bertujuan menggali peran dan kontribusi Sultan dalam mendukung pemerintahan Republik, terutama saat Yogyakarta menjadi ibu kota negara. Dalam konteks tersebut, Sultan tidak hanya memberikan dukungan moral tetapi juga material dengan meminjamkan gedung-gedung milik kesultanan untuk keperluan pemerintahan dan membuka kas kerajaan untuk membiayai aktivitas pemerintahan RI di Yogyakarta. Penelitian menggunakan pendekatan penelitian kualitatif, dengan menggunakan analisis historis sebagai metode utamanya yang meliputi; koleksi heuristik, kritik sumber, interpretasi dan sintesis historiografi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sikap konsisten Sultan dalam memperjuangkan kedaulatan RI tidak hanya mencerminkan komitmennya sebagai pemimpin daerah, tetapi juga sebagai simbol persatuan bangsa dalam menghadapi ancaman dari luar. Perjuangan beliau pada masa itu merupakan babak penting dalam sejarah perjuangan kedaulatan Negara. Kontribusinya tidak hanya sebatas simbol-simbol belaka; ia aktif memobilisasi sumber daya, mendukung operasi militer, dan memupuk persatuan di antara rakyat Indonesia. Dengan demikian, kontribusi Sri Sultan Hamengku Buwono IX menjadi salah satu faktor penting dalam mempertahankan eksistensi Republik Indonesia pada masa yang krusial ini.
ANALISIS PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI DALAM IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA PADA PELAJARAN IPAS KELAS IV SDN 02 NAMBANGAN KIDUL Kusumawati, Adin Indah; Suyanti, Suyanti; Yanto, Eka Nofri Ari
Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 2 No. 6 (2024): Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
Publisher : Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dilaksanakannya penelitian ini untuk mendeskripsikan mengenai hasil analisis pembelajarn berdiferensiasi dalam Kurikulum Merdeka pada mata pelajaran IPAS di SDN 02 Nambangan Kidul. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan mengumpulkan berbagai sumber data dan observasi lapangan. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Subjek penelitian ini terdiri dari guru kelas IV dan satu siswa kelas IV. Uji keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Kemudian data dianalisis menggunakan teknik Miles & Huberman dengan tiga tahap yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil yang diperoleh yaitu guru membuat perencanaan pembelajaran dengan melakukan pemetaan kebutuhan belajar melalui assemen diagnostik kemudian dilanjutkan dengan pembuatan modul ajar berdasarkan hasil pemetaan tersebut. Dari hasil assemen tersebut diketahui bahwa siswa kelas IV terdiri dari tiga gaya belajar yaitu visual, audiotori dan kinestetik. Dalam penerapannya guru melakukan diferensiasi konten, proses dan produk. Faktor pendukung berasal dari suasana belajar yang menyenangkan, siswa yang antusias, siswa merasa aman dan nyaman dan fasilitas yang memadai. Sedangkan faktor penghambat utama dalam pembelajaran ini yaitu membutuhkan waktu yang lama. Solusi yang dilakukan guru yaitu selalu meningkatkan kemampuan dan refleksi setiap minggunya.
Pendampingan Pembuatan Website Desa Sambirejo Sebagai Media Informasi suyanti; vivi Rulviana; eka nofri ari yanto
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Bidang Ilmu Komputer Vol 1 No 2 (2023): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bidang Ilmu Komputer (ABDIKOM)
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di Era Globalisasi ini, Tehknologi Informasi dewasa ini semakin pesat, sebagian besar kegiatan manusia menfaatkan tehknologi. Bagian yang penting dalam Keberhasilan pembangunan terutama pelayanan publik terletak di desa yang berhubungan langsung dengan masyarakat. Bentuk pengelolaan pelayanan terkait dengan tehnologi informasi berupa pembuatan website Desa yang digunakan dengan bertujuan sebagai media informasi desa dan pengenalan potensi desa. Kegiatan dalam pengabdian ini melalui cara pendampingan pembuatan website desa, pengisi website dengan profil serta potensi desa. Hasil kegiatan pendampingan pembuatan website desa yaitu terciptanya website desa yang bisa digunakan oleh staff desa yang digunakan sebagai media informasi dan pengenalan potensi desa Sambirejo. 
IKAN KUTUK SANG ABDI SETIA DEWI SRI: PERUMUSAN LEGENDA RAKYAT MELALUI PENELITIAN EKSPEDISI SEBAGAI PEMBELAJARAN MULTILITERASI ANAK USIA SEKOLAH DASAR Tasya Hasnabila Qonitatin Hafidzoh; Fida Chasanatun; Candra Dewi; Eka Nofri Ari Yanto
Refleksi: Jurnal Riset dan Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2026)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/refleksi.v4i2.24544

Abstract

Multiliterasi merupakan salah satu keterampilan abad 21 sangat penting untuk dikuasai bagi siswa sekolah dasar. Multiliterasi dapat diimplementasikan dengan memanfaatkan cerita anak berupa kisah legenda lokal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk merumuskan alur cerita yang terbentuk dalam masyarakat mengenai kisah legenda lokal dari situs Petirtaan Dewi Sri yang bersumber dari masyarakat Desa Simbatan, Magetan serta menyusun kisah tersebut sebagai legenda bahan pembelajaran multiliterasi bagi siswa sekolah dasar. Metode penelitian ini adalah penelitian kualitatif fenomenologi dengan penelusuran ekspedisi lapangan (expedition field technique). Penelitian kualitatif dilaksanakan dengan observasi, wawancara, dam dokumentasi. Penelitian ini menggunakan metode constant comparative dengan menerapkan people oriented research. Penelitian menerapkan purposive sampling dan snowball sampling sebagai metode dalam pengumpulan data penelitian dengan mewawancarai narasumber/ informan yang memiliki pengetahuan sejarah yang mendalam terkait situs Petirtaan Dewi Sri. Tokoh yang diwawancarai meliputi juru kunci, penjaga situs, penulis buku sejarah, pelaku seni, perangkat desa, hingga sesepuh di Desa Simbatan, Magetan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cerita rakyat lokal khususnya dari situs Petirtaan Dewi Sri di Desa Simbatan memiliki kearifan lokal yang dapat diintegrasikan sebagai bahan pembelajaran multiliterasi yang mampu menanamkan nilai-nilai moral kepada anak usia sekolah dasar.
Ikan kutuk abdi dewi sri: penelitian ekspedisi penelusuran legenda pembelajaran multiliterasi sd Tasya Hasnabila Qonitatin Hafidzoh; Fida Chasanatun; Candra Candra Dewi; Eka Nofri Ari Yanto
Prosiding Konferensi Ilmiah Dasar Vol 7 (2026): Pendekatan Deep Learning dan Pemanfaatan Artificial Intelligence dalam Pendidikan Dasa
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Multiliteracy is one of the 21st-century skills that is crucial for elementary school students to master. Multiliteracy can be implemented by utilizing children’s stories in the form of local legends. The purpose of this study is to explore local wisdom values as the basis for formulating the plot of a local legend from the Petirtaan Dewi Sri site in Simbatan Village, Magetan Regency, as multiliteracy learning material for elementary school students. The research method used is qualitative phenomenological research employing the expedition field technique. The qualitative research was conducted through observation, interviews, and documentation. This study employed the constant comparative method while adopting a people-oriented research approach. The study utilized purposive sampling and snowball sampling as data collection methods, interviewing sources/informants with in-depth historical knowledge regarding the Petirtaan Dewi Sri site. The individuals interviewed included the site caretaker, village officials who authored historical books, the chairperson of the tourism awareness group (POKDARWIS), artists, and elders in Simbatan Village, Magetan Regency. The results of this study indicate that local folklore—particularly from the Petirtaan Dewi Sri site in Simbatan Village—contains local wisdom that can be integrated as multiliteracy learning material capable of instilling moral values in elementary school-aged children.