Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

EDUKASI PENTINGNYA PENCEGAHAN HIPERTENSI DI RT 01 RW 07 DSN. JIMBIR DS. SUGIHWARAS KEC.PRAMBON KAB. NGANJUK betris tasia; rofik darmayanti; dyah ika krisnawati; yunarsih yunarsih; puguh santoso; sucipto sucipto; heny kristanto
Jurnal Pengabdian Masyarakat Putri Hijau Vol 3 No 4 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat Putri Hijau
Publisher : INSTITUT KESEHATAN DELI HUSADA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36656/jpmph.v3i4.1520

Abstract

Hipertensi merupakan suatu keadaan dimana peningkatan darah sistolik berada diatas batas normal yaitu lebih dari 140 mmHg dan tekanan darah diastolik lebih dari 90 mmHg. Kondisi ini menyebabkan pembuluh darah terus meningkatkan tekanan. Jika tidak segera ditangani, hipertensi bisa menyebabkan komplikasi serius, seperti gagal jantung, penyakit ginjal, hingga stroke. Hipertensi dapat dikendalikan melalui penyuluhan tentang pencegahan hipertensi. Penyuluhan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang hipertensi. Tekanan darah tinggi yang terjadi terus-menerus dapat membuat jantung bekerja lebih keras untuk memompa darah ke seluruh tubuh. Kondisi ini lama-kelamaan bisa membuat jantung membesar, merusak pembuluh darah, dan membuat ginjal tidak bisa bekerja dengan baik. Oleh karena itu, hipertensi perlu segera ditangani. Setelah tekanan darah kembali normal pun, perlu terus dilakukan pemantauan dan bahkan penggunaan obat rutin agar tekanan darah selalu terkontrol. Edukasi atau penyuluhan diperlukan agar dapat mengubah gaya hidup masyarakat menjadi gaya hidup sehat. Dengan adanya pemberian edukasi kesehatan ini diharapkan masyarakat bisa mencegah hipertensi melalui perbaikan gaya hidup dengan olahraga teratur, istirahat cukup, kelola stress dan mengonsumsi makanan kaya serat rendah garam dan lemak.
Upaya Pencegahan Penyakit Jantung pada Wanita Usia Subur dengan Senam Jantung Sehat Betristasia Puspitasari; Rofik Darmayanti; Dyah Ika Krisnawati; Puguh Santoso; Yunarsih Yunarsih; Sucipto Sucipto; Heny Kristanto
Jurnal Abdimas Vol 27, No 1 (2023): June 2023
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/abdimas.v27i1.40349

Abstract

Mempunyai jantung sehat merupakan impian semua orang, karena dengan jantung sehat akan terhidar dari penyakit jantung dan penyakit berbahaya lainnya. Senam jantung merupakan olahraga yang baik untuk kesehatan jantung. Senam jantung sehat bertujuan merawat jantung dan pembuluh darah. Pembuluh darah yang sehat, membuat kerja jantung menjadi optimal, karena kedua organ tersebut bekerja saling berhubungan. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari minggu tanggal 16 Oktober 2022. Bentuk kegiatan adalah senam jantung sehat bersama para ibu (wanita usia subur). Sasaran kegiatan ini adalah para ibu (wanita usia subur) di Dusun Sembung Desa Cengkok Kecamatan Ngronggot Kabupaten Nganjuk.  Jumlah yang berpartisipasi dalam kegiatan senam jantung sehat sebanyak 43 orang. Senam jantung sehat ini menjadikan para ibu lebih semangat dalam berolahraga sehingga dapat mencegah terjadinya penyakit jantung sejak dini. Dari kegiatan ini didapatkan antusiasme para ibu yang begitu tinggi dalam mengikuti kegiatan senam. Para peserta menjadi lebih semangat dalam mengikuti kegiatan olahraga senam. Hal ini terbukti dengan para ibu yang berencana untuk menjadikan senam ini sebagai kegiatan rutin. Mereka sepakat untuk mengadakan senam jantung sehat ini seminggu sekali yang rencananya diadakan setiap hari minggu pagi. Senam ini merupakan salah satu upaya untuk pencegahan secara dini penyakit jantung pada wanita usia subur.
PSIKOEDUKASI MENURUNKAN BEBAN KELUARGA MERAWAT KLIEN DENGAN GANGGUAN JIWA Sucipto, Sucipto; Krisnawati, Dyah Ika; Kristanto, Heny; Ratnasari, Nita Yunianti
coba Vol 12 No 1 (2023): November 2023
Publisher : Akademi Keperawatan Dharma Husada Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32831/jik.v12i1.637

Abstract

Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) tidak hanya dirasakan oleh individu, namun juga memberikan dampak yang besar terhadap keluarga yang menjadi beban keluarga. Jika ada anggota keluarga yang mengalami gangguan jiwa, mereka akan sedih, merasa sakit, kebingungan dalam merawat, malu menghadapi stigma masyarakat, dan malu untuk bersosialisasi.. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh psikoedukasi terhadap beban keluarga merawat klein dengan ODGJ. Penelitian ini menggunakan desain penelitian pra eksperimen (one group pretest and posttest design). Jumlah responden dalam penelitian ini sebanyak 15 orang menggunakan teknik Simple Purposive. Penelitian ini dilakukan di Posyandu Jiwa Abhipraya Kelurahan Ngadirejo Kota Kediri tanggal 12 -14 juli 2023 pemberi terapi dilakukan oleh peneliti sendiri yang pernah mengikuti workshop pendampingan keluarga dengan ODGJ yang diselenggarakan Dinas kesehatan Kota Kediri. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis bivariat menggunakan Uji Wilcoxon Signed Ranks Test. Hasil analisis Uji Wilcoxon Signed Ranks Test didapatkan nilai signifikansi < 0,02 yang berarti bahwa ada perbedaan, hasil penelitian ini menunjukkan beban keluarga merawat klien ODGJ menurun setelah dilakukan tindakan psikoedukasi. Psikoedukasi keluarga mempunyai pengaruh terhadap penurunan beban keluarga, kegiatan Psikoedukasi keluarga digunakan untuk memberikan informasi terhadap keluarga yang mengalami distress, memberikan pendidikan kepada mereka untuk meningkatkan keterampilan agar dapat memahami dan mempunyai koping akibat gangguan jiwa. Dengan demikian di harapkan bahwa kepada perawat agar mengaplikasikan terapi psikoedukasi sebagai alternatif terapi untuk menurunkan beban keluarga yang merawat klien ODGJ. Kata kunci: Psikoedukasi, Beban, ODGJ
Kegiatan Imunisasi Sub Pin Polio Putaran 1 Dalam Rangka Pencegahan Penyakit Polio Di Wilayah Kerja Puskesmas Kota Selatan Kota Kediri Puspitasari, Betristasia; Darmayanti, Rofik; yunarsih, Yunarsih; Santoso, Puguh; sucipto, sucipto; Kristanto, Heny; Krisnawati, Dyah Ika
ABDIMASKU : Jurnal Pengabdian Masyarakat UTND Vol 3 No 2 (2024): Edisi Juli 2024 - Desember 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Tjut Nyak Dhien

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36490/jpmtnd.v3i2.1180

Abstract

Polio adalah penyakit yang disebabkan oleh virus polio dan dapat menyebabkan kelumpuhan. Polio sebenarnya bisa menyerang siapa saja, tapi lebih rentan menyerang anak-anak, terutama usia di bawah 5 tahun. Tujuan Kegiatan Sub PIN polio adalah sebagai pencegahan terjadinya kasus polio. Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini dilakukan dengan metode memberikan secara langsung imunisasi Polio kepada anak usia 0-7 tahun. Setelah diberikan imunisasi, setiap anak diberikan tanda tinta pada jari dan kartu imunisasi. Pada orangtua dipesan agar mengikuti kegiatan PIN kedua dengan jarak satu bulan. Dari hasil kegiatan pekan imunisasi Sub PIN Polio Putaran 1 di Puskesmas Kota Selatan Kota Kediri dinyatakan berhasil dengan capaian sebanyak 3470 (98,2%). Masyarakat khususnya orangtua yang mempunyai anak usia 0-7 tahun sangat antusias dalam kegiatan ini, terbukti dengan kehadiran masyarakat yang memenuhi undangan untuk imunisasi. Diharapkan untuk putaran ke 2 antusiasme masyarakat meningkat sehingga berhasil mencapai cakupan 100%.
The Influence Of BTCLS Training On Emergency Knowledge Of Akkes Dharma Husada Kediri D III Nursing Program Students Sucipto, Sucipto; Heny Kristanto; Puguh Santoso
Jurnal EduHealth Vol. 15 No. 03 (2024): Jurnal EduHealt (September), Year 2024
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: Basic Trauma Cardiac Life Support (BTCLS) is one of the knowledge and skills that a nurse must have. This training is an activity to improve skills, knowledge and skills for nurses in providing appropriate and fast services to patients.Research objective: To determine the effect of BTCLS training on emergency knowledge of students at the Dharma Husada Kediri Health Academy, Nursing Study Program. Method: Research design with a pre-experimental method with a one group pre-post test design approach. Population research is aimed at final year students. The research sample is 27 respondents consisting of 6th semester students. Research data collection uses questionnaires and data analysis uses t-test. Results: Research using a paired sample t-test of knowledge before and after training obtained a calculated value of 25.25 and a significance value of 0.000. Conclusion: There is an influence of BTCLS training on students' emergency knowledge. Suggestions for the need for BTCLS training to be carried out continuously to increase emergency knowledge competency.
Melatih Kemandirian Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) Melalui Posyandu Jiwa Rofik Darmayanti; Betristasia Puspitasari; Yunarsih; Puguh Santoso; Sucipto; Heny Kristanto
MULTIPLE: Journal of Global and Multidisciplinary Vol. 2 No. 11 (2024): November
Publisher : Institute of Educational, Research, and Community Service

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Posyandu jiwa merupakan salah satu layanan kesehatan terpadu yang dapat membantu melatih kemandirian orang dengan gangguan jiwa (ODGJ). Kegiatan yang dilakukan di posyandu jiwa untuk melatih kemandirian ODGJ antara lain: Pelatihan keterampilan, Edukasi tentang gangguan jiwa dan tanda gejalanya, Senam bersama, Pemberian pengetahuan dan keterampilan sederhana sebagai terapi, Pendampingan untuk mengajarkan kegiatan positif di rumah, Pembinaan usaha mandiri bagi keluarga ODGJ. Tujuan penelitian ini adalah untuk melatih kemandirian ODGJ melalui Posyandu Jiwa. Penelitian ini menggunakan metode penelitian diskriptif melalui pendekatan cros sectional, dengan variabel melatih kemandirian ODGJ melalui Posyandu Jiwa di Wilayah Kelurahan Ngadirejo Kota Kediri pada tanggal 9 Oktober 2024. Hasil dari penanganan ODGJ ini ada 15 ( 100%) rutin mengikuti kegiatan ini.  Penderita yang rutin minum obat ada 8 ( 53,3%), yang rajin ibadah ada 5 (33,3%), yang berusaha ekonomi produktif ada 2 (13,3), bahkan sudah ada yang berkerja di dealer motor. Peran kader sudah baik dalam meningkatkan kemandirian ODGJ. Untuk keberlanjutan kegiatan perlu adanya dukungan dan peran dari petugas/pemerintah/LSM, kader, masyarakat dan keluarga ODGJ tersebut. Penderita ODGJ dalam hal ini rutin mengikuti kegiatan pemeriksaan 100% setiap bulannya yang diadakan dinas kesehatan kota Kediri melalui Puskesmas Balowerti. Kesimpulan dari penelitian ini adalah Kemandirian ODGJ dapat tercapai secara maksimal dengan adanya dukungan yang baik dari keluarga. Diharapkan keluarga dapat mempertahankan dukungan keluarga yang baik pada ODGJ agar lebih mandiri dan mempertahankan kemandirian ODGJ, agar tidak tergantung pada keluarga.
PENGARUH PELATIHAN TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP KADER JOYOBOYO TENTANG POSYANDU JIWA Rinawati, Fajar; Rahmawati, Elfi Quyumi; Yunita, Astri; Kristanto, Heny; Santoso, Puguh
coba Vol 13 No 1 (2024): November 2024
Publisher : Akademi Keperawatan Dharma Husada Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32831/jik.v13i1.769

Abstract

Pendahuluan: Saat ini jumlah kasus gangguan jiwa di Kota Kediri melebihi estimasi yang ada, sehingga perlu dilakukan langkah-langkah yang tepat dalam penanganan masalah kesehatan jiwa, salah satunya adalah penangan berbasis masyarakat. Ujung tombak dalam penanganan masalah kesehatan jiwa di masyarakat adalah kader jiwa. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahuai pengaruh pelatihan terhadap pengetahuan dan sikap Kader Joyoboyo tentang Posyandu Jiwa. Metodologi: Penelitian ini adalah penelitian quasy experiment one group pre test post test desaign. Sampel dalam penelitian ini adalah kader Joyoboyo di Kelurahan Kaliombo, sebanyak 32 responden dengan simple random sampling. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh yang signifikan pada pengetahuan kader Joyoboyo tentang Posyandu Jiwa dengan nilai p-value 0,001 dan ada pengaruh yang signifikan juga pada kader Joyoboyo tentang Posyandu Jiwa dengan nilai p-value 0,000. Diskusi: Peran Kader Joyoboyo sangat penting dalam mencegah kekambuhan di masyarakat, dan membantu dalam memantau kesehatan orang dengan gangguan jiwa, serta mendukung dalam kemandiriannya. Kata Kunci: pengetahuan, sikap, kader joyoboyo, dan posyandu jiwa
Enhancing Self Efficacy Of Prolanis Group On Self Assesment Of Diabetic Foot Early Detection Based On Health Belief Model Theory And Bandura’s Self Efficacy Didik Susetiyanto Atmojo; Heny Kristanto; Hengky Irawan
STRADA : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 9 No. 2 (2020): November
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/sjik.v9i2.409

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) complications are serious problems for patients and their families. . The purpose of this study was to improve Self Efficacy on the ability to detect the risk of diabetic foot injury.The research design used was pre-experimental research with a one group pre-post test design approach. Respondents of this study were the Clinic Prolanis Group dr. Chreslina Subagyo, Kediri City Collecting data with clinical questionnaire sheet self-efficacy skills in order to determine the increase in self-efficacy. Based on the Wilcoxon test above, the p value = 0.000, which means that action given caused a changed or increased in a person's self-assessment This study revealed that the potential impact of self-efficacy, outcome expectations considered in the education program for patients. Therefore, the use of self-efficacy theory when designing patient education interventions could enhance diabetes self-care
Education on Assistance for Drug-Resistant TB Patients Since Diagnosis to Community TB Cadres Through Cadre Training Activities in Kediri City in 2025 Putri, Nurita Nilasari Bunga Kharisma Arifiana; Kristanto, Heny; Yunarsih; Sucipto; Santoso, Puguh; Puspitasari, Betristasia
Journal of Community Service for Health Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : STIKes Patria Husada Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26699/jcsh.v6i1.1199

Abstract

Drug-resistant tuberculosis (DR-TB) or drug resistance is a condition where TB germs can no longer be killed with first-line anti-tuberculosis drugs (OAT), so they must be treated with second-line OAT (Drug-resistant TB Patient Pocket Book, 2020). Drug-resistant tuberculosis (DR-TB) is still a threat in TB control and is one of the main public health problems in many countries in the world. The data collection technique in this activity was through a questionnaire survey given before and after the presentation of the material on Assisting Drug-resistant TB Patients. The sample was 46 participants who were TB Cadres from each Sub-district throughout Kediri City. The data analysis used in this activity by measuring the correct and incorrect answers between the pre- and posttests that had been filled out by the training participants. The results of the questionnaire filled out by the activity participants showed an increase in knowledge about Assisting Drug-resistant TB Patients Since being diagnosed. The success of drug-resistant TB treatment is also inseparable from the important role of the family, health workers, and patient companions who always support patients to undergo DR-TB treatment until completion. Effective assistance will affect the success of treatment, the patient's quality of life, and reduce the risk of transmission of drug-resistant TB in the community.
HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN DENGAN KEIKUTSERTAAN WANITA DALAM PEMERIKSAAN IVA DI PUSKESMAS BALOWERTI: RELATIONSHIP BETWEEN KNOWLEDGE AND WOMEN’S PARTICIPATION IN IVA EXAMINATION AT BALOWERTI PUSKESMAS Rofik Darmayanti; Betristasia Puspitasari; Dyah Ika Krisnawati; Puguh Santoso; Heny Kristanto
Jurnal Ilmiah Pamenang Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Ilmiah Pamenang ( JIP )
Publisher : Stikes Pamenang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53599/jip.v5i1.143

Abstract

Abstrak Kanker serviks merupakan suatu penyakit yang dapat dicegah, akan tetapi kenyataannya wanita sering ditemukan pada stadium lanjut karena sering tidak menjalani penapisan. Keikutsertaan dalam penapisan kanker serviks dipengaruhi oleh faktor pengetahuan. Dinas Kesehatan melalui Female Cancer Program (FCP) melakukan kegiatan penyuluhan dan pemeriksaan inspeksi visual dengan asam asetat (IVA) di seluruh kabupaten/kota. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis hubungan pengetahuan dengan keikutsertaan wanita dalam pemeriksaan IVA.Rancangan penelitian yang digunakan adalah study corelasi crossectional. Sampel diambil  dari wanita yang mendapat penyuluhan tentang kanker serviks pada tahun 2020 di wilayah kerja Puskesmas Balowerti Kota Kediri dengan menggunakan proportional random sampling. Data diolah dan dianalisis dengan menggunakan Chi Kuadrat. Keseluruhan responden adalah 198 orang. Hasil analisis bivariabel menyatakan terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan (p<0,001) dengan keikutsertaan wanita dalam pemeriksaan IVA. dengan pendekatan cross sectional (potong silang). Penelitian ini menggunakan studi korelatif karena berusaha menyelidiki hubungan antara variabel penelitian. Variabel terikat dalam penelitian ini yaitu keikutsertaan wanita dalam pemeriksaan IVA, Variabel bebas dalam penelitian ini adalah Pengetahuan. Hasil analisis bivariate menunjukkan bahwa pengetahuan secara signifikan berhubungan dengan keikutsertaan wanita dalam pemeriksaan IVA. Kesimpulan yang dapat diambil adalah ada hubungan Pengetahuan berhubungan dengan keikutsertaan wanita dalam pemeriksaan IVA   Kata kunci: Pengetahuan, Keikutsertaan, Wanita, Pemeriksaan IVA   Abstract Cervical cancer is a disease that can be prevented, but in reality women are often found at an advanced stage because they often do not undergo screening. Participation in cervical cancer screening is influenced by knowledge factors. The Health Office through the Female Cancer Program (FCP) conducts outreach and visual inspection activities with acetic acid (IVA) in all districts/cities. The purpose of this study is to analyze the relationship between knowledge and women's participation in VIA examinations. The research design used was a cross-sectional correlation study. Samples were taken from women who received counseling about cervical cancer in 2020 in the working area of the Balowerti Health Center, Kediri City using proportional random sampling. Data is processed and analyzed using Chi Quadrata. Overall respondents were 198 people. The results of the bivariable analysis stated that there was a significant relationship between knowledge (p<0.001) and women's participation in IVA examinations. The results of the bivariate analysis showed that knowledge was significantly related to women's participation in VIA examinations. The conclusion that can be drawn is that there is a relationship between knowledge and women's participation in IVA examinations  Keywords: Knowledge, Women's participation, IVA examination