Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Risk Factor for Postpartum Hemorrhage in The Post-Disaster (2019-2021) Radhiah, Sitti; Fatassya, Nur Khairul; Hasanah, Hasanah; Mantao, Elvaria
Journal of Health and Nutrition Research Vol. 2 No. 3 (2023)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56303/jhnresearch.v2i3.208

Abstract

The earthquake disaster in Palu in 2018, followed by the pandemic in 2020, caused mobility to be hampered and affected people's habits and lifestyles, who mostly stayed at home and had no activities. This also affected pregnant women who just stayed at home because they were afraid. The impact of the pandemic will result in less physical activity and less interaction with health workers, causing pregnant women to experience macrosomia. This research aims to determine the risk factors for postpartum hemorrhage at Anutapura Public Hospital in Palu. This research was an analytic observational with a case-control approach. Case subjects were mothers who experienced postpartum hemorrhage, and controls were mothers who did not experience postpartum hemorrhage. Case samples were 67 people, and controls were 67 people with age matching. A simple random sampling technique was carried out for sampling. The data source used secondary data, medical records for 2019-2021. Data analysis used the odds ratio test. The results showed that macrosomia (OR=4.543 and CI=1.421-14.528), prolonged labor (OR=3.674 and CI=1.720-7.850), and parity (OR=2.452 and CI=1.199-5.014) a risk factor for postpartum hemorrhage. Postpartum hemorrhage is significantly associated with low-risk macrosomia, low-risk parity, and safe parity
Kesiapsiagaan Masyarakat Terhadap Kesehatan Reproduksi dalam Menghadapi Situasi Bencana di Desa Lompio Kecamatan Sirenja mantao, elvaria; Patui, Nurhaya S; Ponto, Nadyah Sidiqah
Jurnal Dedikatif Kesehatan Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024): Vol 4, No 2 (2024), April
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/dedikatifkesmas.v4i2.945

Abstract

Krisis kesehatan terjadi akibat bencana alam, bencana non alam maupun bencana sosial sering berdampak pada kesehatan reproduksi khususnya pada perempuan dan remaja putri. Saat bencana, Wanita merupakan salah satu kelompok rentan, sehingga pelayanan kesehatan reproduksi wanita menjadi perioritas utama dalam penanggulangan bencana. Sehingga dibutuhkan kesiapsiagaan dalam mengadapi bencana. kesiapsiagaan merupakan salah satu elemen penting dari kegiatan penurangan resiko terjadinya bencana. Tujuan dari pengabdian ini adalah agar mempunyai pengetahuan yang baik sehingga kesiapsiagaan masyarakat terhadap kesehatan reproduksi meningkat yang ditunjukan dengan kemampuan menyiapkan kit individu bagi kelompok rentan yaitu remaja putri, WUS dan ibu hamil di Desa Lompio Kecamatan Sirenja Kabupaten Donggala Sulawesi Tengah. Pemilihan desa Lompioo sebagai tempat sasaran karena desa Lompio merupa salah satu desa yang sangat terdampak pada saat terjadinya bencana gempa dan tsunami 2018 silam. Adapun metode yang digunakan dalam pelaksanaan pengabdian ialah melakukan penyuluhan dengan menggunakan materi.Adapun luaran dalam bentuk publikasi ilmiah/ artikel pengabdian masyarakat pada jurnal pengabdian. Pelaksanaan Kegiatan penyuluhan diikuti 25 masyarakat yang terdiri dari WUS, ibu hamil, dan remaja. Berdasarkan hasil pre-post test diketahui secara keseluruhan materi penyuluhan menggunakan metode penyuluhan yang diberikan dapat meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat terhadap kesehatan reproduksi dalam menghadapi situasi bencana.
EDUKASI PARENTING HOLISTIK TERHADAP PASANGAN NIKAH DINI PASCA BENCANA DALAM UPAYA PENCEGAHAN KEKERASAN PADA ANAK DI WILAYAH KERJA UPTD PUSKESMAS NOSARARA mantao, elvaria; Rhadiah, Sitti
Jurnal Dedikatif Kesehatan Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): Dedikatif: Jurnal Kesehatan Masyarakat
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/dedikatifkesmas.v5i1.1612

Abstract

Pasca bencana gempa bumi PASIGALA(Palu, Sigi dan Donggala) yang menimpa Provinsi Sulawesi Tengah tahun 2018, mengakibatkan dampak tidak langsung berupa peningkatan jumlah pasangan menikah dini. Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) BPS Tahun 2022, angka perkawinan anak atau pernikahan dini di Sulteng mencapai 12,65 persen, dan menduduki peringkat kelima secara nasional, Data dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Palu melaporkan sebanyak 590 pasangan nikah dini yang tersebar di hampir seluruh Kelurahan di Kota Palu dalam 3 tahun terakhir. Faktanya yang terjadi akibat dari pernikahan dini yaitu pada usia anak emosi belum matang dan stabil, berpotensi terjadi Kekerasan pada anak Risiko yang terjadi pada anak diantaranya 40% terjadinya kekerasan terhadap anak dan pemberian pola asuh yang tidak tepat. Tujuan kegiatan ini adalah memberikan edukasi parenting terhadap pasangan nikah dini khususnya di wilayah kerja Puskesmas Nosarara Kota Palu agar pasangan nikah dini dapat menguatkan kembali bonding dengan pasangan dan memahami pentingnya ilmu parenting dalam mencegah terjadinya kasus kekerasan rumah tangga yang sering berdampak pada kekerasan pada anak. Adapun tahapan pelaksanaan yakni memaparkan hasil riset terkait parenting pada pasangan nikah dini di Kota Palu selanjutnya melaksanakan edukasi terkait pentingnya parenting terhadap pencegahan masalah kekerasan pada anak serta dampak kesehatan reproduksi di masa depan jika tidak segera ditanggulangi. Hasil edukasi yang diukur menggunakan pre test dan post tes menunjukkan adanya peningkatan parenting/pola asuh pasangan nikah dini. Hasil kegiatan ini di harapkan tindak lanjut oleh petugas kegiatan dan kader posyandu di wilayah tersebut.
Faktor Yang Berhubungan Faktor Yang Berhubungan Dengan Tingkat Kecemasan Ibu Hamil Di Wilayah Kerja Puskesmas Balinggi: Dengan Tingkat Kecemasan Ibu Hamil ningsih, Sutri; Radhiah, Sitti; Arwan, Arwan; Mantao, Elvaria; Salmawati, Lusia; Hasanah, Hasanah
Preventif : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 15 No. 1 (2024): Volume 15 No. 1 (2024)
Publisher : Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/preventif.v15i1.630

Abstract

ABSTRAK SUTRININGSIH. Faktor Yang Berhubungan Dengan Tingkat Kecemasan Ibu Hamil Di Wilayah Kerja Puskesmas Balinggi, Kecamatan Balinggi (dibawah bimbingan Sitti Radhiah) Peminatan Biostatistik, KB, Dan Kependudukan Program Studi Kesehatan Masyarakat Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Tadulako Tingkat kecemasan sangat berpengaruh terhadap kesejahteraan ibu hamil maupun janin yang ada di dalam kandungan. Angka kecemasan pada ibu hamil di Indonesia berdasarkan data yang diperoleh terdapat 373 juta orang ibu hami, yang mengalami kecemasan sebanyak 107 juta (28,7%). Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan tingkat kecemasan ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Balinggi. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah 75 ibu hamil yang diambil melalui teknik Non Probability Sampling dengan teknik pengambilan sampel yaitu Purposive Sampling. Pengumpulan data mengunakan kuisioner, data dianalisis menggunakan analisis univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada hubungan antara usia ibu hamil (p=0,004), pengetahuan (p=0,004), pendapatan (p=0,003), riwayat komplikasi kehamilan (p=0,004) dan dukungan keluarga (p=0,003) dengan tingkat kecemasan ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Balinggi. Saran yaitu tenaga kesehatan sebaiknya memberikan pemahaman kepada keluarga ibu hamil untuk melakukan posyandu dan pemeriksaan kehamilan secara teratur disamping itu juga diharapkan partisipasi dari keluarga memberikan motivasi dan dukungan sehingga ibu hamil siap menjalani proses kehamilannya hingga pasca melahirkan. Kata Kunci : Ibu Hamil, Tingkat Kecemasan, Pengetahuan, Komplikasi Kehamilan, Dukungan Keluarga.
BENCANA ALAM DAN PERNIKAHAN DINI DI KOTA PALU Mantao, Elvaria; Patui, Nurhaya S.; Ponto, Nadya Sidiqah; Nelyanti, Nelyanti; Aulia, Nur Maulidyani
Preventif : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 15 No. 1 (2024): Volume 15 No. 1 (2024)
Publisher : Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/preventif.v15i1.943

Abstract

Pernikahan dini di Indonesia adalah masalah yang serius. Pada tahun 2018, tercatat 11,21% perempuan di Indonesia menikah sebelum menginjak usia 18 tahun. Angka ini menempatkan Indonesia di antara delapan negara dengan angka pernikahan dini tertinggi di dunia. Bencana alam tsunami dan likuifaksi yang melanda Palu Sulawesi Tengah 4 tahun lalu memiliki dampak salah satunya adalah semakin tingginya perkawinan dini di wilayah kota Palu. Sulawesi Tengah menempati peringkat sebelas dalam kasus pernikahan dini tertinggi di Indonesia. Angka pernikahan usia dini di kota Palu cukup tinggi berdasarkan data BPS tahun 2017 angka pernikahan usia dini sebesar 43,12% dan pada tahun 2018 meningkat menjadi 44,1%. Tujuan penelitian ini untuk memaparkan dampak bencana terhadap tingginya angka pernikahan dini di kota Palu. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian survei analitik dengan pendekatan kuantitatif. Desain dalam penelitian ini adalah Cross Sectional, jumlah sampel sebanyak 30 responden. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan anatra pendidikan dengan kejadian pernikahan dini dengan p-value (0,000), terdapat hubungan antara status keluarga dengan pernikahan dini dengan p-value (0,251), terdapat hubungan antara pendapatan keluarga dengan pernikahan dini dengan p-value (0,000). Kesimpulan dari penelitian ini terdapat hubunga antara pendidikan, status keluarga, dan pendapatan keluarga terhadap pernikahan dini di kota Palu.
FAKTOR PARENTING PASANGAN NIKAH DINI PASCA BENCANA TERHADAP KEJADIAN KEKERASAN PADA ANAK MENUJU KOTA PALU LAYAK ANAK Mantao, Elvaria
Preventif : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 15 No. 3 (2024): VOLUME 15 NO.3 TAHUN 2024
Publisher : Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/preventif.v15i3.1613

Abstract

Pernikahan dini di Indonesia mencapai 10,35% pada tahun 2021. Data serupa menunjukkan bahwa Indonesia masih menduduki rangking delapan tertinggi di dunia pada kasus perkawinan anak. Sulawesi Tengah menempati peringkat sebelas dalam kasus pernikahan dini tertinggi di Indonesia Palu sebagai Ibu Kota Provinsi Sulawesi Tengah tidak luput dari masalah pernikahan dini. Tujuan penelitian ini untuk memaparkan pentingnya factor parenting pada pasangan nikah dini pasca bencana terhadap kejadian kekerasan pada anak menuju kota Palu layak anak. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian survei analitik dengan pendekatan kuantitatif. Desain dalam penelitian ini adalah Cross Sectional Study, penelitian ini akan dilaksanakan di Kota Palu pada bulan Juli s/d Agustus 2024. Populasi dalam penelitian ini pasangan nikah dini di wilayah Kota Palu, sampel dihitung menggunakan rumus slovin didapatkan sebanyak 100 sampel. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisa data menggunakan Uji Chi-Square Hasil penelitian menunjukkan bahwa tdk ada hubungan antara variabel Umur Ibu saat menikah (p-value 0,159), pendidikan terakhir ibu(p-value 0,183), penghasilan keluarga (p-value 0,434), dan status tempat tinggal (p-value 0,270) dengan Parenting/Pola Asuh terhadap kejadian kekerasan pada anak menuju kota Palu layak anak.