Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

Kitab Riwayah Isra Mikraj dan Kontekstualisasi Makna Isra Mikraj Reseta Dewi, Sintia Yuliani; Khusniyah, Aziizatul
PERADA Vol 8 No 1 (2025)
Publisher : STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Al-Qur'an sebagai mukjizat Nabi Muhammad SAW mengandung berbagai persoalan kehidupan, salah satunya peristiwa Isra Mikraj yang tercatat dalam QS. Al-Isra ayat 1. Peristiwa ini menggambarkan perjalanan agung Nabi Muhammad dari Masjidil Haram menuju Masjidil Aqsha dan Sidratul Muntaha, serta menjadi titik tolak diwajibkannya shalat lima waktu. Kajian ini berfokus pada analisis filologi naskah kitab "Riwayah Isra Mikraj" karya K. H. Ahmad Fauzan, yang memiliki nilai nasionalisme dan menggambarkan integrasi antara Islam dan sosial-politik. Dengan pendekatan kodikologi, penelitian ini mengkaji sejarah naskah, kondisi fisik, serta konten yang terkandung dalam ayat Al-Isra, guna mengungkap hikmah peristiwa Isra Mikraj dari perspektif filologis. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam memperkaya pemahaman terhadap sejarah dan ajaran Islam serta memperdalam kajian filologi dalam konteks keislaman.
PELATIHAN PENULISAN CERITA RAKYAT DI SDN TANGGIREJO Khusniyah, Aziizatul; Cahyandari, Rinova
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ Vol 12 No 02 (2025): Mei 2025
Publisher : Lembaga Penelitian, Penerbitan dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/ppkm.v12i02.9209

Abstract

Tanggirejo Village has a wealth of folklore that is an important part of the local cultural identity. However, modernization and social change have caused many of these folklores to be threatened with loss due to the lack of adequate documentation. This Community Service Program aims to preserve the folklore of Tanggirejo Village through writing and documentation training. This activity involves the village community, especially the younger generation and students at SDN Tanggirejo in the process of collecting, writing, and documenting local folklore. The training provided includes creative writing techniques and story documentation methods, both in written and digital forms. The results of this program are expected to be structured documentation that can be used as a reference for future generations. This program can raise awareness of the importance of preserving cultural heritage and encourage the formation of sustainable literary communities at the village level. Folklore contains various aspects of human psychology that can lead to strengthening religious moderation. Thus, this activity not only supports the preservation of folklore, but also empowers the community in maintaining and developing their local culture, as well as maintaining harmony between religious communities.
Analisis Kodikologi dan Tekstologi Manuskrip Mushaf Al-Qur’an Mbah Syatawi Kudus: Aspek Kodikologi dan Aspek Tekstologi: Codicological and Textological Analysis of the Mbah Syatawi Kudus Qur'an Manuscript: Codicological and Textological Aspects Satriyo, Ahmad Bagas; Khusniyah, Aziizatul
Ulumul Qur'an: Jurnal Kajian Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir Vol. 5 No. 2 (2025): Ulumul Qur'an: September 2025
Publisher : Program Studi Ilmu Al-Quran dan Tafsir STIU Darul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58404/uq.v5i2.675

Abstract

This study examines the codicological and textological aspects of the mushaf Al-Qur’an manuscript of Mbah Syatawi with the aim of understanding its physical characteristics, writing techniques, and the use of rasm, qira`at, scholia, and syakl. This research uses a qualitative approach, using field research methods that focus on collecting primary data through structured interviews with sources directly related to the manuscript, field observations, and digital documentation. The main focus of the research is the manuscript belonging to Mbah Syatawi. The codicological approach is used to analyze the physical aspects of the manuscript such as materials, ink, and illumination, while the textological approach focuses on the writing rules, rasm mushaf (script style), and the qira`at tradition followed. The results show that the manuscript consists of two collections estimated to be over a century old. The inks used are varied, with black ink as the primary color for the Qur’anic text, red ink for scholia and diacritical marks (syakl), and other colors applied to illuminations found on the beginning, middle, and end pages. In terms of writing style, the manuscript employs a mixed rasm combining rasm imla’i and rasm ‘usmani, particularly in the application of rules such as al-Hazf, al-Ziyadah, hamzah, al-Ibdal, and al-Fasl wa al-Wasl. Regarding qira`at, the manuscript follows the qira`at of Imam 'Asim through the transmission line of Imam Hafs. These findings enrich the study of classical mushaf manuscripts in Indonesia, providing significant contributions to preservation efforts, philological studies, and the faithful reproduction of historical manuscripts.
Rekontekstualisasi Berita dalam Sajak: Kajian Estetika dan Transformasi Makna dalam Pemikiran Sapardi Djoko Damono Nugraheni, Silvia Oti; Khusniyah, Aziizatul
Bahterasia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 6, No 2 (2025): Agustus
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jpbsi.v6i2.24343

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis transformasi berita menjadi sajak dalam karya Sapardi Djoko Damono, khususnya dalam konteks rekontekstualisasi berita yang mengubah teks faktual menjadi ekspresi puitik. Fokus penelitian ini adalah bagaimana perubahan bentuk dari berita menjadi sajak dapat mengubah pemahaman pembaca terhadap peristiwa sosial, serta memberikan dimensi emosional dan simbolik yang lebih mendalam. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan analisis teks, yang menggabungkan teori hermeneutika dan analisis isi. Jenis penelitian yang digunakan adalah studi pustaka (library research). Data yang digunakan adalah teks berita dan sajak karya Sapardi Djoko Damono, khususnya dalam buku Bilang Begini, Maksudnya Begitu. Penelitian ini mengeksplorasi penggunaan repetisi, pemilihan diksi, dan perubahan struktur dalam puisi yang dihasilkan dari berita. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi berita menjadi sajak tidak hanya mengubah bentuk teks, tetapi juga makna yang terkandung dalam berita tersebut. Repetisi dan pemilihan diksi yang kaya simbolisme memperkenalkan makna baru yang lebih mendalam, menggugah perasaan, dan mengundang interpretasi lebih lanjut. Proses ini juga membuka ruang bagi sastra untuk berfungsi sebagai kritik sosial, memberikan tafsiran baru terhadap kenyataan yang dilaporkan. Implikasi penelitian ini menunjukkan pentingnya hubungan antara jurnalisme dan sastra dalam memberikan pemahaman yang lebih holistik tentang realitas sosial. Transformasi ini memperkaya pengalaman pembaca dalam memahami kemampuan puisi untuk menjadi sarana refleksi sosial.Kata kunci: Transformasi Berita, Sajak, Sapardi Djoko Damono, Rekontekstualisasi, Kritik Sosial, Repetisi, Diksi
Relasi Perempuan Dan Alam Dalam Konservasi Lingkungan Pespektif Al-Qur’an Dan Hadis Istianah; khusniyah, aziizatul
Musãwa Jurnal Studi Gender dan Islam Vol. 23 No. 2 (2024)
Publisher : Sunan Kalijaga State Islamic University & The Asia Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/musawa.2024.232.222-235

Abstract

Abstrak Artikel ini mengkaji tentang relasi perempuan dan  konservasi lingkungan perspektif al-Qur’an dan hadis. Tujuan dari artikel ini adalah untuk mengkaji dan menelaah perspektif Al-Qur'an dan Hadis tentang hubungan antara perempuan, alam, dan konservasi lingkungan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur. Penelitian ini fokus pada telaah terhadap teks-teks Al-Qur'an dan Hadis yang relevan dengan konservasi lingkungan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Al-Qur'an dan Hadis telah mengajarkan pentingnya menjaga, merawat, dan melestarikan alam. Manusia, termasuk perempuan, diberi mandat sebagai khalifah untuk menjaga dan memakmurkan alam. Terkait ekofeminisme, artikel ini juga menyoroti hubungan yang erat antara perempuan, alam, dan kelestarian lingkungan. Keduanya memiliki peran penting sebagai sumber kehidupan yang harus dijaga dan dilindungi agar tidak punah. Bumi sebagai “Ibu Pertiwi” menumbuhkan tumbuhan, dan perempuan mempunyai “rahim” yang  melahirkan generasi baru. Oleh karenanya, perempuan dan alam tidak boleh dijadikan sebagai objek eksploitasi. Alam tidak boleh dirusak dan dieksploitasi demi mendapat keuntungan segelintir orang. Demikian pula dengan perempuan, tidak boleh  mendapat tekanan dan berbagai tindak kekerasan. Dalam konteks konservasi lingkungan, perempuan memiliki peran dalam pengelolaan sumber daya alam dan mendukung upaya konservasi. Implikasi dari penelitian ini adalah bahwa ajaran Al-Qur'an dan Hadis dapat menjadi landasan moral dan spiritual bagi perempuan muslim dalam terlibat dalam konservasi lingkungan. Kata Kunci: perempuan, alam, konservasi lingkungan, al-Qur’an dan hadis. [This article examines the relationship between women and nature in environmental conservation from the perspective of the Qur'an and Hadith. This article aims to review and analyze the Qur'anic and Hadith perspectives on the relationship between women, nature, and environmental conservation. The method used in this research is a literature study. The research involved studying and reviewing Qur'anic and Hadith texts which are relevant to environmental conservation. The results of this study show that the Qur'an and Hadith have taught the importance of protecting, caring , and conserving nature. Humans, including women, are mandated as caliphs to protect and prosper nature. This article also highlights the close relationship between women, nature, and environmental sustainability. Both have an important role as a source of life that must be preserved and protected from extinction. In environmental conservation, women have a role in managing natural resources and supporting conservation efforts. This research implies that the teachings of the Qur'an and Hadith can be a moral and spiritual foundation for Muslim women in engaging in environmental conservation. Keywords: women, nature, environmental conservation, al-Qur'an, and hadith.]
Integrasi Budaya Lokal pada Asesmen Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Berbasis Exam Browser Nusaibah; Aziizatul Khusniyah
Vilvatikta: Jurnal Pengembangan Bahasa dan Sastra Daerah Vol. 2 No. 1 (2024)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/vilvatikta.v2i1.254

Abstract

Penelitian ini mengkaji urgensi integrasi budaya lokal pada asesmen mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) berbasis budaya lokal dan pentingnya adaptasi asesmen di era perkembangan teknologi. Pendekatan kualitatif dengan penyajian deskriptif analitis. Tujuan penelitian adalah untuk menggali faktor-faktor yang melatarbelakangi, langkah-langkah strategis yang dilakukan, serta realisasi integrasi budaya lokal pada asesmen mata pelajaran PAI berbasis Exam Browser di MTs Minsyaul Wathon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat faktor-faktor signifikan yang mendorong integrasi budaya lokal dalam asesmen PAI berbasis aplikasi Exam Browser. Guru PAI, dengan dukungan penuh dari para stakeholder, telah melaksanakan langkah-langkah integrasi yang identik dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Realisasi dari integrasi tersebut terlihat dalam bentuk-bentuk soal asesmen di masing-masing jenjang kelas, dengan karakteristik soal yang bervariasi sesuai dengan independensi mata pelajaran PAI. Penelitian ini berkontribusi bagi studi di bidang PAI, khususnya dalam konteks asesmen di era digital yang mengkolaborasikan integrasi budaya lokal sebagai bagian dari Implementasi Kurikulum Merdeka.
Internalization of Positive Language in Religious Coping to Enhance Madrasah Students’ Academic Self-Efficacy Khusniyah, Aziizatul; Rahmajati, Erina; Aditya Widyansyah, Jonathan; Fanny Nafiza Imaniyyah, Siti
Majalah Ilmiah UPI YPTK Vol. 32 (2025) No. 2
Publisher : Universitas Putra Indonesia YPTK Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35134/jmi.v32i2.204

Abstract

This community service program aims to enhance the academic self-efficacy of Madrasah students through the internalization of positive language as a form of religious coping. The program was developed based on previous research findings indicating that religious coping through positive self-talk contributes significantly to the improvement of adolescents’ self-efficacy. Preliminary observations conducted at MA Darussa’adah revealed that many final-year students experienced low academic confidence, particularly in relation to pursuing higher education, due to perceived limited opportunities and socio-economic constraints.Using a community-based participatory approach, this program implemented a series of guided activities focusing on positive self-talk integrated with muhasabah (self-reflective religious practice). Language was positioned as an internal cognitive and affective tool that helps students regulate emotions, reconstruct self-perception, and strengthen belief in their academic abilities. The activities included reflective discussions, affirmation exercises, and guided muhasabah sessions designed to internalize positive and faith-based language patterns.The results of the program indicate an observable improvement in students’ academic self-efficacy, reflected in increased confidence, more positive self-statements, and stronger motivation to pursue higher education. This community service initiative demonstrates that the internalization of positive language within a religious coping framework can serve as an effective strategy to empower Madrasah students academically and psychologically. The program also highlights the potential integration of linguistic, educational, and religious approaches in community-based interventions for adolescent development.
Kitab Riwayah Isra Mikraj dan Kontekstualisasi Makna Isra Mikraj Reseta Dewi, Sintia Yuliani; Khusniyah, Aziizatul
PERADA Vol 8 No 1 (2025)
Publisher : STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35961/perada.v8i1.1765

Abstract

The Qur'an, as a miracle of Prophet Muhammad SAW, contains various aspects of life, one of which is the event of Isra and Mi'raj, recorded in QS. Al-Isra, verse 1. This event describes the miraculous journey of Prophet Muhammad from Masjid al-Haram to Masjid al-Aqsa and Sidrat al-Muntaha, marking the beginning of the obligation of the five daily prayers. This study focuses on the philological analysis of the manuscript Riwayah Isra Mi'raj by K.H. Ahmad Fauzan, which reflects nationalist values and illustrates the integration of Islam with socio-political contexts. Using a codicological approach, this research examines the history of the manuscript, its physical condition, and the content related to the verse of Al-Isra, in order to uncover the wisdom of the Isra Mi'raj event from a philological perspective. This study aims to contribute to a deeper understanding of Islamic history and teachings, while enriching the field of philological studies in the context of Islam.
Kidung Rumekso Ing Wengi sebagai Simbol Spiritualitas dan Instrumen Sosial: Membaca Ulang Tradisi Lokal dalam Konteks Budaya Jawa Kontemporer Khusniyah, Aziizatul; Indrariani, Eva Ardiana
CaLLs (Journal of Culture, Arts, Literature, and Linguistics) Vol 11, No 2 (2025): CaLLs, December 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/calls.v11i2.22229

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji ulang peran ulang dan makna sosial-spiritual Kidung Rumekso Ing Wengi , sebuah teks kidung Jawa kuno, dalam membentuk identitas budaya dan spiritual masyarakat Jawa di era modern. Fenomena meningkatnya popularitas kidung ini di media sosial menandakan adanya kebangkitan spiritualitas lokal di tengah krisis identitas dan tekanan modernisasi. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif melalui analisis teks, observasi partisipatif, dan wawancara mendalam, studi ini mengeksplorasi bagaimana kidung ini tidak hanya berfungsi sebagai doa perlindungan tetapi juga sebagai instrumen sosial yang memperkuat kohesi komunitas dan ketahanan budaya. Mengacu pada teori identitas sosial, pertukaran sosial, dan adaptasi budaya, hasil penelitian menunjukkan bahwa Kidung Rumekso Ing Wengi memainkan peran dinamis dalam kehidupan masyarakat Jawa sebagai simbol spiritual yang terus beradaptasi, sekaligus menjadi cermin sosial yang memfasilitasi pemaknaan ulang atas tradisi di tengah transformasi sosial. Temuan ini memberikan kontribusi penting dalam kajian ilmu sosial, khususnya dalam memahami interaksi antara spiritualitas lokal, identitas budaya, dan dinamika sosial kontemporer.
PENDIDIKAN KARAKTER BERBASIS KEARIFAN LOKAL JAWA DALAM TEKS PAMARDINING SIWI NASKAH SERAT WIRA ISWARA KBG 702 Khusniyah, Aziizatul
Bahterasia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 7, No 1 (2026): Februari
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jpbsi.v7i1.28251

Abstract

Penelitian ini mengkaji pendidikan karakter berbasis kearifan lokal Jawa dalam teks Pamardining Siwi pada naskah Serat Wira Iswara KBG 702 koleksi Perpustakaan Nasional Republik Indonesia. Teks Pamardining Siwi merupakan bagian dari sastra piwulang Jawa yang berfungsi sebagai media ajaran moral dan pedoman pembentukan perilaku anak dalam tradisi masyarakat Jawa. Penelitian ini bertujuan mengungkap nilai-nilai pendidikan karakter yang terkandung dalam teks serta menjelaskan relevansinya dalam konteks pendidikan karakter masa kini. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan filologis dan analisis isi. Data diperoleh melalui penelusuran naskah, pembacaan teks hasil alih aksara, serta pengkajian konteks sosial-budaya yang melatarbelakangi lahirnya teks. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teks Pamardining Siwi memuat nilai-nilai pendidikan karakter, seperti sikap saling mengasihi, kecermatan, kehati-hatian, kerajinan, kehematan, kecakapan berpikir, dan kesungguhan niat. Nilai-nilai tersebut mencerminkan pandangan hidup masyarakat Jawa yang menekankan keseimbangan antara aspek intelektual, moral, dan laku hidup sehari-hari, sehingga relevan sebagai sumber pendidikan karakter berbasis kearifan lokal.