Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Determinisme Teknologi: Perayaan Idul fitri di Saat Pandemi Rinda - Aunillah
Sahafa Journal of Islamic Communication Vol. 3 No. 1 (2020): Sahafa Journal of Islamic Communication
Publisher : Universitas Darussalam Gontor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/sjic.v3i1.4616

Abstract

Abstrak  Pandemi Covid-19 mengubah kehidupan warga dunia secara dramatis pada 2020. Di Indonesia, perubahan sangat terasa saat pemerintah memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). PSBB mengubah pola interaksi social melalui konsep physical distancing maupun social distancing. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pemanfaatan teknologi yang dilakukan masyarakat selama berada di rumah, terutama pada saat pelaksanaan ritual dan tradisi perayaan hari raya Idul Fitri. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang menggabungkan sejumlah data kuantitatif dan kualitatif terkait penggunaan teknologi komunikasi pada pelaksanaan ritual dan tradisi perayaan Idulfitri yang dikaitkan dengan Teori Determinisme Teknologi.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan teknologi komunikasi yang dilakukan umat muslim di Indonesia pada pelaksanaan ritual dan tradisi Idulfitri merupakan bentuk adaptasi atas perubahan cepat di masa pandemi Covid-19. Informan dengan sangat cepat mengubah cara berpikir atas pandemi; cara pandang mereka tentang ibadah dan tradisi, serta kemampuan mereka dalam memproduksi pesan Idul Fitri. AbstractThe Covid-19 pandemic dramatically changed the lives of global citizens in 2020. In Indonesia, the change was most felt when the government imposed Large-Scale Social Restrictions (PSBB). PSBB has changes the pattern of social interaction through the concepts of physical distancing and social distancing. This situation forces the community to optimize the use of communication technology while at home, even during Ramadan and Eid. This is a descriptive research that combines a number a quantitative and qualitative data related to the use of communication technology in the implementation of Idulfitri’s rituals and tradions are form of adaptation of the rapid changes in the Covid-19 pandemic. Informants very quickly change the way they think abot pandemics; their perspective on worship and tradition, and their ability to produce Idulfitri’s message. 
Advocating transmigrants through videos on the YouTube channel Asian Survivor Sirait, Rinda Aunillah; Abdullah, Aceng
ProTVF Vol 8, No 1 (2024): March 2024
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/ptvf.v8i1.48413

Abstract

Background: Revival Rival shares videos through the YouTube channel “Asian Survival.” The video is about the situation in the latest transmigrant location in Tanjung Buka Settlement Unit (SP) 10, Tanjung Palas Tengah District, Bulungan Regency, North Kalimantan. He practiced citizen journalism by raising topics that were not touched by the mainstream mass media. Purpose: This research aims to discover how Asian Survivor conducts advocacy through its citizen journalism video content. Methods: This is descriptive research using several data collection techniques, namely content analysis, interviews, and literature studies. Results: The Asian Survivor advocacy is carried out through the production of video content consisting of four topics, namely, donation distribution, human interest, actual information, and inspiring profile. In addition, Revival Rival manages donations from viewers touched by the news shared by maintaining accountability through a personalized reporting process. Conclusion: Asian Survivor is an advocacy media for new transmigrants in Tanjung Buka SP 10 through a variety of video content presented as a picture of the life struggles of new transmigrants in marginalized areas; social criticism presented implicitly to maintain media sustainability and to raise donations from netizens sent to help the lives of transmigrants. Raising netizen donations for charitable activities is a form of social media monetization. Implications: This research has implications for further research on the power of utilizing YouTube channels as advocacy media based on citizen journalism. Another research development is related to the ethical issues of raising donations made by YouTube content as another form of monetization of social media accounts.
Aktivitas penulis naskah dalam pembuatan siniar Body Talk: Body in Power Sakinah, Salwa; Aunillah, Rinda; Koswara, Iwan
Comdent: Communication Student Journal Vol 1, No 1 (2023): Mei 2023 - Oktober 2023
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/comdent.v1i1.45556

Abstract

Latar Belakang: Media sosial yang berorientasi besar pada visual (foto dan video) dapat memberikan dampak negatif bagi remaja yang belum mampu mengontrol penggunaanya. Para remaja memiliki kecenderungan untuk melakukan perbandingan antara dirinya dengan orang yang dilihatnya melalui media sosial. Hal ini dapat menimbulkan dampak negatif yang dapat mempengaruhi perkembangan fisik dan psikis, menimbulkan stress hingga persepsi negatif mengenai citra tubuh. Siniar sendiri merupakan media sosial berbasis audio yang diharapkan dapat memberikan dampak yang cukup signifikan terkait stress yang dirasakan penggunaya serta memberikan berbagai dampak positif lainnya. Tujuan: Untuk mengetahui aktivitas penulis naskah dalam produksi siniar serta untuk mengetahui teknis penulisan dalam siniar. Secara umum siniar ini diharapkan dapat memberikan edukasi terhadap persepsi Body Image sehingga masyarakat dapat memiliki persepsi Body Image yang positif terhadap dirinya sendiri. Metode: Penulis menggunakan Teknik Easy Listening Formula (ELF), merupakan sebuah teknik yang biasa diterapkan pada penulisan naskah radio, dimana naskah haruslah nyaman didengar dan mudah dimengerti. Hasil: Terdapat tiga tahap dalam produksi siniar, yakni tahap pra produksi, dimana penulis melakukan studi kepustakaan melalui buku dan Internet guna mendapatkan gambaran umum terkait topik, melakukan distribusi kuesioner, dan melakukan wawancara dengan narasumber untuk memvalidasi data yang telah didapatkan. Selanjutnya tahap mengolah, data yang telah diperoleh dimasukan ke dalam naskah final untuk mencapai tujuan yang diinginkan. Setelah itu dilakukan tahap Pasca Produksi, dimana penulis memastikan proses finalisasi siniar sesuai dengan naskah yang telah dibuat sebelumnya. Teknik yang digunakan dalam penulisan siniar sendiri adalah Teknik Easy Listening Formula (ELF).
Workshop Produksi Konten Video Keunggulan Desa sebagai Upaya Meningkatkan Keterampilan Promosi Pariwisata Jatigede Aunillah, Rinda; Nadia Febriani
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 5 No. 1 (2024): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Potensi Pariwisata tersebut perlu digali oleh masyarakat sekitar Waduk Jatigede. Sayangnya, setelah diresmikan pada tahun 2015, masyarakat Kecamatan Jatigede belum mengoptimalkan potensi ekonomi akibat dari lemahnya kemampuan mempromosikan potensi wisata Kawasan Jatigede. Melalui Pengabdian Pada Masyarakat (PPM) “Unpad Bermanfaat” yang diselenggarakan Program Studi Manajemen Produksi Media (Prodi MPM)-Fikom Unpad, diharapkan masyarakat memiliki pengetahuan dan kesadaran terhadap potensi ekonomi yang bisa dikembangkan di sekitar waduk. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian ini adalah metode workshop. Kegiatan pengabdian berupa workshop bertujuan untuk memberikan pengetahuan teknik pengambilan gambar dengan memaksimalkan setiap fitur dan fungsi yang ada pada smartphone yang telah dimiliki oleh peserta. Kegiatan pengabdian dilaksanakan dalam dua sesi pada 19 dan 26 Oktober 2023, melibatkan dosen pengampu dan dosen praktisi di Program Studi Manajemen Produksi Media sebagai narasumber. Workshop ini menghasilkan tujuh video karya warga perwakilan dari Desa Cipicung, Desa Cijeungjing, Desa Jemah, Desa Karedok, dan Desa Kadujaya; serta perwakilan Kecamatan Jatigede. Seluruh konten video berisi keunggulan desa setempat yang dapat dipublikasikan ke platform media sosial Instagram, Facebook, dan TikTok sebagai konten promosi pariwisata.
MENGHIJAUKAN HULU CITARUM: EDUKASI PENANAMAN POHON DI KAWASAN TITIK NOL SUNGAI CITARUM KABUPATEN BANDUNG Gustaman, Budi; Rosfiantika, Evi; Aunillah, Rinda
Midang Vol 2, No 2 (2024): Midang: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Juni 2024
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/midang.v2i2.55439

Abstract

Pelestarian Sungai Citarum menjadi isu penting dalam satu dekade terakhir, salah satunya sejak Green Cross Switzerland and Blacksmith Institut, organisasi yang fokus pada pelestarian lingkungan, menyatakan bahwa Sungai Citarum merupakan salah satu tempat tercemar dan terkotor di dunia pada 2013. Faktanya, pencemaran sungai bukan satu-satunya permasalahan yang terjadi, Sungai Citarum dilanda masalah kerusakan hutan dan alih fungsi lahan di wilayah hulu, serta masalah banjir di bagian hilir. Hal ini menjadi pekerjaan bagi semua pihak, mulai dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, militer, pelaku industri, komunitas, hingga akademisi. Untuk mengatasi masalah-masalah tersebut, pemerintah pusat meluncurkan Program Citarum Harum pada 2018 dengan fokus pada penanganan praktis, penanganan praktik, riset, edukasi, dan pemberdayaan masyarakat seputar pelestarian Sungai Citarum. Secara khusus, Universitas Padjadjaran juga terlibat aktif, yakni dengan adanya Pusat Riset Citarum atau Citarum Center of Research (CCR). Terlepas dari program tersebut, pada Januari-Februari 2023 dilakukan program Pengabdian Pada Masyarakat di wilayah hulu Sungai Citarum, yang berpayung pada program PPM Universitas Padjadjaran. Kegiatan yang dilaksanakan berupa edukasi penanaman pohon di Desa Tarumajaya Kecamatan Kertasari Kabupaten Bandung. Lokasi tersebut merupakan kilometer nol Sungai Citarum, yang memiliki permasalahan kerusakan hutan dan alih fungsi hutan. Kegiatan ini memfokuskan kepada pelibatan siswa sekolah dasar dan sekolah menengah, guru, mahasiswa, aparat desa, dan karang taruna dalam edukasi dan partisipasi aktif dalam penanaman pohon. Hasil yang didapat dari program ini adalah pewarisan ide dan praktik seputar pelibatan aktif generasi muda dengan program-program pelestarian lingkungan di Desa Tarumajaya. Realisasinya adalah mengikutsertakan siswa-siswa sekolah dan karang taruna dalam program pelestarian lingkungan yang dicanangkan oleh desa. Hasilnya, program PPM yang telah diselenggarakan diadopsi oleh pemerintah desa secara ide dan praktik dalam berbagai program pelestarian lingkungan di Desa Tarumajaya, Kecamatan Kertasari, Kabupaten Bandung.
How Seo Influences Editorial Decisions In Detikcom’s News Production Akmalia, Shobihatunnisa; Herawati, Maimon; Aunillah, Rinda
representamen Vol 10 No 02 (2024): Jurnal Representamen Volume 10 No 02 Oktober 2024
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/representamen.v10i02.10949

Abstract

The shift in news production processes, which now places greater emphasis on audience interests, has compelled online news media to consider a strategic position in search engines. Consequently, the utilization of Search Engine Optimization (SEO) by online news media is crucial, with Detikcom being one prominent example. Detikcom has successfully leveraged digital platforms to capture audience attention, securing the top position as the most visited online mass media in Indonesia. Therefore, this study aims to examine how Detikcom utilizes SEO in the news production process. The research will explore how SEO is integrated into Detikcom's editorial considerations during news production. This study employs a descriptive research method with a qualitative approach. The findings indicate several factors influencing the editorial team's consideration of SEO in the news production process. First, the extent to which SEO supports the editorial team in news production is evaluated. In practice, SEO is closely intertwined with the daily routines of Detikcom's editorial team when producing news. Second, SEO can be used as a strategy to reach a broader audience. The use of SEO is considered effective in attracting new audiences and increasing website traffic. Third, the implementation of SEO is done to compete with competitors. This involves analyzing the SEO strategies of competitors, as reflected in the content they produce. Fourth, the varying cultures within each channel result in different approaches to SEO implementation across channels. This correlates with the routines and policies applied within each channel and how each channel perceives the importance of SEO. Keywords: Search Engine Optimization, editorial policy, news production, qualitative descriptive studies
PENGABAIAN KONSERVASI TERUMBU KARANG DALAM KURIKULUM SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN PARIWISATA DI PANGANDARAN Agustin, Herlina; Hidayat, Dadang Rahmat; Supriadi, Dandi; Sirait, Rinda Aunillah
Jurnal Common Vol. 3 No. 2 (2019): Common
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Komputer Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (454.383 KB) | DOI: 10.34010/common.v3i2.2595

Abstract

Kesadaran tentang konservasi dan kegiatan ramah lingkungan perlu dipelajari secara komprehensif di semua tingkat pendidikan formal, terutama di sekolah menengah kejuruan yang terkait dengan industri pariwisata. Salah satu daerah potensial untuk mengembangkan pariwisata cerdas adalah Pangandaran, pantai populer di selatan Jawa Barat. Wilayah ini memiliki beberapa sekolah menengah kejuruan dengan program khusus dalam studi pariwisata. Sayangnya, pemerintah daerah Pangandaran tidak memiliki program khusus untuk menetapkan kurikulum yang memadai mengenai pengembangan pariwisata melalui pengembangan sumber daya manusianya. Penelitian ini melihat fenomena tersebut dengan melakukan studi kasus spesifik tentang konservasi terumbu karang di Pangandaran untuk menguraikan tentang tidak adanya konten spesifik tentang konservasi dalam kurikulum program pariwisata. Menerapkan studi kasus eksploratif yang dikembangkan oleh Robert K. Yin, penelitian ini mendistribusikan 37 kuesioner kepada siswa Sekolah Menengah Kejuruan Tunas Brilliant di Pangandaran, bersama dengan tinjauan dokumentasi tentang kebijakan yang dibuat oleh lembaga dan pemangku kepentingan terkait. Hasilnya menunjukkan bahwa orang-orang di Pangandaran, termasuk mereka yang khususnya belajar studi pariwisata, memiliki kesadaran yang rendah tentang keselamatan terumbu karang sebagai bagian dari pelestarian lingkungan. Situasi ini diperparah dengan tidak adanya bahan konservasi dalam kurikulum sekolah menengah kejuruan pariwisata yang berbicara tentang terumbu karang. Kurangnya pemahaman dalam konservasi telah mengancam keberlanjutan lingkungan Pangandaran, yang pada gilirannya akan menghambat pengembangan pariwisata di Pangandaran
Implementasi Penggunaan Media Audiovisual Sebagai Sarana Pembelajaran Produksi Konten Video Tiktok Kecamatan Jatigede Febriani, Nadia; Aunillah, Rinda
Kontribusi: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024): Mei 2024
Publisher : Cipta Media Harmoni

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53624/kontribusi.v4i2.397

Abstract

Artikel ini bertujuan menyajikan implementasi program pengabdian pada masyarakat (PPM) yang diselenggarakan Program Studi Manajemen Produksi Media Universitas Padjadjaran berupa penggunaan media audiovisual, khususnya dalam bentuk video, sebagai sarana pembelajaran produksi konten video TikTok bagi masyarakat Kecamatan Jatigede, Kabupaten Sumedang. Metode yang dilakukan berbentuk workshop luring yang melibatkan dosen dan praktisi bidang produksi konten video, dengan pendekatan pembelajaran kelompok. Hasil kegiatan pengabdian mencakup deskripsi penggunaan materi bahan ajar audiovisual mengenai teknik pengambilan gambar video menggunakan perangkat ponsel pintar serta manfaatnya dalam meningkatkan kreativitas, retensi informasi, dan keterlibatan peserta pelatihan. Selain itu, artikel ini juga menyoroti pentingnya integrasi penggunaan teknologi dalam konteks pendidikan pada masyarakat, seperti Kecamatan Jatigede, untuk memastikan relevansi dan keberlanjutan pembelajaran di era digital. Diharapkan, artikel ini dapat memberikan wawasan bagi para pendidik, pelaku pendidikan, dan pemangku kepentingan lainnya yang tertarik dalam mengoptimalkan penggunaan media audiovisual dalam pembelajaran di masyarakat.
Hajat lembur: a disaster literacy on ritual communication on the Lembang fault Evi Rosfiantika; Rinda Aunillah; Budi Gustaman
Jurnal Studi Komunikasi Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : Faculty of Communications Science, Dr. Soetomo University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25139/jsk.v8i2.7972

Abstract

The Hajat Lembur is a yearly ritual by Batu Lonceng Villagers, in West Bandung-Indonesia, following the 1956 landslide disaster that occurred in the Lembang Fault area. A series of local wisdom emerged as important messages tucked into the procession that are related to the ritual communication concept. Based on the three interrelated terms of ritual communication: communication, communion, and commonality (Couldry,2003), this research seeks to reveal the meaning of the Hajat Lembur tradition as disaster risk reduction literacy. This research uses a case study approach, conducted by participatory observation in the Hajat Lembur ritual procession in 2023; in-depth interviews with two informants, in the form of opinion leaders who play a central role in the ritual procession; and literature reviews. The results showed that in terms of communication, the Hajat Lembur tradition is interpreted as a transcendent medium about the importance of maintaining harmonisation between humans, nature, and the Creator. In terms of communion, it is a celebration of the sacred Batu Wahyu that led to an agreement to establish a sacred forest, as an area that must be preserved. In terms of commonality, this ritual is a joint expression of the Batu Lonceng Village community about the importance of protecting nature and the environment inherited by the ancestors. Although there is a need for more established local knowledge in this area, this research contributes to the future of disaster mitigation management by emphasising rationality and local wisdom in dealing with natural disasters.
Detik.com and Tempo.co in Framing the Persecution of Papuan Citizen by TNI Tarigan, Inggit Yulis Sutari; Mulyani, Henny Sri; Aunillah, Rinda
representamen Vol 11 No 01 (2025): Jurnal Representamen Volume 11 No 01 April 2025
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/representamen.v11i01.12720

Abstract

A video depicting a Papuan citizen, Definus Kogoya, being brutally beaten by members of the Indonesian National Armed Forces inside a water drum went viral on the social media platform X on March 22, 2024. This incident quickly attracted widespread public attention and became a major topic of discussion in Indonesia. Among the various media outlets covering the issue, Detik and Tempo emerged as the most prominent, publishing a combined total of 41 news reports. The objective of this research is to analyze the messages conveyed through the framing of news coverage by these two media organizations. The study employs the framing analysis approach developed by Gamson and Modigliani, which focuses on how media select and present news stories, including the choice of words, images, and the overall focus of reporting. A qualitative approach is utilized to enable a more comprehensive and in-depth exploration of the issue. Gamson and Modigliani’s framework distinguishes between framing devices—such as metaphors, catchphrases, exemplars, depictions, and visual images—and reasoning devices, which include identifying root causes, appeals to principle, and highlighting consequences. Primary data for this research were collected from online news articles, while secondary data were sourced from relevant books and academic journals. The research sample consists of 13 news reports, with 6 articles from Detik.com and 7 from Tempo.co. The findings reveal significant differences in how the two media outlets frame the incident. Detik.com tends to present the persecution of Definus Kogoya as an event triggered by allegations of arson at a local health center, focusing on the immediate context of the incident. In contrast, Tempo.co frames the event as part of a longstanding, deep-rooted conflict in Papua, attributing the violence to the government’s failure to take decisive action in resolving the broader conflict. These findings highlight how media framing can shape public understanding of sensitive issues and underscore the importance of critical analysis in interpreting news coverage within a wider socio-political context. Keywords: Definus Kogoya, Framing, Gamson and Modigliani, Detik.com, Tempo.co.