Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Duta Pharma Journal

IDENTIFIKASI DRPs (DRUG RELATED PROBLEMs) PADA PASIEN RAWAT INAP DIABETES MELLITUS TIPE 2 GERIATRI DI RUMAH SAKIT UMUM AISYIYAH PONOROGO TAHUN 2019 Irhamadi Malik; Annie Rahmatillah; Rosi Hayyu Anjani; Riza Monasyifa
Duta Pharma Journal Vol. 4 No. 2 (2024): DUTA PHARMA JOURNAL
Publisher : Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/bgxw3p44

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis DRPs serta menganalisis faktor usia, jenis kelamin, polifarmasi, dan lamanya perawatan length of stay pada pasien geriatri yang menjalani perawatan di Rumah Sakit. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pengambilan data secara prospektif dari 125 rekam medis periode Maret – Mei 2019 di Rawat Inap RSU Ponorogo. Kriteria inklusi pada penelitian ini pasien geriatri dengan diagnosis diabetes mellitus tipe 2, mendapatkan perawatan lebih dari 2 hari, mendapatkan terapi lebih dari 3 jenis obat selama perawatan di RSU Aisyiyah Ponorogo serta memiliki data rekam medis yang lengkap. Hasil penelitian menunjukkan dari 125 pasien rawat inap geriatri dengan DM tipe 2 terdapat DRPs dengan jumlah total 151 kejadian. Kategori DRPs yang teridentifikasi meliputi, obat tanpa indikasi sebesar 77 kejadian (61,60%), ketidaktepatan obat menurut guideline/ formularium sebesar 47 kejadian (37,60%), terlalu banyak obat yang diresepkan untuk indikasi tertentu sebesar 9 kejadian (5,9%), tidak ada terapi obat untuk indikasi yang dialami pasien sebesar 9 kejadian (5,9%), dosis obat terlalu rendah sebesar 5 kejadian (3,31%), ketidaktepatan kombinasi beberapa obat dan obat herbal sebear 3 kejadian (2,4%), dan ketidaktepatan obat sebesar 1 kejadian (0,66%). Jenis kelamin, umur, serta length of stay tidak berpengaruh terhadap terjadinya DRPs pada pasien diabetes mellitus. Namun, penyakit penyerta (komorbiditas) dan jumlah jenis obat berpengaruh terhadap kejadian DRPs. Hal tersebut dengan nilai p-value berturut-turut sebesar 0,040 dan 0,000 (p<0,05).
ANALISIS GAP KINERJA DAN KEPUASAN PASIEN DI INSTALASI FARMASI RUMAH SAKIT UNIVERSITAS SEBELAS MARET Marwiyati, Vivin; Rahmatillah, Annie
Duta Pharma Journal Vol. 4 No. 1 (2024): DUTA PHARMA JOURNAL
Publisher : Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Performance measurement using a descriptive case study method. This research is intended to determine the performance of the Sebelas Maret University Hospital Pharmacy Installation. to see the performance achievements that have been made as well as the basis for further performance improvements. This research aims to determine the performance of the Pharmacy Installation at Sebelas Maret University Hospital. This research is a type of non-experimental research with a descriptive evaluative design. Data were obtained retrospectively and prospectively. Data criteria include qualitative and quantitative data. Qualitative data through interviews and direct observation. Quantitative data through questionnaires. Keywords: Performance, Pharmaceutical Installations, Customer Perspective, Growth Perspective and Learning.
UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL, FRAKSI N-HEKSAN, FRAKSI ETIL ASETAT, FRAKSI AIR DAUN RAMBUTAN (Nephelium lappaceum L.) TERHADAP BAKTERI Propionibacterium acnes ATCC 6919 Rizki Utami, Tiara; Jayak Pratama, Kharisma; Rahmatillah, Annie
Duta Pharma Journal Vol. 5 No. 2 (2025): Duta Pharma Journal
Publisher : Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/f5yn2258

Abstract

Latar belakang: Infeksi kulit umumnya disebabkan bakteri Propionibacterium acnes. Meningkatnya kasus resistensi antibiotik, menjadikan para peneliti mulai menggunakan tanaman sebagai alternatif pengobatan. Daun rambutan mengandung senyawa aktif tanin, alkaloid, saponin dan flavonoid yang berperan sebagai antibakteri. Tujuan: penelitian ini untuk mengetahui kemampuan daya hambat antibakteri ekstrak etanol dan fraksi dari daun rambutan. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen laboratorium. Metode: ekstraksi yang digunakan yaitu maserasi dengan pelarut etanol 70%. Ekstrak yang diperoleh difraksinasi menggunakan pelarut n-heksan, etil asetat, dan air. Ekstrak dan fraksi dilarutkan dengan DMSO 5% dengan konsentrasi 30%, 40%, 50% dan diuji aktivitas antibakterinya dengan metode disc diffusion untuk melihat zona hambatnya. Kontrol positif menggunakan disk clindamycin, sedangkan kontrol negatif menggunakan DMSO 5%. Hasil: penelitian menunjukkan zona hambat daun rambutan terhadap pertumbuhan Propionibacterium acnes ATCC 6919 diurutkan dari yang paling besar fraksi etil asetat konsentrasi tertinggi 50% rata-rata 8,36 mm, ekstrak etanol konsentrasi tertinggi 50% yaitu 5,3 mm, fraksi n-heksan konsentrasi tertinggi 50% rata-rata 3,00 mm, dan fraksi air konsentrasi tinggi 50% rata-rata 1,06 mm. Data dianalisis menggunakan SPSS 23 dengan metode ANOVA. Kesimpulan: signifikansi ANOVA menunjukkan nilai 0,00 yang berarti p < 0,05. Hal ini mengindikasikan terdapat perbedaan yang signifikan dalam diameter zona hambat antar kelompok sampel yang diuji.