Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Studi Eksperimental Kombinasi Besi dan Bambu Sebagai Tulangan Balok Beton Bertulang S., Abdul Rachmat Jumadi; Pertiwi, A.Viranthy Dian; Ashad, Hanafi; Fadhil, Arsyad; Maruddin, Mukti
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil Vol. 4 No. 1 (2022): JILMATEKS (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil) Januari 2022
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/4dydy596

Abstract

Sebagai alternatif bahan bangunan, bambu diharapkan juga dapat menjadi pembangunan yang ramah lingkungan. Baja sebagai tulangan beton masih menghadapi sejumlah tantangan, termasuk biaya yang mahal. Oleh karena itu, perlu dicari alternatif baru pengganti tulangan baja pada beton. Berdasarkan hasil uji kuat tarik lentur, maka tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui besarnya beban, lendutan, dan pengaruh penggunaan bambu dan besi sebagai tulangan balok beton bertulang. Hasil kuat tarik bambu pengujian mengungkapkan bahwa bahan memiliki elastisitas 17696,16 kg/cm2 dan kekuatan tarik 720,94 kg/cm2.Bambu (B) ditemukan mampu menahan beban maksimum 1,1 KN dengan defleksi maksimum 36,9 milimeter, sedangkan Besi (BS) ternyata mampu menahan beban maksimal 2,3 KN dengan defleksi maksimal 19,3 milimeter. Pengaruh penggunaan bambu pada besi adalah semakin banyak bambu yang digunakan sebagai tulangan, ia akan kurang mampu menerima beban dan akan lebih banyak membelok. Namun, kapasitas tulangan untuk menahan beban dan defleksi hampir menyamai tulangan yang seluruhnya terbuat dari besi jika lebih banyak besi digunakan selain bambu.
Studi Perbandingan Penggunaan Fondasi Tiang Pancang dengan Fondasi Bored Pile pada Pembangunan Gedung Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia Iqbal, Andi M.; A, Adilah Qonitah; Ashad, Hanafi; Fadhil, Arsyad; Maruddin, Mukti
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil Vol. 4 No. 1 (2022): JILMATEKS (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil) Januari 2022
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/denazq79

Abstract

Penelitian ini membahas fondasi pada pembangunan Gedung Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia yang menggunakan fondasi bored pile, dan dibandingkan dengan fondasi tiang pancang. Permasalahan yang sering timbul dalam perencanaan fondasi yaitu perbedaan daya dukung tiang dan kuantitas material pada fondasi bored pile dengan fondasi tiang pancang. Secara umum, tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan perencanaan fondasi tiang pancang dan bored pile. Secara khusus, untuk mencapai tujuan keseluruhan ini, dibuat sub-tujuan yang merupakan seluk-beluk target pemeriksaan ini, antara lain: Mengetahui bagaimana merencanakan fondasi tiang pancang dan fondasi bored pile pada perencanaan substruktur Gedung Fakultas Kedokteran UMI, mengetahui perbandingan hasil desain antara fondasi tiang pancang dan bored pile, baik ditinjau dari aspek kuantitas material maupun aspek kapasitas. Dalam metode penelitian terdapat data umum, metode pengambilan data, dan data penunjang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa jumlah tiang pada perencanaan tiang pancang lebih banyak empat buah dibanding perencanaan Bored Pile. Selain itu, ukuran diameter yang berbeda menghasilkan perbedaan total biaya perencanaan antar kedua jenis fondasi ini. Fondasi tiang pancang lebih murah Rp.790.596.032,70l dibanding dengan perencanaan Fondasi bored pile.
Pengaruh Penggunaan Solutan (Air Pencampur) Berbagai Sumber Terhadap Sifat-Sifat Mekanik Beton Kamil, Muh. Firdaus; P., M. Agung Hadi; Ashad, Hanafi; Fadhil, Arsyad; BP., Muh. Syarif
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil Vol. 4 No. 1 (2022): JILMATEKS (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil) Januari 2022
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/hjnw7361

Abstract

Pada dasarnya air yang digunakan untuk pembuatan beton ialah air bersih, begitu juga dengan standar pengujian di Laboratorium. Namun dalam kenyataannya kadangkala pekerjaan pembuatan beton di lapangan atau lokasi proyek tidak menggunakan air yang sebagaimana mestinya. Maka dilakukan penelitian menggunakan solutan (air pencampur) berbagai sumber untuk mengetahui pengaruhnya terhadap sifat-sifat mekanik pada beton. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan berbagai macam solutan terhadap sifat-sifat mekanik beton.dan perbandingan sifat-sifat mekanik beton dengan menggunakan berbagai macam solutan. Metode penelitian yang dilakukan berbasis laboratorium dengan melakukan pengujian sifat-sifat mekanik berupa uji kuat tekan, uji kuat tarik belah, dan uji kuat tarik lentur. Air pencampur yang digunakan adalah air rawa, air sumur, dan air PDAM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan air PDAM dan air sumur layak digunakan dalam pencampuran beton karena nilai kuat tekan beton pada air PDAM sebesar 26,516 MPa sesuai dengan mutu yang direncanakan 25 MPa, sedangkan nilai kuat tekan untuk air sumur sebesar 23,968 MPa meskipun tidak mencapai mutu yang direncanakan bisa dikatakan layak digunakan karena nilai kuat tekannya sebesar 90,39% sesuai dengan yang disyaratkan yaitu nilai kuat tekannya harus mencapai 90% dari kuat tekan air yang normal (PDAM).