Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Pelatihan Seni Pertunjukan Sastra Lisan Lampung Kias bagi Muli Mekhanai Desa Kunjir Kabupaten Lampung Selatan Deris Astriawan
Jurnal Sumbangsih Vol. 2 No. 1 (2021): Jurnal Sumbangsih
Publisher : LPPM Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jsh.v2i1.45

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini merupakan upaya dalam rangka pengembangan dan pelestarian sastra lisan Lampung khususnya kias. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah muli mekhanai Desa Kunjir diharapkan mampu mengolah, mengembangkan, dan mengekspresikan sebuah sajian sastra lisan Lampung kias menjadi sebuah seni pertunjukan yang menarik. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di Kabupaten Lampung Selatan. Hasil yang diharapkan melalui pengabdian ini adalah diharapkan muli mekhanai mampu menjadi garda terdepan dalam rangka pengembangan dan pelestarian sastra lisan Lampung kias. Selanjutnya, pelatihan seni pertunjukan sastra lisan Lampung kias ini akan menerapkan pelatihan aktif dimana seluruh peserta bereksplorasi melalui pengalamannya sehingga tujuan yang telah direncanakan dapat diperoleh secara optimal. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini adalah ceramah, tanya jawab, diskusi, demonstrasi, dan evaluasi. Jumlah peserta pelatihan ini sebanyak 25 orang yang tergabung dalam Muli Mekhanai Desa Kunjir Kabupaten Lampung Selatan. Keberhasilan kegiatan ini diukur dari proses maupun hasil pelatihan. Keberhasilan proses diukur dengan melakukan observasi terhadap beberapa aspek seperti keaktifan, ketekunan, kerjasama, dan tanggung jawab. Penilaian unjuk kerja dilakukan ketika peserta pelatihan secara individu maupun berkelompok. Evaluasi terhadap hasil kegiatan diukur berdasarkan berdasarkan penguasaan materi pelatihan baik yang meliputi konsep maupun praktik sastra lisan sebagai bagian dari seni tradisi masyarakat.
PENINGKATAN LITERASI BUDAYA LAMPUNG MELALUI PELATIHAN PEPACCOGH DI DESA NEGERI KATON KABUPATEN PESAWARAN Ariyani, Farida; Fuad, Muhammad; Nurzafira, Istiqomah; Astriawan, Deris; Firmansyah, Hendri
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v7i2.17540

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memperkuat literasi budaya Lampung di tengah masyarakat. Program ini berfokus pada pelestarian tradisi lisan Pepaccogh sebagai sastra lisan khas Lampung yang berasal dari Desa Negeri Katon Kabupaten Peswaran. Pepaccogh sarat nilai moral, adat, dan identitas budaya. Melalui pendekatan partisipatif, kegiatan melibatkan masyarakat, pemuda, dan tokoh adat setempat. Rangkaian kegiatan dilaksanakan melalui penyuluhan, praktik membaca Pepaccogh, pendampingan, serta evaluasi hasil pelatihan dengan menggunakan instrumen. Hasil analisis menunjukkan nilai rata-rata keseluruhan 4,17 (kategori tinggi), yang mencerminkan peningkatan signifikan dalam literasi budaya peserta. Indikator dengan skor tertinggi (4,38) terdapat pada pernyataan “Pelatihan ini memberikan pengalaman berharga bagi saya dalam memahami budaya Lampung”, sedangkan skor terendah (3,75) muncul pada pernyataan “Saya dapat menjelaskan kembali apa itu Pepaccogh kepada orang lain.” Hal ini mengindikasikan perlunya penguatan kemampuan komunikasi budaya agar peserta lebih siap menjadi agen pelestari. Selain luaran berupa peningkatan kapasitas individu, kegiatan menghasilkan dokumentasi digital dan publikasi media sebagai bentuk keberlanjutan program. Secara keseluruhan, pengabdian ini membuktikan bahwa pendekatan edukatif berbasis budaya lokal efektif menumbuhkan kesadaran budaya dan memperkuat identitas masyarakat. Program ini direkomendasikan untuk direplikasi di wilayah lain di Lampung sebagai model pemberdayaan masyarakat berbasis kearifan lokal. Kata Kunci: literasi budaya, sastra lisan Pepaccogh, Desa Negeri Katon
Model Pendampingan UMKM Pendukung Pariwisata Berbasis Desa Wisata: Studi Kasus Desa Wisata Sungai Langka, Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung Ni Made Ayu Windu Kartika; Meyliana Astriyantika; Enggar Dwi Cahyo; Deris Astriawan
TOBA: Journal of Tourism, Hospitality, and Destination Vol. 5 No. 2 (2026): May 2026
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55123/toba.v5i2.7825

Abstract

Community-based tourism development requires the systematic and sustainable integration of micro, small, and medium enterprises (MSMEs) into the tourism ecosystem. This study aims to formulate an ecosystem-based mentoring model for tourism-supporting MSMEs through a case study in Desa Wisata Sungai Langka. The research employed an applied case study approach. Data were collected through participatory observation, in-depth interviews, focus group discussions (FGDs), and documentation, then analyzed using the Miles and Huberman interactive model and gap analysis. The findings reveal significant gaps in attraction integration, amenity standards, digital promotion, and institutional coordination. The proposed model consists of four main components such as: capacity building, experience-based product strengthening, digitalization and branding, and collaborative institutional reinforcement. The results confirm that an ecosystem-based mentoring approach is more effective than a sectoral approach in integrating MSMEs into the village tourism value chain. This model offers a replicable framework for emerging tourism villages aiming to enhance competitiveness and sustainable local economic development.