Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Pengaruh Teknik Afirmasi Positif Terhadap Kemampuan Self-Control Pada Remaja Dengan Self-Harm di Kota Pekanbaru Firsty Amika, Diva; Hestyana Sari, Tesha; Rahmalia Hairani Damanik, Siti
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandala Waluya Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandala Waluya
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jikmw.v5i1.1071

Abstract

Self-Harm dapat membuat remaja melakukan tindakan yang mengarah pada upaya bunuh diri. Sehingga kemampuan self-control dapat ditingkatkan melalui intervensi dengan teknik afirmasi positif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh teknik afirmasi positif terhadap kemampuan self-control pada remaja dengan self-harm di Kota Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi eksperimen menggunakan desain pre-test dan post-test control group, serta menggunakan kuesioner Self Control Scales (SCS) dari Averill. Sampel penelitian terdiri dari 34 siswa kelas VIII SMP Negeri 30 Pekanbaru yang diambil dengan teknik purposive sampling. Analisis yang digunakan adalah uji statistik Wilcoxon dan Mann-Whitney. Usia responden terbanyak adalah 14 tahun , jenis kelamin terbanyak adalah perempuan, agama terbanyak adalah Islam, dan tingkat pendidikan seluruhnya adalah SMP. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara kemampuan self-control sebelum dan sesudah diberikan teknik afirmasi positif dengan nilai p (0,00) < α (0,05). Pada hasil uji Mann-Whitney antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol diperoleh nilai p (0,000), yang berarti terdapat perbedaan antara kelompok yang diberikan intervensi dengan kelompok yang tidak diberikan intervensi. Hal ini menunjukan bahwa adanya peningkatan yang signifikan antara kemampuan self-control pre-test dan posttest setelah diberikan teknik afirmasi positif selama 8 hari, yang berarti dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh teknik afirmasi positif terhadap kemampuan self-control pada remaja dengan self-harm di Kota Pekanbaru.
PENINGKATAN PENGETAHUAN SISWA SEKOLAH DASAR TENTANG BULLYING MELALUI PENDIDIKAN KESEHATAN INTERAKTIF Tesha Hestyana Sari; M. Diffa Oktavian; Resti Maharani; Sella Nuraini; Zizi Muharriyza; Regina Dirgahayu Putri; Ova Tsabita; Mutiara Dewi Suraya Ningsih; Rahmah Ikhwatul Risda; Febyana Lestari; Neni Nevita Sari; Lidia Hati; Daffa Sabrina Amelia
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 3 No. 06 (2025): NOVEMBER 2025
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bullying merupakan salah satu bentuk kekerasan yang sering terjadi di lingkungan sekolah dasar dan berdampak negatif terhadap kesehatan fisik dan mental anak. Sekolah dasar merupakan tahap perkembangan yang penting bagi anak dalam membentuk kepribadian, keterampilan sosial, dan kepercayaan diri. Tujuan: meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa sekolah dasar tentang bullying, menumbuhkan rasa saling menghormati dan empati terhadap teman sebaya, serta menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan bebas kekerasan. Metode: Kegiatan ini dilaksanakan di SDN 025 Pekanbaru pada tanggal 16 Oktober 2025 dengan melibatkan 64 siswa kelas IV. Metode yang digunakan adalah penyuluhan pendidikan kesehatan dengan pendekatan ceramah interaktif, diskusi, tanya jawab, dan kuis edukatif. Evaluasi dilakukan dengan menggunakan pre-test dan post-test untuk mengukur tingkat pengetahuan siswa sebelum dan sesudah kegiatan. Hasil: menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan siswa setelah mengikuti penyuluhan. Rata-rata skor pra-tes sebesar 73,91 meningkat menjadi 88,59 pada pasca-tes, yang menunjukkan peningkatan pemahaman siswa tentang definisi, jenis, dampak, dan cara mencegah perundungan di sekolah. Saran: Diharapkan program pendidikan kesehatan di sekolah dasar dapat diperkuat, terutama melalui kegiatan penjangkauan berkelanjutan tentang perundungan dan kesehatan mental anak usia sekolah.
ANXIETY IN COLLEGE MAJOR DECISION MAKING AMONG ADOLESCENTS: GAMBARAN KECEMASAN DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN JURUSAN KULIAH PADA REMAJA Ananda, Yelsi Yuana; Hestyana Sari, Tesha; Annis Nauli, Fathra
Journal of Health and Cardiovascular Nursing Vol. 5 No. 2 (2025): Journal of Health and Cardiovascular Nursing
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/jhcn.v5i2.2345

Abstract

Adolescence is a crucial stage of psychosocial development during which many high school students experience anxiety when choosing a college major, potentially affecting their psychological well-being and decision-making abilities. This study aimed to describe the level of anxiety among adolescents in making college major decisions and to identify the influencing factors. A descriptive quantitative study with a cross-sectional design was conducted among 77 twelfth-grade students at SMAN 1 Pekanbaru, selected through purposive sampling. Data were collected using a 20-item questionnaire covering aspects of talent, self-potential, department information, and counseling guidance. The validity of the instrument was tested using item–total correlation (r = 0.41–0.72), and its reliability was confirmed with Cronbach’s Alpha (? = 0.86). Univariate analysis revealed that 50.6% of respondents experienced anxiety in choosing their college major, with higher levels observed among females (35.1%) compared to males (15.6%), and a greater prevalence among first-born students (22.1%). Counseling guidance (77.9%) was identified as the most influential factor, followed by department information (58.4%) and talent/self-potential (6.5%). These findings indicate a relatively high prevalence of anxiety among adolescents in making college major decisions and emphasize the importance of school counseling, adequate access to information, and family support in helping students make appropriate educational choices.