Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

PKM PENDAMPINGAN GURU DALAM PEMANFAATAN AI DAN MULTIMEDIA INTERAKTIF BERBASIS H5P EDPUZZLE DENGAN PENDEKATAN DEEP LEARNING DI KOTA BANDUNG Acep Roni Hamdani; Dahlan, Taufiqulloh; Dheni Harmaen; Widaningsih; Adella Nur Annisa; Razan Rafiqi
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 03 September 2025 Terbit
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i03.33400

Abstract

Educational transformation in the digital era requires teachers to master technological skills, particularly in utilizing artificial intelligence (AI) and interactive multimedia. Teachers are not only knowledge transmitters but also facilitators of learning who can provide innovative and adaptive learning experiences. This Community Service Program (PKM) was carried out with the aim of enhancing teachers’ competencies in Bandung City in using the H5P and Edpuzzle platforms integrated with the Deep Learning approach. The methods applied included needs analysis, training, mentoring, and continuous evaluation. A total of 30 junior high school teachers actively participated in this program over six months. The results showed that 85% of teachers were able to integrate AI into lesson planning, 78% successfully produced innovative learning media using H5P and Edpuzzle, and 72% demonstrated improved reflective abilities in implementing the Deep Learning Approach. This mentoring contributed to increased student participation, strengthened critical thinking skills, and improved learning motivation. These outcomes indicate that the integration of AI and interactive multimedia can serve as an effective strategy in realizing 21st-century learning that is collaborative, creative, and student-centered.
PENGARUH MODEL PROJECT BASED LEARNING BERBANTUAN APLIKASI WORDWALL TERHADAP KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA SISWA SD Az-zahra, Aufa Sakina; Dahlan, Taufiqulloh; Nurhadi, Moh.
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 5 No 4 (2025): Vol. 5 No. 4 Edisi November 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v5i4.3404

Abstract

Penelitian ini berlatar belakang pada kemampuan pemahaman konsep matematika siswa, banyak siswa yang tidak menyukai pembelajaran matematika karena bagi mereka matematika adalah pembelajaran yang menyulitkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari model project based learning berbantuan aplikasi wordwall dengan membandingkan dua kelas, yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol. Subjek dari penelitian ini yakni siswa kelas II SD Negeri 1 Cipeundeuy, sedangkan objeknya adalah kelas II B dan II C, kelas tersebut dipilih menggunakan teknik purposive sampling dimana atas pertimbangan para guru dari pihak sekolah dan setelah diuji kelas tersebut juga memiliki tingkat kemampuan pehamahan konsep matematika yang setara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode penelitian tipe Quasi Eksperiment dan desain penelitian yang digunakan adalah Nonequivalent Control Group Design. Pretest, posttest dan lembar observasi adalah metode pengumpulan data yang digunakan. Berdasarkan hasil penelitian, hasil uji t dua sampel bebas menunjukkan perbedaan antara kelas eksperimen dan kontrol; dengan nilai signifikansi 2-tailed 0.042 < 0.05, Ho ditolak dan H1 diterima. Ini menunjukkan bahwa siswa yang menggunakan model project based learning berbantuan aplikasi wordwall dan siswa yang menggunakan pembelajaran konvensional memiliki kemampuan pemahaman konsep matematika yang berbeda. Hasil uji n-gain ternormalisasi menunjukkan peningkatan pada kelas eksperimen bernilai 66% sedangkan pada kelas kontrol bernilai 22%, artinya kelas yang menggunakan model project based learning berbantuan aplikasi wordwall memiliki peningkatan yang lebih besar daripada kelas yang menggunakan model pembelajaran konvensional. Sementara itu, untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh model project based learning berbantuan aplikasi wordwall digunakan uji regresi linear sederhana dan mendapatkan nilai 0.048 < 0,05. Jika dilihat dari thitung > ttabel dapat di hasilkan 2,087 > 2,069. Maka dapat disimpulkan bahwa proses pembelajaran menggunakan model project based learning berbantuan aplikasi wordwall memiliki perbedaan dengan proses pembelajaran menggunakan model pembelajaran konvensional. Penggunaan model project based learning berbantuan aplikasi wordwall juga memiliki pengaruh yang signifikan terhadap siswa.
Implementasi Kurikulum Merdeka Sebagai Wujud Pembelajaran Abad 21 Dalam Meningkatkan Profil Pelajar Pancasila Sekolah Dasar Dahlan, Taufiqulloh; Aisyah, Marsha Anadia; Nabila Kusumah, Githania Anggian; Salsabila , Najwaa Riffa; Agustiani, Hilyatul Aulia; Rizki Meilani, Elsa Dwi
Jurnal Ilmiah Edukatif Vol. 11 No. 2 (2025): Juli-Desember
Publisher : FAKULTAS TARBIYAH INSTITUT AGAMA ISLAM SULTAN MUHAMMAD SYAFIUDDIN SAMBAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37567/jie.v11i2.4503

Abstract

This study analyzes the implementation of the Merdeka Curriculum in elementary schools as a form of 21st-century learning to improve the Pancasila Student Profile. The research method used a literature study by collecting and analyzing data related to learning practices, 21st-century skills development, and character building in students. The results show that the Merdeka Curriculum provides flexibility in learning management, facilitates project-based activities, and adapts strategies to student needs. This approach supports the development of critical thinking, creativity, collaboration, as well as student responsibility and independence. The involvement of parents and the school environment also strengthens the internalization of character values. These findings confirm that the Merdeka Curriculum shapes students who are academically competent and have character in accordance with the Pancasila Student Profile. Keyword: Merdeka Curriculum, 21st Century Learning, Pancasila Student Profile, Elementary School, Project-Based Learning.