Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : SIGMA

PEMBELAJARAN QTL BERBASIS PROYEK DALAM BENTUK WEB UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN KETERAMPILAN BERPIKIR 4C Fitriana Eka Chandra; Fury Styo Siskawati
SIGMA Vol 7, No 1 (2021): SIGMA
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika FKIP Universitas Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53712/sigma.v7i1.1187

Abstract

The Covid-19 pandemic, which has swept the world for almost two, years has changed the implementation of education in Indonesia. Learning that was previously always done face-to-face has now been shifted to distance learning, which in its performance is a challenge, especially for mathematics teachers. So far, the problems faced by teachers are difficulties in making students more enthusiastic in learning during the online learning period and challenges in developing students' thinking skills. A learning model is needed that can train students so that during online learning, students can still practice improving their 4C thinking skills. This research is a descriptive study in the form of a literature review conducted by reviewing several literatures. Based on the literature review, it can be seen that one approach that can be used is a project-based Quantum Teaching and Learning (QTL) approach which can be presented in web form so that students are more motivated during the online learning period. Based on theoretical studies from several articles, it is known that learning QTL can increase students' learning motivation because QTL is taught according to students' thinking. Giving projects that are in accordance with students' interests can be added to QTL learning to train students to improve 4C thinking skills.
PENGEMBANGAN LEKER SITEKS GEODRAN DENGAN PENDEKATAN STEM EDUCATION UNTUK SISWA SMP Tri Novita Irawati; Nurus Suhliyatin; Fury Styo Siskawati
SIGMA Vol 8, No 1 (2022): SIGMA
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika FKIP Universitas Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53712/sigma.v8i1.1569

Abstract

Pengembangan Lembar Kerja Siswa konteks Geometri dan Pengukuran (Leker Siteks Geodran) dengan pendekatan Stem Education untuk siswa SMP menggunakan model ADDIE dengan beberapa tahapan, yaitu: analysis (analisis), design (perencanaan), development (pengembangan), implementation (implementasi), dan evaluation (evaluasi). Berdasarkan hasil validasi materi dan media menunjukkan hasil Skor 3.10 dan 2.7. artinya Leker Siteks Geodran ini dikategorikan “Layak”. Dalam hal ini peneliti perlu merevisi sebagian media pembelajaran, dan menurut angket respon siswa kepada 30 siswa diketahui bahwa 79% siswa menyatakan bahwa media ini praktis digunakan dalam pembelajaran di kelas.
PENGEMBANGAN BATIKMATIKA UNTUK MEDIA PEMBELAJARAN MATEMATIKA YANG MENYENANGKAN DAN BERMAKNA Siskawati, Fury Styo; Mahmudah, Muhlisatul; Irawati, Tri Novita; Susilaningtyas, Tri; Alayubi, Sholahudin; Rohman, Syaifur; MT, A. Mujib; Purwandhini, Ari Septianingtyas
SIGMA Vol 10, No 2 (2025): SIGMA
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika FKIP Universitas Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53712/sigma.v10i2.2567

Abstract

Abstrak:Berawal dari anggapan bahwa matematika itu rumit, membosankan, sulit difahami, tidak disukai, hingga berdampak pada minimnya minat, motivasi, hasil belajar belajar matematika dan penguasaan konsep matematika yang belum maksimal mengispirasi dilakukannya inovasi pada pembelajaran matematika. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses dan hasil pengembangan BATIKMATIKA untuk media pembelajaran matematika yang menyenangkan dan bermakna. Jenis penelitian ini adalah pengembangan dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Model pengembangan yang digunakan yaitu ADDIE yang meliputi analisis, desain, pengembangan, penerapan, dan evaluasi. Pengumpulan datanya menggunakan observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi, dengan analisis datanya menggunakan uji kelayakan dan kepraktisan. Selanjutnya hasil yang diperoleh yaitu pengembangan BATIKMATIKA untuk media pembelajaran melalui lima tahapan utama ADDIE. Kemudian hasil berikutnya menunjukkan bahwa BATIKMATIKA merupakan media yang layak digunakan untuk membuat pembelajaran matematika menyenangkan dan bermakna. Selain itu juga dapat dikatakan bahwa BATIKMATIKA merupakan media yang praktis digunakan untuk mengajar matematika. Dengan saran yang dapat disampaikan yakni sebagai seorang guru khususnya matematika kita harus mampu membuat kondisi belajar yang tidak nyaman menjadi nyaman bagi siswa supaya dapat menumbuhkan minat dan motivasinya serta dapat mencipkatan lingkungan belajar menyenangkan hingga akhirnya dapat tecipta pembelajaran matematika yang bermakna.   Abstract:Starting from the assumption that mathematics is complicated, boring, difficult to understand, and disliked, to the impact on the lack of interest, motivation, learning outcomes of learning mathematics, and mastery of mathematical concepts that have not been maximized inspires innovation in mathematics learning. This study aims to describe the process and results of developing BATIKMATIKA as a learning media for joy and meaningful learning. This type of research is developed using qualitative and quantitative approaches. The development model used is ADDIE which includes analysis, design, development, implementation, and evaluation. The data collection used observation, interviews, questionnaires, and documentation, with the data analysis using feasibility and practicality tests. Furthermore, the results obtained are the development of BATIKMATIKA as a learning media through the five main stages of ADDIE. Then, the next result shows that BATIKMATIKA is a feasible medium for joy and meaningful learning. In addition, it can also be said that BATIKMATIKA is a practical media used to teach mathematics. With suggestions that can be conveyed, namely as teachers, especially in mathematics, we must be able to make uncomfortable learning conditions comfortable for students so that they can foster their interest and motivation and create a joyful learning environment in the end it can be meaningful learning.