Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

Peningkatan Mutu SDM Pelaku UMKM Jember melalui Pelatihan Digital Marketing Manajemen Pembiayaan Berbasis Digital Irawati, Tri Novita; Rohman, Syaifur; Nugraheni, Dyah Ayu
Journal of Social Empowerment Vol. 9 No. 2 (2024): Journal of Social Empowerment
Publisher : LPPM STKIP PGRI Pacitan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21137/jse.2024.9.2.4

Abstract

Pelaku UMKM memiliki andil yang besar dalam perkembangan ekonomi suatu daerah. Selain itu UMKM berperan penting dalam pemberdayaan SDM pada suatu daerah. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan mutu SDM pelaku UMKM Jember melalui pelatihan digital marketing. Kegiatan ini dilakukan dengan metode PAR (Participatory Action Research) dengan tahapan persiapan, pelatihan dan praktik serta evaluasi. Berdasarkan hasil kegiatan dapat diketahui bahwa 20 peserta dapat diketahui 95% memahami materi 1, 90% mampu memahami materi 2 dan 100% mampu memahami materi 3. Dari hasil tersebut maka dapat disimpulkan bahwa kegiatan ini mampu memberikan dampak positif bagi peserta.  
PENGEMBANGAN BATIKMATIKA UNTUK MEDIA PEMBELAJARAN MATEMATIKA YANG MENYENANGKAN DAN BERMAKNA Siskawati, Fury Styo; Mahmudah, Muhlisatul; Irawati, Tri Novita; Susilaningtyas, Tri; Alayubi, Sholahudin; Rohman, Syaifur; MT, A. Mujib; Purwandhini, Ari Septianingtyas
SIGMA Vol 10, No 2 (2025): SIGMA
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika FKIP Universitas Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53712/sigma.v10i2.2567

Abstract

Abstrak:Berawal dari anggapan bahwa matematika itu rumit, membosankan, sulit difahami, tidak disukai, hingga berdampak pada minimnya minat, motivasi, hasil belajar belajar matematika dan penguasaan konsep matematika yang belum maksimal mengispirasi dilakukannya inovasi pada pembelajaran matematika. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses dan hasil pengembangan BATIKMATIKA untuk media pembelajaran matematika yang menyenangkan dan bermakna. Jenis penelitian ini adalah pengembangan dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Model pengembangan yang digunakan yaitu ADDIE yang meliputi analisis, desain, pengembangan, penerapan, dan evaluasi. Pengumpulan datanya menggunakan observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi, dengan analisis datanya menggunakan uji kelayakan dan kepraktisan. Selanjutnya hasil yang diperoleh yaitu pengembangan BATIKMATIKA untuk media pembelajaran melalui lima tahapan utama ADDIE. Kemudian hasil berikutnya menunjukkan bahwa BATIKMATIKA merupakan media yang layak digunakan untuk membuat pembelajaran matematika menyenangkan dan bermakna. Selain itu juga dapat dikatakan bahwa BATIKMATIKA merupakan media yang praktis digunakan untuk mengajar matematika. Dengan saran yang dapat disampaikan yakni sebagai seorang guru khususnya matematika kita harus mampu membuat kondisi belajar yang tidak nyaman menjadi nyaman bagi siswa supaya dapat menumbuhkan minat dan motivasinya serta dapat mencipkatan lingkungan belajar menyenangkan hingga akhirnya dapat tecipta pembelajaran matematika yang bermakna.   Abstract:Starting from the assumption that mathematics is complicated, boring, difficult to understand, and disliked, to the impact on the lack of interest, motivation, learning outcomes of learning mathematics, and mastery of mathematical concepts that have not been maximized inspires innovation in mathematics learning. This study aims to describe the process and results of developing BATIKMATIKA as a learning media for joy and meaningful learning. This type of research is developed using qualitative and quantitative approaches. The development model used is ADDIE which includes analysis, design, development, implementation, and evaluation. The data collection used observation, interviews, questionnaires, and documentation, with the data analysis using feasibility and practicality tests. Furthermore, the results obtained are the development of BATIKMATIKA as a learning media through the five main stages of ADDIE. Then, the next result shows that BATIKMATIKA is a feasible medium for joy and meaningful learning. In addition, it can also be said that BATIKMATIKA is a practical media used to teach mathematics. With suggestions that can be conveyed, namely as teachers, especially in mathematics, we must be able to make uncomfortable learning conditions comfortable for students so that they can foster their interest and motivation and create a joyful learning environment in the end it can be meaningful learning.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI STRATEGI PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI KONTEN DENGAN SETTING PROBLEM BASED LEARNING Rohman, Syaifur; Fatimatuz Zaroh, Erna; Novita Irawati, Tri
Discovery Vol 10 No 1 (2025): March 2025
Publisher : LPPM Universitas Hasyim Asy'ari Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/discovery.v10i1.8789

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar siswa dengan menerapkan pembelajaran berdiferensiasi konten berbasis masalah pada materi transformasi geometri di kelas XI A SMAS 02 Diponegoro.  Penelitian tindakan kelas (PTK) adalah jenis penelitian ini.  Proses penelitian menggunakan dua siklus yang terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi.  Tes, observasi, wawancara, dan dokumentasi adalah metode pengumpulan data.  Asesmen formatif digunakan untuk latihan belajar siswa, tetapi hasil belajar sumatif dimaksudkan dalam penelitian ini.  Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat keberhasilan dalam meningkatkan  hasil belajar siswa.  Pada siklus pertama, 60% siswa mencapai KKM; namun, pada siklus kedua, jumlah ini meningkat menjadi 85%. Siswa juga menunjukkan peningkatan minat belajar, terbukti dari inisiatif mereka mengeksplorasi Geogebra secara mandiri. Dengan demikian, strategi pembelajaran ini efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep dan kualitas pembelajaran di kelas.
Penerapan Model Project Based Learning (PJBL) pada Materi Sistem Persamaan Linier Dua Variabel untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Irawati, Tri Novita; Anisatul Maghfiroh, Rizka; Rohman, Syaifur
Jurnal Educazione : Jurnal Pendidikan, Pembelajaran dan Bimbingan dan konseling Vol. 13 No. 1 (2025): Mei
Publisher : FKIP Universitas Islam Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56013/edu.v13i1.4033

Abstract

The purpose of this study was to describe student learning outcomes during the application of the Project Based Learning (PjBL) learning model on the Two Variable Linear Equation System (SPLDV) material. This study used classroom action research where this PTK was implemented in the form of repeated cycles which included: (1) planning, (2) implementation of actions, (3) observation, and (4) reflection. The first cycle was used as a basis for conducting reflection and evaluation which would guide the implementation of the next cycle. Tests, observations, interviews, and documentation were data collection methods. Student learning outcomes increased where from the pre-cycle to cycle II showed that PjBL can be a relevant and useful method in learning mathematics. Where in cycle I the completion value was 67% and in cycle II the completion value was 90%. From these data, there was an increase in student learning outcomes, thus proving that the use of the Project Based Learning learning model can improve student learning outcomes.
PENERAPAN ALEF EDUCATION UNTUK MENINGKATKAN MINAT BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA Afkarina, Izza; Susilaningtyas, Tri; Rohman, Syaifur
INDOPEDIA (Jurnal Inovasi Pembelajaran dan Pendidikan) Vol. 3 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya teknologi untuk membantu meningkatkan minat belajar siswa dalam pembelajaran matematika. Teknologi dalam dunia pendidikan merupakan suatu sistem yang mendukung pembelajaran untuk mencapai hasil yang diinginkan. Pengenalan teknologi dalam pendidikan di Indonesia berarti bahwa teknologi dapat digunakan sebagai alat pembelajaran dan alat administrasi. Pengaruh teknologi terhadap pendidikan di Indonesia memiliki dampak positif dan negatif (Lestari, 2018). Beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa ketika teknologi digunakan "dengan benar" dalam pembelajaran matematika, siswa dapat belajar matematika lebih kaya dan lebih dalam. (Dwi & Simanjuntak, 2019). Saat mempelajari matematika, teknologi dapat digunakan sebagai alat pembelajaran. Media merupakan alat atau sarana penyampaian materi kepada siswa. Seorang tenaga pendidik yang mengetahui bagaimana menciptakan suasana belajar mengajar yang kreatif dan inovatif yang dapat merangsang minat belajar siswa sedemikian rupa sehingga minat belajar yang awalnya rendah menjadi meningkat. Tentu saja salah satu yang mendukung suasana belajar adalah penggunaan media yang tepat. Media yang digunakan untuk melakukan penelitian ini adalah Alef Education. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang bermaksud untuk memahami fenomena tentang apa yang dialami oleh subyek penelitian. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi, metode angket, dan metode dokumentasi. Berdasarkan pembahasan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan pembelajaran dengan menerapkan media pembelajaran Alef Education dapat membantu meningkatkan minat belajar siswa dengan baik. Hal ini dapat dilihat dari hasil observasi dan hasil angket pada siklus I menunjukkan aktivitas siswa yaitu 48% kemudian pada siklus II aktivitas siswa meningkat 28%, yakni sebesar 80%.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI STRATEGI PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI KONTEN DENGAN SETTING PROBLEM BASED LEARNING Rohman, Syaifur; Fatimatuz Zaroh, Erna; Novita Irawati, Tri
Discovery Vol 10 No 1 (2025): March 2025
Publisher : LPPM Universitas Hasyim Asy'ari Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/discovery.v10i1.8789

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar siswa dengan menerapkan pembelajaran berdiferensiasi konten berbasis masalah pada materi transformasi geometri di kelas XI A SMAS 02 Diponegoro.  Penelitian tindakan kelas (PTK) adalah jenis penelitian ini.  Proses penelitian menggunakan dua siklus yang terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi.  Tes, observasi, wawancara, dan dokumentasi adalah metode pengumpulan data.  Asesmen formatif digunakan untuk latihan belajar siswa, tetapi hasil belajar sumatif dimaksudkan dalam penelitian ini.  Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat keberhasilan dalam meningkatkan  hasil belajar siswa.  Pada siklus pertama, 60% siswa mencapai KKM; namun, pada siklus kedua, jumlah ini meningkat menjadi 85%. Siswa juga menunjukkan peningkatan minat belajar, terbukti dari inisiatif mereka mengeksplorasi Geogebra secara mandiri. Dengan demikian, strategi pembelajaran ini efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep dan kualitas pembelajaran di kelas.
Proses Berpikir Siswa Dalam Menyelesaikan Soal Pemecahan Masalah Statistika Melalui Scaffolding MT, A. Mujib; Rohman, Syaifur; Mahmudah, Muhlisatul
Jurnal Axioma : Jurnal Matematika dan Pembelajaran Vol. 7 No. 2 (2022): Juli
Publisher : Universitas Islam Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56013/axi.v7i2.1577

Abstract

Abstrak Penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif, bertujuan untuk menggali proses berpikir siswa dalam menyelesaikan soal pemecahan masalah statistika kelas VIII sebelum dan sesudah diberikan bantuan atau scaffolding. Subjek penelitian terdiri dari dua orang siswa kelas VIII. Penelitian dilakukan dengan memberikan 2 soal pemecahan masalah kemudian hasilnya dianalisis dan dibandingkan dengan hasil wawancara yang dilakukan terhadap subjek penelitian. Dari hasil penelitian ditemukan bahwa pada soal nomor 1, Subjek 1 (S1) melakukan 3 langkah proses berpikir, yaitu: memahami masalah, merencakanan penyelesaian, dan melaksanakan rencana. Perbedaan proses berpikir sebelum dan setelah scaffolding ada pada langkah kedua dan ketiga. Sedangkan Subjek 2 (S2) melakukan 3 langkah proses berpikir sama dengan S1, namun terdapat kesalahan berpikir yang dilakukan pada ketiga langkah tersebut, sehingga scaffolding diberikan secara keseluruhan. Pada soal ke dua, baik S1 maupun S2 melakukan 4 proses berpikir yaitu: memahami masalah, merencakanan penyelesaian, melaksanakan rencana, dan memeriksa kembali hasil penyelesaian. Scaffolding diberikan pada langkah kedua dan ketiga. Secara umum terdapat perbedaan proses berpikir siswa sebelum dan sesudah proses scaffolding. Kata kunci: Proses Berpikir, Pemecahan Masalah, Scaffolding Abstrack This research is a descriptive qualitative, aims to explore students' thinking processes in statistical problem solving for class VIII before and after being given assistance or scaffolding. The research subjects consisted of two eighth grade students. The research was conducted by giving two statistica problems , then the results were analyzed and compared with the results of interviews conducted on research subjects. From the results was found that in question number 1, Subject 1 (S1) carried out 3 steps of the thinking process, namely: understanding the problem, planning a solution, and implementing the plan. The difference in thought processes before and after scaffolding is in the second and third steps. While the second subject (S2) did the same three-step thought process as the first subject (S1), but there was a thinking error made by the first subject in the three steps, so the whole scaffolding was given. In the second question, both the first subject and the second subject carried out four thought processes, namely: understanding the problem, planning a solution, implementing the plan, and re-examining the results of the settlement. Scaffolding is given in the second and third steps.generally, there are differences in students' thinking processes before and after the scaffolding process. Keywords: Thinking Process, Problem Solving, Scaffolding
ANALISIS KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF MATEMATIS DALAM PROBLEM SOLVING DITINJAU DARI ADVERSITY QUOTIENT Rohman, Syaifur; Atikurrahman, Atikurrahman; Saiful
Jurnal Educazione : Jurnal Pendidikan, Pembelajaran dan Bimbingan dan konseling Vol. 10 No. 1 (2022): Mei
Publisher : FKIP Universitas Islam Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56013/edu.v10i1.1618

Abstract

This qualitative descriptive study aims to analyze mathematical creative thinking skills in problem-solving in terms of the adversity quotient. The study was conducted on 23 third-semester students of the Faculty of Tarbiyah, Ibrahim University. Collecting data using questionnaires, tests, interviews, and documentation. Questionnaire to determine the Adversity Quotient scale. A test to measure mathematical creative thinking skills. Data analysis in the form of induction and reduction theory. The results of the questionnaire showed 6 students (26%) quitters, 14 students (61%) campers, and 3 students (13%) climbers. The test results showed that 8 students (35%) were highly capable, 11 (48%) were moderate, and 4 (17%) were low. The results of the analysis show that the fluency criteria of students with the quitter type meet three problem-solving indicators. Flexibility criteria students with the camper type met all indicators but lacked detail, and originality criteria students with the climber type were able to fulfill all problem-solving indicators in detail. Keywords: mathematical creative thinking, problem-solving, adversity quotient
Pembelajaran Al-Qur’an dengan Metode An-Nahdliyah pada Era Pandemi Covid-19 (Studi Kasus di TPQ Al-Mubarok Dusun Sri Lestari Kampung Sriwijaya Mataram) Rohman, Syaifur
Fitrah: Journal of Islamic Education Vol. 2 No. 1 (2021): Juni (2021)
Publisher : Sekolah Tinggi Agam Islam Sumatera Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53802/fitrah.v2i1.58

Abstract

The method is an important part of the learning component, including learning the Qur'an. Uniquely, in the Bandar Mataram District area, they began to apply a "new" method in teaching the Koran to children, namely the an-Nahdhiyah method. This study seeks to describe the application of the an-Nahdliyah method in learning the Koran in the pandemic era, with the research background at TPQ Al-Mubarok, Sri Lestari Hamlet, Sriwijaya Village, Mataram. This empirical research uses a qualitative approach with a case study method. Direct observation techniques and structured interviews were used to obtain research data. Furthermore, the data were analyzed using data reduction techniques, data presentation and conclusion drawing. Finally, test the validity of the data through triangulation techniques. The results of this study indicate that (1) the use of the an-Nahdliyah method is quite effective in providing guidance and learning of the Qur'an to children, because the method is fun, not boring, and uses the beat of a classical stick; and (2) the application of the an-Nahdliyah method is carried out in 3 (three) stages, namely the letter recognition stage, the stage of understanding the beat as murottal reading, and the stage of reading together.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) PADA MATERI SISTEM PERTIDAKSAMAAN LINEAR DUA VARIABEL Rohman, Syaifur; Irmawati, Irmawati; Al Ayubi, Sholahudin
STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/strategi.v6i2.9538

Abstract

This study aims to examine the improvement of students’ learning outcomes through the implementation of the Problem Based Learning (PBL) model on the topic of Systems of Linear Inequalities in Two Variables. PBL emphasizes contextual problem-solving activities to encourage students’ active participation in the learning process. This research employed Classroom Action Research using a mixed descriptive-quantitative approach conducted in two cycles. The subjects were 15 tenth-grade students of MA Walisongo Gending. Data were collected through learning outcome tests, observation, and documentation. Quantitative data were analyzed descriptively to measure classical learning mastery, while qualitative data were used to describe students’ activities and responses during the implementation of PBL. The results showed that the application of PBL improved students’ learning outcomes. Classical mastery increased from 63.3% in Cycle I to 86.7% in Cycle II, categorized as excellent. In addition, students’ learning activities and engagement also improved significantly. These findings confirm that PBL is an effective learning model to enhance mathematics learning outcomes, particularly in the topic of Systems of Linear Inequalities in Two Variables. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa melalui penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) pada materi Sistem Pertidaksamaan Linear Dua Variabel (SPtLDV). PBL merupakan model pembelajaran yang menekankan pemecahan masalah kontekstual untuk mendorong keterlibatan aktif siswa dalam proses belajar. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan pendekatan campuran deskriptif-kuantitatif yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas X MA Walisongo Gending sebanyak 15 siswa. Teknik pengumpulan data meliputi tes hasil belajar, observasi, dan dokumentasi. Data kuantitatif dianalisis secara deskriptif untuk mengetahui ketuntasan belajar klasikal, sedangkan data kualitatif dianalisis untuk mendeskripsikan aktivitas dan respons siswa selama pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan PBL dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Ketuntasan klasikal meningkat dari 63,3% pada siklus I menjadi 86,7% pada siklus II dengan kategori sangat baik. Selain itu, aktivitas dan keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran juga meningkat. Temuan ini menegaskan bahwa PBL efektif digunakan sebagai alternatif pembelajaran untuk meningkatkan hasil belajar matematika pada materi SPtLDV.