Claim Missing Document
Check
Articles

STRUKTUR DAN KOMPOSISI VEGETASI DI KAWASAN KAMPUNG KEANEKARAGAMAN HAYATI DESA SUMBERARUM KECAMATAN SONGGON, BANYUWANGI Hasyim As’ari; N. Nurchayati; Fuad Ardiyansyah; Irqami Rachma Dwi Dagsy; Muhammad Muizul Hanani; Wawan Kuswanto; Rizky Abdan Nasyuddin; Mohammad Mukhlisin
JURNAL BIOSENSE Vol 9 No 1 (2026): Edisi Januari 2026
Publisher : Universitas PGRI Banyuwangi, Jalan Ikan Tongkol No 01, Telp (0333) 421593, 428592 Banyuwangi 68416

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/biosense.v9i1.7383

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji struktur dan komposisi vegetasi di Kampung Keanekaragaman Hayati (Kampung Kehati) Desa Sumberarum, Kecamatan Songgon, Banyuwangi. Analisis dilakukan pada empat kategori tegakan yaitu pohon, tiang, pancang, dan semai melalui 30 sub stasiun dan lima plot pada setiap sub stasiun. Parameter yang diamati meliputi kerapatan, frekuensi, dominansi, indeks keanekaragaman (H’), kemerataan (E), kekayaan jenis (R), serta Indeks Nilai Penting (INP). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kategori pohon terdiri dari 50 spesies, tiang 22 spesies, pancang 56 spesies, dan semai 34 spesies. Keanekaragaman kategori pohon, tiang, dan pancang berada pada kategori sedang, sementara semai berada pada kategori rendah akibat dominansi Coffea canephora yang mencapai lebih dari 95% dari total individu. INP tertinggi pada semua kategori didominasi oleh Coffea canephora, Swietenia mahagoni, dan Hibiscus tiliaceus yang memiliki peranan penting dalam penyusunan struktur vegetasi. Secara spasial, wilayah taman kehati dan dekat sungai memiliki kekayaan jenis lebih tinggi dibandingkan wilayah perbatasan PT yang menunjukkan kondisi vegetasi rendah. Hasil penelitian ini menegaskan bahwa keberadaan spesies lokal memerlukan perhatian konservasi lebih lanjut untuk menjaga keberlanjutan ekologis dan hidrologis Kampung Kehati Sumberarum.
ANALISIS PERBEDAAN KUALITAS TROMBOSIT METODE PRP-PC DAN APHERESIS DI UTD PMI KOTA SURABAYA Zainul Arifin; Hasyim As'ari; Fuad Ardiyansyah
JURNAL BIOSENSE Vol 9 No 2 (2026): Edisi April 2026
Publisher : Universitas PGRI Banyuwangi, Jalan Ikan Tongkol No 01, Telp (0333) 421593, 428592 Banyuwangi 68416

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/biosense.v9i2.7481

Abstract

Transfusi trombosit merupakan terapi penting bagi pasien dengan trombositopenia dan gangguan hematologi. Kualitas trombosit konsentrat dipengaruhi oleh metode produksi, yaitu Platelet Rich Plasma–Platelet Concentrate (PRP-PC) dan Apheresis. Penelitian ini bertujuan menganalisis perbedaan kualitas trombosit berdasarkan jumlah trombosit, pH, dan residu leukosit. Penelitian menggunakan desain kuantitatif komparatif dengan pendekatan cross-sectional yang dilaksanakan di UTD PMI Kota Surabaya pada Desember 2025. Sampel terdiri atas 10 unit PRP-PC dan 10 unit trombosit Apheresis, dengan pengujian masing-masing dilakukan tiga kali. Analisis data meliputi uji Shapiro–Wilk, Independent-Sample t-test, dan Mann–Whitney U test pada tingkat signifikansi 0,05. Hasil menunjukkan seluruh produk memenuhi standar mutu nasional sesuai Permenkes RI Nomor 91 Tahun 2015. Rata-rata jumlah trombosit pada PRP-PC sebesar 7,86×10¹⁰/unit dan Apheresis 30,75×10¹⁰/unit; residu leukosit masing-masing 0,04×10⁹/unit dan 0,01×10⁹/unit; serta pH 6,68 dan 7,06. Uji statistik menunjukkan perbedaan yang signifikan pada seluruh parameter mutu (p < 0,05). Disimpulkan bahwa metode Apheresis menghasilkan trombosit dengan kualitas lebih unggul dibandingkan PRP-PC dari aspek jumlah trombosit, kemurnian produk, dan kestabilan pH, sehingga lebih direkomendasikan untuk kebutuhan transfusi klinis.