Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search
Journal : Lampuhyang

Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Teknik Time Token terhadap Aktivitas Belajar dan Hasil Belajar IPA Siswa Kelas VI SD Handayani, Ni Nyoman Lisna
LAMPUHYANG Vol 9 No 2 (2018)
Publisher : Lembaga Penjaminan Mutu STKIP Agama Hindu Amlapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47730/jurnallampuhyang.v9i2.166

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif teknik time token terhadap aktivitas dan hasil belajar IPA pada Siswa Kelas VI Sekolah Dasar. Rancangan penelitian ini menggunakan pola dasar The Posttest Only Control Group dengan jenis eksperimen semu. Sampel penelitian berjumlah 40siswa. Data yang dikumpulkan adalah aktivitas belajar dan hasil belajar IPA. Data dianalisis dengan menggunakan MANOVA berbantuan SPSS 17.00 for windows. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa: Pertama, aktivitas belajarsiswa yang belajar dengan pembelajaran kooperatif teknik time tokensecara signifikan lebih baik daripada siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model konvensional (F= 6,804; p<0,05). Kedua, hasil belajar IPAsiswa yang belajar dengan pembelajaran kooperatif teknik time tokensecara signifikan lebih baik daripada siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model konvensional (F= 15,034; p<0,05). Ketiga, secara simultan aktivitas belajar dan hasil belajar IPAantara siswa yang belajar dengan pembelajaran kooperatif teknik time token secara signifikan lebih baik daripada siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional.
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Teknik Make a Match terhadap Motivasi Belajar dan Hasil Belajar IPS Handayani, Ni Nyoman Lisna
LAMPUHYANG Vol 10 No 1 (2019)
Publisher : Lembaga Penjaminan Mutu STKIP Agama Hindu Amlapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47730/jurnallampuhyang.v10i1.172

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif teknik make a match terhadap motivasi belajar dan hasil belajar IPS pada Siswa Kelas V SD Gugus VII Kecamatan Kubu, Kabupaten Karangasem. Rancangan penelitian ini menggunakan pola dasar The Posttest Only Control Group dengan jenis eksperimen semu. Sampel penelitian berjumlah 56siswa. Data yang dikumpulkan adalah motivasi belajar dan hasil belajar IPS. Data dianalisis dengan menggunakan MANOVA berbantuan SPSS 17.00 for windows. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa: Pertama, motivasi belajarsiswa yang belajar dengan pembelajaran kooperatif teknik make a matchsecara signifikan lebih baik daripada siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model konvensional (F= 48,923; p<0,05). Kedua, hasil belajar IPS siswa yang belajar dengan pembelajaran kooperatif teknik make a matchsecara signifikan lebih baik daripada siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model konvensional (F= 47,046; p<0,05). Ketiga, secara simultan motivasi belajar dan hasil belajar IPSantara siswa yang belajar dengan pembelajaran kooperatif teknik make a match secara signifikan lebih baik daripada siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional.
Determinasi Kultur Sekolah, Disiplin Belajar, dan Motivasi Berprestasi terhadap Prestasi Belajar Bahasa Indonesia Siswa Handayani, Ni Nyoman Lisna
LAMPUHYANG Vol 10 No 2 (2019)
Publisher : Lembaga Penjaminan Mutu STKIP Agama Hindu Amlapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47730/jurnallampuhyang.v10i2.179

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui determinasi kultur sekolah, disiplin belajar dan motivasi berprestasi terhadap prestasi belajar Bahasa Indonesiasiswa kelas VI SD Segugus VI Kecamatan Kubu. Penelitian ini adalah penelitian “ex-post facto” dengan jumlah sampel133 orang. Alat pengumpul data berupa kuesioner dan dokumentasi, analisis data dengan teknik regresi sederhana, regresi ganda, dan korelasi parsial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) terdapat determinasi yang signifikan antara kultur sekolah terhadap prestasi belajar Bahasa Indonesia dengan koefisien korelasi sebesar 0,373 dan sumbangan efektifnya sebesar 7,24%, 2) terdapat determinasi yang signifikan antara disiplin belajar terhadap prestasi belajar Bahasa Indonesia dengan koefisien korelasi sebesar 0,379 dan sumbangan efektifnya sebesar 11,28%, 3) terdapat determinasi yang signifikan antara motivasi berprestasi terhadap prestasi belajar Bahasa Indonesia dengan koefisien korelasi sebesar 0,372 dan sumbangan efektifnya sebesar 10,57%, 4) secara bersama sama, terdapat determinasi yang signifikan antara kultur sekolah, disiplin belajar, dan motivasi berprestasi terhadap prestasi belajar Bahasa Indonesia dengan koefisien korelasi ganda sebesar 0,539 dan kontribusinya sebesar 29,1% terhadap prestasi belajar Bahasa Indonesiadi SD Segugus VI Kecamatan Kubu.
Pengaruh Penerapan Pendidikan Matematika Realistik terhadap Hasil Belajar Matematika dengan Kovariabel Kemampuan Numerik Handayani, Ni Nyoman Lisna
LAMPUHYANG Vol 11 No 1 (2020)
Publisher : Lembaga Penjaminan Mutu STKIP Agama Hindu Amlapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47730/jurnallampuhyang.v11i1.186

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan pendidikan matematika realistic terhadap hasil belajar matematika dengan kovariabel kemampuan numerik pada siswa kelas V Gugus I Kubu. Rancangan penelitian ini menggunakan pola dasar The Posttest Only Control Group dengan kovariabel kemampuan numerik. Sampel penelitian berjumlah 59 siswa. Data dikumpulkan dengan tes dan kuesioner. Data dianalisis dengan anava, anakova dan analisis regresi. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa: (1) ada perbedaan hasil belajar matematika antara siswa yang mengikuti pelajaran dengan penerapan pendidikan matematika realistik dan pembelajaran konvensional (F=4,585, p <0,05), (2) setelah kovariabel kemampuan numerik dikendalikan, terdapat perbedaan hasil belajar matematika siswa yang mengikuti penerapan pendidikan matematika realistik dan pembelajaran konvensional (F=46,239, p <0,05), dan (3) terdapat kontribusi yang signifikan antara kemampuan numerik dengan hasil belajar matematika siswa sebesar 10,6%.
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD terhadap Motivasi Berprestasi dan Hasil Belajar IPA Handayani, Ni Nyoman Lisna
LAMPUHYANG Vol 11 No 2 (2020)
Publisher : Lembaga Penjaminan Mutu STKIP Agama Hindu Amlapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47730/jurnallampuhyang.v11i2.195

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe STAD terhadap motivasi berprestasi dan hasil belajar IPA pada Siswa Kelas V Sekolah Dasar. Rancangan penelitian ini menggunakan pola dasar The Posttest Only Control Group dengan jenis eksperimen semu. Sampel penelitian berjumlah 56 siswa. Data yang dikumpulkan adalah motivasi berprestasidan hasil belajar IPA. Data dianalisis dengan menggunakan MANOVA berbantuan SPSS 17.00 for windows. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa: Pertama, motivasi berprestasi siswa yang belajar dengan pembelajaran kooperatif tipe STADsecara signifikan lebih baik daripada siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model konvensional (F= 79,790; p<0,05). Kedua, hasil belajar IPAsiswa yang belajar dengan pembelajaran kooperatif tipe STADsecara signifikan lebih baik daripada siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model konvensional (F= 41,804; p<0,05). Ketiga, secara simultan motivasi berprestasi dan hasil belajar IPAantara siswa yang belajar dengan pembelajaran kooperatif tipe STAD secara signifikan lebih baik daripada siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional.
Eliminasi Radikalisme Berbasis Adat (Pengembangan Model Alternatif Deteksi Dini Anarkisme Berlegitimasi Agama di Provinsi Bali) Ni Nyoman Lisna Handayani; Ni Ketut Erna Muliastrini
LAMPUHYANG Vol 12 No 2 (2021)
Publisher : Lembaga Penjaminan Mutu STKIP Agama Hindu Amlapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47730/jurnallampuhyang.v12i2.257

Abstract

Tujuan jangka panjang penelitian ini adalah: dihasilkannya model pencegahan perilaku radikal dan tindakan terorisme di wilayah Bali, dengan basis keunggulan nilai nilai budaya dan lembaga lokal di masing-masing desa adat yang ada di Provinsi Bali. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian pengembangan tipe “front-ended prototyfe studies” dengan mengedepankan kritik sosial-budaya dan rekonstruksi generalisasi radikalisme. Data dalam penelitian ini akan dikumpulkan dengan: pedoman observasi, pedoman wawancara, kuesioner, pedoman studi dokumen, fokus groups discussion, dan interrater validity. Hasil penelitian menunjukkan sebagai berikut. Pertama, modalitas sosial dan budaya yang dimiliki oleh desa adat tersebut terdiri atas: lembaga-lembaga sosial keagamaan, seperti sekehe santi, teruna teruni, pecalang, hulu apad, tegak desa, sekehe jegog, sekehe gong, sekehe jojor dan baris, sekehe ebat, sekehe gaguruitan, sekehe angklung, dan organisas-organisasi sosial lainnya. Kedua, secara sosiologis, potensi kekuatan yang dimiliki oleh setiap desa adat yang menjadi lokasi penelitian ini, terpolarisasi ke dalam 5 kelompok aspek, yaitu: aspek keagamaan, aspek sosial, aspek budaya, aspek ekonomi, dan aspek politik. Ketiga, responden sebagian besar berpendirian dan menjustifikasi agama bisa menjadi modal kultural dalam coraknya agama menjadi basis budaya dan tradisi. Keempat, desa adat biasanya mengembangkan model penyelesaian konflik yang terjadi umumnya dapat diselesaikan secara damai oleh lembaga penyelesaian konflik, baik di tingkat keluarga maupun di tingkat masyarakat.
PENGARUH PENDEKATAN SAINTIFIK TERHADAP MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR BAHASA INDONESIA PADA SISWA KELAS VI Ni Nyoman Lisna Handayani
LAMPUHYANG Vol 13 No 1 (2022)
Publisher : Lembaga Penjaminan Mutu STKIP Agama Hindu Amlapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47730/jurnallampuhyang.v13i1.284

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya pengaruh pendekatan saintifik terhadap motivasi dan hasil belajar bahasa Indonesia pada siswa. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan rancangan The Posttest-Only Control-Group Desain. Populasi penelitian adalah siswa kelas VI SD di wilayah SDN 3 Sambangan, Karangasem. Sampel penelitian dalam penelitian ini berjumlah 47 orang. Data motivasi belajar dikumpulkan dengan kuesioner dan hasil belajar menggunakan tes pilihan ganda. Data dianalisis dengan menggunakan analisis berbantuan SPSS 17.00 for windows. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa: Pertama, Terdapat perbedaan motivasi belajar bahasa indonesia antara siswa yang mengikuti pelajaran dengan pendekatan saintifik dan siswa yang belajar dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas VI SDN 3 Sambangan, motivasi belajar siswa yang mengikuti model pembelajaran pembelajaran saintifik hasilnya lebih baik daripada motivasi belajar siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional. Kedua, hasil belajar siswa yang mengikuti model pembelajaran pembelajaran saintifik hasilnya lebih baik daripada hasil belajar siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional. Ketiga, motivasi dan hasil belajar siswa yang mengikuti model pembelajaran pembelajaran saintifik hasilnya lebih baik daripada motivasi dan hasil belajar siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional.
Pengaruh Model Inquiri Terhadap Literasi Sains Dan Hasil Belajar Ipa Siswa Kelas V Sdn 4 Sangsit Ni Ketut Erna Muliastrini; Ni Nyoman Lisna Handayani
LAMPUHYANG Vol 13 No 2 (2022)
Publisher : Lembaga Penjaminan Mutu STKIP Agama Hindu Amlapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47730/jurnallampuhyang.v13i2.306

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya pengaruh implementasi model inquiri terhadap literasi sains dan hasil belajar IPA siswa kelas V SDN 4 Sangsit. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan The Posttest-Only Control-Group Desain. Populasi penelitian adalah semua siswa V SD 4 Sangsit yang terdiri dari 40 siswa. Sebanyak 40 siswa dipilih sebagai sampel yang ditentukan dengan teknik random sampling. Data literasi Sains dikumpulkan dengan kuesioner dan hasil belajar IPA menggunakan tes pilihan ganda. Data dianalisis dengan menggunakan MANOVA (Multivariat Analysis of Variance) berbantuan SPSS 17.00 for windows. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa: Pertama, literasi sains antara siswa yang mengikuti model inquiri secara signifikan lebih baik daripada siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Kedua, prestasi belajar IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran model inquiri secara signifikan lebih baik daripada siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Ketiga, secara simultan literasi sains dan hasil belajar antara siswa yang mengikuti model inquiri secara signifikan lebih baik daripada siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional.
PENINGKATAN LITERASI DIGITAL DAN MODERASI BERAGAMA MELALUI LEARNING MANAGEMENT SYSTEM BERBASIS TRIKAYA PARISUDHA PADA SISWA SD GUGUS BANYUNING Ni Nyoman Lisna Handayani; I Putu Suardipa
LAMPUHYANG Vol 13 No 2 (2022)
Publisher : Lembaga Penjaminan Mutu STKIP Agama Hindu Amlapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47730/jurnallampuhyang.v13i2.314

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan literasi digital dan moderasi beragama antara siswa yang belajar dengan learning management system berbasis trikaya parisudha dengan siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan rancangan Pretest-Posttest Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas V SD Gugus Banyuning. Sampel diambil dengan cara random sampling. Data literasi digital dan moderasi beragama diukur dengan menggunakan kuesioner. Data yang terkumpul dianalisis dengan Manova. Hasil penelitian menunjukkan: 1) Terdapat perbedaan literasi digital antara siswa yang dibelajarkan melalui Learning Management System berbasis trikaya parisudha dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Gugus Banyuning, F = 21,708 P<0,05; 2) Terdapat perbedaan moderasi beragama antara siswa yang dibelajarkan melalui Learning Management System berbasis trikaya parisudha dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Gugus Banyuning, F = 5,071 P<0,05; 3) Terdapat perbedaan literasi digital dan moderasi beragama secara simultan antara siswa yang dibelajarkan melalui Learning Management System berbasis trikaya parisudha dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Gugus Banyuning, F = 15,516 P<0,05.
Determinasi Model Rekonstruksi Sosial Vigotsky Berbasis Teknik Scaffolding terhadap Sikap Sosial dan Hasil Belajar IP Ni Nyoman Lisna Handayani
LAMPUHYANG Vol 14 No 1 (2023)
Publisher : Lembaga Penjaminan Mutu STKIP Agama Hindu Amlapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47730/jurnallampuhyang.v14i1.326

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh implementasi model rekonstruksi sosial Vygotsky dengan teknik scaffolding terhadap sikap sosial dan hasil belajar IPS. Rancangan penelitian ini menggunakan pola dasar The Posttest Only Control Group dengan jenis eksperimen semu. Sampel penelitian berjumlah 50 siswa. Data yang dikumpulkan adalah sikap sosial dan hasil belajar IPS. Data dianalisis dengan menggunakan MANOVA berbantuan SPSS 17.00 for windows. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa: Pertama, sikap sosial siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model rekonstruksi sosial Vygotsky teknik scaffolding secara signifikan lebih baik daripada siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model konvensional (F = 25,108; p < 0,05). Kedua, hasil belajar IPS siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model rekonstruksi sosial Vygotsky teknik scaffolding secara signifikan lebih baik daripada siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model konvensional (F = 36,555; p < 0,05). Ketiga, secara simultan sikap sosial dan hasil belajar IPS antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model rekonstruksi sosial Vygotsky teknik scaffolding secara signifikan lebih baik daripada siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional (F = 28,95; p < 0,05).